alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
[TAMAT] PACARKU KUNTILANAK
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd16b91dc06bd44528b456a/tamat-pacarku-kuntilanak

PACARKU KUNTILANAK (Romance, Horror, Ecchi, BB17+)


Sebelumnya ane Mohon izin kepada para sesepuh di Forum SFTH, ane mau sharing cerita fiksi yang ane dapet dari wangsit di alam mimpi semalem berhubung kisah hidup ane nggak menarik buat di share jadi ane share cerita fiksi. 
ane mohon maaf juga bila ada kata-kata yang tidak berkenan di hati agan-agan yang baik dan penulisan yang berantakan karena ini pertama kalinya ane menulis wangsit yang ane terima ke dalam sebuah karya tulis.
Spoiler for Sinopsis:



Spoiler for INDEX:


Spoiler for Penampakan:



Mohon Commentnya ya gan, biar ane semangat Update wangsit nya emoticon-Blue Guy Peace
emoticon-Blue Guy Peace emoticon-Blue Guy Peace emoticon-Blue Guy Peace emoticon-Blue Guy Peace

Ane mau ngucapin terima kasih banyak buat Agan-agan yang baik hati yang udah ngasih Cendol Manis, Semoga Rezeki Agan-agan yang baik hati semakin Berlimpah ......emoticon-thumbsup emoticon-Salaman emoticon-Smilie emoticon-Smilie emoticon-Smilie



Akhirnya kisah ini selesai dengan meninggalkan banyak misteri yang belum terkuak, untuk itu nantikan kisah selanjutnya di novel lanjutan cerita ini
Spoiler for Sudah Terbit:


Follow Instagram Martincorp_Official di : Martincorp69

Kunjungi juga Wattpad ane di Link : PACARKU KUNTILANAK
profile-picture
profile-picture
profile-picture
kaduruk dan 180 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Martincorp
BAGIAN 46
PENGAKUAN
part 3


Sudah dua jam Cascade dan Hayati berada di kamar. Jam sudah menunjukkan pukul 22.00, sudah saatnya untuk Asnawi mengajak Hayati pulang. Tidak terasa Asnawi dan Syarifah berkaraoke ria selama itu sampai-sampai suara Asnawi hampir habis. Sepanjang sesi karaoke, Syarifah kembali mengingatkan Asnawi akan hal-hal indah yang mereka alami ketika PDKT dulu.

“aduh....ceu pulang yuk, suaraku udah abis nih”

“hayu a, aku juga udah ngantuk”

Syarifah kemudian beranjak dari tempat duduknya untuk mematikan tv dan peralatan karaokenya. Sementara Asnawi melakukan gerakan senam ringan untuk kembali menyegarkan badannya yang daritadi terus duduk dan bernyanyi.

“eh a, sebelum pulang kita selfi selfi dulu yuk..hehehe.udah lama nih”

“yaelah...........hmmmmm....terserah deh”

Syarifah mengajak Asnawi untuk berselfie ria dengan berbagai sudut dan pose sealay mungkin. Berbagai sudut rumah pun tidak terlewat untuk menjadi latar belakang selfi. Bahkan ruang makan yang masih dalam kondisi berantakan bekas pertempuran Cascade vs Hayati pun turut menjadi latar belakang foto selfi Syarifah. Memang Syarifah itu termsuk anak alay yang hobby selfi. Setiap ada momen yang menurutnya bagus selalu diabadikan sengan foto selfi. Pernah suatu hari Asnawi dan Syarifah pergi berbocengan naik motor dan ditengah jalan mereka terjatuh gara-gara menghindari emak emak yang menggunakan motor sembarangan. Setelah terjatuh dan terkapar, Syarifah masih sempat-sempatnya mengabadikan foto selfinya dengan ekspresi wajah cute nya yang menangis.

Setelah puas melampiaskan nafsu selfie nya, akhirnya Syarifah pun memutuskan untuk pulang. Syarifah adalah cewek yang sangat penakut, apalagi kalau melihat kuntilanak. Asnawi berpikir kalau seandainya dia tahu kalau Hayati itu kuntilanak, pasti Syarifah akan langsung pingsan. Dia minta diantar oleh Asnawi menuju mobilnya yang terparkir di halaman depan. Jarak dari rumah keluarga Cascade menuju parkiran cukup jauh. Mereka harus melawati taman, kolam renang kemudian selasar panjang yang memutari rumah utama dan akhirnya sampai ke halaman depan.

Mereka memula ilangkahnya dengan menuruni beberapa undakan di teras rumah ynag langusng mengarah ke taman. Di taman, tiba-tiba Syarifah memegang tangan Asnawi dan menggandengnya. Dia sangat ketakutan ketika melewati 2 buah pohon besar yang rindang.

“aduh aa.....aku takut banget a, dipohon ini ada kuntinya loh a... hiiihh!!”

“hahaha....tenang aja ceu, kunti itu takut sama aku, aku udah pernah ngobrak abrik kunti”

“wah yang bener a.....??”

“ehhh...maaf hehehe...lupakan aja omongan ku tadi”

Asnawi hampir saja kelepasan membicarakan aksi nakalnya dengan Hayati yang seorang kuntilanak. Setelah melewati pohon besar itu, mereka kemudian berjalan menyusuri jalan setapak yang melewati taman dan kolam renang. Sepanjang jalan, lagi-lagi Syarifah mengenang kembali masa lalunya bersama Asnawi.

“Aa...malem ini cerah banget yah, persis kaya first date kita dulu “

“iya ceu...hahaha..kamu masih inget aja first date kita “

“pasti atuh A, itu malem yang paling indah dalam hidupku”

“hhehehehhe”

Asnawi mulai berprasangka buruk dengan perkataan Syarifah yang menyingung pengalaman first datenya. Dia mulai berharap agar Syarifah tidak melakukan hal yang sama dengan Mommy Cascade dan Bi Asih.

“A......kenapa sih dulu nggak jadi nembak aku? Padahal aku udah berharap banget lho”

“rrrr....anu...eehhh...aku..aku ...dilarang sama Cascade buat pacaran sama kamu”

“lho ko dilarang....?? kan aa udah diputusin sama si Casey?”

“iya...eehhh.... kata Cascade, aku nggak boleh pacaran sama saudaranya..gitu”

“Apaahhh...jadi cuman gara-gara itu....hmmmm...kenapa Aa malah nurut-nurut aja sih...euuhhh nurustunjung tah si Kesih make ngalarang larang Aa bobogohan jeung aing !!(euuuhh brengsek tuh si Kesih pake ngalarang larang Aa pacaran sama aku)” kata Syarifah dengan sangat marah. Dia melepaskan gandengan tangannya terhadap Asnawi kemudian menendang patung hiasan taman dan berjalan menjauhi Asnawi sambil marah.

“ceu...ceu...jangan marah ceu...aku bisa jelasin” kata Asnawi yang menghampiri Syarifah.

“jelasin apa!!......huh!..aku selama ini selalu nungguin ditembak sama Aa .... setiap Aa kesini dan ketemu sama aku... aku berharap banget ......tapi kenyataannya huft..huft...sekarang Aa malah pacaran sama Teh Hayati ..... aku sakit banget A LIATNYA!!.........SAKIIITTT AA!!!...SELAMA INI AKU DIGANTUNG SAMA AA!!....” kata Syarifah sambil berteriak kepada Asnawi, dia kemudian menangis dan menutup mukanya dengan telapak tangan. Asnawi tampak bingung melihat keadaan Syarifah seperti itu, dia berusaha mencari penjelasan untuk membuat Syarifah kembali tenang. Tiba-tiba Asnawi memeluk Syarifah yang menangis, kemudian berusaha menegakakkan kepalanya dan membuka telapak tangan yang menutupi mukanya. Tampak wajah imut Syarifah yang basah karena air mata yang mengalir deras dari mata ke pipi. Asnawi mengusapkan ibu jarinya ke wajah Syarifah untuk menghapus air mata.

“Ceu.... maafin aku kalo selama ini aku nggak nembak kamu, maafin aku yang masih nurut aja sama Cascade, dan maafin aku juga yang sekarang udah jadian sama Hayati...maafin aku atas semua kesalahanku sama kamu... aku nyesel udah nyakitin kamu seperti sekarang.....aku nggak mau kamu menangis dan terus bersedih..... untuk itu sebagai penebusan semua kesalahanku, malem ini .... aku mau mutusin Hayati dan aku mau nembak kamu” kata Asnawi. Tiba-tiba Syarifah terhenyak dengan pernyataan Asnawi tersebut. Dia langsung menyingkirkan tangan Asnawi yang tengah memegang pipinya. “ Aa jangan mutusin Teh Hayati demi ngehibur aku!!...itu sama aja membunuhku dua kali...” kata Syarifah ngegas.

“kenapa kamu bilang begitu? Bukannya kamu pengen jadi pacarku?”

“aku udah sayang sama Teh Hayati.... aku nggak mau Aa nyakitin dia demi aku.... dia itu sebatang kara Aa ..... nggak punya siapa-siapa lagi selain Aa.....walaupun aku baru mengenalnya beberapa jam, tapi aku udah ngerasa sayang banget sama dia ... aku ngerasa punya kakak yang selama ini aku idam idamkan....kalo Aa nyakitin dia, berarti Aa juga nyakitin aku... terus selain itu, Aa juga masih sayang kan sama Casey? Aku tau ketika Aa tadi pergi berdua sama dia untuk berbicara empat mata .... aku ngintip apa yang kalian lakuin di belakang .... tapi aku nggak ngasih tau kejadian itu sama Teh Hayati”

“Astagfirullahaladzim....jadi kamu tau apa yang aku lakuin sama Cascade?....hmmmmm”

“iya A......aku liat Aa ciuman sama Casey”

“hmmm...Okeh .... aku ngaku...aku masih sayang juga sama Cascade...tapi sekarang mau kamu sebenernya apa sih? Apa yang musti aku lakuin ke kamu?” tanya Asnawi sambil memegang kedua tangan Syarifah dengan erat.

“jadikan aku pacar gelapmu A”

“Apaahhhh!!.......kamu serius? a..a....aa..aku..tapi....aa..aku nggak bisa berpacaran dengan 3 cewek sekaligus .... kamu tau kan... tadi aja Hayati sama Cascade udah mau saling bunuh”

“Gak apa apa A......... aku nggak akan marah kalo aa bermesraan sama teh Hayati di depanku ..... yang penting aku bisa sayang sama Aa...”

“hmmmmm...........aduh aku jadi pusing euy....”

“nggak usah pusing atuh A.... aku juga nggak pusing... aku pengen jawaban Aa sekarang”

Asnawi tertunduk dan berpikir super keras untuk memikirkan jawaban kepada Syarifah. Dia harus mejadikan Syarifah sebagai kekasih gelap dan apabila Asnawi menolak permintaan Syarifah, maka Syarifah akan sedih dan larut kedalam suatu kegalauan yang luar biasa. Asnawi paling tidak suka ketika melihat perempuan bersedih apalagi menangis. Setelah beberapa saat, kepala Asnawi kembali tegak dan saling pandang dengan Syarifah. Mata biru Syarifah yang memakai soflens tampak berbinar penuh harapan, hal itu membuat hati Asnawi semakin bimbang.

“oke ceu, kalo itu mau kamu.....aku terima... mulai sekarang kamu jadi pacar gelapku...”

Tampak raut muka senyum bahagia langsung terbentuk di wajah Syarifah. Matanya yang berbinar kini mulai mengeluarkan air mata kebahagiaan. Dia langsung memeluk Asnawi dengan erat. Setelah itu mereka kembali saling berpandangan. Secara tak sadar Asnawi mendekatkan bibirnya ke Syarifah dengan maksud menciumnya, namun dengan sigap Syarifah langsung menahan laju bibir Asnawi dengan jarinya.

“Ihhhhh si Aa....nyosor nyosor aja....pamali A, ciuman bibir teh...aku sekarang udah gak senakal kaya dulu lagi”

“hehehe....maafin aku ceu..aku cuman terbawa suasana....Alhamdulillah atuh, kamu sekarang udah nggak nakal lagi.....semoga kamu tetap konsisten”

“makasih Aa...hehehe.......nah sekarang anter aku ke mobil yah..aku mau pulang”

“okeh ceu ceu ku yang gelap.....hehehehe”

“ihhhh kok gelap sih.....kulit wajahku udah cerah gini tau..!!”

“kan kamu pacar gelap ku ...hahahaha”

Syarifah mencubit pipi Asnawi sebagai tanda gemasnya, suasana pun kembali mencair dan akrab. Asnawi dan Syarifah melanjutkan perjalanannya menuju tempat parkir mobil. Ketika sampai Syarifah melihat motor Asnawi yang terparkir diantara motor-motor mewah dan membuat dirinya tetawa.

“Aa....motor Aa masih belum ganti yah.....butut banget hahahaha”

“ihhhh jangan sembarangan!! Butut butut juga, motor itu banyak kenangan indah....kan kamu juga sering kubonceng keliling Bandung”

“hehehe......iya yah, kita pernah jatuh juga dari motor itu”

Syarifah kemudian memasuki mobilnya dan menyalakan mesinnya. Dia menaiki mobil Honda Civic Hatcback terbaru berwarna putih. Setelah beberapa saat, dia kemudian mencium tangan Asnawi dan berpamitan. Setelah itu Syarifah memacu kendaraannya dan pergi meninggalkan Asnawi sendirian.

Asnawi kemudian berjalan kembali menuju rumah untuk menjemput Hayati di kamar Cascade dan pulang. Sepanjang perjalanan menuju kesana, Asnawi kembali merenung dan memikirkan dengan semua kejadian aneh yang menimpa dirinya hari ini, memang Natal tahun ini adalah Natal yang paling aneh bagi dirinya. Dia tak habis pikir, kenapa setiap cewek yang pernah didekatinya tiba-tiba menyatakan cinta dan sayang kepada dirinya. Mulai dari Mommy Cascade, Bi Asih dan yang terbaru adalah Syarifah. Ada satu kesamaan diantara mereka semua, yaitu mereka rela cintanya dibagi dengan Hayati. Mereka bersikeras meminta dirinya untuk tidak memutuskan hubungannya dengan Hayati dan mau menerima mereka sebagai yang kedua setelah Hayati, bahkan Syarifah lebih parah lagi, dia rela menjadi yang ketiga sebagai pacar gelap setelah Hayati dan Cascade.

Ketika mendekati pintu kamar Cascade, tiba tiba perasaan Asnawi tidak enak. Dia merasa sesuatu yang buruk akan menghampirinya dibalik pintu itu. “ya Tuhan semoga mereka sudah saling berbaikan dan tidak berkoalisi untuk menyerangku...amiin” gumam Asnawi dalam hati.

Asnawi pun membuka pintu kamar dan masuk, ternyata dia melihat Hayati dan Cascade tengah mengenakan baju piyama. Hayati tampak sesksi dengan mengenakan setelan piyama yang super ketat dibagian dada dengan warna merah muda. Tampak kancing bajunya tampak sangat tertekan karena desakan toket Hayati yang besar dan tidak tertampung oleh baju piyama itu. Sementara Cascade tampak cute dengan mengenakan setelan piyama berwarna kuning. Tampak raut wajah yang bahagia tersirat diantara keduanya. Asnawi tampak senang melihat mereka sudah berdamai dan kembali akrab. Hayati pun menyapa Asnawi yang masuk ke kamar. Tiba-tiba kancing baju Hayati yang dibagian dada terlepas karena tidak kuat menahan tekanan dari toketnya dan terbang melesat menuju Asnawi hingga akhirnya membentur kening Asnawi. Seketika Asnawi langsung terjengkang kebelakang, kepalanya terbentur kusen pintu dan jatuh pingsan. Hayati dan Cascade sangat terkejut dan langsung meghampiri Asnawi yang tak sadakan diri.

“waduh...Hayati...apa yang kamu lakuin hingga Asnawi pingsan gini?”

“maaf Casey....tadi kancing bajuku lepas dan terlempar ke jidat mas Nawi....terus mas Nawi terjengkang ke belakang dan kepalanya kebentur kusen”

“oh Jesus Christ....that’s hurt...!!”

“sebaiknya aku sama mas Nawi pulang yah, takut mas Nawi kenapa napa”

“wait....jangan pulang dulu dong, kalian nginep aja disini....”

“aduh gimana yah.....”

“udah deh....Asnawi tidur aja disini..lagian gara gara dia, kita tadi jadi berantem dan saling bunuh...terus gara gara dia juga yang menyuruh Bi Asih menghentikan kita dan membuat kita horni berat..dan dia juga yang menyuruh Bi Asih untuk nyiramin air es ke tubuh kita sampe kedinginan..hmmmmm....kau tau apa yang kupikirkan?”

“hmmmmm...iya juga yah......aku tadi menderita banget pas menerima serangan Bi Asih, abis itu aku malah disiram.....jadi mas Nawi mau diapain?”

“kita akan balas dendam sama dia, kita berkoalisi untuk menghajar monster kyubii nya...dan .....kita akan membuatnya tak berdaya......gimana? hehehehe”

“hmmmm.....ide bagus tuh.......sekali kali mas Nawi harus dikasih pelajaran nih.....tapi gimana kalo dia tau, dia bakalan trauma berat nih?”

“kamu tenang aja, aku menguasai beberapa mantra sihir sederhana...aku mau pake mantra penghapus ingatan.....jadi dia nggak bakalan inget sama apa yang kita lakuin kepadanya...”

“boleh...boleh..emang sihirnya kaya gimana sih?”

“aku pernah memantrai Asnawi ketika dia kembali tersadar dari kematian.....dia nggak pernah inget kalo dirinya pernah mati....dan aku juga sering menggunakannya ketika aku berhubungan sama dia...mantranya gampang, aku tinggal merapal ke kupingnya..”

“okey deh.....hahahaha..........sekarang aku akan mindahin mas Nawi ke tempat tidur....mungkin bentar lagi dia akan sadar”

Hayati kemudian mengangkat badan Asnawi ke atas tempat tidur dan membaringkannya. Kemudian dia melucuti semua pakaian Asnawi hingga tak bersisa. Cascade pun mengambil dua seloki yang sudah berisi whiski dan memberikannya satu kepada Hayati utuk bersulang.” Untuk menghajar monster kyubii...cheerrss!!”. kedua seloki pun saling beradu dan whiski pun langsung mengalir kedalam kerongkongan mereka. Setelah semuanya selesai, akhirnya Hayati dan Cascade mulai melakukan aksi balas dendam bejatnya kepada Asnawi.

.................................................................

REVENGE IS COMING.........KIMOCHIIIIII

LANCROTKAN RUDOLFO.........emoticon-Betty
Diubah oleh Martincorp
profile picture
burhanbejo
serakah bner lo asnawi gak kasih gue satu .... ceitanya keren bisa sampe tarung sama siluman kerbbau...ckckkc
profile picture
romandhoni
Genre ceritanya tambah jd harem, sekarang batu penolak cinta berbalik jd penarik cinta, jd terkuak kenapa Asnawi diputusin Cascade, Mommy Cascade & Bi Asih sdh menyatakan cinta ke Asnawi makin seru nih, nah Asnawi kena balas dendam juga akhirnya, apa yg akan terjadi berikutnya menarik untuk disimak
Keep update
profile picture
kecepiritenak
Moncrotkan RUDOLFO MILIK ASNAWI !

GIRLS POWER CROT AH NIKMAT
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di