KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Aku Mulai Dapat Melihat Mereka
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5dc0f29c6df231372526e01e/aku-mulai-dapat-melihat-mereka

Aku Mulai Dapat Melihat Mereka

~WELCOME TO MY THREAD~

emoticon-Hai

Halo agan sista, Kali ini ane kembali menulis thread honor dengan judul "Aku Mulai Dapat Melihat Mereka"

Mohon maaf sebelumnya untuk thread yang kemarin ane edit sedikit, Ini ane coba rapiin semoga memberikan tampilan dan kemasan yang lebih baik untuk agan2 sista2 pembaca semuanya.

Quote:


Sebelumnya bagi agan dan sista yang ingin baca tulisan ane lainnya, silakan diklik di link dibawah ini :
Spoiler for Daftar Thread Ane:


Quote:





Cerita ini bermula dikala sore hari itu winda yang tidak ada kegiatan kampus, pulang kosnya lebih awal dan memilih untuk beristirahat sejenak. Namun hal tidak disangka terjadi, Winda merasa tubuhnya tergoncang hebat dan tegang sore itu dan dengan seketika Winda bangun dan berdiri, betapa kagetnya ia melihat tubuhnya masih terbaring tidur sedangkan ia bangun dengan kondisi roh diluar tubuhnya dan melihat dengan matanya sendiri seakan dia sudah meninggal dengan seketika ia langsung menanggis sejadi-jadinya . Tiba-tiba tangisan seketika terhenti dengan bunyi decitan  pintu kamarnya terbuka dengan sendirinya dan kemudian tampak sesosok wanita berambut panjang sedang masuk dan mendekat kearahnya dengan cara mengesot dilantai. Sontak bukan main Winda ketakutan, histeris dan berteriak, segera dilantunkan doa-doa didalam hati sambil memejamkan mata sepersekian detik. Secara spontan tiba-tiba ketika membuka matanya kembali Winda terbangun dengan tubuh asli dan duduk diatas kasurnya dengan keadaan napas terengah-engah dan keringatan bercucuran membasahi wajahnya. "Syukur lah itu cuman mimpi"ucap Winda dalam benaknya, sambil beristifar.

Tepat disebelah bantalnya terdapat beberapa helai rambut panjang dan dipastikan bukan rambutnya. Winda tidak terkejut lagi karena itu sudah hal biasa dia temukan ketika bangun tidur. Namun ketika Winda menoleh kearah pintu kamarnya betapa terkejutnya ia ketika pintunya dalam kondisi terbuka, seinggatnya tadi sebelum beristirahat yang telah ia tutup rapat dan masih teringat jelas dalam benaknya, sesosok wanita ngesot dengan rambut panjang yang masuk ke kamarnya dalam mimpi itu. Pikiran Winda sontak kacau dan perasaan takut mulai menyelimuti, Winda memilih bergegas menuju kamar mandi untuk ambil wudhu dan segera sholat. Ketika berjalan menyelusuri jalan kecil menuju kamar mandi. Betapa terkejutnya ia melihat sesosok hitam berdiri disamping pojok lemari dekat dengan kamar mandinya dengan perawakan tinggi, besar, hitam dan berbulu dengan kondisi penampakan tembus pandang. Winda berusaha untuk terus berjalan tanpa menghiraukan apa yang barusan ia lihat. Winda merasa shock dengan  beberapa kejadian aneh sore itu, yang membuatnya sulit berpikiran jernih dari apa yang baru ia lihat barusan apakah itu nyata atau hanya pembiasaan cahaya.

Malam harinya ketika tidur, Winda merasa sangat terusik seperti mendengar suara bising ditelingganya padahal tidak ada orang ketika itu. Dengan kondisi yang sudah mengantuk dan kesal, ia kemudian berkata "berisik amat...TOLONG DIAM DONK...gw gak bisa tidur tau". Sontak suara bising tersebut hilang dan tak lama Winda terlelap dalam tidurnya. Namun malam itu Winda bermimpi dikamarnya bertemu dengan seorang bapak-bapak berpakaian lusuh dan berperawakan garang, memaki kepadanya"ITU ANAK-ANAK KU, AKU LEBIH DULU DITEMPAT INI"

Pagi itu Winda terbangun dengan masih teringat jelas mimpi yang semalam ia alami. Ia merasa bahwa dikamar ini, ia tidak sendiri dan kebisingan semalam sepertinya suara anak kecil yang sedang bermain yang mungkin anak bapak yang semalam memakinya dalam mimpi ,pikirnya dalam hati. Ketika Winda membangun diri dengan telapak tangan menumpuh pada bantal ia merasakan lagi ada beberapa helai rambut panjang, yang sekali lagi dipastikan bukan rambut miliknya. Segera ia buang ke keranjang sampah.

Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jokopenceng dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh awakdhewe


Part 3 : Mereka Mulai Mendatangiku

Malam ini winda kesulitan tidur, Dikamarnya terasa hawa panas menyelimuti. Perasaanya juga tidak enak walau sekedar memejamkan mata hanya sejenak, sejak penampakan aneh dalam batinnya pagi tadi. Kondisi kamar yang sudah gelap hanya ditemani lampu semplong di meja sebagai lampu tidur.

Dalam batinnya dia terasa tidak tenang, sepertinya akan terjadi sesuatu apabila dia tidur sekarang. Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki yang mungkin sudah biasa baginya sebagai anak yang tinggal dikosan itu. Ketika matanya mulai perlahan menutup karena kelelahan, tiba-tiba terdengar suara ketokan pintu yang cukup jelas dan sontak membuat matanya langsung terbuka lebar seketika. Jantungnya berdegug kencang. Perasaan takut mulai menyelimuti dan segera ia tarik kesimutnya keatas hingga tersisa matanya, walau hanya untuk memastikan siapa yang mengetuk pintunya barusan di tengah malam itu namun tak ada sedikitpun terbesit keberanian. Hanya lantunan doa yang terus diucapnya didalam hati.

Tak lama terdengar suara decitan pintu, membuatnya melirik kearah pintu kamarnya yang masih terkunci dan tertutup rapat, Lega hati bukan bunyi dari pintunya.

Akhirnya karena kelelahan ia terlelap dalam tidur. Dimalam itu ia bermimpi melihat dirinya yang sedang tidur ditarik oleh hantu perempuan yang dia lihat dalam benaknya pagi tadi. Badannya terseret dan terkurai lemas tak berdaya, dalam mimpi tersebut seakan dia akan diseret entah kemana. Seketika pintu kamarnya terbuka dan tampak muncul sesosok wanita yang mengesot kearahnya. Lantas hantu yang menariknya seketika menghilang. Lalu diiringi decitan pintu yang membuatnya bangun dimalam itu. Ketika bangun betapa herannya winda melihat tubuh persis berada dilantai tempat terakhir kali hantu itu menariknya didalam mimpi.

Perasaan takut dan gelisah membuat winda tak bisa lagi tidur malam itu, ditambah suasana semakin malam semakin hening. Seketika terbesit bisikan kecil ditelinganya "sudah tidak apa-apa, sekarang kamu tidur "
Bisikkan aneh tersebut sponton membuatnya lega walau terbesit tanya entah dari mana suara itu berasal. Perlahan perasaan takut hilang dan perlahan ia tertidur kembali.

Pagi ini winda terbangun dan masih terbesit dengan mimpi seram yang dia alami semalam. Ia kemudian menelepon seorang temannya bernama fina dan menceritakan mimpi dan hal aneh yang dia alami semalam.

Perkuliahan hari ini dimulai agak siang.
Diperkuliahan siang itu dia berjumpa dengan Fina dan rafi yang sedang duduk dikantin menyantap bakso ditemani air mineral.
Winda duduk sambil menyapa kedua temannya, fina mulai bertanya perihal ceritanya ditelepon.
"Win elo kagak halukan?"
"Ngak lho fin, beneran...pas bangun malam itu tiba2 aja gua udah tidur dilantai"ujarnya berusaha membuat sahabatnya itu percaya
"Win, dimimpi lo apa lo yang ditarik"tanya rafi penasaran
"Kaki kiri gua yang ditarik"Jawab winda sambil rafi memperhatikan kaki winda dan benar saja ada bekas garis-garis kecil seperti bentuk cakaran dikakinya.
Winda sontak terkejut ketika mengikuti pandangan rafi yang melihat kearah kakinya
"ASTAGAHhhh, kaki gua kenapa niiii.........."
"Ada bekasnya win....!!!"Ujar rafi
"Berarti ketika lo tidur, tubuh lo beneran ditarik"ujar fina spontan membuat bulu kuduk winda berdiri seketika
"iiiihhh Fin,,, seramm bangett"ujarnya dengan wajah ketakutannya. "Gimana donk, malam ini gua nginep dirumah lo ya fin....pleasee"pinta winda dengan wajah memelas. Fina lantas mengiyakan saja permintaan windah, tidak tega melihat wajah sahabatnya yang masih memelas itu.

Bersambung
profile-picture
profile-picture
profile-picture
jokopenceng dan 3 lainnya memberi reputasi
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di