KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
GERBANG IBLIS : PEMUJAAN SETAN (HOROR STORY)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5c78a4c165b24d63fc211bb4/gerbang-iblis--pemujaan-setan-horor-story

[TAMAT] GERBANG IBLIS : PEMUJAAN SETAN (HOROR STORY)

Quote:




Spoiler for DESKRIPSI:

JANGAN LUPA RATE DAN KOMENNYA YA AGAN-AGAN SEKALIAN. emoticon-Keep Posting Gan PLEASE YOU SHARE AND ENJOY FOR MY HORROR STORY

Untuk Reader yang budiman dimohon pengertiannya untuk tidak menyalin/mengcopy cerita ini tanpa ijin dari author karena menulis itu butuh perjuangan maka hargailah setiap karya orang dengan menjadi reader yang baik dan benar xDemoticon-Cendol Ganemoticon-Keep Posting Gan emoticon-Cendol Gan

Quote:


Klik here!
Spoiler for SETIAP EPISODE:


Quote:


THANKS FOR READING!




Quote:

THANK YOUemoticon-I Love Kaskus

emoticon-Rate 5 Star Klik subscribe juga untuk mengikuti perkembangan setiap episode oke!
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mincli69 dan 20 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh robbyrhy

EPISODE 10

Haloo agan-agan udah ga sabar nunggu kelanjutannya? Oke sekarang waktunya Update! Cus langsung aja di baca!

EPISODE 10 : DI TUTUPNYA GERBANG IBLIS.


HAPPY READING!




Saat Zaki menoleh ke arah mereka, tiba-tiba pintu Rumah adam tertutup dengan sendirinya.


“Siapa kau?” Tanya Adam kepada 2 orang di sana.


Adam tidak tahu siapa Kakek tua berjanggut putih tersebut dan 1 orang lagi menggunakan jubah hitam dan juga masker yang menutupi wajahnya.


“Dia yang telah menyihirku Adam” Ujar Zaki sambil terus memperhatikannya.


“Maksudmu?”


“Dia orangnya!”


Adam dan Aminah pun keheranan ketika Zaki menyebut kakek tua tersebut sebagai pelakunya.


“Ada urusan apa sampai ia melakukan ini padamu zaki?” Tanya Adam keheranan.


“Arghh, aku juga tidak tahu adam.”


Setelah itu Kakek tua tersebut pun kemudian berbicara sehingga memotong pembicaraan Zaki dan Adam.


“Hmm,,, kau masih belum menyadari ya pak ustad?” Ujarnya sambil tersenyum jahat.


“Biar aku beri tahu,,..”


“Aku disini sebagai dukun dan aku di bayar makan mohon maaf kalau aku turut mencampuri urusan kalian.” Jelasnya.


“Siapa yang membayarmu?” Tanya Adam dengan nada yang tinggi.


tiba-tiba pria berjubah hitam yang berada di sampingnya turut ikut bicara.


“Aku..”


Saat mendengar jawabannya Zaki serta Adam pun semakin kebingungan.


“Siapa sebenarnya pria yang ada di dalam jubah itu?” Mereka bertanya-tanya di dalam pikirannya masing-masing.


Sedangkan Aminah terlihat lebih kebingungan dengan topik yang sedang di bahas.


“Kenapa dengan wajah kalian semua? bingung ya?” Tanya Dukun tersebut.


Jika semuanya bisa di selesaikan dengan baik-baik mungkin semua ini tidak akan terjadi. Namun, mereka yang memulai maka semua telah terlambat. Kemudian Adam bergegas menuju Ruang Pribadinya sebelum ia meninggalkan zaki dan aminah adam berpesan.


“Zaki, Aminah Apa kalian bisa menghadapi mereka semua?” Tanya Adam.


“Arghh, dengan kondisi ku seperti ini mana mungkin.”


“Kenapa kau jadi lemah seperti ini zak? kau seperti bukan zaki yang dulu”


“Kita ada Allah percayakan semua pada allah minta pertolongannya. aku akan menutup gerbang iblis itu. aku akan melakukannya di ruanganku. apa kau bisa alihkan mereka?” bisiknya


“Ta-ta-pi adam?” keluh zaki.


Belum sempat Adam menjawab lagi tiba-tiba Sang Dukun langsung berteriak.


“Kalian sedang apa? berdiskusi untuk mati?”


Zaki pun langsung menoleh ke arahnya. tatapan zaki penuh akan rasa takut tapi ia mencoba untuk memberanikan diri.


“Marno! Aku tahu itu nama mu.” Jawab Zaki.


Adam pun terkejut atas apa yang di bicarakannya.


“Maksudmu?”


“Dia Marno dukun yang menyihirku Adam, aku tahu namanya saat seseorang memanggilnya. Ya, dia (sambil menunjuk ke arah pria berjubah hitam) aku yakin dia yang menyebut Marno kala itu.”


“Jadi mereka bersekongkol?”


“Itu sudah pasti, Dukun itu bukan mencari uang tapi aku yakin mereka berdua memang sudah merencanakan ini.”


Marno pun sedikit demi sedikit berjalan ke arah Zaki , Adam dan Aminah.


“Otak mu cerdas juga ya pak ustad.”


“Tapi aku tidak akan memberiakan kau hidup sampai matahari terbit. malam ini kau akan segera menjemput ajalmu.”


“Aku pastikan itu” Teriak Marno dengan mata yang melotot dan dari matanya terlihat naluri yang sangat kuat untuk membunuh seseorang. Teriakannya yang sangat kuat tiba-tiba menghadirkan Adi dan Juga dafid yang tiba-tiba muncul dari atas pelapon rumahnya.


“BRAKK!”

“BRAKK!”


Plapon tersebut kemudian  jebol tatkala mereka hadir. Suara aungan macam serigala dan desisan macam ular menyelimuti ruangan yang sunyi itu. Mereka mulai panik tat kala melihat jumlah mereka bertambah banyak. Wajah Zaki mulai kembali berkeringat, rasa sakit di sekujur tubuhnya yang belum pulih menjadi tantangan besar untuk menyelesaikan masalah ini.


“Kau kenali mereka zaki?”


“Ruqyah merekalah sekarang sebagaimana kau me ruqyah sisil!”


Mendengar ucapan marno membuat zaki bertanya-tanya kenapa dia tahu jika aku pernah meruqyah sisil adiknya malik? apakah dia mengikuti ku? pertanyaan-pertanyaan itu tiba-tiba muncul dalam otaknya. ia semakin penasaran dengan semua ini.


“Hanya ada satu cara untuk menyelesaikan masalah ini.” Ujar Adam.


“Apa?”


“Kita semua ke alam ghoib”


Mendengar Ucapan adam membuat zaki terkejut.


“Tidak adam itu terlalu berbahaya. kau tahu siapa saja yang pergi kesana ia akan mati.” Jawabnya.


Adam tetap nekad untuk melakukan hal tersebut. baginya mati dan hidup ada di tangan Allah. Intinya dia hanya ingin menolong Zaki dan juga keluarganya yang sedang di timpa masalah besar.


melihat zaki dan Adam sedang dalam keadaan lengah tiba-tiba Marno berteriak dan langsung memperalat Adi dan juga dafid untuk menyerangnya.

“Kalian sungguh membuat ku muak”  Teriak Marno


“Matilah kalian…” tambahnya


Kemudian Adi dan Dafid pun merangkak dengan cepat menghampiri mereka.


“Awas Adam , Zaki!” Teriak aminah sambil menodorong tubuh Zaki dan Adam ke arah kiri dan kanannya. Sehingga menyebabkan Aminah yang di terkam oleh Adi dan juga dafid. Adam yang melihat Kejadian tersebut segera bangun kemudian menendang dan melempar Adi dan dafid agar menjauhi Aminah, istrinya.


Adi dan dafid sudah seperti binatang buas. ia mencakar, mencabik , bahkan menggigit aminah layaknya seperti makanan.


“Kamu gak apa-apa aminah?” tanya Adam sambil memeluk sang istri.


Tubuh Aminah terus bergemetar tat kala ia mengingat kejadian itu. bekas cabikan dan cakaran terlihat jelas di tangan dan di lehernya.


Setelah itu Zaki pun mulai kembali berdiri lalu menghampiri Aminah dan juga adam.


“Adam.. lakukanlah!” Ucap zaki sambil berdiri dan siap menahan Adi dan dafid yang sudah ada di hadapannya.


Adam menoleh ke arah Zaki. Kemudian segera berlari menuju ke arah ruangan yang telah ia siapkan.


“Aku mohon kepadamu Zaki, jaga istriku.” Pesan Adam kepadanya sebelum kemudian pergi meninggalkan mereka  berdua.


Melihat Adam berlari Adi dan Dafid berusaha mengejarnya, Namun Zaki tidak hanya diam ia segera berlari lalu mengambil sebuah meja dan memukul kepala Adi dan Dafid hingga terpental beberapa meter. Ia berusaha menghalangi Mereka supaya adam dapat melakukan proses penutupan gerbang iblis dengan tenang.


Setelah itu mata Adi dan dafid kembali melotot saat itu juga ia kembali terbangun kemudian memanjat tembok sekeliling ruangan tersebut. Zaki semakin kebingungan tat kala mereka terus memutari ruangan tersebut.


“Zaki, jangan kau lihat mereka!” Teriak Aminah memberitahunya.


Kemudian zaki meoleh ke arah aminah.


“Kau akan terhipnotis jika terus melihat apa yang sedang di lakukannya. itu salah satu cara menyihir seseorang.” Teriaknya lagi.


Zakipun berhenti memperhatikan Adi dan dafid yang terus berputar. Setelah rencananya di gagalkan oleh aminah tiba-tiba Dafid melompat ke arah Zaki lalu mmembenturkan tubuhnya ke tembok



“BRAK!!”


Tidak puas dengan itu kemudian ia mengambil sebuah Gagang Bangku yang telah patah. Wajahnya yang menakutkan membuat Zaki enggan untuk menatapnya. Dafid pun berlari ke arah Zaki yang sedang terbujur lemas tak berdaya di tembok. Ia segera mengangkat kayu tersebut dan siap untuk menusuknya. belum sampai ia menghampiri zaki tiba-tiba Aminah bangun dari tempatnya dan menghalangi dafid dengan mendorong sebuah meja ke arahnya kemudian memukul kepalanya menggunakan vas bunga yang ada di meja tersebut.


“JEDAR! “

“PRAK!”

“PRAK!”

“BRAKK!”


Dafid pun terlempar beberapa meter setelah mendapatkan pukulan tersebut.



Sementara itu Adam sudah masuk ke dalam Alam ghoib. di alam ghoib semua terlihat merah seperti darah dan juga di selimuti oleh kabut yang cukup tebal sehingga tidak begitu jelas sekelilingnya. Kemudian adam dapat melihat kejadian-kejadian sebelumnya yang terjadi di Alam nyata. Berkat pertolongan Allah adam pun di beri petunjuk dan di perlihatkan siapakah yang melakukan ini semua.


***


Aminah segera mengampiri Zaki.


“Zaki? kau tidak apa-apa?” tanyanya sambil membangunkannya.


“Arghhh,,” Zaki pun terbangun.


“Kita harus pergi dari sini. situasi semakin parah. aku yakin sebentar lagi Adam akan menutup Gerbangnya.”


Zaki masih tak kuat untuk membangunkan tubuhnya meski Aminah telah membantu untuk membopongnya. Semua pukulan yang di lontarkan oleh dafid membuat kondisi tubuhnya semakin parah.



Sementara itu Dafid dan Adi kembali terbangun dan kali ini siap menerkam meraka kembali.


“Gimana Zaki? sakit?” tiba-tiba pria berjubah hitam itu pun berbicara.


“Itu belum seberapa. kau harus merasakan yang satu ini.”


Kemudian Adi dan Dafid berlari ke arahnya Sambil membawa sebuah Pisau yang telah di berikan oleh marno.


“Bunuh dia!” teriak pria tersebut.


Saat itu Adi pun meloncat ke arah Zaki sementara Dafid melompat ke arah Aminah. dan Pisau sudah di arahkan ke tubuh mereka berdua.


Aminah dan Adi hanya bisa berdoa kala itu. tubuhnya sudah tidak bisa melawannya lagi. hanya kekuatan Allah yang dapat menolongnya.



***


Sementara itu Adam pun melihat sebuah gerbang besar di Alam ghoib.


“Inilah Gerbang iblis yang telah terbuka.”


Adam pun meminta pertolongan kepada allah untuk kembali memasukan Jin-jin berhati iblis yang sudah keluar dari Alamnya dan membuat kerusakan di bumi. Ia kemudian berdoa dan atas ijin Allah Jin-jin yang telah keluar kembali masuk ke dalam gerbang tersebut kemudian gerbang tersebut tertutup dengan sendirinya. Melihat hal itu Adam mengucapkan rasa syukurnya atas pertolongan yang telah Allah berikan kepadanya. Setelah itu kemudian ia meninggalkan Alam ghoib dan kembali ke alam dunia.


***


Saat Adam telah mengunci gerbangnya lagi Adi dan Dafid yang akan menyerang Aminah dan juga Zaki tiba-tiba berteriak kesakitan. dirinya seperti sedang di ruqyah mulutnya yang menganga di iringi teriakan kencang membuat Marno dan Pria berjubah hitam ke heranan. Tidak berapa lama Adi dan Dafid pun melayang ke udara seperti ada yang terlepas dari badannya kemudian jatuh ke lantai.


“Kenapa ini?” Ujar Marno.


Melihat Kejadian tersebut Aminah dan Zaki langsung mengucap syukur atas kekuasan dan pertolongan yang telah allah berikan kepadanya.

Tidak tinggal diam, Pria berjubah hitam itu tiba-tiba berjalan menghampiri jasad Adi dan Dafid, kemudian mengambil Pisau yang tergeletak di dekatnya.


“Jika mereka tidak bisa membunuhmu maka, manusialah yang akan bertindak sekarang!” Ujar pria tersebut kemudian berjalan kembali mendekati Aminah dan juga Zaki.


BERSAMBUNG….

profile-picture
profile-picture
profile-picture
mincli69 dan 4 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh robbyrhy
profile picture
boyandgal
kaskus addict
ijin ninggal jejak gan
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di