CARI
KATEGORI
KATEGORI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af3358b96bde6a91b8b456e/cinta-agama-ampmama
Thread sudah digembok

71

Quote:


Luka yang ditancapkan Novi terlalu dalam, tapi rasa cinta ku tak berkurang sedikitpun. Mungkin aku yang terlalu bodoh atau memang cintaku hanya untuk Novi seorang, hingga apapun yang dilakukannya ,atas nama cinta aku bisa memaafkannya. Kalo ada yang tanya cinta itu apa, jujur aku gak bisa jawab. Cinta itu adalah rasa, dan rasa hanya bisa dirasakan tak bisa di ungkapkan apalagi di tuliskan. Aku akan angkat topi kalo ada orang yang bisa yang menerjemahkan cinta ke dalam bentuk tulisan. Seperti rasa yang lainnya, kita ambil contoh rasa manis. Coba terjemahkan rasa manis ke dalam tulisan, susah kan? . Paling mudah adalah memberi contoh. "Coba gula ini deh, seperti ini lho rasa manis itu". Begitu juga dengan cinta, aku hanya bisa mencontohkan. Aku dan Novi , semua sikap, perhatian dan penghormatanku itu adalah bentuk rasa cintaku kepada Novi.

Tidur ku sedikit terganggu saat ada ribut-ribut, eh bukan ribut-ribut tapi seseorang yang sedang berbicara dengan agak keras. Tapi ini sepertinya juga sudah pagi karena ada berkas sinar matahari menembus tirai jendela. Aku masih tiduran, mataku belum terbuka sepenuhnya, tapi telingaku bisa mendengar dengan jelas. Suara dua orang perempuan, yang satu jelas itu mbak Dita dan satunya sepertinya Novi tapi sepertinya sedang menangis dan suaranya serak.

Quote:


Novi kemudian masuk kamar, aku menutup pintu lalu mengikuti langkahnya ke dalam. Kami duduk di ruang tamu mini yang ada di kamar. Setelah duduk, Novi masih saja diam.

Quote:


Berat sebenernya memberikan kesempatan kedua, aku gak bayangkan akan sesakit apa nantinya jika Novi mengulangi lagi. Tapi bagaimana pun ,aku masih sangat mencintainya.

Novi menemani ku di kamar, suasana masih agak canggung, belum bisa bercanda seperti biasa. Mungkin ini yang dinamakan ego laki-laki, walaupun aku juga bohong tentang apa yang aku lakukan di Jakarta, tapi aku sendiri gak mau di bohongi. Bahkan sampai saat ini Novi gak tau apapun tentang semua kehidupan ku di Jakarta. Silahkan anggap aku mau menang sendiri, aku jahat, atau apapun, tapi itu sudah sifat dasar semua laki-laki. Hey kalian yang merasa laki-laki, akui saja ,benar gak?

Siangnya Novi ijin pamit mau balik kos dulu. Tapi sebelumnya aku ajak Novi makan siang di resto hotel dulu. Dia juga punya kehidupan sendiri,jadi aku gak tanya dia pulang mau ngapain. Aku sudah gak mau memata-matai Novi lagi, saat ini. Semoga dia bisa menjaga kepercayaan ku sekarang.

Mbak Dita tadi sms mau pulang ke rumah di Bantul dulu. Dan aku juga ngasih tau mbak Dita sore ini aku check out dan mau ke Bantul dulu, dan mungkin sama novi. Mbak Dita juga tanya bagaimana kelanjutan masalah ku sama Novi,dan aku jelasin semuanya.

Setelah Novi pulang, aku memilih nongkrong di pos satpam depan hotel dulu, dari kemarin belum udud, sudah asem mulutnya. Dan aku pun udud bareng pak satpam...... Mantab pak........tuangkan air kedamaian pak kalo ada........di sela-sela ngobrol asik bareng pak satpam,aku sms Dewi.......

emoticon-mail"Kamu benar wi, Novi ada sesuatu di belakangku"

emoticon-mail"Maksudnya gimana mas?"

emoticon-mail"Aku lihat sendiri mereka berduaan di kamar kosan"

emoticon-mail"Mas di Jogja?"

emoticon-mail"Iya, nginep di hotel xxxx"

emoticon-mail"Tunggu mas, aku kesana, kebetulan aku lagi di deket situ"

emoticon-mail"Ok"

Tak lama aku lihat Dewi masuk ke parkiran hotel. Aku langsung menghampirinya biar dia gak perlu susah-susah mencariku. Aku lalu mengajaknya ke lobi hotel..... setelah duduk......

Quote:


Lalu aku ngobrol biasa sama Dewi, sebelum akhirnya dia pamit pulang sekalian mau jemput mamanya di rumah sakit yang gak jauh dari hotel tempat ku menginap sekarang ini.

Sebenernya hari ini aku balik ke Jakarta, tapi aku menunda sehari, aku mau pulang dulu . Kangen juga sama orang tua dan adik-adik ku, masak sudah sampai Jogja gak nemuin orang tua, ntar dikira anak durhaka hehe. Sebelumnya aku sudah minta tolong sama Novi buat nganterin pulang, dan Novi mau mengantar aku pulang.

Sorenya Novi datang ke hotel mau jemput aku. Dan dengan si Oren kita meninggalkan hotel dan menuju rumahku. Kita mampir ke roti bakar dulu untuk oleh-oleh orang rumah. Di jalan sambil memeluk erat dari belakang, Novi juga menciumi leher ku. Sebenernya di hotel Novi juga memancing untuk melakukan itu, mungkin mau menebus rasa bersalahnya tapi aku gak ada 'passion' sama sekali.

Sampai rumah ya biasa, aku dan Novi salim dan cium tangan kedua orang tuaku lalu ngobrol sebentar. Aku juga di tanya kenapa kok pulang gak ngabarin dulu, aku jawab aja main ke kosan Novi dulu. Aku juga tanya gimana sekolah adik-adik ku. Soal rumah ku yang sedang di renovasi setelah gempa, belum sepenuhnya jadi. Tukangnya ngantri bro. Material bangunan juga harus inden, kaya beli motor aja hahaa.

Malemnya, setelah nganterin Novi ke rumah Ika, aku mampir ke rumah mbak dita yang selisih beberapa rumah saja dari rumah Ika. Yah ngucapin terima kasih sudah membantu ku. Di teras rumah mbak dita dan diantara koleksi burung bapaknya kami ngobrol santai.......

Quote:


Malam makin larut, dan aku memutuskan untuk pulang. Sampai rumah aku ngecek hp, ada sms dari orang-orang di Jakarta, ada juga dari Novi nanyain udah nyampe rumah belum.

Paginya, dengan si merah, aku nganter Novi ke kampus, tapi mampir ke kosan dulu. Aku juga sekalian pamit sama orang tua karena mau langsung berangkat ke Jakarta. Di dalam kosan Novi.....

Quote:


Aku nganterin sampai depan kampusnya, setelah ciuman mulut ,Novi turun. Pengen langsung balik ke kosan kok males. Tapi kalo mau main ,mau kemana pagi-pagi gini. Setelah muter-muter gak jelas akhirnya aku ke kosan juga. Di depan kosan ada cewe lagi baca-baca....itu cewe yang dulu....cewe yang bilang aku seksi.....cewe yang ngintip aku dulu......aku kerjain apa nggak ya .....

Quote:


Tiba-tiba dia narik tangan ku masuk ke kosan, aku yang masih kaget gak bisa menolak...... bukan ke arah kamarnya Novi, tapi.......ke kamarnya..... Dia narik aku ke kamarnya lalu menutup pintu.....

Quote:

Aku yang masih ada rasa kecewa sama semua perbuatan Novi jadi ingin membalasnya ke cewe yang ada di depanku sekarang ini....

Aku akui permainannya luar biasa, sepertinya dia sudah expert banget....kita sama-sama lelah, dia terkulai lemas di atasku....

Quote:


Setelah itu aku pindah ke kamarnya Novi. Aku rebahan di kamarnya Novi, gilaaa apa yang baru saja aku lakukan? Kalo dia sampe bicara sama Novi bisa kelar hidup ku. Semoga saja dia bisa dipercaya. Tak berapa lama ada yang ngetuk pintu kamar......aku beranjak dan membuka pintu....

Quote:


Cewe gila, dan sepertinya aku bisa percaya sama dia. Aku juga gila, namanya rumahnya dan kampusnya aja aku gak tau tapi aku bisa melakukan hal gila sama dia, bener-bener gila. Eh tapi dia tadi bilang kalo "pulang ke Jakarta", berarti dia anak Jakarta . Ah bodo, Aku kembali masuk kamar, mandi kayaknya segar nih. Selesai mandi,aku tidur dan set alarm ke jam setengah 2.

Jam 2 lebih dikit aku udah di depan kampusnya Novi, aku sudah sms kalo aku sudah menunggunya di depan kampus. Dan gak lama Novi keluar dan langsung masuk ke si merah.

Quote:


Setelah makan bakso di tukang bakso yang gak jauh dari hotel kemarin aku nginep, kita langsung balik ke kosan. Setelah sama cewe gila tadi, Novi juga jadi gila siang ini...... Setelah pintu kamar kosan di tutup...

Quote:
profile-picture
dany.agus memberi reputasi
Diubah oleh montormebur
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di