alexa-tracking
Kategori
Kategori
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5af3358b96bde6a91b8b456e/cinta-agama-ampmama
Thread sudah digembok

63 High Trash(HT)

Hanya sampai disini kah mbak? Aku memang salah, tapi apa sudah gak ada maaf bagiku?

Quote:


Aku memarkirkan mobil di halaman kontrakannya yang sempit. Kebanyakan ngobrol sampai gak kerasa udah sampai di kontrakannya Siti. Bener sih,deket banget sama kantornya mbak Eli, eh kantornya Siti (sama aja goblok). Kalo jalan kaki cukuplah 5 menit buat sampai kantor. Aku mengeluarkan semua barangnya Siti dan membawa ke dalam kontrakannya. Kontrakannya jauh lebih kecil dari dari kontrakan mbak Eli, hanya sebuah kamar mungkin 5x6meter di tambah kamar mandi dalam, mirip kamar kos. Kamarnya rapi, maklum lah cewe, dan isinya juga sedikit. Ada 10 pintu, 5 dilantai satu dan 5 lagi di lantai atas. Nah kontrakan Siti ada di bawah paling pinggir. Dan di depan kontrakan ada warteg. Dan diantara kontrakan dan warteg ada semacam bale/planggrok, mungkin tempat nongkrong santai anak-anak kontrakan.

Quote:


Karena sudah di ijinkan merokok oleh tuan rumah, aku pun menyalakan rokokku, tapi sebelumnya aku lebarkan pintunya agar asapnya keluar. Soalnya kalo ngopi tapi gak ngrokok terasa ada yang kurang. Setelah 15 menit dan rokokku juga sudah habis ,Siti keluar dari kamar mandi. Cepet juga mandinya, beda banget sama mbak Eli.

Quote:


Aku mandi plus buang sesuatu yang rutin di buang setiap pagi. Cukup 10 menit dan aku sudah selesai. Saat keluar dari kamar mandi,sudah ada 2 piring nasi dan lauk yang lumayan menggoda, oseng pepaya muda dan ayam gorengemoticon-Genit.

Quote:


Akhirnya kami sarapan bareng. Setelah sarapan habis ,aku kembali merokok. Habis makan gak ngrokok itu juga serasa ada yang kurang haha,iya kan?. Sedangkan Siti mengambil cermin dan peralatan rias, yang aku gak tahu namanya. Kalo dilihat lihat Siti ini cantik jugaemoticon-Kiss (S), khas cewe desa gitu lah, cantik alami heheemoticon-Big Grin.

Selesai menghias wajah dan rambutnya,Siti kemudian memakai blazer, mengambil tas buat kerja yang mirip punya mbak Eli.

Quote:


Aku lalu memindahkan semua barangku dari dalam mobil. Baru barang segini aja udah ribet, gimana kalo seperti mbak Eli pindahan ya? Pasti ribet banget. Setelah semua beres ,aku nganterin Siti sekalian nyari tukang cuci mobil.

Setelah pulang nyuci mobil, aku lalu merebahkan tubuhku di kasurnya Siti, hmmm spraynya wangi.

Sambil tiduran,aku ngabarin mbak Nova kalo mau balikin mobil sekalian berangkat kerja nanti malam, dan mbak Nova mengiyakan. Kuliah ku juga terpaksa libur seminggu,gak papa lah ketinggalan sedikit. Gak cuma aku sih,Riri juga libur. Aku akui,jiwa sosialnya tinggi sampai mengorbankan kuliahnya untuk membantu korban gempa di kampungku. Tapi aku tahu,ada alasan lain kenapa kamu mau melakukan semua itu.

Sepertinya badan sudah tidak bisa di ajak kompromi lagi. Kasur empuk, aroma wangi spray mampu dengan cepat mengantarkan ku ke alam mimpi. Siang saat terdengar adzan dhuhur aku terbangun. Aku lalu ke kamar mandi buat cuci muka sekalian wudhu lalu melaksanakan kewajiban ku. Aku merasa perut minta di isi lagi, tidur ternyata butuh energi yang banyak juga ya!. Aku lalu ke warteg depan, pesan makan dan teh hangat tawar, mantabbbbbb. Selesai makan dan bayar,aku keluar dan rokokan di bale depan warteg. Selesai makan itu paling enak ya rokokan, wajib itu haha.

Saat lagi enak udud ,aku lihat 2 cowo keluar dari salah satu pintu kontrakan di lantai 2 . Kayak kenal sama mereka,tapi dimana ya? . Aku terus memperhatikan mereka mulai turun dari tangga lalu berjalan menuju warteg, aku terus mengingat mereka, siapa ya?..... Mereka ternyata juga melihat ku, dan sepertinya mereka juga seperti mengenalku...

Quote:


Gak nyangka bisa ketemu mereka lagi, bisa di bilang mereka itu teman kenal semalam, bener begitu kan? Kenalan didalam bis yang  sama-sama mengadu nasib di Jakarta, dan mereka lebih beruntung daripada aku. Begitu sampai di Jakarta mereka bisa langsung kerja, nah aku? Seperti orang hilang. Tapi gak papa sih, setiap kejadian pasti ada hikmahnya.

Mereka kembali ke bale setelah selesai makan. Kita ngobrol-ngobrol sambil udud bareng. Mereka menanyakan dimana aku tinggal sekarang. Ya aku jawab jujur saja kalo aku sedang cari kontrakan. Dan keberuntungan tampaknya sedang berpihak padaku. Di atas,di samping kontrakan mereka ada yang kosong. Baguslah sementara bisa tinggal disini dulu, yang penting ada tempat buat tidur. Disini itungannya bulanan bukan tahunan seperti tempat mbak Eli. Ya udah lah sekalian aku suruh anterin ke punya kontrakan mau tak bayar. Dan ternyata yang punya kontrakan adalah yang punya warteg di depan,Oalah.

Quote:


Aku langsung ke atas bersama Tono dan Slamet. Mereka membantuku membersihkan kontrakan. Setengah jam semua sudah beres. Baju-baju,buku,makalah dan perlengkapan kuliah yang masih di dalam kamarnya Siti aku bawa ke atas.  Kontrakan sama sekali gak ada isinya, baju-baju aku simpen dalam tas dan sebagian aku gantung karena gak ada lemari, buku aku taruh di atas lantai karena memang gak ada meja juga. Aku di temani Slamet keluar mencari peralatan mandi dan rol kabel colokan.

Quote:


Karena gak jadi beli kasur, kita pun balik pulang. Di kontrakan karena sudah gak ada kegiatan, Tono dan Slamet ngajak main PS. Ya dikamarnya ada PS dan tv 14", biasalah main we, apalagi coba hehe. Kalo udah main PS, waktu seolah berputar sangat cepat,tau tau sudah sore. Hp ku berdering, kalo dari nada deringnya sih itu ada pesan masuk,aku abaikan karena aku masih pegang stick dan timku sedang kalah. Gak lama berdering lagi, tapi ini ada panggilan masuk....saya pause dulu...lalu angkat hp....ada nama Siti disana...

emoticon-phone"Iya sit?"

emoticon-phone"Kamu dimana? Aku gak bisa masuk nih"

emoticon-phone"Oh udah pulang ya, aku di atas,bentar aku turun"

emoticon-phone"Iya buruan" klik, telepon di matiin

Aku ijin sama mereka untuk menyudahi permainan karena sudah di tunggu Siti di bawah. Aku turun dan lihat Siti sudah duduk di depan kamarnya.

Quote:


Seolah tanpa dosa seperti gak menganggap ada aku di situ, Siti membuka pakaian kerjanya. Dari blazer kemudian kaosnya tinggal menyisakan TT dan celana bahan slimfitemoticon-Genitemoticon-Wowcantik. Lalu mengambil handuk yang ada di gantungan. Kalian bayangin sendiri aja ya...

Quote:


Aku langsung naik ke lantai dua, melanjutkan main PS. Sampai atas mereka lagi ribut, Slamet teriak-teriak karena tim nya di bantai Tono. Sambil menunggu mereka ribut,aku ambil gitar yang ada di pojokan. Udah lama gak main gitar,lemesin jari dulu. 4 lagu selesai ku mainkan saat ada cewe cantik di depan pintu.....

Quote:


Aku lalu ganti pakaian dan semprot wangi-wangi dikit. Pamit sama Tono dan Slamet mau kerja dulu lalu aku turun. Di bawah aku lihat Siti lagi gendong sama anak kecil, mungkin 2 tahunan, cocok banget jadi ibu. Di bale ada ibu-ibu yang lagi duduk, mungkin dia ibunya. "Dada sama om,om nya mau kerja" kata Siti yang suaranya di buat kecil, aku hanya tersenyum. "Hati-hati ya om" sambungnya. Jadi pengen punya anak aku sit, batinku.

Jam segini Jakarta sudah di pastikan macet, jam-jam karyawan pada pulang kerja. Butuh 1 jam lebih buat sampai "cafe", kalo tiap hari kayak gini bisa edan ini, waktu kok habis di jalan.

Quote:


Bisa pulang larut ini, lumayan banyak juga kerjaan hari ini. Jam sebelas malam aku udah selesai. Bereskan semua dan siap pulang, pulang ke rumah mbak Nova. Saat jalan ke basement hp ku berbunyi....

emoticon-mail"Aku tunggu di depan, malam kita masih panjang"

Haduh lembur deh, tapi gak papa lah.............
Diubah oleh montormebur
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di