CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57e688699e740489288b456e/real-horor-story-quotrel-kereta-api-angkerquot

REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"

WELCOME TO MY THREAD
REAL HOROR STORY

REL KERETA API ANGKER

Quote:

Quote:

Quote:

AGAN MINTA UPDATE!!! ANE CUMA MINTA emoticon-Blue Guy Cendol (L)DAN emoticon-Rate 5 Star BIAR ANE SEMANGAT GANSIS

BAGI YANG SUDAH TAHU TKP PLEASE UNTUK DIAMTAATILAH RULES SFTH!!! NO KEPO!!! AGAN KEPO ANE KENTANG


Quote:

Quote:


Quote:

Quote:


DISINI TIDAK ADA BUMBU PENYEDAP, GARAM, FORMALIN DAN SEBAGAINYAKARENA INI ADALAH SEBUAH THREAD KISAH NYATA... BUKAN MASAKAN!!!NO ALAY LANGUAGE!!!


PROLOG

Quote:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
Shawty.vhee dan 66 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tyazscream
67
Thread sudah digembok
Part 29. Makk DEEERR!!! Penampakan wanita TUA yang tewas sore tadi. Peristiwa tak terlupakan!!

Quote:


Hi gan, kembali ke pengalaman pribadi ane...

Sore itu ane bersama dani dan rudi diajak kesuatu tempat kearah kebon barat jembatan untuk memasang perangkap burung dengan pulut/getah gan, karena masih sore kita memutuskan untuk berjalan kaki ke arah tersebut, karena masih sore dan ane pun gak kebayang oleh apapun, pikir ane gak mungkin ada hal-hal aneh yang terjadi disore itu.

Sebelumnya sih rudi disuruh memetik kelapa oleh ibunya gan dikebon miliknya, karena teman ane ini mempunyai kebun yang tidak jauh dari rumahnya, kita pun berjalan kaki menuju kearah kebon dengan membawa sarang burung, dan beberapa ranting yang sudah kita beri getah sebagai perangkap burung.

Kita pun menelusuri rel kereta api dengan berjalan kaki, suasana masih terik oleh matahari gan. segala aktifitas ane dan kawan-kawan tidak lepas dari rel kereta gan, apalagi rudi yang termasuk teman dekat ane dan teman kecil, karena rumah kita berdekatan dengan rel kereta, yang paling membedakan dengan rel kereta lainnya, disamping kanan kiri rel kereta api ditempat ane masih kebon atau tanah kosong, dan kebanyakan rumah membelakangi rel kereta api, makanya seperti yang ane ceritakan dulu ketika rudi membawa kaki korban kecelakaan karena belakang rumah rudi itu ada rel kereta api.

Quote:


Dani dan rudi mulai sibuk memasang perangkap burung dengan getah dan satu sangkar yang didalamnya diisi oleh burung untuk menarik burung yang lain, jaman dulu bisa memakai radiotape yang berisi rekaman burung yang berkicau.

Quote:


Setelah beberapa menit kemudian kita segera menjauh agar burung yang akan kita tangkap tidak terganggu, kitapun duduk diatas besi rel kereta api sambil ngobrol.

Quote:


Tak lama kemudian rudi ingat untuk disuruh mengambikan buah kelapa disalah satu kebon miliknya gan,

Rudi pun langsung ke kebon disamping sebelah utara, sedangkan perangkap burung yang kita pasang disebelah selatan, disamping utara ini hanya lahan kosong gan, yang isinya cuma semak-semak, dan beberapa pohon seperti pohon pisang, kelapa, dll.

Tibalah rudi menaiki pohon kelapa gan,

Setelah menaiki pohon kelapa, dan sudah memetik tiga buah kelapa, rudi seperti tidak turun-turun gan, sepertinya dia malahan justru santai diatas pohon, sementara ane dan dani masih mengamati perangkap burung yang kita pasang.

Quote:


Ane pun melihat gerak gerik rudi yang mencurigakan sambil melihat kebawah, ternyata gan, rudi itu sedang mengintip orang yang sedang mandi gan!! haha.. siapa yang diintip?? Seseorang yang rambutnya pajang, karena masih sore wajar jika banyak jam-jam segitu orang mandi, dan karena didesa kamar mandi rumah warga masih diposisi luar rumah gan, dengan kondisi bilik bambu tanpa atap, seperti yang pernah ane ceritakan tentang teror rumah disekitar rel.

Quote:


Jeeeengggg.... jeeenggggg....

Tau gan, siapa yang diintip oleh rudi? Seserorang berambut panjang, tapi bukan cewek gan MELAINKAN COWOK!! Kwakaka.. ANE GAK BOHONG!! Yang ternyata diamati oleh rudi itu seorang laki-laki gan, cuma rambutnya panjang, rudi belum tahu siapa yang diintipnya karena posisi laki-laki yang sedang mandi itu membelakangi rudi, rudi baru tahu ketika laki-laki tersebut memaling menghadapkan badannya kearah rudi.

Tak lama kita ngobrol kita bertemu dengan salah satu warga tetangga kampung gan, yang membawa cepon dan tampah gan, seorang perempuan yang sudah berumur, wanita itu juga menyapa kita gan,

Quote:


Quote:


Setelah dani membeli kerupuk sambal dia pun memakannya, sementara ane hanya melihat kearah selatan rel kereta api gan, wanita itu kemudian pergi dengan membawa dagangannya, ane dan dani pun mencoba memastikan kearah perangkap yang kami pasang.

Quote:


Sontak ane dan dani kaget langsung melihat rudi yang sedang turun dari pohon kelapa, dan seketika pandangan ane dan dani beralih kepada seseorang wanita yang kita temui tadi gan, sumpah ane dan dani benar-benar seperti terkunci mulut ane, bahkan untuk mengucapkan sesuatu saja ane gak bisa gan.

“Brrruuukkkkk... Kletuk... Kleetttuukkk... Klllleeeetuukkkk...” Suara wanita yang tertabrak kereta api gan

Kejadian yang benar-benar ane lihat dari mata kepala ane sendiri...

Ternyata wanita yang belum ada sepuluh menit kita temui langsung tersambar kereta dari arah barat gan,

Anehnya, Ane dan dani hanya bisa diam seperti patung seakan gak percaya gan, bahkan ane lihat dani yang memegang pincuk daun pisang sampai merinding, bahkan merindingnya sangat berbeda dengan gan, seperti tangan terkena stroke, bergetar-getar. Bahkan ane dan dani mungkin bisa dikatakan diam berdiri ditempat bisa sampai 1 menitan.

Tibalah rudi yang turun dari pohon kelapa dengan tergesa-gesa seperti seorang pemadam kebakaran yang turun dari lantai dua basecampnya dengan plosot ke tiang besi ke lantai bawah ketika ada telp kebakaran seperti di film-film. Bedanya itu pohon kelapa gan, jadi dada sampai perut serta tangan rudi sampai lecet-lecet sepeti diparut gan.

Quote:


Seketika ane seperti sadar gan, kaki yang tadinya ane susah untuk melangkah kembali bisa digerakkan, mulut yang tadinya susah untuk berbicara kembali seperti normal gan.

Karena kondisi yang sangat sepi gan, dan tempat tersebut juga gak banyak rumah penduduk hanya beberapa orang saja yang berdatangan gan dari rumah-rumah sekitar dan beberapa orang yang kebetulan lewat saja yang datang waktu itu.

Dengan kejadian yang ane lihat kita bertiga seperti amnesia dalam beberapa menit gan, rudi tidak ingat dengan buah kelapa yang dipetik olehnya, ane dan dani yang lupa memasang perangkap burung. Rudi yang terlihat berseberangan dengan rel dengan ane mulai menaiki pondasi rel dan memastikan kondisi korbannya gan, sementara ane dan rudi hanya berjalan menelurusi jalan dari bwah pondasi rel gan. entah kenapa ane waktu itu seperti takut gan, berbeda dengan kejadian yang ane alami sebelumnya, mungkin saja ane melihat jebret secara langsung yang menjadikan ane semakin takut dengan kejadian tersebut.

Quote:


Dani terlihat seperti cemas gan, dia seperti takut,

Setelah beberapa menit kemudian,

Akhirnya warga mulai berdatangan gan, akhirnya seperti biasa gan, kita bertiga tanpa dikomando mulai memunguti pretelan-pretelan organ dari korban, beberapa menit kemudian kita pun langsung pulang gan, tanpa sangkar burung dan buah kelapa yang dipetik oleh rudi, sedangkan dani menjadi artis waktu itu karena dia yang paling tua diantara ane dan rudi, dani yang menjadi bahan tanyaan orang-orang yang kebetulan melihat kejadian itu.

Setelah selesai dan dibawa jasad korban tersebut, ane dkk. Langsung bergegas pulang gan, hari juga sudah mulai maghrib, tapi susasana masih cerah, ane ingat waktu itu langit masih kuning cerah, kita pun berjalan kaki menelusuri rel kearah timur, dimana arah tersebut arah rumah kita pulang gan.

Seperti biasa gan, tangan kita masih terdapat darah, dan beberapa daging-daging kecil yang masih menempel ditangan kita, kita pun pulang tanpa membawa apapun gan, buah kelapa yang rudi petik dibiarkan begitu saja, dan sangkar burung beserta burung yang sudah bocor/berkicau pun dibiarkan masih ditempat dimana kita letakkan gan.

Karena kita berjalan kaki pulang menelusuri rel gan, tentunya pandangan kita kepada bantalan beton pondasi rel agar kita gak salah melangkah, pandangan kita pasti selalu kebawah jika kita berjalan ditengah-tengah rel kereta api, setelah kurang lebih seratus meteran gan, ane menemukan bercak darah dan potongan jari tangan gan.

Quote:


Setelah beberapa menit kemudian kitapun sampai dirumah rudi, dani tanpa mengucapkan sepatah katapun langsung bergegas pulang gan, ane mampir dirumah rudi untuk mengambil motor yang ane titipkan dirumah rudi, karena masih maghrib gan, anepun menunggu dan mandi dirumah bulek ane yang rumahnya tidak jauh dari rumah rudi.

Quote:


FYI gan: Dirumah bulek ane juga pernah diteror gan sampai adzan subuh pertama ane baru bisa tidur, kejadian ini juga pernah ane ceritakan, dipart awal ketika ane mengunjungi pengajian dirumah tersebut.

Quote:


Quote:


Karena ane gak terbiasa gan, ane pun bingung mau kemana, jalan arah kerumah ane pun tidak dilalui rudi, ane yakin rudi itu sepertinya sudah paham maksud ane waktu itu, bahkan sampai ane minta rudi untuk beli bensin eceran gan, dia selalu yang memegang kunci motor.
Ketika dalam perjalanan gan,

Malam itu benar-benar sunyi, sepi, tanpa ada warga yang keluar sama sekali gan, bahkan dikampung sama sekali tidak terdapat warga yang keluar, karena seperti biasa gan, setiap ada kecelakaan kereta api, malamnya tidak ada warga yang berani beraktifitas.

Quote:


Quote:


Setelah kita memarkirkan motor, ane mendengar sedikit-sedikit pembicaraan antara dani dan temannya gan tentang burung, yang sekilas yang ane dengar itu, burung yang dibawa dani untuk menarik perangkap itu burung titipan dari temannya gan, karena sudah bocor/berkicau, makanya temannya menyayangkan dani karena sudah meninggalkan burungnya dikebon, karena harganya yang mahal gan.

Quote:


Quote:


Akhirnya semua berdiri gan, dan mulai berjalan kaki menuju rel kereta api dengan menaiki pondasi rel yang letaknya lebih tinggi. Tapi gan, ternyata temannya dani itu justru menunggu dirumahnya dani, jadi kita kesana hanya tiga orang gan.

Antara ane, rudi dan dani sama-sama menunjukkan wajah pucat gan, tidak seperti 10 menit yang lalu yang kita semua kocak saling bercanda, apaalagi dani yang ane tahu ternyata baru saja pulang dari polsek, rudi yang suka cerewet saja dia hanya diam.

Karena dani yang lebih tua, dia yang berjalan paling depan gan, sedangkan ane yang ditengah sementara rudi berada dibelakang, kita berjalan beriringan tidak bisa saling bersebelahan karena berjalan kaki menelusuri rel gan. suasana malam, benar-benar sunyi gan, tanpa ada satu orangpun yang ane lihat.

Quote:


Rudi gak terdengar suaranya gan, DAN TERNYATA AGAN TAHU!!! RUDI SUDAH NGACIR DULUAN GAN!! DIA TERNYATA GAK IKUT KITA UNTUK MENGAMBIL BURUNG YANG KITA PASANG DIKEBON DEKAT REL MALAM ITU. WAANJIIR GAK!!

Quote:


Padahal dalam hati ane ngarep banget untuk pulang gan... Sumpah waktu itu langsung terngiang ane mengambil organ-organ tubuh tadi sore, yang paling keinget itu ketika cuilan kepalanya gan, beserta isi didalamnya dan beberapa darah yang tercecer ketika dani ngomong, “Tadi jadi tangannya dimana?”.

Quote:


Bersambung dulu gan.. soalnya hampir melebihi karakter post..













profile-picture
profile-picture
profile-picture
abdurroffirf dan 7 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tyazscream
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di