CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57e688699e740489288b456e/real-horor-story-quotrel-kereta-api-angkerquot

REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"

WELCOME TO MY THREAD
REAL HOROR STORY

REL KERETA API ANGKER

Quote:

Quote:

Quote:

AGAN MINTA UPDATE!!! ANE CUMA MINTA emoticon-Blue Guy Cendol (L)DAN emoticon-Rate 5 Star BIAR ANE SEMANGAT GANSIS

BAGI YANG SUDAH TAHU TKP PLEASE UNTUK DIAMTAATILAH RULES SFTH!!! NO KEPO!!! AGAN KEPO ANE KENTANG


Quote:

Quote:


Quote:

Quote:


DISINI TIDAK ADA BUMBU PENYEDAP, GARAM, FORMALIN DAN SEBAGAINYAKARENA INI ADALAH SEBUAH THREAD KISAH NYATA... BUKAN MASAKAN!!!NO ALAY LANGUAGE!!!


PROLOG

Quote:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
Shawty.vhee dan 66 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tyazscream
67
Thread sudah digembok
PART. 27 CERITA ISTRI PAK HARJO ALASAN KENAPA TIDAK BOLEH MEMANCING DISITU

Quote:


Quote:


Malam itu ane dan rudi begitu serius mendengarkan cerita yang dialami oleh istri pak harjo tersebut, seperti seorang ibu yang mendongengkan anaknya dimalam hari menjelang tidur,

Quote:


Lalu istri dari pak harjo mulai menceritakan tentang keberadaan mahluk halus yang ada disana gan. Pada jaman dulu disana ada sebuah rumah gan, rumah dengan bangunan semi permanen yang dihuni oleh satu kepala keluarga dan mempunyai dua orang anak, kedua anak tersebut seorang perempuan, tadinya nampak aman dan tenteram, tidak ada masalah apapun dalam keluarga tersebut, akan tetapi semenjak terjadinya kecelakaan yang dialami oleh kepala keluarga/suaminya, lantas ekonomi keluarga tersebut semakin berantakan, hingga akhirnya membuat depresi sekaligus trauma yang dialami oleh istrinya yang menjadikan istrinya tersebut mengalami hal yang sama dengan suaminya, yaitu menabrakkan diri ke kereta yang sedang melintas. Istrinya tidak kuat dengan hidup yang dideritanya gan. nahh sosok itulah yang seringkali diyakini oleh istri pak harjo adalah sosok korban bunuh diri tersebut.

Quote:


Bagaimana dengan kedua anaknya? Ternyata disana selalu menyimpan masa lalu yang kelam...

Kedua anaknya katanya dititipkan oleh keluarganya yang berada diluar kota, karena meninggal secara tragis, akhirnya sosoknya mulai berkeliaran mengganggu warga yang beraktifitas malam, ataupun yang sekedar lewat, karena jaman dahulu disitu ada jalan setapak yang menuju ke arah perkampungan warga, tak terkecuali pak harjo waktu itu,

Pada suatu malam, pak harjo mulai mendirikan bangunan, dikampung ane ketika mau munggah molo/menaikan atap rumah biasanya berbentuk segitiga. Karena masih memakai unsur jawa yang kental ditambah lagi masih jaman dulu, ritual tersebut biasanya mengundang sesepuh desa dan mengundang para warga untuk mengaji sekalugus begadang semalam suntuk, sampai subuh.

Karena pengajian diadakan pada malam hari tentunya pak harjo kurang begitu mengamati semua tamunya yang hadir waktu itu gan, karena dia mau menjadi warga baru tentunya banyak juga warga yang datang namun tidak dikenalinya, hal tersebut wajar. Seperti ortu agan sendiri ketika menggelar walimah, belum tentu semua orang yang datang dikenali.

Pada waktu itu karena pak harjo termasuk orang yang sederhana ditambah lagi tidak adanya warga tetangga yang dekat maka pengajian hanya mengundang beberapa saudaranya saja adapun tetangga hanya beberapa saja, itupun tetangga jauh. Pak harjo hanya membuat 20 berkat/nasi berkat yang akan diberikan kepada warga yang datang untuk mengikuti pengajian tersebut gan, alhasil setelah pengajian tersebut diadakan, berkat/nasi berkat itu kurang gan. dan kurangnya itu sebanyak tiga buah. Pak harjo mulai kebingungan dengan nasi berkatnya yang kurang, tetapi dia tidak berpikiran macam-macam alasan kenapa nasi berkatnya bisa berkurang, padahal dia mengundang saudara dan beberapa warga PAS dengan nasi berkatnya tersebut.

Quote:


Karena kurangnya nasi berkatnya sebanyak tiga buah tersebut, terpaksa tiga orang saudara dari pak harjo pulang tanpa membawa nasi berkat. Pengajianpun selesai gan, layaknya tuan rumah pasti berdiri didepan rumah menyalami satu persatu warga/saudara yang datang untuk mengucapkan terima kasih. Disinilah sebenaranya pak harjo mulai melihat tiga orang yang pulang dengan berjalan kaki melintasi jembatan rel kereta api, dia pun masih belum memikirkan hal yang aneh-aneh yang sebenarnya kejadian tersebut sebuah awal dari teror yang hampir tiap minggu dialaminya. Hal yang sedikit janggal adalah, adanya dua orang perempuan dan seorang laki-laki yang tak dikenal oleh dirinya.

Setelah semua selesai, pak harjo dan beberapa keluarga mulai begadang semalam suntuk untuk melakukan proses munggah molo pada esok harinya, (Bayangkan gan!!! semalam suntuk dipinggir rel dengan posisi rumah masih pondasi). waktu itu dia ditemani kedua adiknya dan satu keponakannya waktu, untuk mengusir rasa bosan dia saling mengobrol dan ada juga yang bermain catur.

Waktu itu ketika pak harjo menghadap ke arah timur jembatan rel, tepatnya dimana ane memancing yang beberapa makanan ane yang hilang. dia melihat sebuah rumah yang gelap tak terawat tersebut menyala gan, tapi bukan menyala karena efek dari lampu, melainkan cahaya yang tidak diketahui secara jelas, warnanya merah, dan nampak dari kejauhan ada beberapa bayang-bayang yang terlihat disekitar rumah tersebut, karena penasaran dengan rumah yang ada diseberangnya, maka pak harjo mulai bertanya dengan adik tertuanya.

Quote:


Karena menuruti kemauan dari kakaknya/pak harjo, lantas akhirnya adiknya tersebut mau menemani pak harjo untuk mengecek siapakah sosok yang dilihatnya malam itu, karena rumah tersebut sepi tak ditinggali lagi, jadi bisa saja kemungkinan orang yang bermaksud jahat yang dilihatnya. Pak harjo dan adiknya mulai berjalan kaki menuju kearah rumah tersebut dengan melewati jalan yang memutar gan/tidak melewati jembatan rel kereta api.

Hingga tibalah pak harjo dan adiknya sampai dirumah tersebut.

Setelah sampai dirumah tersebut, Pak harjo dan adiknya mulai berhati-hati dengan merindik, siapa tahu saja seseorang yang mempunyai maksud jahat disana. setelah sampai tig ameter dari rumah tersebut dan dirasa aman, pak harjo mulai masuk rumah tersebut, nampak pintu yang sudah ambruk dan atap rumah yang sudah agak roboh, karena bangunan semi permanen gan. dia tidak menemukan seseorang yang dilihatnya dari seberang rel, MELAINKAN!!!

ALANGKAH KAGETNYA DIA MENEMUKAN TIGA NASI BERKATNYA YANG MASIH RAPI DIDALAM RUMAH TERSEBUT

Quote:


Memang gan, karena pak harjo yang mempunyai hajat, jadi dia tahu kemana arah pulang tamu yang diundangnya, termasuk ketiga orang yang tak dikenal yang arah pulangnya berjalan kaki dengan menyeberang jembatan tersebut, ketiga tamu tersebut datang pada akhir pengajian, ketika pengajian selesai.

Karena masih diliputi penasaran, pak harjo dan adiknya menunggu didalam rumah tersebut yang nampak gelap, tanpa adanya penerangan seperti yang dia lihat dari kejauhan, setelah hampir setengah jam dia menunggu dan tidak menemukan seseorang penghuni didalam rumah tersebut maka pak harjo dan adiknya memutuskan untuk pulang.

Quote:


Tibalah mereka dirumah yang mau dibangunnya, sesekali pak harjo mengamati siapakah gerangan seseorang yang hadir dalam hajatnya tersebut, anehnya ketika dilihat dari jauh rumah tersebut kelihatan seperti menyala gan.

Ketika beberapa saudaranya asik mengobrol masing-masing, dia melihat sosok tangisan dari seorang wanita yang sumber suara tersebut dari arah rumah tersebut, diiringi sosok bayangan hitam yang terlihat jelas, pak harjo lantas memanggil saudaranya,

Quote:


Karena saudara tertuanya itu sudah lama tinggal didaerah tersebut, dia pun segera memberi tahu tentang perihal kejadian yang disana sebelumnya, akan tetapi hanya penghuninya ketika hidup dan tinggal disitu.

Sekelabat bayangan yang muncul tersebut itu berjalan kedepan rumah dan memandang dari seberang kali, dengan tangan melambai-lambai, seperti minta tolong, dan suara menangis itu terdengar semakin lirih... lirih dan kemudian berhenti, lantas karena pak harjo yang diliputi oleh penasaran dengan sosok yang dirumah tersebut.

Dia pun segera sendiri mencoba mengecek, siapakah gerangan yang ada disana, ditambah lagi nasi berkatnya yang terlihat disana, diapun segera berjalan kaki menuju kesana..

Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Dari situlah, ane dkk. Menganggap bahwa sosok yang pernah dilihat oleh pak harjo itu adalah sosok yang sama dengan apa yanga ane lihat ketika berjalan kaki menyeberang ke jembatan rel pada malam hari,

Ane dan rudi sampai-sampai dibuat takut gan, dengan apa yang dikatakan oleh istri dari pak harjo itu, dia begitu lugas bercerita, sampai-sampai ane disana bingung mau pulangnya,

Quote:


Ternyata ditempat itu gak kalah angkernya gan dengan diseberang kali jembatan rel kereta api, sebenarnya ditempat itu seringkali diadakan persembahan seperti sajen, akan tetapi sekarang sudah jarang, bahkan sudah tidak ada lagi.

Cerita dari istri pak harjo nanti ane ceritakan dipart selanjutnya, tentang. “Wanita korban perkosaan dengan wajah yang silet.”
profile-picture
profile-picture
profile-picture
alifialifia dan 4 lainnya memberi reputasi
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di