alexa-tracking
Kategori
Kategori
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Mata Terkutuk - The Dark Side (REBORN) [TAMAT]
4.59 stars - based on 70 vote 5 stars 0 stars
1024
1024
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/58896257ded770c0598b4569/mata-terkutuk---the-dark-side-reborn-tamat

Mata Terkutuk - The Dark Side (REBORN)





Semua yang bisa terlihat belum tentu adalah yang sebenarnya. Kebanyakan orang hanya melihat apa yang ingin mereka lihat. Namun ada satu bagian yang tidak akan pernah bisa berbohong, yaitu CERMINAN HATI


Setidaknya begitulah yang dikatakan oleh wanita yang kulihat selalu memancarkan aura bercahaya. Tapi maksudku apa manfaat sebenarnya dari kelebihan yang kumiliki saat ini? Sampai saat ini aku masih mencari tahu, hingga berbagai macam kejadian-kejadian aneh yang selalu ku alami. Semua berawal dari mimpi yang pernah kualami saat aku masih duduk di bangku sekolah.



Tokoh :
  • Khaidar Ekanetra - Aku, pria dengan tinggi 170cm berkulit kecoklatan dengan rambut pendek lurus, dan pendiam
  • Heri Arisyandi - Sahabatku sejak SMA, tinggi badan sepantarku, kulit putih rambut pendek keriting, orang paling gokil dan terkadang ceroboh
  • Dirga Leo - Seorang anak laki-laki yang merupakan atlit hebat sejak SMA dengan tinggi 165cm berkulit putih bersih, rambut pendek
  • Syilainun Dessari - Wanita berhijab, adik kelasku dari SMP tinggi sekitar 160cm berkulit putih, sangat pemalu tapi begitu anggun
  • Syahla Kirana - Wanita cantik nan pintar, berambut panjang hingga punggungnya, wanita yang sedikit tomboy tapi tetap anggun dan pintar
  • Razeeta - Wanita modis dengan rambut panjang, berkacamata. So cool namun elegan


SMA
Part 1
Part 2
Part 3
Part 4
Part 5
Part 6
Part 7
Part 8
Part 9
Part 10
Part 11
Part 12
Part 13
Part 14
Part 15
Part 16
Part 17
Part 18
Part 19
Part 20
Part 21
Part 22
Part 23
Part 24
Part 25
Part 26
Part 27
Part 28
Part 29
Part 30
Part 31
Part 32
Part 33
Part 34
Part 35
Part 36
Part 37
Part 38
Part 39
Part 40
Part 41
Part 42
Part 43
Part 44

KULIAH
Part 45
Part 46
Part 47
Part 48
Part 49
Part 50
Part 51
Part 52
Part 53
Part 54
Part 55
Part 56
Part 57
Part 58
Part 59
Part 60
Part 61
Part 62
Part 63
Part 64
Part 65
Ending?

Kisah ini akan dilanjutkan dalam thread yang berbeda, bukan apa-apa, agar judul dan cerita dapat berjalan sesuai dengan yang semestinya emoticon-SmilieMohon dimaklum. Jika kalian sadar, cerita ini sudah keluar jauh dari judul emoticon-Smilie


Jumpa Jodoh

Merupakan kisah lanjutan dari cerita ini. Dan disana semua akan terjawab dengan siapa seorang Netra menikah emoticon-Big Grin
Jika ada yang mau memberi masukan, dengan senang hati akan saya baca


profile-picture
profile-picture
masqumambang dan divatooox memberi reputasi
Diubah oleh neopo
Beri apresiasi terhadap thread ini Gan!
Thread sudah digembok

Part 9 - Leo

*Satu minggu kemudian, disekolah


Setelah kejadian saat aku meminjam buku Sari, kami hanya mengobrol saat di madrasah saja, itupun kebanyakan membahas tentang pelajaran. Pagi ini cukup membosankan, karena dari jam pertama hingga jam istirahat, ga ada guru yang masuk. Aku berjalan keluar kelas, tiba2 mataku terasa perih, sepertinya kemasukan debu lagi. Aku menggosok mata kananku lagi sambil berjalan ke balkon. Tak sengaja mata kiriku aktif, dan memperlihatkan wujud2 orang2 itu lagi. Wujud mereka berbeda2. Tapi hanya beberapa yang menarik perhatianku. Salah satunya adalah wujud seseorang yang sedang berolahraga dilapangan. Aku melihat kakinya terbakar berapi2. Aku melihat secara normal, dia adalah Leo. Leo masih sama seperti penglihatanku dulu.


Aku melihat Leo tak banyak bergerak, dia bergerak, hanya saja gerakannya perlahan, seolah tak menunjukkan semangat olahraga. Apa arti dari penglihatanku tentang Leo? Aku tak tahu. Aku mencoba mencari di internet, tapi tak satupun petunjuk yang aku temukan. Tiba2 aku teringat kembali mimpiku saat aku mengetahui kekuatan mata ini. Dimana dalam mimpi itu aku melihat sosok2 mengerikan, termasuk salah satu sosok seperti Leo, yang kakinya terbakar. Apakah dia benar Leo?


Aku kembali masuk ke kelasku untuk mencari tahu siapa sebenarnya Leo. Aku mulai tertarik dengan kepribadiannya ini. Aku membuka facebook dari HPku, dan melihat grup sekolahku, siapa tau aku mendapat petunjuk. Aku mencari anggota di grup ini, dan mengetik namanya di kolom search. Aku melihat satu nama "Arga Leo Saputra". Kemudian aku membuka isi facebooknya, kebetulan profilnya tidak di privacy. Aku melihat foto2nya, dan sebuah album yang membuatku tertarik. Aku membuka album foto itu.


MasyaAllah . . . ! ! ! ternyata Leo merupakan atlit lari. Tapi kenapa aku ga pernah tau? Dia merupakan atlit lari dari sekolahku. Se-kuper itukah aku, sampai2 aku tak tahu siapa2 yang memegang gelar juara disekolah ini? Aku terus menscroll halaman itu hingga foto terakhirnya. Aku melihat sebuah foto dimana saat itu Leo sedang memegang sebuah piala juara ke-2 tingkat provinsi, dan disampingnya adalah sosok wanita yang sangat aku kenal.

Quote:


Aku memang tak pernah mengikuti event apapun, bagiku, mencari ilmu disekolah adalah hal utama, dan acara kaya gitu aku anggap sampingan saja.

Quote:


Kemudian aku mengikuti Anna menuju Kantin, tapi pandanganku terus pada HP, dimana aku melihat foto Leo dengan Sari itu. Apa mereka pernah ada hubungan spesial? Sudahlah, aku tak mau kembali terlarut dalam kecemburuan, mungkin saja hanya foto bersama. Aku kembali mencari tahu apa maksud dari kaki berapi itu.

Quote:


Aku melihat beberapa status yang telah dibuat oleh Leo di facebooknya. Beberapa hanya status tentang komentarnya mengenai politik. Ni anak masih SMA tapi udah kenal politik. Hebat ! ! ! Pikirku. Sampai aku menemukan status yang tertulis . .


"Semua sudah berakhir, gw telah gagal"


Apa ini? Kenapa dengan Leo. Bagaimana aku mencari tahu tentang hal ini? Aku mencoba membuka lagi album2 foto itu, aku melihat foto kronologinya, dan melihat foto yang diunggah pada tanggal yang tak terlalu jauh dengan status itu. Aku melihat 3 foto yang benar2 membuatku kaget. Ternyata, beberapa hari sebelum Leo membuat status itu, dia sempat mengalami kecelakaan yang menyebabkan kakinya mengalami cedera. Tapi aku melihat Leo baik2 saja sekarang.

Quote:



*Dirumah, malam hari


Aku kembali mengistirahatkan badanku dikasur. Tiba2 terdengar ayah memanggilku. Aku langsung pergi ke ruang tengah dimana ayah berada. Dan aku lihat ayah sedang bersama Kakek.

Quote:


Aku mengikuti perintah kakek, aku melihat sosok ayahku mengenakan sebuah baju putih layaknya orang yang mau naik haji, dan aku melihat kakek yang berpenampilan sama dengan ayah, hanya saja kakek memakai sorban di kepalanya

Quote:


Aku mengikuti perintah kakek, dan mencoba melakukan apa yg kakek katakan

Quote:


Aku mencoba konsentrasi dengan apa yg kulakukan. Tiba2 semua menjadi gelap. Aku sedang berjalan di sebuah ruangan, tapi tubuh ini tak bisa kugerakkan. Aku hanya mengikuti kemana tubuh ini, dengan kata lain, aku hanya menjadi mata dari tubuh ini. Aku melihat seorang dokter mendekat ke arahku.

Quote:


Kemudian Leo dan dokter pergi keluar dan ternyata ini adalah rumah sakit.

Quote:


Entah apa yang terjadi, sebuah angin tertiup kearahku, membuat mataku sakit, ini sakit bukan perih. Kemudian semua menjadi gelap, aku berada di ruang tamu bersama kakek dan ayahku. Apa ini dipipiku? Basah . . Air mata? Mata kiriku mengeluarkan air mata? tapi setiap air mata ini metes, mata kiriku terasa perih seperti kemasukan debu.

Quote:



*Beberapa hari kemudian, di sekolah


Aku sedang berjalan ke kantin, karena pagi tadi aku tak sempat sarapan. Perutku keroncongan, aku merasa sangat lapar. Saat itu juga, aku melihat Sari yang sedang duduk dikantin sendirian. Aku langsung menghampirinya.

Quote:


Aku mengobrol dengan Sari, sampai ada seseorang yang datang ke tmpatku.

Quote:


Leo menarik kerah bajuku, dan menyeretku ke belakang sekolah, dimana jarang ada yang datang kesitu

Quote:


Kemudian Leo berbalik dan berjalan menjauh dariku.

Quote:


Leo melepas cengkramannya, berjalan sedikit mundur sambil menatap tajam ke arahku.

Quote:


Aku berjalan menjauh dari Leo, dan dia tetap berdiri tertunduk disitu. Dan penglihatanku tentang Leo kini telah ku ketahui, dimana Leo pesimis mengenai kakinya yang tak bisa sembuh
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di