CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Kenali Jenis Phobia yang Sering Tak Disadari Penderitanya, Apa Agan Salah Satunya?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e40049cf4ae2f3b187faeb0/kenali-jenis-phobia-yang-sering-tak-disadari-penderitanya-apa-agan-salah-satunya

Kenali Jenis Phobia yang Sering Tak Disadari Penderitanya, Apa Agan Salah Satunya?



Assalamualaikum GanSist!


Kali ini Ane akan bahas masalah tentang Phobia. Ada yang sudah tau atau bahkan pernah mengalami Phobia? Mungkin sebagian besar sudah tahu istilah yg satu ini. Namun, apakah GanSis sudah tau apa saja jenis Phobia? Mungkin selama ini, sebagian besar orang hanya sekadar tahu, tapi belum mendalami makna dari Phobia sendiri dan jenisnya, karena istilah ini memang cukup populer di kalangan masyarakat. Tahukah Gansis? Ternyata jenis phobia itu ada banyak sekali, loh. Parahnya lagi, ada yang belum sadar bahwa dirinya sudah terkena phobia. Lalu, apa saja jenis phobia tersebut? Simak ulasan untuk kenali jenis Phobia yang sering tak disadari penderitanya, Apa Agan salah satunya?



Phobia adalah ketakutan yang terjadi pada seseorang secara terus-menerus atau berlebihan, dan tidak realistis terhadap sesuatu. Ini merupakan salah satu jenis gangguan kecemasan. Bukan seperti rasa cemas umumnya yang bersifat sementara, phobia merupakan kondisi permanen, yang menimbulkan reaksi fisik dan stres psikologis. Pemilik fobia tidak hanya merasakan takut, tapi bereaksi berlebihan. Jika seseorang mengalami takut itu wajar. Namun, jika seseorang mengalami fobia, reaksinya bisa sampai gemetaran, pusing, kesusahan berpikir, bahkan hingga ada yang pingsan.

Apa saja jenis-jenis Phobia?

1. Aerophobia (Phobia akan terbang)



Penderita aerophobia biasanya takut ketika harus naik pesawat terbang. Phobia ini biasanya muncul karena penderita pernah mengalami trauma, dari kecelakaan pribadi maupun orang terdekat, atau turbulensi. Reaksinya, penderita akan panik hebat dan terbayang-bayang hal buruk menimpa dan ingin cepat-cepat keluar dari pesawat.

2. Venustraphobia (Takut akan wanita cantik)



Venustraphobia adalah jenis fobia yang hanya diderita oleh pria. Penyebabnya, bisa karena adanya pengalaman buruk tentang wanita cantik sehingga mengakibatkan trauma kepada penderitanya. Biasanya, saat penderita berdekatan dengan wanita cantik, mereka akan berkeringat dingin, gemetar, bahkan sampai sesak napas. Meskipun, dampaknya tidak membahayakan jiwa seseorang, tetapi ia dapat berakibat pada kualitas hidup penderitanya.

3. Katsaridaphobia (Takut akan kecoa)



Nah, untuk fobia satu ini biasanya banyak diderita oleh orang-orang. Karena kecoa dianggap sebagai serangga kotor yang membuat seseorang bergidik geli saat melihatnya. Penderita biasanya akan berteriak histeris saat melihat kemunculan kecoa yang merayap, apalagi yang terbang. 😂

4. Coulrophobia (Phobia akan badut)

Penderita coulrophobia ini akan panik saat melihat badut atau bahkan hanya dengan memikirkannya saja. Fobia ini biasa muncul karena pengalaman buruk dengan badut ataupun menonton film tentang badut menyeramkan, seperti film IT. Penderita akan bereaksi menangis, berteriak, dan marah jika ada badut di sekitarnya.

5. Pocrescophobia (Takut akan bertambah berat badan)



Phobia ini muncul karena komentar orang lain mengenai penampilan. Penderita akan takut jika badannya mengalami kenaikan bobot dan lebih rentan mengalami bulimia atau anoreksia. Menurut psikolog berlisensi Rachel Millner, perkataan yang tidak pada tempatnya tentang penampilan bisa merusak kondisi psikologis seseorang.

6. Pogonophobia (Phobia akan janggut)

Merupakan perasaan takut yang berlebihan pada lelaki berjenggot. Orang yang menderita Pogonophobia, berpikir bahwa pria berjenggot menyembunyikan sesuatu dan tak bisa dipercaya. Gejala atau tanda penderita pogonophobia ialah mual, berkeringat, dan napas yang memburu.

7. Catoptrophobia (Takut akan cermin)



Takut cermin adalah fobia spesifik yang dibuktikan dengan rasa takut yang luar biasa saat melihat cermin. Seseorang yang menderita kecemasan abnormal ini bisa terjadi karena peristiwa traumatis atau pengalaman tentang cermin di masa lalu. Atau bisa juga hasil dari pemikiran takhayul seolah ada yang ikut mengawasi saat bercermin. Atau juga beberapa kasus, pengidap yang mempunyai harga diri rendah tentang penampilan fisik pribadinya.

8. Astraphobia (Takut akan guntur dan kilat)

Ketika hujan turun deras disertai kilatan petir dan gemuruh hebat, penderita phobia ini akan gelisah dan sangat ketakutan. Ia akan berusaha mencari tempat perlindungan atau menutup telinga agar tidak mendengarnya. Astraphobia bisa menyerang semua orang dari segala usia. Namun, hewan pun bisa terserang phobia ini.

9. Glophobia (Takut akan balon)

Glophobia ialah istilah yang dipakai untuk orang-orang yang fobia pada balon. Penderita biasanya akan ketakutan saat melihat balon atau bersentuhan dengannya.

10. Anthophobia (Takut akan bunga)



Anthophobia ialah rasa cemas yang berlebihan saat melihat bunga, meskipun bunga tersebut tidak berbahaya. Penyebab Phobia ini biasanya pengalaman buruk tentang bunga di masa lalu atau faktor lingkunan sekitar. Anxietas timbul saat melihat atau memegang bunga yang ditandai dengan reaksi mual, jantung berdebar, gejala pusing, gemetar, sesak napas, dan berkeringat berlebihan.

11. Ophidiophobia (Takut akan ular)

Ophidiophobia adalah phobia pada hewan, terutama ular. Penderita jenis phobia ini akan merasa benar-benar takut dan histeris ketika melihat ular atau hewan sejenis ular di sekitarnya.

12. Ombrophobia (Takut akan hujan)



Pengidap fobia jenis ini umumnya menganggap hujan atau mendung gelap sebagai pertanda bahaya yang dapat mengundang bencana.

13. Heliophobia (Takut akan cahaya matahari)



Yaps, mungkin Phobia ini aneh bagi sebagian orang. Namun, faktanya memang ada orang yang begitu takut dengan sinar matahari. Seperti bentuk Phobia pada umumnya, Heliophobia juga muncul dari adanya pengalaman traumatik di masa lalu.

14. Nyctophobia (Takut akan gelap)



Nyctophobia adalah rasa takut pada kegelapan atau malam hari. Phobia ini biasanya diderita anak kecil, tapi jika rasa takut tidak menghilang atau justru bertambah parah sampai dewasa, maka bisa dikatakan orang tersebut terkena phobia.

15. Hemophobia (Takut akan darah)



Seseorang yang menderita phobia ini tidak akan mampu melihat tetesan darah, jika sampai melihatnya, biasanya mereka akan mengalami peningkatan tekanan darah dan detak jantung. Penderita juga bisa bereaksi lain seperti, penurunan tekanan darah, lemah, pucat, sampai pingsan. Bahkan, reaksi phobia ini dapat menumbuhkan phobia lain yakni phobia pingsan.

16. Triskaidekaphobia (Takut akan angka 13)



Phobia ini muncul biasanya karena adanya mitos atau hal-hal yang berbau mistis. Angka 13 biasanya diyakini memiliki arti tersendiri bagi sebagian orang. Apabila seseorang mengidap phobia jenis ini, mungkin mereka di masa lalu juga punya memori kelam yang masih ada hubungannya dengan angka 13 sehingga ketakutannya semakin menjadi-jadi.

17. Trypanophobia (Takut akan jarum suntik)



Trypanophobia ialah phobia pada jarum suntik atau suntikan. Penderita phobia ini biasanya, akan selalu menghindari perawatan dokter apalagi donor darah. Mereka akan gelisah ketika disuntik, apalagi melihat jarum suntiknya.

18. Phasmophobia (Takut akan hantu)



Penderita phasmophobia akan mengalami ketakutan berlebihan sampai rasa cemas atau gelisah yang tidak dapat diremehkan. Saat berada di tempat gelap, melihat lukisan kuno, atau bahkan menatap cermin, penderita fobia ini akan merasa ketakutan yang begitu hebat.

19. Trypophobia (Takut akan pola lubang berkerumun)



Trypophobia merupakan jenis fobia pada bentuk kumpulan lubang berpola yang diciptakan oleh alam atau membentuk lingkaran seperti gelembung. Misalnya seperti, lubang atau gelembung berkerumun di kulit, daging, kayu, tumbuhan, karang, spons, jamur, biji-biji kering, dan sarang lebah. Reaksi penderita saat melihat kumpulan gelembung atau lingkaran sangat hebat, mereka akan berkeringat dingin, merinding, bergidik, gatal, terasa sakit atau nyeri nyata, atau bahkan bisa sampai mual atau muntah karena mereka berpendapat apa yang dilihatnya sangat menjijikan.

20. Murophobia (Takut akan tikus)

Murophobia atau Musophobia termasuk salah satu jenis fobia spesifik yang paling umum. Biasanya, penderita akan menjerit histeris saat melihat tikus lewat.

21. Ligyrophobia (Takut akan suara keras)



Ligyrofobik merupakan ketakutan seseorang pada suara yang nyaring. Bisa berasal dari perangkat yang tiba-tiba mengeluarkan suara keras. Penderita ini ketika ingin mengoperasikan perangkat seperti sistem home theatre, komputer, televisi, atau pemutar CD, biasanya akan menurunkan volume sepenuhnya terlebih dulu untuk menghindari si speaker mengeluarkan suara keras.

22. Bathophobia (Takut akan air dalam)

Bathophobia hampir mirip dengan jenis phobia pada ketinggian. Namun hebatnya, banyak penderita bathophobia yang mau menghilangkan phobianya itu dengan mulai sering terbiasa melakukan diving atau berenang di lautan dalam.

23. Pediophobia (Takut akan boneka)



Pediophobia atau phobia boneka ialah perasaan takut pada boneka atau benda-benda lain yang berbentuk mirip manusia. Mereka akan menglami takut berlebihan dan tidak wajar. Saat melihat boneka, si penderita akan menjerit histeris, mual, keringat dingin, badan bergetar, jantung berdetak lebih cepat, pusing, cemas, tegang, dan lainnya. Meskipun tidak begitu mengganggu, phobia ini tetaplah phobia yang cukup aneh.

24. Xanthophobia (Takut akan warna kuning)

Seseorang dengan fobia ini akan merasakan cemas dengan segala hal berwarna kuning sehingga mereka akan berteriak keras saat melihat benda kuning, contohnya pisang.

25. Pentheraphobia (Takut akan mertua)



Nah, ini nih fobia yang juga sering tidak disadari oleh penderitanya. Yaps, ternyata takut dengan ibu mertua juga termasuk fobia loh GanSist. Biasanya, fobia ini hadir akibat dari rasa trauma dengan sosok ibu sebelumnya. Gejala penderita yang paling sering terlihat ialah cemas ekstrim, ketakutan sampai sesak napas, jantung berdegup tidak beraturan, keringat berlebih, mual, mulut kering, gemetar, sampai kesulitan untuk bicara ketika bertemu ibu mertua.

26. Traumatophobia (Takut akan cedera)

Fobia spesifik dengan gangguan kecemasan saat seseorang ketakutan berlebih dan patologis pada cedera fisik. Salah satu karakteristik utama traumatofobia ialah saat orang tersebut terkena darah, cedera atau suntikan, mereka akan bereaksi panik secara ekstrem.

27. Mysophobia (Takut akan kuman)

Mysophobia merupakan kondisi seseorang yang merasa tak nyaman atau risih berlebihan saat berada di tempat kotor. Mereka cenderung sangat menyukai yang namanya kebersihan dan sesuatu yang teratur. Phobia ini juga berhubungan erat dengan penyakit mental OCD atau Obsessive Compulsive Disorder.

28. Enochlophobia (Takut akan keramaian)

Enochlophobia adalah rasa takut berlebihan yang dialami seseorang ketika melihat atau berada di tempat yang dipenuhi gerombolan orang. Misalnya, saat berada di bandara, stasiun atau terminal, destinasi wisata yang sedang hits, khususnya ketika melakukan traveling ke tempat high-season.

29. Philophobia (Takut akan jatuh cinta)

Philophobia adalah penyakit mental berupa ketakutan untuk mencintai maupun dicintai. Orang yang menderita fobia ini biasanya punya pengalaman pahit dalam percintaan di masa lalu. Biasanya mereka akan lebih menyukai hidup dalam kesendirian. Mereka bersungguh-sungguh tidak ingin melakukan hal-hal yang umumnya dilakukan manusia, yaitu menikah. Kebanyakan penderita jenis ini adalah wanita karena sifatnya yang mungkin terlalu membawa masalah ke dalam hati.

30. Acrophobia (Takut akan ketinggian)

Orang yang phobia ketinggian biasanya akan reflek menutup mata ketika berada di atas batas ketinggian normal. Bahkan ada juga yang akan histeris ketika berada di tempat tinggi.

31. Arachnophobia (Takut akan laba-laba)

Arachnophobia ialah ketakutan pada hewan khususnya laba-laba dan hewan invertebrata lain. Biasanya, penderita akan merasa gelisah dan ketakutan ketika melihat hewan laba-laba atau semacamnya.

32. Nomophobia (takut terpisah dari ponsel)



Di zaman modern seperti sekarang, mungkin sudah banyak yang punya nomophobia tanpa disadari. Orang yang menderita fobia ini, akan merasa takut terpisah dari ponsel walau hanya beberapa menit. Mereka akan terus memikirkan ponselnya, menjaganya di samping tempat tidur, dan merasa panik bila kehilangan atau menjatuhkannya.


Nah, itulah ulasan untuk kenali jenis Phobia yang sering tak disadari penderitanya. Apa Agan salah satunya? Yuk, coret-coret kolom komentar di bawah ini, ya!

Jangan lupa untuk pencet rate dan cendolnya ya, GanSist! 👍👍👍


Nama Penulis: Fia Permatasari
Sumber referensi:
Link 1 2 3
profile-picture
profile-picture
profile-picture
qoni77 dan 32 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh fiaperm
Quote:


Wah banyak juga ya, gan? Pernah dikejar anjing nggak?
profile picture
monkeydfarly
kaskus maniac
Enggak.. dulu pernah ngekos pemiliknya punya 3 anjing biasa aja..
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di