CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Kacamata Si Anak Indigo (E. KKN)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5f5908c820844f9e356e1e/kacamata-si-anak-indigo-e-kkn

Kacamata Si Anak Indigo (Ed. KKN)

Assalamualaikum wr.wb
Hallo agan dan aganwati pembaca yang budiman ini adalah pertama kalinya ane nulis thread. Ini adalah cerita pengalaman yang ane alami selama ane menjalani kehidupan dan pada kesempatan ini ane berfokus pada pengalaman sewaktu ane kkn beberapa tahun silam. Awalnya ane enggan menulis cerita ini, disamping karena pasti udah banyak banget yang nulis cerita semacam ini dan juga karena ane berpandangan biarlah pengalaman ini hanya ane dan seorang teman yang tau. Namun pandangan itu berubah karena temen ane yang pernah ane ceritain pengalaman ini mendesak ane untuk membagikan cerita ini. Dia mengatakan "pengalaman adalah ilmu, dan ilmu itu harus di bagi" jiwa keilmuan ane bergetar saat itu (alah macam ilmuan aja pake jiwa keilmuan segala) dan jadilah hari ini ane coba menggerakkan jari-jari ane untuk nulis cerita ini dengan tujuan ada yang bisa kita ambil sebagai pelajaran.
Sebelum kita masuk ke bagian cerita sebelumnya ada yang ane harus sampaikan di sini, yaitu meski cerita ini adalah pengalaman ane sendiri, namun di dalam penulisan cerita ini tidak ane pungkiri bahwa ada beberapa hal yang ane kurangi dan ane lebihkan sedikit dari keadaan aslinya, hal ini semata bertujuan agar mudah di mengerti oleh kita semua.
Selamat membaca dan semoga bisa jadi pelajaran buat kita bersama.
Index
Prolog
Part 1: Pembekalan
Part 2: Hari Kedatangan
Part 3: Hari Pertama
Part4: Perkenalan (1)
Part 5: Different Dimension
Part 6: Kesurupan (1)
Part 7: Kesurupan (2)
Part 8: Perkenalan (2)
Part 9: Perkenalan (3)
Part 10: Kisah memilukan (1)
Part 11: Cerita memilukan (2)
Part 12: Tentang Clara
Part 13 : Dia Yang Tak Terlihat
Part 14: Perintah Sang Guru
Part 15: Kembali Ke Padepokan
Part 16: The Secret
Part 17: Kejadian Memalukan
Part 18: Perencanaan Makrab dan Peringatan Asti
Part 19: Malam Keakraban (1)
Part 20: Malam Keakraban (2)
Part 21: Awal Petaka
Part 22: Sang Penunggu
Part 23: Kesurupan Massal
Part 24: Penegasan Hubungan
Part 25: Ketenangan Yang Mencekam
Part 26: Serangan Penghuni Batu
Part 27: Di Culik Asti
Q&A
Part 28: Pencarian
Part 29: Pernikahan Di Alam Gaib
Part 30: Rahasia Asti
Part 31: Teror Penghuni Desa
Part 32: Syukuran Yang Ternodai (1)
Part 33: Syukuran Yang Ternodai (2)
Part 34: Syukuran Yang Ternodai (last)
Part 35: Pesan Dan Salam Perpisahan
Part 36: Permintaan Eva yang Aneh
Part 37: Dia Mengintai
Part 38: Pengasih
Part 39: Kepergian Siska
Part 40: Pembalasan
Part 41: Kematian (1)
Part 42: Kematian (2)
Epilog
Praktek Lapangan
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mincli69 dan 49 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kingmaestro1

Part 7: Kesurupan (2)

Begitu sampai di halaman posko, gue langsung berlari masuk untuk melihat keadaan di dalam dan begitu gue ngeliat kondisi Clara tak bisa di cegah gue kembali terlempar ke keadaan beberapa tahun silam, kejadian yang sangat mirip perbedaannya kejadian beberapa tahun lalu menolak kehadiran gue sedangkan sekarang tidak ada kata-kata penolakan yang keluar dari yang merasuki Clara, gue terdiam cukup lama ada keinginan untuk mundur dan melarikan diri gue kembali takut, takut kalau keadaan ini akan berujung sama.
Demi mendengar suara teman-teman yang dengan sangat minta gue segera nolong Clara, gue pun menghardik diri gue agar segera bebas dari pusaran ketakutan itu setelah memantapkan diri gue pun berjalan mendekat ke arah kerumunan yang sedang memegang Clara, gue ngambil posisi duduk bersila di samping Clara yang lagi meronta-ronta sambil teriak, gue baca doa yang pernah diajarkan guru gue dan segera memegang ubun-ubun Clara, begitu tangan gue menyentuh ubun-ubunnya seketika ragu-ragu menyusup di hati gue pertanyaan itu kembali terngiang, dengan keras gue berusaha mengenyahkan rasa ragu itu.
Clara menyeringai (lebih tepatnya sesuatu yang merasuki Clara) gue lirik seringaian itu, itu adalah seringaian khas seorang nenek-nenek yang sedang mengejek , gue pandang mata Clara, itu adalah mata yang mengejek dan merendahkan, seakan kaga puas dengan ejekan melalui mata dan seringaian, melalui mulut Clara sesuatu yang berada dalam tubuh itu berkata
Quote:
gue tersentak tau darimana ini setan cerita dulu? Dengan mata membelalak gue kembali pandangi mata mengejek itu, emosi gue tiba-tiba tersulut, tapi telat sebelum gue sempat mengambil tindakan sesuatu itu udah bertindak, tercium bau seperti bau kulit terbakar bau itu datang dari arah tangan gue yang sedang memegang ubun-ubun Clara, gue liat tangan itu melepuh rupanya si penyusup yang merasuki Clara ngajak bercanda dengan melakukan serangan, gue lepas tangan itu dari ubun-ubun Clara, sebelum gue sempat ngapa-ngapain kali ini ada cahaya merah seperti laser keluar dari mata Clara menuju dada gue, karena posisi gue yang sedang duduk gue kaga sempat menghindari cahaya itu, cahaya itu menghantam dada gue sehingga ngebuat gue mencelat ke belakang dan membentur dinding, lumayan sakit terasa di kepala bagian belakang sakit itu tidak seberapa tapi rasa seperti terbakarlah yang ngebuat gue jadi kaga berdaya, leher gue seperti ada yang nyekik sehingga napas gue jadi megap-megap dalam keadaan itu gue sempat ngeliat ke arah Clara dia kaga lagi berontak dan teriak-teriak, tubuhnya ga bergerak hanya gerakan tarikan dan hembusan napas yang keliatan gue lega sampai lupa dengan keadaan sendiri, ga berapa lama gue megap-megap rasa tercekik itu hilang gue pegang leher gue sambil berusaha berdiri, baru aja berhasil negakin satu kaki, dada gue terasa nyeri luar bisa gue mengerang kesakitan dari mulut dan hidung gue keluar darah berwarna merah kehitaman, sakit itu semakin kerasa sakit gue kaga tahan lagi dengan rasa sakit itu gue pun terbaring sambil memegang dada gue lalu kemudian semuanya gelap
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mincli69 dan 12 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kingmaestro1
profile picture
littlelulin19
newbie
ngebayanginnya serem bener gan.. Bagaimana nasib kita sebagai orang awam ya kalau begini?
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di