CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57e688699e740489288b456e/real-horor-story-quotrel-kereta-api-angkerquot

REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"

WELCOME TO MY THREAD
REAL HOROR STORY

REL KERETA API ANGKER

Quote:

Quote:

Quote:

AGAN MINTA UPDATE!!! ANE CUMA MINTA emoticon-Blue Guy Cendol (L)DAN emoticon-Rate 5 Star BIAR ANE SEMANGAT GANSIS

BAGI YANG SUDAH TAHU TKP PLEASE UNTUK DIAMTAATILAH RULES SFTH!!! NO KEPO!!! AGAN KEPO ANE KENTANG


Quote:

Quote:


Quote:

Quote:


DISINI TIDAK ADA BUMBU PENYEDAP, GARAM, FORMALIN DAN SEBAGAINYAKARENA INI ADALAH SEBUAH THREAD KISAH NYATA... BUKAN MASAKAN!!!NO ALAY LANGUAGE!!!


PROLOG

Quote:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
Shawty.vhee dan 66 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tyazscream
67
Thread sudah digembok
PART 26. MEMANCING DIJEMBATAN REL KERETA API | CERITA NENEK MAK RIPAH 2

Semua pengambilan gambar dipart sebelumnya ane ambil pada malam hari, gak ada seeorang pun yang disana malam itu, kecuali ane dan adik ane yang ane suruh buat nemenin ane. ketika gansis sensitif dengan hal mahluk gaib, gak usah lama-lama disana, cukup 10 menit saja, gansis bisa melihat sosok-sosok yang ane ceritakan, jika gansis beruntung. Hehe...

Lanjuuttt gan!!

Malam itu kita bertiga masih dirumah rudi, menikmati hasil tangkapan ikan, ane menjadi pendengar setia waktu itu, sementara hendra masih mengipas-ngipas ikan yang dia bakar.

Quote:


Jadi mak ripah itu sedang berjalan pulang gan dengan digandeng cucunya waktu itu yang masih kecil, kurang lebih sekitar 3 SD an, dan ketika dia berjalan disekitar rel itu, mak ripah mendengar ada yang memanggil dirinya, dan anehnya mak ripah seperti digandeng menuju ketempat wanita tersebut gan, lantas cucunya disuruh diluar gan, walaupun cucunya itu sangat sadar dia berada disekitar kebon menjelang maghrib.

Quote:


Mak ripah itu segera menuju kesemak-semak kebon kosong disamping rel gan, seperti yang biasa dia lakukan setiap memijat orang cucunya disuruh menunggu diluar rumah, mak ripah sendiri tukang pijat tuna netra didesa rudi, (Ane dan rudi berbeda desa gan). jadi dia biasa berjalan setiap hari sekedar menawarkan jasanya, ataupun datang kerumah yang meminta jasa pijatnya.

Karena cucunya itu masih kecil, cucunya mengiyakan saja gan, tanpa mencari tahu apa yang dilakukan neneknya, dia mencoba menghibur dirinya dengan bermain sendiri disekitar kebon rel tersebut. Sebenarnya cucunya itu tahu gan kalau neneknya itu berada disekitar kebon samping rel kereta api dan cucunya juga tidak mendengar bahwa ada yang memanggil neneknya. Menurut mak ripah, dia selesai memijat ketika waktu adzan maghrib berkumandang gan.

Pertama yang dilakukan mak ripah ketika memijat itu sebenarnya kaki dulu gan, akan tetapi sosok yang meminta pijat itu bilang tangan dan badannya saja, karena kakinya sudah hilang. (Hilang yang dimaksud itu, karena kecelakaan. Kalau translate jawa: ilang/Sudah tidak ada)

Adzan maghrib pun berkumandang,

Quote:


Segeralah dia berjalan, dan memanggil cucunya.

Cucunya pun menemui dirinya gan, dan segera mengantarkan pulang kerumah gan, dan bungkusan tersebut diberikan cucunya untuk meminta dibawakan olehnya, sebelum mak ripah pulang kerumahnya, cucunya penasaran gan tentang apa yang dibawa olehnya, akhirnya cucunya membukanya ketika berjalan sebelum sampai kerumah.

Quote:


Sampailah nenek mak ripah itu dirumahnya dan membicarakan kejadian tersebut kepada anaknya, anaknya sangat kaget gan, ketika nenek mak ripah tersebut ternyata memijat salah seorang wanita korban kecelakaan kereta api yang kakinya terpotong dari badannya.

Quote:


Ternyata nenek itu memijat sosok penunggu rel kereta api gan, dia tidak habis pikir setelah mendengar suara dari yang memanggil dirinya, dia pikir seseorang wanita yang membutuhkan jasanya. Anehnya gan, katanya nenek mak ripah ini setelah mendengar suara yang memanggil dirinya, sosok itu seperti nyamperin kepada dirinya dan tangan nenek itu seperti dituntun untuk masuk kedalam rumahnya, walaupun yang dilihat oleh cucunya nenek itu berjalan sendiri gan.

Quote:


Setelah mendengarkan cerita dari rudi, kitapun mulai masuk kedalam rumah gan, dan lebih memutuskan ngobrol didalam rumah, karena malam sudah mulai larut dan tentunya kita tidak mau sesuatu hal yang terjadi yang dialami pada diri dulu terulang kembali.

Quote:


Rudi pun akhirnya menuruti keinginan ane dan segera membonceng ane, kebetulan ane yang ada didepan, akhirnya kita berangkat gan.

Tibalah kita dijembatan sebelah timur,

Akhirnya kita mulai bersiap-siap dengan perlengkapan kita masing-masing gan, kejadian kemarin segera ane luapakan, ane berpikir positif waktu itu, kemungkinan sosok dari penampakan disana sudah mulai bosan mengganggu ane dkk. Walaupun dugaan ane salah!!!
Ane melihat rudi yang sepertinya semakin lengket dengan hendra, posisi tempat memancing mereka masih sama dengan posisi kemarin mereka memancing gan,

Quote:


Ane melihat rudi dan hendra yang sepertinya berbincang-bincang, tapi ane kurang begitu tahu apa yang mereka bicarakan, karena posisi ane disebelah utara dari mereka berdua, posisi ini tentu saja agar ane lebih mudah melihat kondisi rumah dari bapak itu, untuk memastikan dari seberang kali. posisi ini berarti ane diseberang rel.

Ane melihat rudi yang sedikir ke pinggir kali gan, kemudian dia mulai melepas celananya, dan jongkok. Ternyata rudi sedang boker gan, ane tahu mungkin saja karena sejak sore dia ngerujak, dan sepertinya ane paham ketika dia menyuruh ane menyeberang rel, dia gak mau diganggu ketika boker. Langsung aja ane mengambil batu kerikil untuk ane lempar ke kali, disekitar dia boker, ane kerjain dia biar bajunya basah.

Quote:


Ane melihat kedua teman ane yang kembali serius dengan pancingnya, disela-sela ane memancing ane sempatkan untuk melihat rumah itu gan, yang terihat pintunya tertutup sejak ane datang.

Quote:


Kedua teman ane melihat ane terlihat seperti mengiyakan, lalu ane mencoba menyeberang kesana dengan membawa peralatan pancing ane, waktu itu malam belum terlalu larut gan, kurang lebih setelah adzan isya berkumandang. Ane mencoba berjalan kesana.
Karena penasaran dengan rumah itu yang kelihatan gelap, akhirnya ane mencoba mengetuk pintu rumah tersebut. Setelah beberapa kali ane ketuk ane mencoba mengintip dari luar, dan ternyata semua ruangan didalamnya pun juga ikut mati,

Quote:


Lantas ane melihat sekeliling rumah gan, yang bikin ane bener-bener heran ketika ane melihat lampu depan rumahnya itu pecah gan, seperti habis meledak, ataupun habis dipukul. Nampak sisa-sisa belingnya, ane pun memutuskan untuk bersama lagi dengan rudi dengan menyeberang rel jembatan lagi gan, ane gak mau jarak kita bertiga terlalu jauh, karena terlalu beresiko jika berjauhan.

Bersambung yah gan..

Ane bertemu dengan Bapak tersebut, hendra terkena upas/racun hingga kakinya tidak bisa buat berjalan dan penampakan-penampakan lainnya. ane ceritakan dipart selanjutnya..
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Mr.Poocy dan 2 lainnya memberi reputasi
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di