CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Female / Wedding & Family /
Belum Yakin Apakah Dia Jodohmu? Ya Salah Sendiri Gak Yakin...
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e391eabc820843ba47ec2c0/belum-yakin-apakah-dia-jodohmu-ya-salah-sendiri-gak-yakin

Belum Yakin Apakah Dia Jodohmu? Ya Salah Sendiri Gak Yakin...

Hello, selamat datang kembali di thread ane yang sederhana ini!



Quote:




Seringkali, ketika persoalan berat mulai menghadang dalam sebuah hubungan, maka disitulah mulai munculnya sebuah pertanyaan dalam benak. “Apakah dia memang jodohku?”. Tidak salah memang, ini merupakan sebuah pertanyaan klasik yang seringkali menghampiri. Ketika aral rintangan mulai membentang, berbagai problematika mulai bermunculan, maka muncul sebuah keraguan dalam diri.

Lantas apa penyebabnya?

Bisa dikatakan, penyebab dari hal tersebut adalah adanya pemaknaan dalam diri, bahwa jodoh hanyalah satu. Hanya ada satu jodoh yang telah ditetapkan untuk kita. Sehingga wajar adanya jika kita mulai bertanya, apakah memang dia orang yang dimaksud?

Memang benar adanya, jika jodoh telah ditentukan oleh Tuhan. Tapi bagaimana jika jodoh yang ditentukan ternyata tidak hanya satu? Bagaimana jika ternyata Tuhan telah menuliskan jutaan cerita tentang kisah pernikahan kita? Bagaimana jika ternyata kita bebas memilih cerita mana yang ingin kita wujudkan ke dalam realita? Jika masih bingung, mungkin bisa baca dulu thread ane sebelumnya yang berjudul
Ketika "Dia Bukan Jodohku" Hanyalah Jadi Sebuah Kambing Hitam


Ketika kita menyadari bahwa kita diberikan pilihan sebebas-bebasnya untuk memilih dengan siapa kita akan menjalani kehidupan pernikahan nantinya, maka tidak seharusnya lagi kita bertanya “apakah dia memang jodohku”. Karena memang jodoh adalah pilihan kita sendiri, dengan berbagai macam konsekuensi yang berbeda antara tiap pilihan. Memilih seorang A tentunya akan memberikan kita jalan kehidupan tersendiri, yang pastinya akan berbeda jika kita memilih seorang B.

Maka, pertanyaan yang tepat seharusnya adalah “Apakah aku sudah yakin dengan pria/wanita pilihanku?”.
Setelah kita menyadari pertanyaan tersebut, barulah kita bisa mulai untuk menganalisa situasi yang sedang terjadi. Pada saat kita sudah bergeser kesadarannya ke tahap tersebut, baru disitulah kita mampu untuk menyelesaikan keruwetan yang ada.



Apa sih yang biasanya membuat kita ragu dengan seseorang yang telah menjadi pilihan kita? Biasanya, yang kerap terjadi adalah adanya beberapa kekurangan dalam diri pasangan yang belum mampu kita terima dengan seutuhnya. Dan berikutnya mungkin adanya faktor lingkungan yang menghambat, semisal belum ada restu dari pihak yang berkaitan. Tentu masih ada banyak variabel lainnya, namun biasanya kedua hal tersebut yang mampu membuat kita jadi galau dan ragu akan pilihan yang telah kita tetapkan.

Solusinya?
Ada solusi yang sangat gampang. Kalo misal dia memang kurang baik, hubungan ini terlalu sulit untuk diperjuangkan, maka solusi mudahnya adalah ganti pilihan! Simpel bukan? Jodohmu ada dimana-mana, bebas mau pilih siapapun yang dirasa lebih baik dan juga lebih mudah. Jadi kenapa harus pusing dengan pilihan saat ini, jika diluaran sana ada banyak sekali pilihan baru?

Tapi tentunya tidak semudah itu Fernando. Tenang, yang diatas itu cuma becanda. Ane pun tau bagaimana rasanya saat kita sudah sangat mencintai seseorang, saat merasa dialah yang paling dibutuhkan oleh jiwa ini. Rasa, saat dimana kita merasakan bahwa tidak akan ada lagi orang yang seperti dia di dunia ini.



Dan kuncinya, adalah terus berjuang.

Jika kamu merasa dia begitu berarti untukmu, untuk jiwamu, maka kenapa sekarang kamu ingin menyerah? Jika memang dia memiliki kekurangan, sadarilah bahwa dia hanyalah manusia, yang memang penuh akan kekurangan. Tugasmu adalah memperbaiki kekurangannya, bukan malah menyalah-nyalahkan. Jika memang tidak bisa diperbaiki lagi, maka terimalah hal tersebut jadi sebuah keunikan yang memang sudah sepaket dengan pria/wanita pilihanmu.

Jika memang keadaaanya sulit, terlalu banyak halangan, terlalu banyak orang yang tidak setuju atas hubungan kalian berdua, maka tugas kalian berdualah untuk mengatasinya. Apakah ini berarti terlalu memaksakan? Tentu tidak. Ini bukan soal terlalu memaksakan. Tapi ini soal sejauh mana pengorbanan kalian untuk mendownload realita kebersamaan kalian, yang saat ini masih berupa vortex di samudra kemungkinan. Ini soal sejauh mana kesungguhan kalian dalam berusaha. 

Bukankah sudah dibilang, setiap jodoh yang kamu pilih punya kesulitannya masing-masing? Jadi saat kamu sudah mantap memilih dia, jangan jadi orang lemah. Terus upayakan, jangan pernah menyerah. Sudah lumrah jika sebuah hal yang sangat berharga, memiliki harga yang harus dibayar.


Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
ferist123 dan 24 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh sekottk
Quote:


Memang sebuah pilihan. Menerima ketidakcocokan pun bisa jadi pilihan bijak. Begitupun sebaliknya. Tidak ada benar dan salah. Apapun pilihannya, maka jalani dengan sebaik2nya.
profile-picture
profile-picture
bezoaneh dan ajang.dee memberi reputasi
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di