alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Cinta, Setia, & Trauma (Based on my true Story)
5 stars - based on 16 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/51efd72c611243c128000000/cinta-setia-amp-trauma-based-on-my-true-story

Cinta, Setia, & Trauma (Based on my true Story)

Quote:


Quote:


Quote:


-INDEX-

Kisah SD
Quote:

Kisah SMP & SMA
Quote:

Merantau Surabaya
Quote:

Bali

Quote:

Diubah oleh Nainggolan8
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Part 81 P masuk V

Kondomnya yang ge beli itu yang tipis jadi serasa ngak pakai kondom geng,
Gue buru2 ambil dari tas gue gue takut mood dia berubah jadi ngak mau gituan kan mampus hahaha.
Doa mungkin shock juga kali atau sudah pasti mengira dia pasti gue bakalan sediain karena pasti tau lah kalau 2 orang dalam satu ruangan sama-sama mau berada dalam satu ruangan kalau tidak ada hubungan embel-embel saudara dan ya terlalu manis gitu pasti bisa kejadian jadi intinya kejadian atau tidak selalu persiapkan lah alat tersebut.

Terus gue langsung lanjut lagi nih balik ke kasur cium-ciumin doi lagi supaya kembali ke kenikmatan penuh sebelum masuk ke cucuk mencucuk gan.
Setelah beberapa menit dia semakin panas begitu juga sebaliknya, lebih relax, dan akhirnya dia menghisap P gue.
Jujur ya itu bener-bener halus lembut bibirnya tipis gitu kan, dan ga tau kenapa itu pelan-pelan seperti orang tidak pernah melakukan hal itu gitu, kenapa gitu.
Ketika uda panas dan tidak malu-malu lagi antara kita udah hajar aja jangan terlalu slow, ini jatuhnya seperti kalau misalnya lo orang di club mendengar lagu yang beat nya asik lagi kenceng jam juga jam-jam udah pada tinggi semua orang-orangnya tiba-tiba diganti ke lagu yang beat nya ga asik atau pelan gitu ini sama……..
Akhirnya gue bilang lah come on, dan ya gue harus horny in lebih lagi supaya dia benar-benar lempeng loss tanpa terlalu canggung atau gimana gitu kan.
Perlahan semakin kencang dia hisap dan gue menikmati sekali, ga sia-sia translate inggris mulu untuk chat hahahaha……
Dan setelah beberapa menit terjadi hisap-hisapan, gue pasang dah kondomnya. JLEB…..
Gue tanya sama dia lo suka posisi dimana, lo diatas apa gue diatas, jadi biar mulai duluan sesuai posisi yang disukain dia kan jadi secara ga langsung menjanjikan goyangan yang mantap dari doi…. Hahaha.
Ini nih saat saat yang gue tunggu karena nih ya secara kan pasti terasa kalau misalkan doi itu sering berhubungan atau ngak terus gitu deh agak jorok ini ga enak bahasnya.

Akhirnyaaaaaaaaa, P gue masuk dah posisi pertama dia ingin dibawah.
Ya fine lah untuk perempuan umur 40 ya masih bisa menikmati Cuma respondnya berkurang nanti deh dikasih tau.
Pertama kali masuk dia mendesah gitu aduh enaknya, gue liat ekspresi nya, gue selalu pelan-pelan menikmati detik demi detik dan diiringi dengan kecupan-kecupan hangat dibibir dikening didagu dihidung dan dileher, karena menurut gue tuh juga sex bukan hanya fokus di masuk-masuk saja.
Karena gue bener-bener mau perlahan jadi tidak ada rasa sakit jadi kenikmatan itu dijaga bukan hanya sekedar masuk terus tanpa apa-apa selesai.
Doi akhirnya horny juga dan doi sebut-sebut nama gue gitu, terus mendesah kan.
Gue tanya do u like it dia bilang he eh, untung ga ikeh2 klo ikeh2 berarti ada campuran jepang ni perempuan haha.
Goyangan demi goyangan kita lakukan dan sama-sama menikmati, kita berganti posisilah dia diatas.
Terjadilah masalah itu ranjang nya divan nya berisik jadi goyang keras dikit bunyi nya lumayan keras juga, aduh masalah.
Cuma awalnya ya udah kita gas aja kan ganti posisi menikmati woman on top pelan dan sama-sama mendesah lagi doi pun semakin keluar dari titik aman doi sedikit mendesah lebih keras tangannya mulai tidak malu-malu untuk menyentuh gue dan sedikit cakaran kecil juga ada jambakan rambut pelan-pelan gitu.
This is a fun of sex , sesuatu yang benar-benar diluar pikiran dan kadang bisa menemukan apa yang tidak dapat ditemukan hahahahaha, bener kan hayo ngaku yang udah pernah.

Kita akhirnya merasa terganggu sama suaranya ranjang kayunya berisik dibawah, sedikit kecewa kami kecewa akan ranjang ini tapi apa bisa dibuat, gue angkat dia dan gendong dia (karena dia ini tidak berat tidak gemuk jadi bisa digendong)
Gue sandarkan dia didinding sebelah kamar mandi dan sedikit ada permainan dan gocekan disana menikmati…..
Dia terlihat senang dan menikmati apa yang sedang terjadi dan gue juga merasa senang, doi mulai mendesah lebih kencang lagi sampai gue harus bilangin aduh jangan terlalu berisik nanti mengganggu penghuni lain yang istirahat doi bilang okayy tapi seperti ngak senang gitu, ga ngerti kenapa.
Mungkin tingkat kenikmatan tidak bisa diukur ya hanya orang tersebut yang tau.
Karena suasanya sudah begini saya mencari sofa jadi didepan ranjang ada sofa panjang gitu dipakai untuk nonton tv kalau tidak diranjang bisa duduk disofa itu.
So gue angkat dua dan pindahin di sofa itu, kita terus melanjutkan keseruan ini sampai akhirnya gue ngak bisa keluar ga tau kenapa mungkin karena pakai kondom mungkin.
So gue tanya dia boleh ngak gue buka kondomnya karena gue ngak bisa klimaks ini.
Doi bilang okay ya udah gue buka dan gue masukin kembali rasanya berbeda lebih nikmat, beberapa menit kemudian dengan goyangan lebih keras lagi lebih terangsang lagi gue suruh doi buat gue lebih horny lagi karena dia sudah beberapa kali klimaks dan waktu sudah menjelang pagi akhirnya.
Gue pun klimaks dan well kita sedikit berkeringat walaupun AC nya sudah dingin banget itu, enak selesai itu kita mandi bareng dengan air panas, dan tidur sempurna .
Tapi jujur ya ini pengalaman, kenapa kalau kita hanya rasa nafsu tidak ada rasa cinta atau rasa ingin memiliki sepenuhnya, atau sayang, Karena secara baru pertama kali ketemu, cinta, rasa memiliki & sayang perhatian dan sebagainya itu timbul biasa karena kebiasaan bersama, membantu dalam hal tenanga dan materi akhirnya berkembang beberapa rasa itu terhadap pasangan.
Tapi jika hanya nafsu karena ingin merasakan sex, melihat tubuhnya secara real, merasakan sensasi dengan orang yang berbeda, itu rasanya setelah klimaks itu berbeda pasti berbeda dengan orang yang benar-benar kita cintai sangat berbeda awalnya mungkin biasa tapi lama-kelamaan berbeda ga enak perasaannya setelah melakukan itu, benar ngak ya? Merasa seperti menikmati hanya disaat sex tapi tidak pernah tau keseharian, tidak sering bertukar pikiran itu rasanya ga enak loh setelah selesai pernah terpikir tidak gengs?
Coba yang ada pengalaman share ya pengen tahu juga bagaimana perasaan kalian misalkan ada yang pernah selingkuh atau khilaf main sama orang yang baru kenal tanpa ada rasa sebelumnya langsung poin ke sex.

Dilanjut part berikutnya gengs.
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di