CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Your Tea (Love Story 17++)
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b993958c1d770757e8b4567/your-tea-love-story-17

Your Tea




Thanks buat agan claymite, yang udah bikinin cover keren ini. Thanks yah gan.




Quote:



Spoiler for Mulustrasi Pemeran Utama:



Quote:


Apakah pertemuan gw waktu itu hanya kebetulan semata?
atau...
Memang sudah takdir gw untuk bisa kenal sama lo?



Quote:




Jika nanti ku sanding dirimu...
Miliki aku dengan segala kelemahanku...
Dan bila nanti engkau di sampingku...
Jangan pernah letih tuk mencintaiku...



Quote:

~BALI~


~New Chapter~



~Chapter II~



~Flashback~

Episode 20 (coming soon)



profile-picture
profile-picture
profile-picture
dbase51 dan 59 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh panjul1993
Episode 4
(Takdir atau Kebetulan Semata)


Memang nggak salah gw pilih refreshing ke Bali. Ditambah gw beruntung banget bisa kenal sama lo Nad, bahkan bisa jalan bareng. Cukup lama gw di sini karena Nadia bingung mau beli apaan. Memang cewek itu semua sama kalau urusan milih memilih barang. Masuk ke satu toko, nyobain bajunya, lalu nanya ke gw.

"Tom, cocok nggak yah gw pake baju ini?" tanya Nadia ke gw.

"Cocok kok nad. Warnanya cerah. Cocok sama kulit lo yang putih," jawab gw apa adanya ke Nadia.

"Tapi kayaknya gw kelihatan gendutan deh." Malah bingung si Nadia.

"Jadi lo beli apa nggak nih?" tanya gw nggak sabaran.

"Nggak deh ah. Jelek. Nggak cocok. Cari ke tempat lain lagi yuk tom," bales Nadia.

Begitu aja terus sampe gw ubanan nad emoticon-Cape d... (S). Seperti itu lah cewek. Nyobain, udah cocok, eh malah bilang nggak cocok lagi. Udah berapa banyak tuh toko baju yang didatengin dan dicobain sama si Nadia. Ujung-ujungnya nggak ada tuh yang dibeli sama si Nadia. Lagi-lagi waktu gw terbuang sia-sia. Lagi-lagi Nadia ngajak gw ke salah satu toko baju yang sepertinya terkenal deh dikalangan cewek.

"Tom, gw cocok nggak pake baju ini?" tanya Nadia ke gw. Lagi-lagi nanya beginian ke gw. Sampe bosen gw jawabnya emoticon-Mad.

"Nad. Nadia. Dengerin gw baik-baik yah. Lo mau pake baju apa juga cocok kok. Secara lo udah cantik, jadi mau pake baju apa pun yah tetep cantik." Keluar juga kan jurus pamungkas gw emoticon-Metal.

"Gombal! Ya udah gw ambil baju ini deh."

Akhirnya! Dua jam keliling mall cuman beli 1 baju doang. The power of women! Setelah Nadia puas belanja, kita berdua pun jadi laper. Gw ajak Nadia makan di McDonald's deket Beachwalk karena lokasinya nggak terlalu jauh dari mall. Sesampainya di McDonald's, gw pun langsung pesen burger, dan Nadia pesan paket ayam plus nasi.

"Capek yah tom. Sorry yah, gw kalau lagi shopping suka lupa waktu," kata Nadia.

"Biasa aja. Apa sih yang nggak buat lo," bales gw sambil ngegombal dikit.

"Kok lo jadi ngegombal mulu sih tom dari tadi. Lo lagi sakit yah?" tangan Nadia tiba-tiba pegang kening gw.

Gw tepis tangannya Nadia. "Sakit apaan dah nad. Memang beneran kok. Bukan gombal gw."

"Kalau gw suruh lo sekarang bilang suka ke gw sambil teriak di sini, berani?" tantang Nadia ke gw.

"Berani lah," jawab gw tegas. "NADIA. GW SUK..." Belum selesai gw ngomong, Nadia langsung nutupin mulut gw pake tangannya.

"Haha. Otak lo kayaknya perlu dicek deh tom. Dasar gila nggak tau malu lo." Nadia pun ketawa ngakak.

"Kan udah gw bilang, apa sih yang nggak buat lo."

"Ya, ya, ya."

Gw dan Nadia pun larut dalam obrolan. Apa aja kita bahas, bahkan hal nggak penting pun kita obrolin. Seperti biasa, setiap gw ngobrol sama Nadia itu waktu berasa berlalu terlalu cepat.

"Mau ke mana lagi nih nad?" tanya gw ke Nadia.

"Ke GWK yuk. Gw pengen banget ke sana tom," jawab Nadia antusias.

"Waduh. Gw nggak tau jalan ke sananya nad. Lo tau emang jalannya?" tanya gw lagi.

"Halooo, gunanya aplikasi waze buat apa dodol. Udah, lo tenang aja tom. Nanti gw arahin jalannya," jawab Nadia santai.

"Hehe. Ya udah, yuk cabut sekarang."

Kita jalan balik ke arah parkiran Beachwalk buat ambil motor. Sepanjang perjalanan, gw sama Nadia jarang ngobrol, paling hanya ucapan Nadia buat ngarahin jalan doang. Jauh juga yah ternyata ke GWK, remuk dah badan gw. Akhirnya kita sampai juga di GWK. Gw parkirin motor, lalu gw sama Nadia pun berkeliling melihat keindahan patung GWK yang sudah terkenal di Indonesia maupun mancanegara. Satu kata sih yang cocok buat menggambarkan patung Garuda Wisnu Kencana. Gagah!

Sepertinya memang GWK ini salah satu tujuan destinasi favorit Bali yah, baik itu dari wisatawan lokal macam gw dan Nadia maupun wisatawan asing. Banyak banget orang-orang di sini yang ingin melihat langsung patung GWK yang gagah. Baik itu keluarga, muda-mudi yang sedang dilanda asmara dan bule-bule yang nggak tau asalnya dari negara mana aja.

"Tom. Tommy. Lo diem yah di situ. Jangan gerak," teriak Nadia tiba-tiba ke gw.

"Mau ngapain sih nad?" bales gw.

"Gw mau fotoin lo. Diem yah, jangan gerak. Pas banget nih viewnya, keren."

Cekrek! Cekrek!

"Udah belum nad lo fotonya?" tanya gw.

"Udah nih tom," jawab Nadia sambil ngasih lihat hasil fotonya ke gw. "Bagus kan?" tanya Nadia kemudian.

"Bagus nad. Kayaknya lo ada bakat deh buat jadi photographer," jawab gw jujur.

"Siapa dulu dong. Nadia, haha." Bangganya dia gw puji.

Setelah gw dan Nadia puas befoto-foto ria, akhirnya kita pun memutuskan untuk pergi dari sini. Tujuan selanjutnya adalah temenin Nadia beli oleh-oleh di Krisna, karena besok dia akan pulang ke Bandung. Seperti biasa, gw sama Nadia sepanjang perjalanan jarang ngobrol, paling hanya suara Nadia saja yang ngarahin jalan. Sekitar pkl 19.15 WITA, kita berdua pun sampai di Krisna. Nadia langsung ngeborong banyak oleh-oleh.

"Banyak amat nad lo beli oleh-olehnya."

"Iyah dong. Bokap gw soalnya suka sama kacang-kacangan dan kopi tom. Jadi gw borong aja semua, hehe."

"Pantes."

"Tom, lo belum capek kan?" tanya Nadia

"Belum," jawab gw. "Kenapa emangnya nad?" tanya gw balik ke Nadia.

"Temenin gw ke Pantai Kuta yah. Gw lagi pengen duduk-duduk santai di pinggir pantai," bales Nadia.

"Siap nad."

"Tapi kita makan dulu yah tom. Ada tempat makan yang enak deket-deket situ."

"Oke. Traktir yah, haha," canda gw.

"Dasar maunya gratisan lo. Ya udah, yuk cabut tom. Udah laper juga gw nih."

Selesai memborong oleh-oleh, gw dan Nadia pun menuju ke tempat makan yang dimaksud Nadia. Lumayan jauh jarak yang gw tempuh, dan akhirnya gw sama Nadia pun sampai di tempat makan deket daerah Legian.

Loh, ini kan tempat makan yang jualan nasi babi? Ini sih gw juga sering makan di sini. Tempat makan ini semacam warung pecel lele pinggir jalan gitu, tapi bedanya di sini yang dijual babi. Letaknya juga di pinggir jalan deket Alfamart deh kalau gw nggak salah ingat.

"Yuk. Ini tempat makan yang gw biasa makan kalau ke Bali tom. Enak banget lo nasi babinya," kata Nadia.

Senyum doang gw. Kok bisa yah? Haha.

"Eh. Sorry tom, gw lupa nanya. Lo makan babi juga nggak? Kalau nggak, kita pindah aja yah. Duh. Sumpah gw jadi nggak enak nih."

“Gw juga sering kok nad makan di sini kalau gw ke Bali. Memang udah terkenal yah berarti nih tempat makannya.”

"Gw kira lo nggak makan babi. Habisnya ekspresi lo tadi kayak yang kaget gitu tom. Gw kan jadi nggak enak."

"Gw tuh cuman heran Nadia. Lagi-lagi bisa pas gini yah. Pertama hotel, sekarang tempat makan ini. Apa jangan-jangan..." Sengaja gw kasih jeda biar umpan gw dimakan sama si Nadia.

"Jangan-jangan apa tom? Ih!" sambil nyubit lengan gw. "Kalau ngomong tuh jangan setengah-setengah coba!" lanjutnya gregetan.

"Jangan-jangan kita berjodoh nad. Haha." Puas banget gw ketawanya. Lagi-lagi sukses jahilin si Nadia. "Dah ah, yuk duduk. Udah ada yang kosong tuh mejanya."

"Dasar Tommy! Gombalin aja gw terus!" Mukanya Nadia seketika memerah.

"Bodo! Haha."

Gw dan Nadia tidak banyak bicara saat kita menyantap nasi babi ini. Waktu pun berlalu cepat dan semakin malam. Sehabis makan, gw dan Nadia pun melanjutkan perjalanan ke Pantai Kuta. Sesampainya di pantai, gw parkirin motor, lalu gw dan Nadia berjalan menuju pantainya. Sepi, yang terdengar hanya suara desiran ombak. Angin pun berhembus kencang dan membuat badan gw menggigil.

"Nad, lo nggak kedinginan? Sorry yah, gw nggak bawa jaket. Kalau kedinginan mending kita pulang aja yuk ke hotel," tawar gw ke Nadia.

"Nggak tom, gw nggak apa-apa kok," bales Nadia. "Duduk di sini tom," suruh Nadia kemudian.

"Oke."

Cukup lama gw dan Nadia terdiam di sini. Gw udah hafal sama sifatnya si Nadia. Kalau dia diam aja, berarti dia lagi menikmati momen di sini dan nggak mau diganggu. Jadi mending gw diam juga. Tidak lama kemudian...

"Tom," panggil Nadia lembut.

"Hmm?" Gw lihat wajahnya Nadia. Ya ampun, manis banget sih!

"Lo percaya nggak sih sama yang namanya takdir?" Tiba-tiba pertanyaan tersebut terlontar begitu saja dari mulutnya Nadia.

"Hmm..." Belum sempet gw ngomong, Nadia ngomong lagi.

"Gw nggak percaya sama yang namanya takdir tom. Yang gw percaya semuanya cuman kebetulan semata." Nadia menarik nafas panjang sambil menengadah ke arah langit gelap, kemudian ia hembuskan. "Contohnya yah seperti kita ini. Kita cuman kebetulan aja kan ada di tempat dan waktu yang sama," lanjutnya kemudian sambil menatap ke arah gw. "Bukan berarti kita ditakdirkan bertemu di sini kan tom?"

Cukup lama gw terdiam, dan Nadia pun juga ikut terdiam. Gw diam karena gw nggak tahu mau ngomong apa buat ngejawab pertanyaannya Nadia. Bingung gw, kok jadi baper gini yah gw. Momennya kampret bener dah.

"Nad, lihat muka gw nad." Gw tatap lekat-lekat wajahnya Nadia, dan Nadia pun memandang balik gw dengan senyum manisnya. Sialan! Kok gw jadi grogi gini sih! "Gw nggak peduli nad sama yang namanya takdir atau cuman kebetulan doang. Yang gw tahu sekarang, gw beruntung bisa kenal dan ngabisin waktu liburan gw di sini bareng cewek aneh plus unik kayak lo nad. Gw cuman bahagia ada di sini bareng lo."

Nadia pun mulai menangis tiba-tiba. Gw secara reflek memeluk tubuhnya dan gw cium keningnya Nadia.




Your Tea
by: @panjul1993


profile-picture
profile-picture
profile-picture
pulaukapok dan 6 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh panjul1993
profile picture
2258
kaskuser




Warung babi yang jadi kenangan.....
emoticon-Big Kiss
profile picture
TS panjul1993
kaskus maniac


Haha iyah gan, penuh cerita tuh tempat hehe.. emoticon-Malu
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 2 dari 2 balasan
×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di