CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
AIR MATA SANG KUPU KUPU MALAM
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5b2771cc162ec23a4a8b4571/air-mata-sang-kupu-kupu-malam

AIR MATA SANG KUPU KUPU MALAM

air mata sang kupu kupu malam




Index

PROLOG


PART 1
PART 2
PART 3
PART 4
PART 5
PART 6
PART 7
PART 7 ka andik
PART 8
PART 9
PART 10
PART 11
PART 12
PART 13
PART 14
PART 15
PART 16
PART 17
PART 18
PART 19
PART 20
PART 21 TAMAT
EPILOG






SIDE STORY

SIDE STORY 2



Hay kaskuser semua . Aku mau berbagi sedikit kisah pilu tentang seorang pelacur. Bagaimana kisahnya ? Kita simak.

1 . Prolog

Aku adalah bella amelia . Berusia 19th . Aku malang melintang di dunia malam . Mulai dari spa , karaoke , lounge serta hotel . Aku ingin membagikan sedikit kisahku yang mungkin tak pernah kalian sangka.

Aku bekerja disebuah spa & message di daerah ibu kota . Gajiku sebagai therapis message tergolong kecil . Aturan di tempat kerjaku ini dilarang melakukan service "plus" . Tapi aku selalu nekat menawarkan kepada para tamuku .
"Bell , ada tamu nih buat kamu". Ucap kasir ditempat spa ku.
"Ayo om". Sapaku kepada tamuku . Beliau aku taksir berumur sekitar 35th nan . Akupun mengajak laki2 dewasa ini untuk memasuki ruangan message . Ruangan yang menurutku cukup nyaman dengan sebuah bed cover ukuran queen dan ac yang terdapat disudut ruangannya.
"Mau paket handjob , blowjob atau ML om?".
Tawarku kepada laki2 itu . Tamuku ini nampak bingung karena memang mekanisme ini hanya aku yang melakukannya.
"Maksudnya bagaimana ya de bella ?". Tanyanya.
"Gini om . Kalo tadi om diluar kan ditawarkan hanya berupa message , body reflexy serta reflexy vitalitas. Nah bella mau menambahkan "service" jika om berminat". Timpalku.
Nampaknya tamuku ini mengerti apa yang aku maksud .
"Jika om mengambil paket yang ada disini kan (message , body reflexy , sama reflexy vitalitas) om hanya membayar 200k untuk 90menit . Jika om mengambil paket handjob ( message , body reflexy , reflexy vitalitas , petik mangga , dan handjob ) om cukup menambah 100k . Begitu seterusnya om". Jelasku.
"Kalo paket ML berisi apa aja de bella ??" Tanyanya lagi.
"Itu berisi message , body reflexy , reflexy vitalitas , petik mangga , pitsu(pijit susu) . Handjob dan ML om . Murah ko , cuma 500k per 90menit". Tegasku.
"Okelah om mau paket ML aja . Puasin om ya sayang". Timpalnya
"Siap om". Jawabku.

Akupun melaksanakan sesuai dengan kesepakatan . Dinginnya AC tak lagi aku rasakan dalam ruangan ini . Ketika tamuku mengambil paket ML memang aku tak akan menggunakan sehelai benangpun saat melayani tamuku . Mula2 aku memijit seluruh badan menggunakan tanganku . Mereflexy nya . Lalu seperti yang aku sebutkan sebelumnya , akupun memberikan semua service yang aku janjikan.

"Makasih ya de bella , service kamu OK punya . Om pasti bakal kangen sama service kamu. Nih uangnya" ucap laki2 yang batu saja selesai aku layani.
"Sama2 om . Jangan kapok yaa". Jawabku dengan mengerlingkan sebelah mataku.
700k . Lumayan bisa buat nambah pengobatan ibu.

Hidup seperti ini sebenarnya aku tak menginginkannya . Aku hanya mencari biaya untuk kesembuhan ibuku. Ayahku sudah lama meninggalkan kami sekeluarga . Ibuku yang hanya bekerja di sebuah pabrik , karena keadaan beliau yang sakit2an akhirnya beliau di PHK.

Seusai ibu di PHK aku tak melanjutkan sekolahku . Aku hanya lulusan SMP saja karena keterbatasan biaya. Kadang aku merasa Tuhan tak adil sengan kehidupanku hingga aku merasakan hidup sepahit ini. Dikerasnya ibu kota aku yang hanya bermodalkan ijazah SMP tak mampu berbuat banyak .
Aku bersyukur sebuah panti reflexyologi meu menerimaku sebagai salah satu therapistnya . Disini sistematikanya 70% untuk therapis dan 30% untuk boss pemilik reflexyologi. Itu berarti per 90menit aku message aku hanya mendapat 140k belum lagi dipotong sama kasir (kasir jika therapis tak memberikan kepadanya tak akan direkomendasikan ke tamu , yah minimal 30k lah untuk kasir agar diberikan 1 orang tamu).

"Hallo de , ada apa ?" Tanyaku ketika adeku yang berada dirumah menelponku.
"Ibu kaa , keadaannya memprihatinkan , kaka bisa pulang ga . Kasian ibu kaa". Jawab adeku dengan terbata2.
"YaAllah dee , ibu kenapa lagii ??" Timpalku seraya menangis.
"Pokoknya kaka pulang dulu yaah , ade takut ibu kenapa2" jawab adeku.

Tanpa fikir panjang akupun izin pulang kepada bossku . Bossku termasuk orang yang pengertian karena memang selalu memberikan kebijaksanaannya kepada para therapisnya.
"Yasudah kamu lebih baik tengok keadaan ibumu dulu , saya izinkan kamu ko , tenang saja . Jika kamu memerlukan pekerjaan lagi saya dengan senang hati menerima kamu". Jawabnya setelah aku menceritakan semuanya.

Akupun bergegas menuju ke mess tempat istirahat dan tempatku untuk menaruh segala macam barangku . Setelah aku packing akupun memesan ojek untuk mengantarkanku ke terminal.
Sesampainya diterminal aku bergegas mencari bus dengan rute JAKARTA - BANDUNG.
Butuh waktu 4 jam aku untuk sampai ke kampung halamanku . Saat ini aku melihat jam tanganku berada pada pukul 19:21wib . Berarti sekitar jam 11 malam aku akan sampai.
"Boleh saya duduk disini de ?" Sapa seorang laki2 yang aku taksir umurnya tak jauh beda denganku.
"Eh , silahkan ka". Jawabku singkat.

Lama aku termenung memikirkan keadaan ibuku . Entahlah . Ibuku memang memiliki penyakit yang aku belum ketahui . Karena memang keterbatasan biaya adalah afaktor utama aku tak melakukan rontgen penyakit ibuku .

"kamu mau kemana dee ?" tanya laki2 di sebelahku yang membutarkan lamunanku.
"eh ka , aku mau ke bandung barat , kalo kaka mau kemana ?" tanyaku basa basi.
"kaka mau ke bandung selatan , oh iya kamu kerja dimana ?" tanyanya lagi
"aku kerja di reflexyologi xxxx ka. Kenapa emang ?" tanyaku polos.
"hahahaha , bisa "plus" de?" tanyanya lagi.
"eh , kaka tau darimana kalo bisa plus ?" tanyaku terkejut karena setauku hanya aku yang memberikan layanan "plus" kepada para tamu.
"haha , kaka suda malang melintang didunia lendir dee , sudah santer beredar kalo tempatmu bisa ngasih "plus". jawabnya lagi
"kenalin nama kaka Andik , kalo nama kamu siapa ?" tambahnya lagi seraya mengulurkan tangan .
"namaku bella ka " jawabku singkat.

Selesai sesi perkenalan . Kamipun bertukar kontak .
Aku hanya terkejut mendapat kenala. Seperti ka andik ini . Orangnya sangat ramah dan penuh senyum dan yang aku yakin tak ada bakat jadi seorang g*rmo dalam dirinya.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lumut66 dan 10 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh andreww111
11
Thread sudah digembok

PART 15 - malaikat pendamping .

"Gimana bro keadannya ?" .

"Di gapapa dik , udah melewati masa kritis ko".

"Oke , masalah administrasi gimana ?"

"Idah beres dik . Udah gw urus ".

"Thanka ron".

Terdengar suara orang bercakap2 . Aku masih belum sanggup membuka mataku . Rasanya badanku sangat lemas . Aku mencoba membuka mata .

"Kaaa". Ucapku lirih saat aku melihat sosok ka andik didekatku.

"Bella , alhamdulillah kamu udah sadar". Balasnya seraya mendekatiku.

"Aku dimana kaa ?" Tanyaku saat terlihat asing ruangan tempat aku berbaring.

"Kamu di RS.bun** bell . Semalem kamu diserang seseorang". Balasnya.

Aku kaget , aku kemudian ingat akan kejadian yang semalam aku alami.

"Kaa , aku takuut". Seruku lirih seraya terisak.

"Sudah bell tenang . Kaka ada disini kok". Jawabnya.

"Bella apanya yang sakit ? Syukurlah kamu sudah bisa sadar . Aku khawatir dengan keadaanmu semalam". Ucap seorang laki2 dibelakang ka andik. Dia adalah ka Rony. Kawan dari ka andik . Nampak bajunya banyak sekali noda darah disana sini.

"Kaka bajunya kok kotor gitu ?" Tamyaku polos pada ka rony.

"Aku khawatir sama kamu bell . Dari semalem aku gak tega buat tinggalin kamu sendirian disini . Aku telefon si andik gak angkat2 . Molor ternyata". Jawabnya yang buatku kaget . Akupun tersenyum.

Ka rony khawatir denganku ? Kita bahkan hanya bertemu 1 atau 2x saja .

"Bella baik2 aja kok ka . Kaka pulang dulu gih . Ganti baju . Kasian kaka". Ucapku pada ka rony.

"Iya ron . Lu mending balik dulu mandi terus ganti baju . Istirahat laah . Biar gw yang jaga bella". Ucap ka andik pada ka rony.

"Okelah dik . Gw balik dulu mandi . Sekalian bawa baju ganti". Balas ka rony.

"Sip". Jawab ka andik .

Ka ronypun meninggalkan kami bertiga.

"Ini siapa ka ?". Tanyaku saat aku melihat seprang wanita yang berparas ayu menggandeng tangan ka andik.

"Ini vira bell . Pacar kaka". Jawab ka andik.

Deg......

Rasanya remuk hatiku . Aku sangat menyayangi ka andik . Aku bahkan tak mau berbagi ka andik dengan wanita lain. Jangankan yang belum aku kenal. Dengan ka moy saja kadang aku cemburu.

Tapi disisi lain . Aku tak bisa memaksakan perasaan seseorang . Aku tau cinta itu tak bisa dipaksa . Akhirnya akupun mulai tersenyum walau relung hati serasa pecah belah.

"Kenalin bell . Aku vira . Andik banyak cerita tentangmu . Tadi dia bilang mau jenguk kamu . Aku penasaran dengan parasmu jadi aku putuskan buat ikut. Dan benar kata andik , parasmu sangat menawan". Ucap ka vira memujiku.

"Ah kaka bisa aja , tentu kaka lebih cantik dariku karena kaka bisa dapetin ka andik. Kala harus bersyukur karena kala dapat laki2 yang sungguh henat". Ucapku sembari memaksakan senyuman.

"Hehe , iya bell . Aku tau kok tentang kalian . Andik gak pernah menutupi apapun terhadapku . Akupun tak melarang jika andik dekat denganmu . Karena aku sendiripun takkan sanggup jika diposisimu". Jawab ka vira.

"Iya ka . Terimakasih atas pengertiannya . Mungkin akupun akan jaga jarak dengan ka andik ko. Aku gamau merusak kebahagiaan kalian". Ucapku meyakinkannya.

"Haha , tenang bell . Kalo memang andik adalah jodohku . Sejauh apapun kita berpisah . Kita akan tetap bersatu. Tapi , jika memang kita tak berjodoh . Sekuat apapun menggenggam pasti akan terlepas jua". Ucap ka vira dengan bijaknya.

sungguh mereka adalah pasangan yang serasi . Mereka tak berbea jauh sikap serta kebijaksanaannya . Sungguh pasangan yang sangat beruntung mereka ini.

"Oh iya ka , semalam yang bawa aku kesini siapa ?" Tanyaku pada ka andik.

"Si rony bell , dia semalam lagi nongkrong dipos satpam . Dia lihat wanita melambai2kan tangan minta tolong . Kemudian dia segera naik kekamar dan menemukanmu tergeletak bersimbah darah. Bajunya tadi adalah bukti bahwa dia tak sekejappun meninggalkanmu". Ucap ka andik takzim.

Oh Tuhan . Terimakasih atas nikmatmu ini . Engkau telah mengirimkan malaikat2 yang berhati mulia untukku .


"Sekarang jam berapa ka ?" Tanyaku kembali.

"Jam 14:28 wib . Oh iya astaghfirullahaladziim. Tunggu bentar ya aku cariin makanan diluar dulu. Vir jagain bella ya". Ucap ka andik.

Ka vira hanya mengacungkan jempolnya . Kemudian ka andikpun berlalu menuju keluar rumah sakit.

"Maafin gw ya bell . Sebenernya gw sama andik itu udah kenal saat kita masih SMA . Dia dulunya item dekil serta jelek. Gw pernah tolak dia beberapa kali . Tapi usahanya seolah tak pernah surut buat nakhlukin hati gw . Akhirnya sekarang gw coba buka hati gw buat dia . Dan seperti yang lu bilang . Gw bahagia dengan sikap andik pada gw". Ka vira bererita kepadaku.

"Alhamdulillah ka . Kaka gak bakal nyesel deh buka hati buat ka andik . Aku aja sampe ga bis tidur oleh sikapnya padaku . Dia sungguh laki2 idaman ka". Ucapku.

"Iya bell , maafin gw ya kalo lo tersaliti sengan adanya gw". Ucapnya.

Oh , pantas saja ka andik tak mau menjadikanku kekasihnya . Ternyata dia udah punya wanita impiannya.

"Hey , pada ngomongin aku ya ?". Celetuk ka andik yang tiba2 datang dari luar.

"Jeegh , pede". Ucapku dan ka vira serempak . Kamipun tertawa bersama.

"Nih bell makanan kamu . Biar si Vira aja yang suapin". Ucap ka andik seraya memberikan makanan ke tangan ka vira.

Akupun makan sedikit demi sedikit . Masih terasa ngilu belakang leherku saat aku mengunyah makanan. Tapi aku berusaha untuk menelan beberapa suap nasi sebagai penambah tenagaku.

"Bell , kamu dimana ? Kok dari kemarin ga pulang?" Nampak sebuah pesan whatsapp masuk ke hpku .

"Aku lagi ada acara sama rekan2 kerjaku yah . Mungkin beberapa hari ke depan aku baru pulang . Soalnya rencana mau liburan ke lombok". Jawabku sengaja berbohong karena aku tak mau membebani fikiran ayahku.

"Yaudah hati2 disana , nanti ayah transfer uang buat jajan kamu disana". Balas ayahku.

"Iya yah ". Jawabku singkat.

Ka andik dan ka vira menatap iba kepadaku .

"Bell , maaf ya kami gak bisa temenin kamu disini . Keluarga andik mau lamaran kerumah gw bell . Maaf banget ya". Ucap ka vira yang membuat aku membelalakkan kedua mata.

Terus siapa yang jaga aku disini ? Apa aku harus jujur ke ayah ? Saat aku sedang dialanda dilema .

"Tenang bell , nanti si rony yang bakal jaga kamu. Dia aku mintai tolong untuk jagain kamu selama disini . Kamu gak perlu khawatir ya". Ucap ka andik menenang kanku.

"Iya ka . Tapi memang ka rony gaada kesibukan ? Kemungkinan kan aku masih dirawat disini selama beberapa hari". Ucapku khawatir.

"Nanti kamu ngobrol aja sama dia". Balas ka andik seraya mengerlingkan sebelah matanya.

Tak terasa jam telah menunjukkan pukul 16;56wib . Ka rony nampak datang dengan membawa tas punggung entah apa isinya yang jelas terlihat cukup berat.

"Bro , gw tinggal dulu ya . Soalnya besok gw harus ke semarang buat acara lamaran gw. Ingat !!!! Jaga baik2 ade gw". Ucap ka andik berpamitan dngan ka rony.

"Siap dik . Gw bakal jaga dia walau nyawa taruhannya". Ucap ka rony .

"Bell , aku sama vira pulang dulu ya . Maaf gak bisa lebih lama disini". Ucap ka andik . Dia kemudian mengecup keningku .

Lalu gantian ka vira memelukku . Dan berpamitan dengaku . Akhirnya , mereka berduapun meninggalkan ruanganku dan hilang dari pandanganku.

Kini , tinggal aku berdua denga ka rony dismpingku . Entahlah , perasaanku cukup bahagia karena kini ada lelaki yang baik disampingku.

"Ka , terima kasih ya atas pertolongannya semalam . Kalo gaada kaka mungkin aku udah gak selamat". Ucapku pada ka rony.

"Husst. Gak boleh bilang gitu . Sekarang kamu istirahat aja ya . Biar cepet sembuh". Ucap ka rony dan mengecup keningku.
profile-picture
profile-picture
metnap dan lumut66 memberi reputasi
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di