CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Korban First Travel Soal Aset: Kami yang Rugi, Negara yang Untung
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dd14674337f9333b7629b6f/korban-first-travel-soal-aset-kami-yang-rugi-negara-yang-untung

Korban First Travel Soal Aset: Kami yang Rugi, Negara yang Untung



TEMPO.CO, Jakarta - Korban penipuan First Travel, Asro Kamal Rokan, angkat bicara mengenai kabar harta sitaan dari PT First Anugerah Karya Wisata yang akan dilelang dan hasilnya akan diserahkan kepada negara.

Kami yang dirugilan, mengapa negara yang diuntungkan? Kami tidak dapat menerimanya. Semestinya, hasil lelang diperuntukkan bagi jamaah,” kata Asro saat dihubungi, Jumat, 15 November 2019.

Asro adalah korban penipuan First Travel yang mendaftarkan 14 orang keluarganya untuk umroh. Ia mengeluarkan uang Rp 160 juta untuk ikut Umroh.

Menurut dia, jamaah yang menjadi korban sudah menyuarakan keberatan ini melalui penasihat hukum mereka. Namun, kata dia, pengadilan tak menggubris. “Pengadilan tidak memberi respon atas aspirasi jamaah,” ujarnya.

Keberatan dari jamaah ini kembali mencuat saat Ketua Kejaksaan Tinggi Depok baru, Yudi Triadi, membuat pernyataan yang menurut jamaah tidak patut. Menurut salah seorang kuasa hukum jamaah, Lutfi Yazid, Yudi dalam acara Lepas Sambut Kejari baru pada 11 November 2019 lalu, menyebut agar jemaah merelakan saja uang yang mereka bayarkan kepada First Travel, dan menyerahkannya pada negara.

Pada Senin, 4 Maret 2019, jemaah korban penipuan First Travel mengajukan gugatan perdata ihwal aset yang disita negara ke Pengadilan Negeri Depok. Kuasa hukum jemaah, Riesqi Rahmadiansyah mengatakan sudah tidak ada cara lain lagi untuk memberangkatkan jamaah First Travel. "Saatnya jamaah bertindak dan berjuang, dengan ini kami nyatakan mengugat pihak terkait agar jamah bisa berangkat," kata dia.

Sengkarut ini soal harta sitaan ini bermula ketika Pengadilan Negeri Depok memvonis bersalah pemilik First Travel, Andika Surachman dan Anniesa Desvitasari, dalam perkara pidana karena melakukan Tindakan Pencucian dan Penggelapan Uang (TPPU) pada Mei 2018. Keduanya dihukum 20 tahun dan 18 tahun.

Selain itu, pengadilan juga memerintahkan jaksa menyita aset keduanya untuk diserahkan kepada negara. Belakangan, Andika dan Anniesa mengajukan memori kasasi No. 83/Pid.B2018PN.Dpk meminta supaya aset-asetnya menjadi sita umum agar bisa mengembalikan ganti rugi uang kepada jemaah. Namun, keberatan Andika dan Anniesa ditolak oleh Mahkamah Agung.

https://nasional.tempo.co/read/12726...g/full?view=ok

Untung bre
profile-picture
profile-picture
profile-picture
sebelahblog dan 13 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kaskus.infoforum
Post ini telah dihapus oleh Kaskus Support 06
profile picture
betulll emoticon-Matabelo
profile picture
fryme
kaskuser
Wkwkwkwkwkwk.... ya ga gitu juga bambank...
Masalah naik haji kan masalah kepercayaan suatu ajaran agama, masalah iman, dan juga sebagian masalah identitas #ups.


profile picture
samatronz
aktivis kaskus
RASIS BANGET komen lu anak muda....

profile picture
@fryme ane setuju bgt soal status tuh, yg haji sekarang biasanya pingin dapet gelar doang heheh (kebanyakan alias gak semua)
profile picture
msdsbsm
kaskus addict
Kalo kgk ngerti soal ritual Haji atau Umroh.. kgk usah komentar
profile picture
slider88
kaskus geek
@msdsbsm gw ngerti gw boleh komentar dongg?
profile picture
@msdsbsm haji cuma jadi bahan superioritas di antara kaum uclim...dah cuma itu aja... emoticon-Big Grin
profile picture
kalau anda ngerasa punya akal, minimal jangan komen rasis gan.
Dan anda harus tau beda umroh dan haji.
Kalau anda tidak tahu persis agama orang lain, jangan komen gan daripada malah digugat.
Anda juga tidak ingin agama anda dicaci maki bukan ?

Kita boleh benci terhadap seseorang, tapi bukan berarti membenci agamanya. Inget tuh pelajaran SD soal "kerukunan umat beragama".
Bukannya bikin adem suasana, malah jadi kompor gan.
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 8 dari 8 balasan
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di