alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
[TAMAT] PACARKU KUNTILANAK
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5bd16b91dc06bd44528b456a/tamat-pacarku-kuntilanak

PACARKU KUNTILANAK (Romance, Horror, Ecchi, BB17+)


Sebelumnya ane Mohon izin kepada para sesepuh di Forum SFTH, ane mau sharing cerita fiksi yang ane dapet dari wangsit di alam mimpi semalem berhubung kisah hidup ane nggak menarik buat di share jadi ane share cerita fiksi. 
ane mohon maaf juga bila ada kata-kata yang tidak berkenan di hati agan-agan yang baik dan penulisan yang berantakan karena ini pertama kalinya ane menulis wangsit yang ane terima ke dalam sebuah karya tulis.
Spoiler for Sinopsis:



Spoiler for INDEX:


Spoiler for Penampakan:



Mohon Commentnya ya gan, biar ane semangat Update wangsit nya emoticon-Blue Guy Peace
emoticon-Blue Guy Peace emoticon-Blue Guy Peace emoticon-Blue Guy Peace emoticon-Blue Guy Peace

Ane mau ngucapin terima kasih banyak buat Agan-agan yang baik hati yang udah ngasih Cendol Manis, Semoga Rezeki Agan-agan yang baik hati semakin Berlimpah ......emoticon-thumbsup emoticon-Salaman emoticon-Smilie emoticon-Smilie emoticon-Smilie



Akhirnya kisah ini selesai dengan meninggalkan banyak misteri yang belum terkuak, untuk itu nantikan kisah selanjutnya di novel lanjutan cerita ini
Spoiler for Sudah Terbit:


Follow Instagram Martincorp_Official di : Martincorp69

Kunjungi juga Wattpad ane di Link : PACARKU KUNTILANAK
profile-picture
profile-picture
profile-picture
andir004 dan 179 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh Martincorp
BAGIAN 44
BRUTAL DINNER
part 2



“aduh...honey... honey...you’re so funny...hahahah....”

“hmmm!!....gue shock aja liat pacar lu kaya gini, kenapa sih lu bisa pacaran sama kadal ehhh ...buaya?...kan masih banyak cowok di dunia ini.... “

“yah gue pengen aja pacaran sama dia, lucu banget mukanya...abis itu dia humoris, gue bosen hubungan sama cowok manusia, karena cowok itu semuanya buaya...dan gue mending pacaran sama buaya beneran....hmmmm..dan gue juga punya pertanyaan yang sama buat lu....kenapa lu bisa pacaran sama Hayati?....apa nggak ada cewek manusia yang bisa dijadiin pacar?”.

Hayati merasa tersentil dengan pertanyaan balik Cascade kepada Asnawi. Dia langsung memandangi Asnawi yang tampak sedang berpikir keras untuk menjawabnya.

“kenapa gue pacaran sama Hayati? Karna Hayatilah yang bener bener mencintai dan menyayangi gue dengan tulus....pada awalnya,gue sama sekali nggak pernah punya niat buat pacaran dengannya, apalagi dia dan gue berada di dunia yang berbeda...kan kata lu sendiri cinta itu tak ada logika dan bisa nyatuin semua perbedaan....tapi akhirnya gua bisa pacaran sama dia dan gue bahagia banget bisa lepas dari bayang bayang cinta lu yang selalu ngegantungin gue...terus kenapa gue nggak pacaran sama cewek manusia?...karna nggak ada cewek manusia yang bisa menerima gue dan selalu gagal atau ditolak...gue selama ini udah ngedeketin cewek cewek kaya Renata, Astrid, Annastasia, Merry.... tapi mereka semua menolak gue jadi pacarnya...bahkan Syarifah pun yang udah gue deketin akhirnya nggak jagi gue pacarin gara-gara dilarang sama lu...gue udah hampir putus asa Cas”.

Suasana mendadak hening ketika Asnawi selesai melontarkan jawabannya kepada Cascade. Hayati merasa sagat senang mendengar jawaban Asnawi yang menyatakan kalau dirinyalah yang benar-benar mencintai Asnawi secara tulus sedangkan reaksi Cascade malah terdiam dan tertunduk lesu. Cascade merasa sangat berdosa kepda Asnawi dengan selalu menggantung perasaan Asnawi tehadap dirinya. dari hati kecilnya sebenarya Cascade masih menyayangi Asnawi dan belum bisa menerima kalau Asnawi sudah menjadi milik Hayati.

“Cas...lu kenapa? Kok jadi nangis..?...Cas...maafin gue yah...gue ga bermaksud nyinggung lu....gue....”

“I’m OK honey...dont worry about me....gue cuman ngerasa bersalah aja selama ini sama elu....gue udah mutusin lu tanpa sebab...dan nggak mau lagi balikan...tapi gue selama ini udah sangat egois...gua nggak peduli sama perasaan lu dan gua cuman mikirin perasaan gue sendiri....lu nggak usah minta maaf ke gue...sebaliknya gua yang minta maaf, karna selama ini gue nggak sadar udah nyakitin elu...maafin gue yah honey.....huft..huft”

“Cas.............???”

Suasana makan malam yang seharusnya bahagia berubah menjadi galau. Hayati merasa sangat galau dan tersakiti setalah melihat Cascade dan Asnawi saling pandang dengan mata berbinar-binar. Cascade telah mengakui semua kesalahannya yang selama dilakukan terhadap Asnawi dan sepertinya Asnawi memaafkan Cascade. Hayati berpikir kalau Asnawi juga masih menyimpan rasa sayangnya kepada Cascade dan hanya menjadikan dirinya sebagai pelarian terhadap Cascade. Hayati semakin sedih melihat keadaan itu karena mungkin dirinya hanya dijadikan pelarian, walaupun begitu ,dirinya tetap tersenyum dan memasang wajah yang ceria untuk menyimpan rasa gundah gulananya.

“ehemm...mbak casey...kenalin dong pacarnya sama aku...daritadi dicuekin aja” kata Hayati yang mencoba kembali mencairkan suasana dan mengalihkan perhatian Cascade terhadap Asnawi.

“oh iya....huh!!....I’m so sorry Hayati..I’m forget...okay...heheheh....Gordon kenalin nih pacaranya Asnawi...namanya Hayati, dia itu kuntilanak cantik...” kata Cascade.

“hmmm....salam kenal ....tapi, kenapa mata kamu kuning?...apa kamu Bendoro?” kata Gordon yang heran melihat tampilan mata kuningnya.

“bukan mas Gordon...aku Hayati...aku muridnya Bendoro” jawab Hayati.

“ohh...bukan toh, aku kira Bendoro nggak punya murid? Kamu mirip banget sama dia, punya mata kuning” kata Gordon sambil garuk-garuk kepala.

“wah...Bendoro siapa tuh? Who is she?”tanya Cascade kepada Gordon.

“Bendoro itu kuntilanak paling mengerikan se alam gaib. Semua siluman buaya pasti sangat tau dan sangat takut mendengar namanya... Dia udah ngebantai ribuan siluman buaya, dan aku termasuk korban yang selamat, tapi dia memotong ekorku” jawab Gordon dengan ekspresi mengerikannya.

“oh pantes lu jadi siluman buaya buntung hahahaha” ledek Asnawi namun Gordon tidak menghiraukannya dan melanjutkan cerita.

“dulu, 300 tahun yang lalu, di dunia gaib sedang terjadi perang besar antara Kerajaan Pegunungan Tenggara yang dipimpin Kangjen Ratu dan Kerajaan Rancabuaya... kala itu, kangjen ratu ingin mempersatukan semua kerajaan di selatan untuk bersatu dibawah panjinya...semua kerajaan kecil tunduk dan patuh kepada nya kecuali kami...kerajaan Rancabuaya langsung menyatakan perang dan tidak mau tunduk...Kangjen Ratu murka, dan dia menerima tantangan perang dari kerajaan Rancabuaya...dia mengerah semua mahluk gaib sebagai pasukan..muai dari para siluman sampe arwah gentayangan” kata Gordong yang bercerita seperti seorang pendongeng.

“aku baru tau loh mas Gordon...N’doro emang pernah bilang ke aku dia pernah ikut perang dan membunuh siluman, tapi dia nggak detil ceritanya...terus arwah penasaran yang ikut perang itu siapa aja?” tanya Hayati yang penasaran.

“banyak Hayati...kaya para kuntilanak dan arwah arwah gentayangan lainnya...oke aku lanjut, perang berlangsung lama sampe 3 tahun, kerajaan Rancabuaya sangat kuat dan susah ditembus...aku waktu itu salah satu prajurit yang ikut perang. Dulu pasukanku yang berjumlah 3000 orang berhasil memukul mundur pasukan Kangjen Ratu yang hanya menyisakan beberapa mahluk gaib saja....salah satunya Bendoro... waktu itu komandanku mengeksekusi seorang siluman yang nyebabin Bendoro murka..”

“siluman apa mas Gordon?....kenapa N’doro bisa murka?” tanya Hayati.

“siluman Kera Merah Hayati, dia siluman salah satu bangsawan....dan aku kira dia itu punya hubungan cinta sama Bendoro...karna aku lihat ekspresi Bendoro ketika melihat siluman itu disiksa sama komandan dan akhirnya dieksekusi di depan matanya...Bendoro waktu itu menangis dan sangat tersiksa...” Gordon menghentikan pembicaraan dan dia mengambil sepotong roti yang ada di meja yang kemudian memasukan roti itu kedalam mulutnya yang sangat besar.

“oh jadi N’doro pacaran sama siluman bagsawan?......aku nggak nyangka benget mas Gordon..aku taunya dia pernah pacaran sama manusia kaya aku...tapi ternyata..hmmmmmm” kata Hayati yang masih terheran heran.

“pas dia murka....Bendoro langsung berteriak...kaya ada kekuatan yang mengerikan yang tiba-tiba merasukinya, matanya yang semula hitam berubah menjadi kuning bersinar...dia langsung melesat dan membunuh komandan ku dalam waktu sekejap mata...abis itu dia mengambil pedang kembar milik Siluman Kera dan langsung menyerang kami....ekorku dipotong sama dia dan dia nendang aku sampe terpental jauh...tapi aku masih bisa liat apa yang di lakuin...dia membantai habis semua prajurit buaya tanpa menyisakan satu pun yang hidup...” kata Gordon.

“terus kalo dibantai semua...kenapa lu masih idup?” tanya Asnawi.

“gue pura-pura mati broo.......kalo nggak gitu gue juga nggak bakalan selamet” jawab Gordon.

“tadi mas Gordon bilang N’doro ngambil pedang kembar nya siluman kera merah?”

“yuups...dan pedang itu menjadi miliknya yang berharga...”

“maksudmu pedang itu kaya gini mas?” kata Hayati yang mengeluarkan pedang tusuk perjakanya dari kantong ajaib yang berada di belahan dada. Cascade dan Gordon sangat kaget melihat Hayati menunujukkan pedang itu.

“wow!!....kenapa pedang itu bisa ada di kamu?” tanya Gordong heran.

“ini dikasih sama N’doro....dia bilang punya pedang kembar dan ingin aku memiliknya...aku namain pedang ini TUSUK PERJAKA” jawab Hayati.

Semua orang diruangan itu kecuali Hayati tertawa ketika mendengar Hayati menyebut nama pedangnya. Memang nama pedang itu terdengar sangat lucu dan absurd. Tidak terasa waktu sesi appetizer selesai, Cascade menelpon Bi Asih untuk menyajikan hidangan utama. Tak butuh waktu lama Bi Asih bersama pasukannya masuk kedalam ruang makan dengan membawa makanan yang sangat banyak, salah satunya steak wagyu. Bi Asih tidak bisa melihat keberadaan Gordon, dia hanya melihat Cascade yang duduk berhadapan dengan Hayati dan Asnawi yang berhadapan dengan kursi kosong.

Mata Hayati langsung kembali berbinar ketika melihat steak wagyu yang sangat menggoda. Setelah selesai menyajikan hidangan utama, Bi Asih dan pasukannya pun kembali pergi keluar. Hayati langsung menerbangkan garpunya untuk mengambil sepotong daning wagyu dan langsung menariknya ke atas piring. Dia sangat lahap memakan daging itu. Cascade tertawa terbahak-bahak ketika melihat kelakuan Hayati yang sangat konyol ketika makan. Asnawi menceritakan ke Cascade kalau Hayati selalu butuh banyak makan untuk menjaga dirinya tetap eksis dan bisa menampakkan diri terus. Pembicaraan makan malam pun kembali berlanjut. Sambil menikmati santapan daging steak wagyu, Asnawi memulai obrolannya kepada Cascade.

“Cas...BTW..lu bisa ketemu sama Gordon dimana?”

“di Bali Honey...pas empat bulan setelah kita putus..kan gue ngajakin elu juga kesana, tapi elu nya gak mau”

“yaiyalah....gue masih baper ama lu, trs gimana kalian bisa ketemu?”.

“iya betul banget Mbak Casey..mas Nawi tuh masih nyimpen foto mbak di dompetnya hihihihih” kata Hayati yang langsung menyela pembicaraan Asnawi.

“ssssttt!!!...jangan bilang-bilang dong ahh...malu sayang...” kata Asnawi dengan ekspresi malu.

“hahahahahaha.......are you serious Honey...hahahaha.....berarti lu emang nggak bisa move on dari gue haha” kata Cascade yang tertawa terpingkal-pingkal.

“ah elu Cas....elu juga sama keless baper terus sama gue hahaha....lu marah kan gue jadian sama Hayati..ngaku deh hahaha”tanya Asnaw.i
“ihh..enggak deh....gue nggak marah tuh sama Hayati...betul kan Hayati yah?...hehehehe....gue seneng liat Hayati..”jawab Cascade.

Hayati Cuma mengangguk sambil tersenyum mendengar jawaban Cascade, namun didalam hati, Hayati sangat tahu sekali kalau Cascade berbohong. Diilihat dari cara pandang Cascade ke Asnawi, seperti menyiratkan suatu harapan akan kembalinya cinta dari Asnawi.

“hadeeuuhh!!!...yaudah deh gue percaya lah...eh tadi belum dijawab pertanyaan gue..gimana Gordon bisa pacaran sama elu?”

“okay..okay..waktu itu kan gue lagi liburan di resort punya mommy..sore-sore gue maen jetski nih sendirian, syarifah nggak ikut gue maen jetski waktu itu...pas gue maen ketengah laut, gue liat Gordon yang pingsan ngambang di aer...yaudah deh gue tolongin dia” kat Cascade yang memotong daging kecil-kecil kemudian memakannya satu persatu. Sementara Hayati dan Gordon sama sama sudah menghabiskan 5 potong daging dalam waktu singkat.

“terus lu nolongnya gimana atuh? Kan Gordon gede banget....emang keangkat sama lu?” tanya Asnawi.

“ya pasti nggak keangkat lah...gue pake tali yang diiketin ke mocongnya dia terus gue tarik pake jetski...pas di nyampe pantai..gue ambil tali itu terus gue iketin ke mobil..dan ditarik lagi sampe darat...buat nyadarin dia, gue injek-injek tuh perutnya...n’ finnally..he’s back”

“emang lu kenapa bisa pingsan dilaut?” tanya Asnawi ke Gordong yang sedang asyik menelan daging wagyu utuh.

“yah..gue abis berantem sama siluman hiu...rebutan cewe hahaha..dan gue kalah” jawab Gordon dengan mulut penuh daging.

“okay...abis itu dia dirawat sama gue sampe sembuh..dan begitulah...gua jatuh cinta sama Gordon hehehe...bukan begitu Gordon?” kata Cascade sambil mengelus moncong Gordon yang sangat panjang. Asnawi tampak jijik melihatnya.

Makan malam semakin menarik, masing-masing saling menceritakan kisah hidupnya yang begitu berwarna, hingga tidak terasa saat makan pun berakhir. Bi Asih dan pasukannya kembali masuk ruang makan untuk membersihkan sisa makanan hidangan utama yang tinggal kenangan dan menyiapkan hidangan penutup (dessert). Dari 25 potong daging steak wagyu yang disajikan Asnawi dan Cascade hanya menghabiskan sepotong saja sementara Hayati menghabiskan 13 potong dan Gordon 10 potong. Asnawi sangat heran pada Hayati, dia begitu rakus dan tidak punya rasa kenyang, mengingat sebelum acara private dinner, dia sudah mengahabiskan segunung daging kambing guling.

Asnawi tiba-tiba dapat ide ketika memakan es krim gellato. Dia ingin Cascade menerawang isi kepala Hayati yang tidak ingat tempat dirinya mati. Asnawi sudah berjanji kepada Hayati akan menguburkan jasadnya degan layak dan akan selalu mendoakkannya.

“ehem....Cas...ada yang mau gue omongin nih”

“yess..honey...mau ngomong apa?”

“lu kan bisa menerawang masa lalu, gue pengen lu menerawang Hayati dong, gue udah janji sama dia mau nguburin jasadnya dengan layak..tapi Hayati nggak ingat dimana dia mati...lu pasti bisa deh ngeliatnya”

“okay....that’s easy...Hayati deketin kepalamu yah!!”

Hayati langsung berdiri dan menyodongkan badannya kendekat Cascade. Cascade kemudian memegang kepala Hayati untuk menelusuri ingatan masa lalu Hayati. Setelah beberapa menit, tiba tiba Cascade melepaskan pegangannya dan kaget. Secara spontan, Cascade mengambil sebuah pistol yang entah darimana berada di bawah meja makan. Cascade kemudian menembakan pistol itu ke arah Hayati sebanyak 3 tembakan. Hayati langsung terjungkal kebelakang dengan 3 tembakan yang tepat mengenai dadanya. Darah langsung memancar keluar dan mengenai wajah Asnawi. Asnawi sangat shock dengan apa yang dilakukan Cascade, dia langsung berdiri dan menghampiri Hayati yang berlumuran darah terkena tembakan jarak dekat.

“HEY...WHAT THE FUCK ARE YOU DOING???”

“SHE’S A MURDERER, HONEY.....SHE KILLED MANY PEOPLE....!!!!”

“dia udah tobat Cas!!......dia udah lama nggak ngelakuin itu...DIA KEPAKSA!!!!!”

“tetep aja dia pembunuh.....lebih baik lu mundur jauhin dia”

“Noooo..!!!”

“stay back honey!!.....I’m sorry” Cascade kemudian menodongkan pistolnya kepada Asnawi.

Asnawi kemudian mengangkat kedua tangannya dan perlahan berdiri. Dia kemudian melangkah mundur beberapa langkah menjauhi Hayati yang tengah berdarah-darah.

“are you crazy, Cas..?”

“Nah.....I’m normal honey....You are crazy”

“Cas..Please..stop this madness..please...!!”

Cascade secara tiba-tiba menembakkan pistolya ke arah bawah Asnawi beridiri. Asnawi langsung loncat-loncat menghindari tembakan dan berlari melompati sebuah meja untuk mengamankan diri. Hayati kemudian bangkit lagi dengan darah yang masih mengalir deras dari dadanya.

“Mbak Casey.....pliss hentikan ini Mbak Casey...aku udah nggak ngebunuh lagi selama 10 tahun...aku terpaksa ngelakuin....”

Tiba-tiba Cascade menembakan lagi pistolnya ke arah Hayati, namun sekarang Hayati sudah lebih siap dan berusaha menghindari peluru yang ditembakkan Cascade.

“bacott..anjing!!.......lu musti dihukum” Cascade semakin menggila dengan menembakan pistolnya secara membabi buta ke arah Hayati. Hayati melompat lompat untuk menghindar dan dengan cepat Hayati melesat ke Cascade dan memukul perut Cascade hingga terpental dan memebentur dinding. Asnawi sangat khawatir melihat hal itu, dia seperti tidak bisa melakukan apa-apa untuk menghentikannya.
profile-picture
andir004 memberi reputasi
×
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di