CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57e688699e740489288b456e/real-horor-story-quotrel-kereta-api-angkerquot

REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"

WELCOME TO MY THREAD
REAL HOROR STORY

REL KERETA API ANGKER

Quote:

Quote:

Quote:

AGAN MINTA UPDATE!!! ANE CUMA MINTA emoticon-Blue Guy Cendol (L)DAN emoticon-Rate 5 Star BIAR ANE SEMANGAT GANSIS

BAGI YANG SUDAH TAHU TKP PLEASE UNTUK DIAMTAATILAH RULES SFTH!!! NO KEPO!!! AGAN KEPO ANE KENTANG


Quote:

Quote:


Quote:

Quote:


DISINI TIDAK ADA BUMBU PENYEDAP, GARAM, FORMALIN DAN SEBAGAINYAKARENA INI ADALAH SEBUAH THREAD KISAH NYATA... BUKAN MASAKAN!!!NO ALAY LANGUAGE!!!


PROLOG

Quote:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
Shawty.vhee dan 66 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tyazscream
67
Thread sudah digembok
PART 26.4 MEMANCING DISEKITAR JEMBATAN REL KERETA API SESION II | ANE BERTEMU DENGAN BAPAK TERSBUT TAPI..

RUDI MELIHAT SOSOK PEREMPUAN YANG SEDANG DUDUK DIREL KERETA API DEKAT DENGAN PONDASI YANG PERNAH ANE FOTO

Quote:


FYI. Rudi itu SANGAT TAKUT gan dengan sosok penampakan wanita, berbeda dengan sosok yang berdarah-darah atau wajah hancur, dia masih berani dan bisa kontrol dirinya.

Quote:


Quote:


Akhirnya tibalah kita dirumah rudi gan, rudi mengatakan bahwa dirinya melihta sosok penampakan wanita yang sedang duduk disebelah rel gan. tepatnya disekitar ane mengambil gambar dulu.

hasil tangkapan rudi dan hendra kita bakar buat menemani kita ngobrol, kali ini kita lebih sore pulang kerumah, karena agan tahu sendiri kita kesana pada malam jumat, tepat tanggal merah pada hari kamisnya waktu itu, seperti yang ane ceritakan dipart sebelumnya, kita memang sepakat untuk tidak sampai malam karena untuk menghindari penampakan, dan besoknya ada aktifitas yang dilakukan oleh kita

Quote:


Malam itu tidak terlalu membawa rasa takut bagi ane gan, akan tetapi ane mendapati rasa penasaran dengan apa yang mau diucapkan oleh bapak tersebut sekaligus hasil jebakan kita tentang kue bandung yang telah diberikan racun.

Besoknya hendra sudah menemui rudi untuk segera menuju kerumah ane, ane tahunya malahan ane yang kerumah rudi ternyata mereka yang justru datang menemui ane, hari itu jum’at malam sabtu, hari tersebut sebenarnya ane dan hendra tidak ada kegiatan kuliah, kita bisa menghabiskan malam tersebut, ane mendapati hendra yang sudah membawa pancing lagi gan,

Quote:

Akhirnya kita berangkat gan, setelah beberapa menit kemudian sampailah kita pada tempat yang kita tuju, motor ane parkirkan ditempat dipinggir jembatan jalan, lantas kita pun berjalan kaki menuju kerumah tersebut,

Quote:


Lantas ane mencoba mengecek gan, kondisi rumah masih tetap sama seperti sebelum-sebelumnya, yang masih terkunci, mati lampu, dan banyaknya sampah dedaunan kering yang tak terurus, dan sedikit banyak debu, ane sangat ingat dengan kejadian yang ane dengan dimalam kemarin, tidak ada tanda-tanda kerusakan pada rumah tersebut, hanya lampu saja yang terlihat pecah.

Lalu ane pun berpikir, apa yang diucapkan dengan bapak itu yang sempat ane temuin kemarin. Bukannya bapak itu melihat ane yang sedang memancing disekitar ane memancing, ada benarnya juga jika dia tidak mengurus rumah tersebut, mungkin karena sesuatu hal.

Akhirnya ane mencoba menuruti keinginan rudi untuk menyeberang rel, karena menurut rudi tempat yang kita mancing tersebut paling aman. Memang paling aman menurut rudi, tapi tidak buat ane. setelah kita sampai ditempat kita memancing, kita sempatkan melihat kue yang sengaja kita taruh gan.

BENAR ADANYA KUE YANG KITA TARUH TERSEBUT HILANG TANPA BEKAS!!! BAHKAN WADAHNYA PUN TIDAK ADA.

Dengan melihat tidak adanya bungkusan tersebut, muncul kata-kata dari hendra,

Quote:


Ane dan rudi langsung terdiam menatap hendra, dalam hati kita berdua ada benarnya juga dengan ucapannya, walaupun itu menurut ane tidak mungkin, karena ketika ane meletakkan kondisi hujan dan pada malam hari, dan jarang sekali yang ada disana.

Quote:


Setelah beberapa jam kemudian, ane melihat seseorang yang masuk dirumah bapak tersebut gan, terlihat dari kejauhan seseorang yang menaiki sepeda yang terlihat dari seberang rel, siapakah seseorang tersebut, kita bertiga belum menemui kerumah itu.

Quote:


Kita pun memancing gan, pada jam-jam awal kita tidak mencapati sesuatu yang janggal ataupun membuat takut, semuanya tampak biasa saja, malahan kita sempat bercanda disekitar situ, apa yang kita bawa juga tidak ada satupun yang hilang gan.

Rudi sangat puas, dengan apa yang dilakukannya walaupun kepuasan rudi tidak berlangsung lama, akhirnya rudi mendengar suara bayi yang tertawa gan!!! suara bayi tersebut seperti bayi yang diajak bercanda, makin lama suara bayi tersebut semakin jelas katanya, walaupun ane dan hendra tidak mendengarnya, rudi terlihat clingak clinguk seperti orang yang sedang kebingungan.

Quote:


Quote:


Lantas rudi menemui hendra, dan mengatakan hal yang kepada hendra, karena seperti kejadian yang dialami sebelumnya, hendra dan rudi mendengar suara minta tolong sedangkan ane tidak mendengarnya,

Quote:


Rudi seperti termakan ucapan dari kita gan, dia seperti ketakutan dengan kata-kata dari ane dan hendra, walaupun 100% ane yakin bahwa suara tersebut sosok dari penunggu tempat angker tersebut. Karena jelas-jelas ane dan hendra tidak mendengarnya,

Lantas rudi mengambil senter dan memastikan darimana asal suara tersebut

Quote:


Suasana sedikit reda gan, angin yang kita jumpai sudah tidak ada lagi, sosok kakek tua tersebut juga sudah hilang, walaupun ane gak tahu dimana dia bisa hilang, seperti sekejap SANGATLAH CEPAT!!! waktu itu sangat berbeda sekali ketika ane melihat kakek tersebut, sampai-sampai ane ketakutan.

Kita bertiga mulai merapikan pancing dan segera berjalan kaki menyeberang jembatan rel malam itu, tentunya untuk mengambil motor kita dan menemui bapak tersebut. Lantas...

Sandal hendra hilang gan, ANEH!!!

Quote:


Tidak ada sepatah kata yang terucap dalam mulut kita bertiga ketika berjalan kaki mau menyeberang jembatan itu gan, sama sekali. karena masing-masing dari kita saling berusaha mengontrol diri kita gan. hingga akhirnya terjadilah sesuatu...

Tak lama kemudian tibalah kita menyeberang jembatan tersebut, sebelum kita bertiga sampai menyeberang (Tepatnya seperempat dari jembatan gan!!!) muncul lampu sorot yang begitu terang dari depan kita!!! Tanda kereta yang mau melintas, tepat kurang lebih 200 meter dari depan kita, kita pun harus segera menghindar dari kereta yang melintas tersebut gan, atau ketabrak!!! Karena itulah kita bertiga mulai mencari tempat transit sementara untuk menghindari kereta yang sedang melintas, posisi kita bertiga saat itu, rudi yang didepan berjalan kaki, sementara hendra dibelakang rudi, dan ane yang paling belakang diantara mereka berdua.

Quote:


Rudi terlihat melihat kedepan, dan langsung mencari tempat transit (Seperti yang ane lingkari digambar), kebetulan didepan rudi ada tempat transit untuk berjalan kaki saat kereta lewat gan, akan tetapi posisi tersebut lebih jauh ketimbang tempat transit yang ada dibelakang ane,

Quote:


Quote:


Lantas ane menengok kebelakang gan!!

Apa yang ane lihat!!! ANE MELIHAT SOSOK KAKEK TUA GAN! kaket tua tersebut sama seperti yang ane lihat tadi, begitu marah, tepat ditengah-tengah rel, dibelakang kita seperti mengikuti kita gan, dan ane lihat dengan jelas kakek tersebut berjalan tanpa menapakkan kakinya.

Rudi segera berbalik arah,

Apa yang rudi lihat??? Rudi melihat sosok wanita yang wajahnya begitu rusak, baju-bajunya robek, berdarah-darah, kepala samping kirinya sudah hancur tak berbentuk gan, hanya mata samping kirinya yang terlihat melotot memandang rudi, sosok tersebut juga sama gan, seperti mengikuti kita bertiga.

DISAAT ITULAH KITA BERTIGA SEPERTI AKTOR FILM ACTION GAN!!!

Apa yang dilihat ane dan apa yang dilihat rudi menyiutkan nyali kita bertiga untuk berbalik arah menuju ketempat transit yang mana tempat tersebut akan kita singgahi untuk menghindari kereta api yang mau melintas.

Rudi berbalik arah, dan baru menapakkan kaki kanannya dia segera jalan terburu-buru kedepan (Fyi. Kita tidak bisa lari diatas jembtan rel kereta api, karena diantara bantalan kayu rel tersebut langsung menuju kebawah kali gan!!! salah injak bantalan bisa terperosok kecemplung kekali)

Quote:


Dari situlah kita bertiga HARUS ADU CEPAT DENGAN KERETA API YANG MELINTAS DIDEPAN KITA, kereta sudah mulai masuk jembatan gan, dan yang bikin ane kesel, rudi itu paling gak suka jika berjalan diatas jembatan rel, karena emang harus fokus melihat kebawah ketika berjalan. Dia sangat kesusahan, sementara ane yang paling belakang GREGETAN BANGET!!! Kapan sampainya ditempat transit tersebut, cara berjalan rudi seperti nenek-nenek!! sangatlah lambat, padahal didepan kita sudah terlihat kereta gan, dan untung saja hendra tidak melihat sosok penampakannya, ane bersyukur sekali, ane sangat takut jika hendra melihat dan pingsan, mungkin bisa jadi korban keangkeran disana!!! hendra justru malah gesit gan, karena dia tidak memakai alas kaki.

Mungkin karena masih diselamatkan, kita bertiga akhirnya bisa sampai ditempat singgah ukuran 1 meter persegi untuk menghindari kereta yang lewat, kita bertiga langsung terengah-engah kehabisan nafas, sambil melihat kearah dimana sosok tersebut muncul, sosok tersebut mulai tidak terlihat.

Quote:


Quote:


Quote:


Quote:


Apakah semua ini sudah selesai?? belum gan!!! ane masih dirumah bapak tersebut yang ternyata sudah meninggal sejak tujuh hari yang lalu. ANE BELUM PULANG!!! Ada kejadian ANEH dan TAK MASUK AKAL gan!!! Akan ada percakapan ane dengan anak menantu dari bapak tersebut kenapa dia jarang dirumah itu, setelah PART ini!!!
profile-picture
profile-picture
destinationbali dan ugie107 memberi reputasi
Diubah oleh tyazscream
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di