CARI
KATEGORI
KATEGORI
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/595b99cfde2cf25b1c8b4567/bulan-ksatria

Bulan Ksatria...

Jejak dendam perih meraksasa di angkasa...
Akan cinta yang besar dan terhalang durjana...
Manusia melacurkan diri di istana...
Namun tak demikian dengan Bulan Ksatria...

Kekuatan cinta kan beri dia mahkota...
Bulan merana jingga hapus air matamu...
Ksatria datang dengan bendera tanpa pedang...
Di detik ini cinta adalah kebenaran...

Tinggi menjulang, menembus peradaban...
Melewati waktu melawan pembenaran...
Dan kini Bulan menantikan gemilang...
Tangis, air matanya telah hilang...

Derap kuda Ksatria gagah dekati surga...
Walau neraka berjanji tuk menghabisinya...
Di pintu istana Bulan merajah hatinya...
Tuk tinggalkan raja, hakim dan khianat semesta...

Kekuatan cinta kan beri dia mahkota...
Bulan merana jingga hapus air matamu...
Ksatria datang dengan bendera tanpa pedang...
Di detik ini cinta adalah kebenaran...

Menuju kemenangan, dan cinta dikumandangkan...
Menuju kata hati, dan terbakarlah semua kebencian!!!!

---JRX---


Gw adalah penjahat besar... Gelar gw luar biasa hebat, dan ga semua orang punya... Ga ada kampus yang bisa menjamin lulusan nya mendapat gelar seperti yang gw punya... Jika lu bertanya, apa gelar gw, maka gw akan menjawab "NARAPIDANA"... Gw memang hanya kena 18 bulan penjara, potong sana-sini, praktis gw kurang dari 12 bulan ada di lembaga pemasyarakatan di kota kecil nan semarak... Tapi itu cukup untuk membuat gw kehilangan semua nya...

Lina, Justi, dan entah siapa lagi yang hilang dalam hidup gw... Itu harga yang harus gw bayar untuk semua perbuatan gw selama ini... Gw ini pendosa besar yang selalu dapat belas kasihan dari Tuhan... Gw bercinta dengan banyak wanita, menjebol apa yang seharus nya mereka jaga, dan merampas apa yang menjadi hak suami mereka... Sekarang, gw "dipaksa" merasakan bagaimana rasa nya kehilangan, bagaimana rasa nya kekecewaan dan bagaimana merasakan sakit hati...

Menyesal??? Gw ga kenal dengan kata itu... Melakukan kompromi??? Tidak, gw bukan pengecut yang akan melakukan apa pun demi kesenangan gw tanpa melihat penderitaan orang lain... Satu-satu nya pilihan adalah, menghadapi semua ini... Pahit, itu adalah harga yang harus gw bayar... Gw harus mencari surga gw, meski neraka selalu berjanji untuk menghabisi gw... Gw adalah Ksatria tanpa pedang, dan di depan sana ada bulan yang menunggu gw di pintu surga... Bulan yang air mata nya mengering karena gw mulai mendekati nya...

Ini kisah gw, ketika gw berusaha meraih surga yang sebenarnya... Bukan surga semu yang hanya berisi nafsu... Hidup tidak hanya soal bercinta dengan wanita cantik, lebih dari itu hidup adalah untuk mencari apa yang menjadi tugas, dan alasan kenapa gw "dikirim" ke Bumi...


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Selamat membaca, jadilah orang yang bahagia dengan melakukan apa yang lu suka, jangan pernah jadi munafik untuk memaksa orang lain suka... Jangan pernah ngajari gw soal menjadi baik, tapi kalo lu mau jadi bajingan, sini gw ajari cara nya...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indrag057 dan 17 lainnya memberi reputasi
16
Thread sudah digembok

54. Diskusi...

Jika lu membayangkan bahwa isi diskusi saat kita (para orang pernah waras) ketemu, soal hal-hal yang berat, lu salah... Soal bisnis dan peluang usaha, juga salah... Soal janda, kalo ini, 100% betul... Obrolan kita ringan-ringan saja, hal-hal remeh yang ga banyak manusia mau mengkajinya... Misal, mengapa agama kok ada banyak??? Kenapa Tuhan membuat manusia??? Apa tujuan manusia hidup serta dikirim ke dunia... Hal-hal sepele kayak gini gw yakin ga banyak manusia yang mengulas nya dalam sebuah forum... Padahal, hal-hal inilah yang paling hakiki dari kehidupan kita, umat manusia...

Tapi sudahlah, bahasan kayak gitu memang ga menarik... Orang berteman cenderung suka kalo bahas soal project, uang, wanita cantik rada nakal dan seterusnya... Sama di forum yang digagas Arief ini pun, awalnya banyak yang gabung... Teman gw, teman ini, teman itu masuk... Tapi satu per satu pergi dan ga pernah mau kembali... Alasannya cuma satu, mereka munafik... Mereka cuma mau berbicara keindahan, tapi tidak pernah mau tau ada apa dibalik keindahan... Surga, yang mereka puja-puja itu, adalah neraka... Tapi mereka mengingkarinya... Kalo sudah gini, ya sudah... Lupakan saja, memang jadi jujur itu ga enak, apalagi jujur sama diri sendiri... Sangat menyiksa, dan hanya para ksatria yang berani melakukannya...

Lha gimana bisa tahan jagong sama gw dan kawan-kawan gw, kalo kita ga ngomong soal duit, tapi justru tentang kejujuran... Positif nya, gw bisa tau kalo masih banyak manusia yang suka makan kulit, daripada buah... Gw jadi tau, banyak orang yang senang dengan kemegahan di luar, tapi sejatinya rapuh dan kosong di dalam... Orang ngomong jorok dia katakan ga punya moral... Tapi orang nilep duit orang, hanya karena bersorban dia bela mati-matian... Lalu, siapa yang bodoh??? Gw udah ga kaget melihat situasi macam ini... Karena gw sendiri sudah mengalami, bahkan yang jauh lebih ngeselin dari ini... Dan pada waktunya, kelompok diskusi ini, hanya diisi lima orang... Gw, Arief, Liem, Ucup dan Djono...

-------------+++++++++++++-------------


Bisnis kuliner yang dijalankan Ayu, ternyata berkembang dengan pesat, lebih cepat dari perkiraan gw... Pesanan, mulai mengalir dan mengular... Bukan cuma dari Papa gw, tapi juga dari korporasi yang lain, bahkan dari pemerintah... Nah, di sinilah masalah mulai muncul... Ada sebuah instansi yang berniat untuk bekerja sama dengan Ay... Intinya sih, Ay dikasih "proyek" untuk memegang makanan kecil keperluan rapat dan harian dari instansi tersebut... Sebenarnya, bukan masalah besar jika Ay menerima itu... Toh, gw bukan seorang PNS, pejabat publik, atau orang yang berkepentingan dengan instansi tersebut... Lalu ada apa??? Kenapa gw tulis "masalah" di atas tadi???

Karena Ay ga berhak mengeluarkan kuitansi atau dengan kata lain kuitansi dari mereka... Gila kan??? Urusan perut aja masih doyan, dan akan di mark up... "Gimana ini mas???" Tanya Ay Ay ke gw... "Gini aja, kapan wakil dari mereka mau datang Ay??? Biar aku yang temui... Ga bener ini... Manipulatif..." Jawab gw tegas... "Iyo mas, aku juga ga mau, tapi cara nolaknya itu lho yang aku ga bisa... Bilangnya sih, nanti siang mau ke sini mas, jamnya nanti mereka akan kabari lagi..." Jelas Ay Ay... "OK... Tak tunggunya Ay..."

Pada akhirnya, gw ketemu dengan orang dari instansi tersebut... Ngadepin bajing*n itu ga perlu pake sopan dan santun... Jadi gw langsung gass, dan usir dari rumah gw... Gw ga mau, rumah gw dimasuki maling... Kalo mereka ga terima dan mau marah, silahkan saja, gw ga takut... Jangan pernah kompromi dengan "mental iblis"... Karena mbah moyang lu yang bernama Adam itu tertipu oleh Iblis... Sekali lu kompromi sama iblis, ya siap-siap aja lu dimakan sama iblis... Masih banyak kastamer lain yang pesan, dan bayar dengan semestinya... Ngapain layani mental iblis???

Pesatnya perkembangan usaha Ay Ay, tentu membawa dampak yang lain... Dapur rumah gw sudah ga memungkinkan untuk dipakai memasak... "Mas, sekarang kita udah punya 5 orang yang membantu di dapur... Di sana tuh udah sumpek banget mas... Apalagi kalo pas pesanan banyak dan kita ambil tenaga tambahan..." Istri gw, kalo minta seusatu itu ga langsung to the point... Tapi dia jelasin dulu tujuan dan mengapa dia minta... Dan itu berlaku untuk semuanya... Misal dia lagi pengen HP baru misalnya, bisa sih dia beli sendiri pake duitnya dia, tapi dia selalu ngomong ke gw, lengkap dengan alasan dan pakai duit yang mana... Keren kan??? Alasan gw selalu sayang dan cinta sama istri gw ya ini...

"Terus Ay??? Mau diperlebar gitu???" Tanya gw menebak jalan berfikirnya... "Emang bisa mas??? Ganggu ga ya selema direnovasi???" Tanya dia... "Ga lah Ay... Tanah kita masih sisa banyak di belakang sana, melihat bisnis mu yang kek gini, semakin besar, rasanya emang butuh tempat yang lebih besar... Jadi ya sekalian aja Ay... Sisa di belakang itu buat dapur kerja kamu... Nanti kan kamu isa beli peralatan dan perlengkapan yang lain, misal lemari pendingin yang lebih besar, atau apa lah nanti yang kamu butuhkan..." Jawab gw mencoba menjelaskan... "Butuh dana besar ga ya mas??? Habis renovasi, masak iya mau bongkar-bongkar lagi???" Dia belum paham benar apa itu investasi modal...

"Ya gapapa Ay... Kan demi kerjaan kamu to??? Kalo kerjaan kamu bagus, yang pesan makin banyak, untungnya banyak, kan nutup Ay... Lagian, semakin besar, semakin banyak kan orang yang isa kamu bantu... Jadi gapapa, ga usah mikir mundur... Mikirnya tuh maju..." Terang gw... "Ih... Ga nyangka ya mas, dari iseng-iseng isa jadi gini, Alhamdulillah banget lho..." Kali ini ada senyum super masnis di wajah istri gw... "Jangan remahkan yang iseng-iseng Ay, orang mainan joni dan iseng aja bida jadi anak kok... Hahahahaaa..." Sedikit candaan untuk mencairkan suasana... "Kalo itu sih kamu mas, wuuu... Jadi si Kaka deh... Heheheheeheee..." Ujung-ujungnya gw yang kena smash...

Jadi, ketika lu usaha, lu jangan pernah nilai sebelah mata usaha lu... Untung lu hari ini bisa jadi cuma level ratusan ribu, tapi jika lu konsisten, tetap kerja keras dan membawa manfaat bagi orang lain, percayalah Tuhan akan bekerja dengan cara Nya untuk bantu lu... Daripada harta lu 500M tapi dari nipu??? Udah nipu, suka merendahkan sang Presiden... Sekarang mau minta negara untuk menanggung... Lha mbok pikir negara ne mbah mu po pie??? Yang ketipu, itu kan karena baca testimoni... Bener fasilitas yang diterima mewah, tapi pernah pada mikir ga, kenapa bisa gitu??? Kenapa yang resmi dari pemerintah mahal??? Dari situ kan harusnya udah ketahuan kalo tuh orang bajing*n...

Kecuali, lu panasbung garis keras... Yang ga pernah lelah nyari kesalahan pemerintah, yang selalu berfikir pemerintah melukai dan menjajah rakyatnya... Ya makan tuh dikibulin teman lu sendiri, dan jangan nangis ke pemerintah!!! Maka nya, jangan pernah percaya dengan testimoni orang... Meski dia bergelar orang alim sekalipun... Logika berfikir lu mesti jalan... Yang mesti lu pegang, lu dan dia sama-sama manusia, lalu apa alasan lu musti percaya sama dia??? Mendukung orang boleh, tapi mengkultus-kan orang jangan... Selama logika berfikir lu masuk, ya udah dukung... Kalo udah ga masuk, ya tinggal... Ngapain jadi bodoh dengan mendukung kesalahan???

Selain untuk menambah penghasilan pribadi nya, ada maksud mulia dibalik Ay Ay kerja... Cita-citanya dari kecil, yang bahkan menjadi bahan tertawaan teman-temannya, ketika dia menabung dari 10rebuan... Apa itu??? Memberangkatkan Abahnya naik haji... Gw sih menilai wajar saja orang menertawakan cita-cita macam ini, apabila melihat besaran gaji Ayu saat itu, dan kondisi keluarganya... Tapi gw dan mungkin orang-otang normal, orang-orang logis lupa, bahwa disetiap niat baik, ada banyak makhluk baik yang siap dan selalu meng-amin-kan nya... So??? Jangan pernah takut melakukan hal baik, meski yang lu dapat caci maki bahkan hinaan sekalipun...

Konsep kerja sambil membantu orang yang Ay Ay jalankan, murni tanpa modal satu rupiahpun bagi yang dibantu... Modal satu-satunya, hanya tenaga... Yang dibantu pun skala kecil... Ini beda dengan MLM, konsep sedekah, pembayaran apalah itu yang hari-hari ini sedang booming dengan berbalut baju agama... Kadang, miris juga gw lihat yang kek gini... Kenapa sih usaha harus dibalut agama??? Kalo jiwanya, hakekatnya sesuai agama, silahkan dan itu bagus... Tapi kalo bungkusnya agama, tapi isinya nafsu angkara... Apa ga malah menistakan agama jatuhnya??? Tapi sudahlah, itu hak mereka, dan mereka yang akan menanggung akibatnya...

Konflik semakin menarik ketika adek koplak gw, Cathrine mulai kerja di tempat gw... Yah siapa yang bisa nyangkal kecantikan dari nih bocah... Meskipun rada koplak, Cathrine itu ibarat copy an dari Cinta... Meski secara sifat dan sikap mereba berbeda jauh sih... So??? Kegilaan seperti apa, dan dimulai dari mana??? Biarkan sang waktu yang akan bercerita...


Ciaooo...
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di