CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Video Bokep Kembali Terjadi Kini Dengan Dua Anak Kecil Dan Satu Wanita Dewasa.
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/5a4f09d2529a4588078b4575/video-bokep-kembali-terjadi-kini-dengan-dua-anak-kecil-dan-satu-wanita-dewasa

Video Bokep Kembali Terjadi Kini Dengan Dua Anak Kecil Dan Satu Wanita Dewasa.





Kembali lagi dengan saya yang ditemani secangkir kopi akhirnya terinspirasi hingga menjadi sebuah thread berita terkini, bayangkan di awal 2018 kita langsung disuguhkan video mesum yang diperankan anak kecil, hingga membuat dunia maya menjadi heboh namun tak tahu apakah dari negeri ini atau tetangga dan kini terjadi lagi kawan, namun yang terkini buatan dalam negeri hal ini diketahui dari bahasa yang digunakan.



Anda bisa cek beritanya disini,

Spoiler for berita:


Yah itulah berita dari media yang saya baca, sungguh miris bilamana memang terjadi nampaknya budaya Indonesia sudah tak bermoral lagi.



Parahnya, dalam video terbaru kali ini video tersebut memuat adegan threesome, dua anak di bawah umur dengan seorang wanita. Bahkan dalam rekaman terlihat wanita bertato berbicara bahasa Sunda yang terdengar sangat jelas, maaf bukan maksud menyinggung suku tertentu namun itu yang terjadi. Kemudian wanita itupun memandu dua bocah untuk beradegan tak senonoh, sungguh miris dan memilukan layaknya daun muda yang dipaksa layu sebelum berkembang.

Video berdurasi lumayan panjang ini memperlihatkan adegan layak sensor yang dilakukan di sebuah kamar hotel namun hingga kini walau sudah dilaporkan ke polisi Jawa Barat, tampaknya tempat tersebut masih misteri. Sementara video direkam oleh seorang lelaki dewasa, ini terdengar dari suaranya saat memberi arahan kepada dua bocah bawah umur itu untuk melakukan tindakan yang di inginkan sang pemegang kamera.

Kemudian dua anak itu ditelanjangi dan dimandikan oleh si perempuan sebelum diajak untuk melakukan adegan tak pantas layaknya suami istri. Sungguh miris sekali ya kawan, anak tersebut sebenarnya sempat menolak untuk melakukan adegan layak sensor, namun dipaksa oleh si perempuan dan seseorang yang merekam video, entahlah ini akting atau memang benar-benar dipaksa.

Banyak sekali kontent mesum yang beredar di dunia maya, dan lemahnya pengawasan dunia cyber di Indonesia maka kejadian ini selalu berulang lagi dan lagi entah sampai kapan.

Selain hukum yang lemah moral pun sama lemahnya, kalau bukan sosok artis dan punya reputasi mentereng, atau juga unik seperti menggunakan pemeran dibawah umur biasanya tak heboh dan viral, atau masyarakat yang main hakim sendiri ketika memergoki masyarakat yang mesum pun, malah ikutan mesum dengan memaksa membuka baju dan celana para pelaku mesum, atau dengan sengaja meminta reka ulang perbuatan mesum agar direkam pada smartphone.

Tampaknya dunia ini memang gila, moral dan budaya bangsa sudah terkikis sedikit demi sedikit pencegahannya tidak hanya pada diri sendiri, namun keluarga, lingkungan dan peran negara untuk menghambat itu semua.

Ada kalanya Pendidikan Moral Pancasila kembali di galakkan, karena nampaknya hal ini sudah menjadi penyakit kronis bangsa ini.

Bangsa yang hanya memikirkan syahwat, dan kepentingan pribadi untuk mencari kekayaan abadi.

Untuk kalian yang minta link silahkan masuk ke siksakubur.com atau jalanneraka.com, jangan suka minta link nanti otot bisa tegang dan bisa berbahaya ya kawan, yuk lah mari kita jaga moral bangsa ini dengan selalu berselancar di dunia maya dengan internet positif.

Daripada minta link lebih baik kita srruuppuutt kopi dolo kawan...

emoticon-coffee

Penulis c4punk

Referensi jppn.com









Hasil analisa sementara Polda Barat terhadap video kejahatan pornografi anak yang beredar pekan lalu mengindikasikan bahwa rekaman video itu disaksikan dan sepengetahuan orang tua salah-satu anak yang menjadi koban.

Bahkan, menurut Direktur Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Umar Surya Fana, sang ibu ikut mengarahkan adegan pembuatan film yang diindikasikan sebagai tindakan paedofilia tersebut.

"Dari bahasa ngomongnya antara anak dengan salah satu perempuan yang di menit ke sekian, itu ibu kandungnya sendiri. Di satu TKP (tempat kejadian perkara), ibu kandungnya ada di dalam kamar menyaksikan, bahkan mengarahkan anaknya sendiri. Satu TKP lagi, diduga ibunya ada di luar kamar," kata Direktur Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Umar Surya Fana kepada wartawan, Sabtu (06/01), seperti dilaporkan wartawan di Bandung, Julia Alazka untuk BBC Indonesia.

Sampai Sabtu (06/01), tim penyidik Polda Jabar telah menyita sejumlah barang bukti di dua hotel di Bandung yang disebut identik dengan barang yang ada di video, seperti lukisan, bantal, sprei, meja, dan kursi.
Direktur Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Pol Umar Surya Fana menjelaskan, penyidik telah memastikan bahwa tiga anak yang diduga menjadi korban adalah anak-anak jalanan yang berdomisili di kota berjuluk kota kembang ini. Korban berusia antara 7 hingga 13 tahun, katanya.

"Dari cara ngomongnya, gaya bahasa Sunda, bahasa Sundanya anak-anak Bandung. Kita pastikan anak-anak berumur, kurang lebih 7 tahun, 10 tahun, dan 13 tahun. Dan tiga-tiganya tidak bersaudara," ungkap Umar.

Dijual ke komunitas paedofil, kata polisi
Selain mengindikasikan keterlibatan orang tua anak-anak yang menjadi korban, menurut Umar, ada indikasi video itu dibuat secara professional oleh sindikat tertentu.

Hal itu, sambungnya, terlihat dari juru kamera yang mampu mengarahkan para pemain, yakni si korban maupun pelaku perempuan dewasa.

Di hadapan wartawan, Umar Surya Fana mengindikasikan bahwa video itu diproduksi untuk kemudian dijual ke komunitas paedofil.
Diubah oleh c4punk1950...
bokep lagi bokep lagi
napa bisa juga kesebar...
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di