CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
SeKamar Kos Dengan "Dia"
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5e0b6908c820843e895a9416/sekamar-kos-dengan-quotdiaquot

SeKamar Kos Dengan "Dia"




Halo agan agan sekalian, selamat datang di thread terbaru ane, dimana ini bisa disebut kisah atau lanjutan dari thread ane yang sebelumnya.

Mungkin bisa agan agan yang belun baca thread ane silahkan dibaca dulu thread ane sebelumnya
"Hidup Berdampingan Dengan Mereka'

Nah monggo yang belum baca silahkan dibaca dulu

oh iya bagi yang belum kenal ane, kenalin nama ane ryan, pemuda biasa yang berasal dari jawa tengah

Seperti biasa tempat nama dan lokasi bakal ane ganti, untuk kenyamanan bersama

Ok langsung aja menuju ceritanya,oh iya ane bakal ganti sebutan kata ane jadi aku hehehe soalnya aneh rasanya

Quote:





Awal Mula Ngekos
Cerita ini bermula saat aku mulai memasuki bangku kuliah, disini aku masuk ke sebuah kampus swasta ternama di provinsi ***ja, kampus ku berada dipinggir jalan **** road *****, saat itu aku bersama kakaku mencari tempat kos di daerah dekat kampus, tapi sayangnya ongkos yang di perlukan untuk sewa kos di dekat kampus merogoh kocek yang lumayan menguras isi dompet.

Akhirnya kakaku menyarankan untuk menyewa kos dimana dulu kakaku pernah ngekos disana, yah walaupun jarak dari kos itu sampai ke kampus memerlukan waktu 5 - 10 menit untuk sampai, kupikir nggak masalah lah.

Langsung aku dan kakaku mengendarai motor mulai berangkat ke alamat kos tersebut, setelah beberapa menit kami berjalan akhirnya kita sampai di lokasi kos yang dulu pernah tinggal.

Quote:


Ya memang waktu itu harga segitu sangatlah murah dengan fasilitas sudah termasuk listrik dan air,

Aku dan kakak ku menunggu orang yang keluar dari dalam rumah kos.
Nggak membutuhkan waktu lama kemudian keluarlah seorang cewek dari dalam rumah kos itu

Quote:


Setelah masuk,kakaku menjelaskan kalo dia sedang mencari untuk aku adiknya, kemudian mbak dera mengajak kami untuk berkeliling melihat kamar kos yang masih tersedia.

Kos disini berjumlah 12 kamar 2 kamar mandi, posisinya 5 kamar dan 1 kamar mandi di lantai bawah, kemudian 7 kamardan 1 kamarmandi di lantai 2, oh iya posisi rumah menghadap ke arah timur dengan di sampingkanan rumah ada 1 rumah yang cukup luas dan jarang di tinggali dan di samping kiri ada rumah sekaligus tempat penjual makan yang kami sebut burjonan

Untuk kamar bawah sudaj terisi semua, makanya kita langsung di arahkan ke lantai 2, disana sudah ada 1 kamar yang di tempati,tepatnya pas di tengah tengah.

Dan disitu mbak dera mempersilahkan untuk Memilij kira kira mana yang menurutku nyaman untuk dipakai

Quote:


Aku mulai melihat satu persatu kamar yang masih kosong itu, aku memasuki salah satu kamar disamping kanan kamar yang sudah ada yang pakai itu, didalam ane ngelihat ada sebuah lukisan yang menurut ane kuno, dan lukisan itu adalah lukisan seseorang yang kalau di perhatikan ada aura yang sedikit membuat bulu kuduku berdiri saat melihatnya.

Walau kondisi kamar serasa nyaman tapi aku tetap merasa ada yang aneh dengan kamar itu, sehingga aku memutuskan untuk tidak menempati kamar itu, dan aku pikir untuk langsung keluar dari kamar itu,

Aku mulai keliling lagi kali ini aku memasuki kamar di sebelah kiri kamar yang sudah ada penghininya itu, kondisi kamar cukup luas dibandingkan dengan kamar kamar yang lain, untuk akses turun pun enak soalnya tangga untuk turun tepat di depan kamar ini dan dari sekian banyak kamar,hanya kamar ini saja yang memiliki 2 jendela,yang satu di depan berjejer dengan pintu masuk kamar dan satunya berada di sisi belakang,

Tanpa pikir panjang aku langsung memutuskan untuk memilih kamar itu untuk di sewa

Quote:


Nah disini kita langsung deal dan kita langsung mau pamit pulang dan buat besok bawa barang barang untuk di letakan di kos,
Dan kita langsung pamit pulang, posisi kita masih di lantai 2.

tapi setelah aku membalikan badan dan mulai melangkah turun, samar samar aku melihat ada sesuatu masuk dan berjalan di samping ku, sesosok makhluk berwarna abu abu, tidak terlalu tinggi tapi gerakannya lumayan cepat jadinya aku hanya bisa melihatnya sekejap tapi belum jelas wujud apa itu.

Aku cuek aja dengan apa yang barusan kewat, lanjut kita jalan keluar, dari bawah kita bisa melihat keatas dan melihat kamar kamar yang ada di atas,

Iseng ane lihat keatas buat ngliat kamar ku nanti yang akan menjadi tempat istirahat selama aku di kota ini.

Waktu aku ngliat ke atas, aku ngliat ada cewek berambut panjang dengan pakaian santai, wajahnya cantik, hanya saja dia seperti orang sakit dengan wajah sedikit pucat, sosok cewek itu tersenyum kepadaku.

Quote:


Oh iya di sini aku udah nggak bisa ngrasain itu hantu atau bukan,soalnya kepala ku yang biasanya terasa pusing jika akan menemui hal seperti itu sudah tidak terasa lagi sejak akhir Ujian SMK waktu itu, ntah karna konlet kebanyakan mikir atau giman aku juga kurang tau.

Aku cuek saja dengan sosok cewek di lantai 2 itu dan aku tetap berjalan keluar untuk pulang. Dan di jalan aku menanyakan hal pada kakak ku

Quote:


Tapi di perjalanan aku merasa jadi bimbang gimana kalo itu bukan orang, dan gimana kalo iti beneran dan dia mau ganggu aku terus disana.

Sempat terfikir buat membatalkan ngekos si sana, tapi mau gimana lagi kita terlanjur sidah deal dan kita juga sudah membayar uang kosnya, jadi kalo mau di minta lagi yang jelas nggak enak apalagi mas bono udah kenal akhrab dengan pemiliknya

Akhirnya aku nggak kehilangan akal, buat nyari temen kos, dan ternyata ada satu temen kos ku yang mencari kos dan aku ajak dia buat ngekos disana. Dan syukurnya dia mau buat ngekos disana.

Aman batinku, ada temen yang bisa aku mintai tolong kalo bener akan terjadi sesuatu disana. Dan dia ku kirimi alamat buat dia kesana dan melihat kamarnya.

Keesokan harinya dia memberi kabar kalo dia jadi ngekos disana dan posisi kamarnya tepat di samping kamar ku. Lega rasanya kalo ada temen.


Dan 2 hari kemudian aku mulai menempati kamar itu, dan temenku yang ngekos di sebelahku kayanya sore hari baru dia sampai di kos kosan.

Karna hari waktu itu terasa panas, jam menunjukan pukul 1 siang, aku putuskan buat mandi karna merasa gerah, yah maklum aja daerahku di pegunungan jadi mungkin tubuh ini merasa kaget dan belum terbiasa, suasana membuat tubuhku penuh kringat,

Aku langsung berjalan menuju kamar mandi, dan langsung ane melaksanakan kegiatan mandi,
Sesuai dugaan ku kemarin pasti akan ada gangguan disini, waktu aku mandi tiba tiba ....



Bersambung.....
profile-picture
profile-picture
profile-picture
nakula231 dan 293 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh afryan015

Sosok Itu Mengikutiku

Vita tidak seperti biasanya dia merasa tidak senang saat aku ajak jalan. Hingga aku ajak dia ke tempat hiburan seperti timezone dia tetap tidak senang. Hingga saat di area timezone saat aku sedang memainkan salah satu permainan aku tidak sadar kalao vita ternyata sudah tidak ada di sebelahku, aku kemudian mencari kemana perginya dia, dan ternyata dia sedang ketemu sama teman cowoknya, lalu aku hampiri mereka.

Quote:


Saat kita pergi sinta kemudian berbisik padaku untuk hati hati dengan cowok itu, sinta merasa ada yang di sembunyika antara vita dengan cowok tadi, tapi aku masih belum berfikir buruk tentang vita, karna yang aku tau vita sosok yang baik.

Aku kemudian langsung mengantar vita kerumahnya karna dia mau ada acara katanya jam 2. Sesampainya dirumah vita, langsung turun dan bergegas masuk kerumah, kali ini dia tidak menyuruhku mampir sebentar, tapi dia menyuruhku untuk segera pulang, disini aku mulai vita merasa berubah, dulu dia tetap akan menyuruhku masuk walau hanya sebentar.

Dengan hati yang sedikit kecewa aku kembali pulang kerumahku, dan di perjalanan aku hanya ngobrol sama sinta, dan seperti sinta sudah mengerti seperti apa perasaanku saat ini, di jalan kita hanya ngobrol biasa saja.

Dan sesampainya sampai rumah ternyata mbah margono udah nungguin aku di depan rumah.

Quote:


Setelah ngobrol sama mbah margono aku masuk ke rumah, jam masih sekitar jam 2 lebih, karna bingung mau ngapain, aku akhirnya habiskan waktu siang hari dengan tidur siang.

Aku hanya merasa memejamkan mata sebentar dan saat aku buka mata jam sudah menunjukan jam 4, aku sama sekali tidak bermimpi sama sekali, mata masih terasa sangat ngantuk, kulihay keluar kamar semua dalam keadaan gelap gulita tanpa ada penerangan, Yang aku aneh saat liat ke arah luar rumah pun sudah gelap seperti malam hari padahal jam masih menunjukan jam 4 yang harusnya masih ada matahari diluar.

Aku mulai menghidupkan lampu dirumahku dan semua ruanganpun akhirnya terang kecuali bagian dapur, yang saat aku berada di dapur dan menyalakan lampu, tapi hanya lampu dapur yang tidak mau menyala.

Aku mencoba mencari lilin di rak atas lemari es, saat aku menuju ke arah lemari es itu tiba tiba aku mencium bau yang tidak enak, aku pikir paling itu sampah yang menumpuk di dapur, karna pagi tadi aku memang lupa membuang sampah

Tapi tiba tiba aku mendengar suara

"Krssskkk krssskk krsk"

Suara seperti ada seseorang yang menginjak plastik kresek lalu terseret, suara itu berasal dari halaman belakang rumahku, tepat di belakang ku. Aku kangsung menengok kebelakang, dan karna tidak ada pencahayaan dan hanya ada cahaya dari luar yang mengintin, jadi aku bisa melihat samar sama apa yang ada di luar sana.

Aku melihat seperti sosok yang pernah aku temui di vila waktu itu, tapi aku belum pasti soalnya yang terlihat hanya bayang siluet, aku liat Sosok itu mulai jalan perlahan kearahku.

Sedikit demi sedikit mulai nampak wujudnya, dan benar aku tidak salah liat, sosok itu sama dengan sosok yang aku liat di vila, sosok yang menyerupai deby, aku terkejut bukan main kenapa dia bisa Menyusulku ke rumah, aku langsung berlari ke arah depan rumah, sambil aku berlari aku memanggil sinta, namun sayangnya dia tak kunjung datang, aku mencari pertolongan aku cari bapak ku dimanapun nggak ada, aku kekuar rumah untuk mencari pertolongan tapi entah kenapa keadaan desaku saat itu sangat sepi dan gelap, hanya ada lampu jalan yang menyinari beberapa titik jalan saja.

Tiba tiba ada suara ketawa cewek terdengar begitu keras
Quote:


Benar yang dikatakan sosok itu dari tadi memang aku tidak melihat siapapun disekitar sini, aku terus lari menyusuri jalan kampung berharap ada orang yang bisa aku mintai tolong.

Sosok itu Pun terus mengejarku, kemanapun aku berlari dia selalu mengejar hingga akhrinya tenagaku habis dan dia berhasil menangkapku,

Quote:


Aku meronta berusaha melepaskan tanganku darinya sambil aku terus memanggil sinta supaya dia datang, lama aku memanggil sinta tapi hasilnya zonk hingga tubuhku sudat terasa sangat lemas, aku sudah tidak bisa melawan lagi yang ada aku hanya bisa pasrah saja.

Saat mataku mulai perlahan menutup karna kecapean, tiba tiba aku melihat sebuah cahaya yang menyilaukan mataku hingga akhirnya mataku terpejam.

Dan beberapa saat setelah mataku terpejam aku samar samar mendengar suara sinta
Quote:


Suara sinta terdengar sangat khawatir, perlahan aku membuka mataku, cahaya pun mulai menerobos basuk ke mataku hingga aku samar bisa melihat dan saat aku buka mata lebar, ternyata aku sudah ada dikamarku tadi, dikamar cuma ada sinta dan nenek lasmi, dan saat aku melihat jam ternyata masih jam 4.30 tapi keadaan berbeda dengan tadi yang gelap seperti malam hari, dan suasanapun sepi. Tapi kali ini ruangan masih terang karna sinar matahari sore karna cuaca cerah dan diluarpun masih ada aktifitas dari bapak dan ibu.

Quote:


Setelah nenek lasmi menyuruhku aku bergegas ke kamar mandi untuk mengambil wudhu karna aku masih trauma dengan mimpi tadi aku terus was was, dan setelah mengambil wudhi aku bergegas sholat dan mulailah hatiku merasa nyaman lagi.

Sambil menunggu waktu untuk bertemu mbah margono aku menunggu di kamar sambil berbaring dan ditemani sinta yang ikutan berbaring di sebelahku

Kita ngobrol nggak penting dan sering saling ejek seperti anak kecil dan seringkali juga sinta ngambek karna guyonan yang membuat sinta sebel.

Dan akhirnya tiba juga saat untuk aku pergi ke rumah mbah margono.
Sesampainya di rumah mbah margono aju langsung mengetuk pintunya
Quote:


Saat menunggu mbah margono kembi dari belakang aku sempat memperhatikan sudut demi sudut rumah mbah margono ini, ruangan yang dipenuhi dengan barang barang antik dan semua berornamen kayu, ku liat dari ujung hingga ujung hingga aku melihat dan fokus sebuah anak tangga menuju ke lantai 2, bukan anak tangganya yang unik tapi aku seperti melihat sosok anak kecil disana sedang duduk melihatku, dan setelah dia tau aku melihatnya dia seolah ingin bersembunyi naik ke lantai 2 tapi dia tetap melihatku juga, aku sempat berfikir siapa sebenarnya anak itu, mbah margono kan cuma hidup sendiri, anaknya pun sudah berumah tangga sendiri lalu dia itu siapa,, dan akhirnya mbah margono pun kembali dari belakang dengan membawa 2 gelas minuman

Quote:


Setelah aku turuti kata mbah margono, kemudian aku melihat mbah margono permisi untuk kebelakang lagi, tapi kali mbah mbah margono tidak meberi tahuku mau ngapain,

Karna mbah margoni lagi kebelakang otomatis aku sendirian diruangan itu, dan kembali aku melihat seisi rumah itu, dan sast sedang asik memperhatikan barang barang kemudian lampu tiba tiba pada dan kulihat dari jendela ternyata hanya rumah ini saja yang mati lampu, saat kuliat saklar sikring pun nggak drop, jadi jelas ini listrik padam dan kenapa hanya rumah ini aja yang padam, sambil menunggu mbah margono balik aku memberi penerangan dengan senter di hp ku, sedikit membuatku tenang karna ada cahaya

Tapi tiba tiba aku mencium seperti ada bau ubi bakar di dalam rumah, ah pikirku mbah margono lagi bikin ubi bakar, kembali aku perhatikan sudut sudut ruangan ini entah kenapa tubuh jadi terasa mrinding karna banyaknya barang antik dan penerangan yang minim, bau ubi bakar pun semakin menyengat, wah pikirku udah mateng kali nih mbah margono buat nya, dan paling abis ini beliau kesini.

Yah ternyata pikiranku salah, setelah bau menyengat dari ubi bakar itu muncul tiba tiba dari arah kamar yang ada di depan ku pintunya terbuka dan pelan pelan pelan ada sosol yang keluar dari kamar itu, dan ternyata sosok yang keluar itu adalah......



Bersambung.......
profile-picture
profile-picture
profile-picture
marvina11 dan 33 lainnya memberi reputasi
profile picture
Saran aj gan Kalau bisa setiap tokoh di kasih ilustrasi gitu hiar6kita nisa ngebayangin. Ya minimal tingkat ke mirip an nya 50%lah hehe
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 1 dari 1 balasan
×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di