CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57e688699e740489288b456e/real-horor-story-quotrel-kereta-api-angkerquot

REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"

WELCOME TO MY THREAD
REAL HOROR STORY

REL KERETA API ANGKER

Quote:

Quote:

Quote:

AGAN MINTA UPDATE!!! ANE CUMA MINTA emoticon-Blue Guy Cendol (L)DAN emoticon-Rate 5 Star BIAR ANE SEMANGAT GANSIS

BAGI YANG SUDAH TAHU TKP PLEASE UNTUK DIAMTAATILAH RULES SFTH!!! NO KEPO!!! AGAN KEPO ANE KENTANG


Quote:

Quote:


Quote:

Quote:


DISINI TIDAK ADA BUMBU PENYEDAP, GARAM, FORMALIN DAN SEBAGAINYAKARENA INI ADALAH SEBUAH THREAD KISAH NYATA... BUKAN MASAKAN!!!NO ALAY LANGUAGE!!!


PROLOG

Quote:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
Shawty.vhee dan 66 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tyazscream
67
Thread sudah digembok
MEMANCING DISEKITAR REL KERETA API SESION II PART. 6

Quote:


Quote:


Hendra ternyata sengaja datang dirumahnya rudi gan, dulu hendra itu sebelum kenal rudi, dia lebih dulu kenal dengan ane, walaupun sekarang kita semua saling akrab dengan memancing bersama. Ternyata hendra mengajak memancing dengan rudi, waktu itu ane memang tidak ikut bersama, karena hendra kesana tanpa sepengetahuan ane. dan rudi menyuruh hendra untuk mengajak ane dalam memancing itu,

Quote:


Note: Dalam pernikahan dijawa itu ada yang namanya balik kloso, jadi sang suami membawa istrinya kerumah suaminya dengan membawa keluarga/kerabat istrinya. Nahh ane mengira penghuni mahluk halus disana nanti balik kloso, pastilah ada rombongan hantu yang kita lihat jika kita kesana.

Ane gak mau kesana dalam waktu dekat gan, karena gak akan nyaman dengan situasi disana, karena masih anget-angetnya terjadi korban kecelakaan, pasti ada yang berulah menampakan diri. FYI. Tidak juga semua kegiatan memancing malam-malam itu selalu melihat penampakan ya gan, terkadang ane bersama kakak sepupu ane sampai subuh juga gak mengalami hal mistis disana...

Akhirnya mereka mengurungkan niatnya untuk memancing waktu itu, rudi juga pastilah gak mau berangkat sendiri tanpa ane, akhirnya mereka memutuskan untuk mengurungkan niatnya gan untuk memancing waktu itu, tapi agar membuat mereka tidak kecewa ane berjanji kepada hendra untuk memancing minggu depannya. Karena hendra itu orangnya enak gan, semua umpan dari kegiatan kita memancing dia yang beli, termasuk rokok, dll. Kita itu hanya sebagai benalu sebenarnya ketika memancing, hehe...

Tibalah akhirnya malam minggu, malam yang ditunggu-tunggu hendra, dan malam yang gak sama sekali ane tunggu, hendra datang dengan senyumnya..

Quote:


Akhirnya kita pun langsung berangkat gan, tapi kali ini kita berbeda dengan tempat yang dulu kita mancing, kita memancing diarah barat jembatan, berani kan kita? Hehe... tepatnya didepan rumah samping rel kereta api yang gak ada 5 meter dari rel, motor sengaja ane parkir ditengah jembatan jalan, biar gak ada yang ganggu tapi kita tetap mengawasi karena takutnya bisa hilang kalau ditengah jembatan, dan untuk menuju kesana ane hanya berjalan kaki. Berbeda jika motor ane parkirkan lebih dekat dengan kita bertiga, berarti ane harus melewati terowongan yang pernah ane lihat anak kecil menangis, dan tentu saja ane akan melewati dimana tedy dulu pingsan. Ane gak mau lewat disitu malam-malam pada waktu itu.

Quote:


Sementara ane lihat rudi seperti bersemangat dengan mancingnya waktu itu, berbeda dengan malam sebelumnya, hingga akhirnya tibalah kita sampai ditepian bawah jembatan rel kereta api. Rudi tampak sumpringah membuka peralatannya, ane lihat ternyata rudi bawa reel baru.

Quote:


Dan ternyata setelah ane tanya ke rudi, dia dibelikan oleh hendra. Makanya dia terlihat seperti baik banget sama hendra,

malam itu sebenarnya ane tidak ada hasrat untuk memancing gan, hanya menepati janji rudi dan hendra. Kita mulai sibuk sendiri-sendiri, ane melihat rudi dan hendra yang lebih menyebrang rel dibagian selatan, sementara ane dibagian utara, tepatnya didepan rumah. Ane sebenrnya hanya lebih mengamati motor hendra yang ane parkirin dipinggir jembatan jalan, takutnya kalau terlena bisa hilang.

Malam belum begitu larut gan, kurang lebih masih jam 08.00 an. Jadi belum menakutkan bagi ane, gak lama kemudian, ane dideketi orang yang tinggal dirumah itu gan. Rumah itu hanya satu gan, tidak ada rumah lagi yang paling deket dengan rel selain itu. DARI SITULAH ANE TAHU DIA DARI CERITA TENTANG PENGALAMANNYA TINGGAL DISANA

Quote:


Akhirnya kita saling ngobrol tentang memancing gan, ane senang sekali pada waktu itu bisa ditemani orang yang lebih dewasa dan tinggal disana, dengan ane mengenal dia, sewaktu-waktu ane bisa meminta tolong, kita pun saling ngobrol panjang lebar, ane sedikit membuka omongan tentang mahluk halus penunggu disana gan,

Quote:


Memang gan, dia sudah lama tinggal disana, ane sudah tahu sejak SD memang sudah ada rumah disitu, dia mulai berbicara tentang rumah yang dihuninya dan keluarganya, masih belum tahu maksud yang ane tanyakan.

Quote:


Semakin lama ane mengobrol sama dia, sebenarnya semakin penasaran rasa ingin tahu ane tentang pengalamannya tinggal disana.

Quote:


Bapak itu sepertinya sangat susah gan, untuk dimintai tentang pengalamannya selama tinggal disana. sepertinya dia belum tahu tentang pengalaman ane memancing disini gan. sementara ane sesekali melihat rudi dan hendra yang mancing sambil bercanda disebelah selatan rel, dan melihat motor hendra yang terparkir dari kejauhan. Setelah lama ane ngobrol dengannya, ane langsung berbicara langsung dengannya tentang sosok penampakan yang ane lihat kemarin bersama tiga teman ane.

Quote:


Sejenak bapak penunggu rel itu terdiam mendengar perkataan dari ane, dan akhirnya dimulailah cerita pengalaman dari dirinya gan,

Quote:


Akhirnya dia mulai bercerita gan, apalagi ketika dia mengetahui bahwa dulu yang pingsan itu adalah temen ane, dan bersama anelah kebetulan mengalaminya dia jadi langsung antusias dalam memberi pengalamannya dengan ane,

Ternyata pas ane ngomong kecelakaan dua orang itu, malamnya gan...

Malamnya dia mendengar ada dua orang yang ngobrol tepat ditempat duduk yang dibuat dari bambu itu, dia tadinya tidak mau memastikan tentang siapa yang didepan, karena dia pikir bahwa yang didepan itu yang orang-orang pemancing yang kebetulan beristirahat didepan rumahnya, tapi setelah mendengar ada kata-kata,

Quote:


Setelah mendengar kata-kata tersebut baru, bapak itu memastikan siapa yang berada diluar rumahnya, karena dalam hati dia, banyak yang dimaksud itu apa, rata-rata seperti kita itu apa? Dari kata-kata itulah dia memutuskan untuk mencari tahu siapa yang didepan rumahnya itu, dia tidak berpikiran bahwa yang didepan rumahnya itu dari sosok penampakan gan.

Akhirnya setelah bapak itu membuka pintu rumahnya dan langsung menoleh ke kanannya,

Quote:


Bapak itu bilang ke ane kalau dia begitu tenang setelah melihat penampakan itu gan, dia menutup lagi pintunya dengan halus, kemudian melanjutkannya untuk tidur.

Dalam hati ane, mungkin jika ane yang melihat, pasti akan menutup pintu itu sangat kenceng, dan segera masuk didalam kamar.

Quote:


Waktu itu ane tidak memikirkan pancing ane gan, karena ane asik ngobrol dengan bapak penghuni rumah itu. sampai-sampai umpan yang sudah habis ane biarkan.

Setelah ane berbicara langsung dengan dirinya tentang apa yang dilikatnya itu sama dengan apa yang dilihat ane, bapak itu melanjutkan ngobrolnya ke ane gan..

Part ini masih awal-awal ane ngobrol dengan bapak penghuni rumah dekat rel itu yah gan.. nanti ane ceritakan lagi tentang pengalaman bapak itu tentang mahluk halus penunggu-penunggu disana gan, dimulai dari anak kecil yang nangis, kenapa dia tidak membantu ane ketika tedy pingsan, dan banyak lagi gan..
profile-picture
profile-picture
daffa2004 dan schdhanz memberi reputasi
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di