alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Kutukan Dalang Panjang (Drama)
5 stars - based on 4 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5d5259cc8012ae51ce3048df/kutukan-dalang-panjang-drama

Kutukan Dalang Panjang (Drama)



Halo agan agan kali iki gua menerbitkan SFTH sing ke 24 yaitu Kutukan Dalang Panjang emoticon-cystg tanpa basa basi meneh gua persembahkan emoticon-Shakehand2

NOTE: IKI ADALAH KISAH ADAPTASI BABAD TANAH JAWI VERSI GUA DENGAN SEDIKIT UBAHAN DARI KISAH ASLI BABAD TANAH JAWI emoticon-cystg

ADDITIONAL NOTE : GUA JUGA AMBIL BAHAN DARI BUKU JOGJA HIDDEN STORY emoticon-cystg

Prologue

Dahulu kala hiduplah seorang Dalang yang bernama Anjang Mas atau Panjang Mas. Dia memiliki istri yang cantik bernama Ratu Mas Malang, ia sangat mencintai istrinya.

Ketika istrinya hamil ia sangat menyayanginya, ketika itu ia berkata "Sayang, Aku mencintaimu"

"Aku juga mencintaimu Mas Anjang"

Mereka pun berpelukan lalu Dalang Mas Panjang mencium kening istrinya.

Chapter 1

Sementara itu Raja Amangkurat I uring uringan melihat kecantikan istri si Dalang itu, sisi baiknya berkata "Ojo ngerebut bini orang Cok, iki ndak baik" namun sisi jahatnya juga berkata "Wis tho Cok ndak papa kan doi cantik dan seksi lho, kowe iso kenthu dengan bini si dalang kuwi".

Nah karena sisi jahatnya menguasai diri Raja Amangkurat I beliau langsung ke tempat si dalang keesokan harinya, dia melihat istri Dalang Panjang sekilas sebelum membujuk Dalang Panjang.

"Mas, gua ingin bini lu dadi selir gua nanti tak kasih emas deh atau perak dengan dikirim lewat GOJEK Kuda, Bagaimana?"

Dalang Panjang yang tersinggung dengan permintaan Raja Amangkurat I itu mencak mencak "Enak aja!, Gua ora sudi bini gua didadiin selir lu!"

"Bagaimana nek gua kasih kuda?"

"Biarpun gua dikasih kuda, gua ra sudi bini gua lu dadiin selir!, Pergi lu jauh jauh dari bini gua!"

Karena kesal dan marah Raja Amangkurat I pergi dari rumah si Dalang lalu dalam hatinya ia mengancam "Awas yo Dalang Panjang!"

Dan karena sisi jahatnya lebih menguasai dirinya ia pun menyuruh pembunuh bayaran untuk membunuh Dalang Panjang sambil memberi koin emas seberat 1 Kg "Pateni Asu kuwi!"

"Baik Rajaku"

Suatu malam Dalang Panjang sedang selesai pentas ketika pembunuh bayaran bersembunyi dalam gelap untuk membunuhnya dengan panah kecil beracun, ia meniupkan panah itu tepat ke dada kiri Dalang Panjang secara cepat, ia sempat terlihat oleh Dalang Panjang sebelum kabur "Oh Shit" umpat Dalang Panjang yang paham siapa pembunuh sebenarnya, menjelang ajalnya ia pun mengutuk "Gua bersumpah Keraton Mataram akan hancur karena Wanita!".

TO BE CONTINUED

CHAPTER 2 & 3

CHAPTER 4 & 5

CHARACTER

Spoiler for CHARACTER:


OTHER CHARACTER

ANOTHER CHARACTER

SIDE STORY

[SIDE STORY] BEFORE KILLING DALANG PANJANG

[LAST SIDE STORY] 18 TAHUN SETELAH KUTUKAN DALANG PANJANG
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh smersh64
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!

[SIDE STORY] BEFORE KILLING DALANG PANJANG

Raja Amangkurat I tidak puas dengan 10 Selirnya dia ingin menambah lagi satu selir, dia memerintahkan para abdi dalemnya untuk mencarikan selir "Hai, Carikan aku selir meneh"

"Baik Rajaku"

Mereka menemukan Ratu Mas sedang mandi bersama Dalang Panjang pada sore harinya di sungai yang tenang, mereka pun melaporkan penemuan ini pada Sang Raja "Rajaku, ada wanita sing sangat ayu dan seksi"

"Apakah dia punya bojo?"

"Sayangnya ya"

"Ah mosok sih?"

"Tenanan"

"Biar aku wae yang lihat sesuk pagi"

Besok pagi ketika Raja Amangkurat I menyamar sebagai rakyat biasa dan mengecek benar saja ia melihat Dalang Panjang bersama Ratu Mas, dan ia pun pulang dengan uring uringan.

Pada malam harinya ia bermimpi didatangi Ratu Mas dan sambil menciuminya Ratu Mas langsung bercinta dengannya, ketika pagi tiba dengan kokok ayam Raja Amangkurat I pun membatin "Sayang semalem cuma mimpi"

Lalu pada siang harinya Raja Amangkurat I masih uring uringan sampai sore menjelang "Ada apa Rajaku?" tanya salah satu abdi dalem

"Ah ndak papa, biasa puyeng mikirin masalah kerajaan"

"Minum jamu dulu Rajaku"

"Ah maturnuwun"

Lalu salah satu Abdi Dalem pun pergi setelah menyiapkan jamu untuk sang raja, lalu Raja Amangkurat I pun jalan jalan sore setelah minum jamu untuk kekuatan.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kakekane.cell dan 2 lainnya memberi reputasi
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di