CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57e688699e740489288b456e/real-horor-story-quotrel-kereta-api-angkerquot

REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"

WELCOME TO MY THREAD
REAL HOROR STORY

REL KERETA API ANGKER

Quote:

Quote:

Quote:

AGAN MINTA UPDATE!!! ANE CUMA MINTA emoticon-Blue Guy Cendol (L)DAN emoticon-Rate 5 Star BIAR ANE SEMANGAT GANSIS

BAGI YANG SUDAH TAHU TKP PLEASE UNTUK DIAMTAATILAH RULES SFTH!!! NO KEPO!!! AGAN KEPO ANE KENTANG


Quote:

Quote:


Quote:

Quote:


DISINI TIDAK ADA BUMBU PENYEDAP, GARAM, FORMALIN DAN SEBAGAINYAKARENA INI ADALAH SEBUAH THREAD KISAH NYATA... BUKAN MASAKAN!!!NO ALAY LANGUAGE!!!


PROLOG

Quote:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
Shawty.vhee dan 66 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tyazscream
67
Thread sudah digembok
MEMANCING DIJEMBATAN REL KERETA API SESION II PART. 2

FYI GANSIS: Ane tadi malam barusan bertemu dengan mas ghani untuk melanjutkan ceritanya perihal tetesan jeruk nipis, ane disuruh kerumahnya lagi.. nanti jika ada tambahan dalam materi buat update tetesan jeruk nipis, maka ane tambahin lagi buat update dipart selanjutnya[/quote]

Lanjut ke Part selanjutnya gansis...

Tak lama kemudian hendra pulang meninggalkan ane dan rudi, ane berbincang bersama rudi sebelum pulang kerumah.

Sekilas tentang sosok itu: Sosok penampakan kakek itu berbeda dengan sosok yang ane pernah lihat disekitar rel gan, sosok itu bertubuh pendek alias kerdil, tingginya gak lebih dari 1 meter, semua rambutnya sudah putih, giginya hitam terlihat jika dia tersenyum, berbeda jika orang seumurnya pasti giginya sudah ompong, yang bikin ane pensaran dengan sosok itu sebenarnya siapa yang usil dengan motor ane itu. Dalam hati ane “Setan yang ane baru lihat!”[/quote]

Quote:


Sebenarnya ajakan ane untuk memancing pada siang hari gan, karena tahu sendiri malamnya ane sedikit trauma dengan pengalaman minggu kemaren. Tapi entah kenapa hendra ngotot dengan malam hari, makanya ane putuskan untuk membawa temanuntuk menemani hendra.

(Kenapa ane gak takut dan mengakhiri untuk memancing atau kegiatan lainnya dimalam hari untuk menghindari penamapakan? Karena sudah kebiasaan ane gan, dan tahu sendiri mau kemana-mana akses harus melewati rel kereta api, ibarat kata sudah menjadi hal biasa kalau melihat penampakan sebulan bisa sekali dan kenapa cerita ane sangat banyak? Karena ane sejak kecil tinggal disitu sampai dewasa, bukan selama setahun, atau 4 tahun ataupun selama berbulan-bulan) dan sebenarnya ane lebih takut temen ane yang melihat daripada ane sendiri, ane repot nantinya kalau pingsan atau menangis seperti temen ane dalam part ini)

Malam minggupun datang, hendra sudah bersiap dengan peralatan pancingnya dan ditemani tetangganya gan, ane memang sudah ngomong sebelumnya kalau jika mau mancing lagi ane harap hendra membawa teman, alasan ane biar rame. Padahal ane lebih menjaga mental hendra ketika nanti terjadi apa-apa. Soal ane dan rudi sudah terbiasa dengan hal begituan, justru malah penunggu rel disitu yang gak bosan-bosan mengganggu ane dan rudi.

Quote:


Kemudian ane membawa motor milik ane untuk segera bergegas menuju kerumah rudi, sialnya gan malam itu rudi sengaja tidak ada dirumah, ane tahu dia pasti sengaja pergi untuk menghindar ajakan kita untuk memancing lagi malam itu. ane pun menunggu dirumah rudi, setelah setengah jam tidak datang. Ane segera menuju ke tongkrongan rudi, ane tahu pasti dia ada disana, secara dia masih jones gak mungkin dia ngapel. Dan setelah ane menuju ke tongkrongan dia, ane langsung angkut aja dia untuk bonceng bersama ane, akhirnya ane menuju ke tempat kemarin ane mancing. Hal ini membuat mengulur waktu dari rudi yang akhirnya ane berangkat mancing sekitar jam 08.00 malam.

Dan gak lupa ane selalu membawa radio yang berupa sound kecil yang ane dapat dari beli hp express music jaman dulu. radio itu selalu ane bawa, buat menemani ketika mengusir sepi gan, khususnya pada mancing kali ini. gansis pasti tahu jika orang memancing walaupun berdekatan belum tentu mereka saling ngbrol, mereka pasti fokus dengan joran masing-masing.

PETUALANGAN PUN DIMULAI.

Akhirnya kita berempat melanjutkan perjalanan kita menuju jembatan rel kereta api malam itu, perasaan deg degan mulai gan, karena teman hendra ternyata orangnya pendiem, bahkan sampai ane pulang dia jarang ngobrol sama sekali kecuali pas kita sampai dirumah rudi baru dia gampang ngomong, bahkan ane sengaja untuk ngobrol sekedar menawarkan rokok, basa-basi bertanyapun hanya dijawab singkat olehnya, malah ane gak tahu namanya gan.

Ane melihat rudi kelihatan badmood waktu itu, dia seperti gak niat buat mancing, dan hendra masih fokus dengan jorannya sedangkan temannya hendra sedikit demi sedikit semakin menjauh dengan kita bertiga, dia kayak mencari spot yang terbaik buat mancing, tapi apalah daya gan, tuh orang susah diajak ngobrol makanya ane biarin aja, ane sengaja gak buka kartu tentang kejadian menyeramkan yang terjadi disitu, ane hanya berharap hendra dan temannya tidak sampai dihantui sosok dari penampakan disana, WALAUPUN TERNYATA HARAPAN ITU MUSTAHIL!!!

Akhirnya ane berusaha mendekati rudi yang kelihatan bete pada waktu itu, sedangkan hendra tetap fokus dengan jorannya. Dan anehnya temannya hendra malah seperti menuju ditengah-tengah rel gan. Hampir sama seperti ane dulu memancing bersama tedy.

Quote:


Tapi setelah tepat ane berhenti berbicara, temennya hendra seperti menarik dari jorannya, dia seperti mendapatkan ikan walaupun akhrinya lepas. Lantas hendra mencoba memanggil temannya itu gan dan dia sepertinya betah dengan mancing yang ditengah jembatan rel itu gan. Sebuah saksi bisu banyaknya tragedi kecelakaan disana.

Hendra lantas menghampiri ane dan segera memberitahukan bahwa temannya sepertinya suka dengan tempat itu, sementara rudi hanya diam dengan pancingnya, akhirnya ane menghampiri rudi,

Quote:


Sedangkan rudi hanya menoleh wajahnya ke ane, tanpa berucap. Ane melihat hendra lebih ke arah bawah jembatan, dan ane sedikit menjauh dengan rudi gan, rudi kayaknya lagi gak asik buat diajak ngobrol. Akhirnya kita seperti berpencar gan, walaupun jaraknya gak terlalu jauh, jarak ane dengan rudi 5 meter an, sedangakn hendra 10 meter an, dan temennya hendra yang agak jauh, kurang lebih sekitar 20 meter an dari kita bertiga.

Dengan berpencar kita berempat saling fokus dengan alat pancing kita masing-masing gan, sementara itu jam sudah menunjukkan 10 lebih,

DAN!!! RADIO YANG ANE NYALAIN KEMBALI MATI LAGI TANPA SEBAB YANG JELAS!!!

Quote:


Yang pasti ane hanya mengkhawatirkan hendra dan temannya gan, soal rudi ane gak terlalu cemas dengan dia karena pastilah sudah biasa dengan hal sosok penampakan jika muncul tiba-tiba.

DAN AKHIRNYA DATANG JUGA. KITA BEREMPAT DIHANTUI SOSOK YANG BERBEDA KECUALI HENDRA!!!

DIMULAI DARI ANE GAN!!!

Karena ane memancing disebelah barat dan menghadap ketimur dan lebih jauh dari rel tentu saja pandangan ane ke barat!! Agan tahu sendiri, bagian barat yang pernah ane ceritakan dipart-part sebelumnya, tentang agus yang mesum dengan sosok yang menyerupai ceweknya, kejadian perempuan yang pernah diperkosa dan silet-silet wajahnya, dan berbagai macam pengalaman mistis lainnya bersama tedy. Yaahh.. disitulah kebon kosong dan kebun tebu samping rel gan.

Entah kenapa pandangan ane sesekali tertuju pada seberang kali gan, ane sebenarnya gak terlalu memikirkan kejadian ane dulu, dan beberapa orang terdekat ane yang dihantui sosok penampakan disana, tapi karena ada temannya hendra yang memancing ditengah jembatan rel akhirnya ane sedikit mengamati gerak gerik dia, khususnya jika ada kereta lewat dan jika dia melihat penampakan.

ANE MELIHAT SOSOK PEREMPUAN YANG MEMAKAI BAJU PUTIH YANG TERLIHAT TIDUR DIREL KEMUDIAN TERBANG DIKEBON KOSONG GAN!

Karena sesekali ane melihat pandangan ane ke rel khususnya untuk mengamati temannya hendra, pandangan ane seperti tidak fokus dengan pancing ane, hingga akhirnya apesnya ane melihat sosok wanita berbaju putih yang terlihat tertidur direl kereta api itu kemudian terbang menuju ke kebon kosong gan. Perlihatan ane nampak dari kejauhan, dan tidak mungkin sekali ane SALAH MELIHAT! walaupun dari kejauhan ane melihat sendiri gan, sosok itu memakai baju putih dan rambut yang panjang.

Quote:


Ane mencoba alihkan pandangan ane dipancing ane sesekali ane mencoba melihat ke rudi, rudi pun demikian, ternyata ane dan rudi saling melihat. seperti ada sesuatu dengan rudi. Tapi dia hanya diam waktu itu. Dan tentu saja ane sempatkan melihat temen hendra yang sedang memancing ditengah rel, jujur dalam hati ane, ane takut sekali dengan teman rudi jika dia shock melihat sosok penampakan dan kaget dan panik kemudian nyemplung dikali. Pastilah tewas. Hanya itu saja!

Sementara hendra sangat asyik sekali dengan pancingnya, emang hendra yang hoki disana, hampir 2 jam hendra sudah mengangkat dua ikan, berbeda dengan kita bertiga. Sampai-sampai hendra tidak memperdulikan waktu, teman-temannya, dan sepeda motornya, hanya sesekali melihat kailnya dan clingak clinguk ke ane sambil senyum. Senyum yang ternyata....????

Quote:


Ane kembali dengan rudi dan mengambil pancing ane, dan terdiam ditempat posisi ane lagi, sambil mengamati kemana sosok perempuan itu. karena ane melihat sosok perempuan itu tampak menghilang diantara kegelapan dan rimbunan pohon-pohon disekitar bibir kali waktu itu.
Disini lain ane kembail melihat hendra yang tadinya clingak clinguk ke ane sambil senyum, berbeda kali ini gan, dia clingak clinguk ke ane sambil melongo seperti ada yang mau ditanyakan ke ane.

Semakin malam semakin dingin, semakin sunyi tempat itu, ane putuskan untuk mengambil udang yang dibawa oleh temannya rudi tentu saja agar dia menuju ke ane bertiga untuk bergabung saat umpan udangnya itu telah habis.

Quote:


SETELAH ANE MENCOBA TURUN DARI JEMBATAN REL GAN!!!

Sekali lagi, ane melihat rambut yang sudah memutih diantara semak-semak ilalang, hampir sama tingginya dengan ilalang itu, (Agan yang pernah lihat fotonya pasti sudah tahu betapa rimbunnya semak-semak ilalang disekitar situ yang tak dirawat. Bahkan dulu sempat menyulitkan saat menjadi lokasi pencarian nenek tua pencari kayu yang tewas tertabrak! Tentunya agan sudah tahu!!)

Quote:


DETIK DETIK YANG PALING MENGKAGETKAN ANE ADALAH KETIKA SOSOK DARI KEPALA ORANG TUA KERDIL ITU MUNCUL DAN SEPERTI MENCILUKBA ANE GAN!!!

Ane tunggu kemculan dari rambut putih itu, siapakan sosok dibalik ilalang dibawah jembatan rel itu, sangat penasaran bagi ane, sampai-sampai ane berdiri disamping besi jembatan rel itu menunggu kemunculan sosok itu.

Dan ternyata benar gan, sosok itu ternyata sosok penampakan yang ane lihat minggu kemarin gan, tepatnya gak jauh dari tugu yang memiliki sejarah kelam itu. kenapa ane bisa sampai kaget? karena setelah sosok itu bertahap dalam memperlihatkan wujudnya, dan setelah kepala dari sosok kakek-kakek itu muncul, dia langsung tertawa melihat ane gan. Sangatlah aneh dia seperti tahu ane sedang berdiri di sekitar besi samping jembatan rel itu.

Ane langsung meloncat turun gan, dan itu reflek dari ane. sekali lagi ane langsung berpikir ke temannya hendra, bagaimana jika dia seperti ane, apakah dia juga reflek akan melompat ke kali jika melihat sosok penampakan? Ane langsung berjalan menemui rudi,

Quote:


Jawaban dari rudi tentunya membuat ane melihat temannya hendra yang sedang berdiam memancing ditengah jembatan rel itu, dan tentu saja gak bisa dialihkan dengan sosok penampakan kakek-kakek tua kerdil yang sepertinya sudah terlihat ditengah-tengah rel gan, dan segera menuju ke arah barat rel. ane langsung sangat takkuuuuuuut!!! Sangat takut sekali pada waktu itu, apakah kakek-kakek itu akan menemui temannya hendra. Dan setelah ane melihat sosok kakek tua berjalan ditengah jembatan rel itu, ane melihat sosok kakek tua itu melewati temannya rudi. Syukurlah!!! Yang bikin ane penasaran kenapa kakek tua itu seperti menemui sosok wanita yang ane lihat sebelumnya itu. dia seperti menemui sosok wanita itu dikebun kosong samping rel.

Setelah beberapa menit kemudian,

Quote:


Ucapan rudi sampai terdengar hendra, sampai-sampai dia gak enak hati dan langsung membereskan pancingnya, dan kemudian menemui temannya untuk segera mengajak pulang.

Apa yang terjadi dengan rudi? Yang tadinya dia seperti ingin menguji nyali temannya hendra itu tiba-tiba dia langsung mengajak untuk pulang.

RASA PENASARAN ANE ITU TERNYATA TERJAWAB SETELAH KITA BERKUMPUL DITEMPAT RUDI!!!

Akhirnya kita bertiga mulai membereskan peralatan pancing kita masing-masing gan, kita mulai meneriaki temennya hendra untuk pulang..

Quote:


Tapi ane sengaja gak perduliin ucapan rudi, ane masih melihat temannya hendra yang menengok kita, dan kemudian membereskan peralatan pancingnya. Ane mulai deg-degan ketika temannya hendra itu mulai berjalan kaki menuju kita bertiga yang menunggu disekitar kebon kosong samping barat. Jika agan yang kebetulan tinggal didekat rel yang dekat jembatan atau punya pengalaman menyebrang jembatan rel kereta api pasti sangat berhati-hati karena tahu sendiri antara bantalan penyangga rel bolong-bolong langsung ke kali, jadi tahu sendirilah jika lihat penampakan kita gak hati-hati dalam melangkah pasti nyemplung ke kali. dan yang kedua kemungkinan ketabrak kereta sangatlah besar karena samping kanan kiri kita gak ada tempat buat berdiri untuk menunggu kereta lewat, berbeda jika kita berjalan direl tanah masih ada tanah samping kanan kirinya buat kita menghindar.

Tak lama kemudian temannya hendra sudah menuju ke ane bertiga, dan langsung ngomong ke hendra,

Quote:


TENTU SAJA KITA BERTIGA MELONGO GAN!!! DALAM HATI KITA BERTIGA, “SIAPA JUGA YANG KESANA AMBIL ROKOK! KECUALI HANYA ANE YANG MENGAMBIL UDANG UMPAN BUAT MANCING!!!”

Sumpah waktu itu rasa campur aduk mulai menghantui ane, tapi sekali lagi ane mencoba menenangkan mental kedua teman ane itu lebih tenang.

Quote:


Ane langsung paham dengan apa yang diucapkan oleh temannya hendra itu gan, ane tahu pandangan dia sama persis dengan ane melihat sosok wanita yang berbaju putih itu dan sosok penampakan kakek tua yang menuju ke sana, lantas apa suara gamelan apa yang dimaksud temennya hendra,

Quote:


Ane langsung suruh hendra dan rudi untuk mengambil motor, rudi sengaja ane suruh untuk duluan naik motor sendiri gan, sedangkan ane, hendra dan temannya akhirnya naik motor bertiga dengan mengapit temannya itu, rudi langsung mengambil seluruh peralatan pancing yang kita bawa dan segera menyalakan motor, sedangkan ane masih bersusah payah mencoba menggandeng temannya dengan pundak ane dan hendra, kurang lebih seperti orang yang mau pingsan dan mencoba untuk digandeng jalan. Dan setelah ane bertiga dekat dengan motor,

Quote:


beersambung gan...
profile-picture
schdhanz memberi reputasi
Diubah oleh tyazscream
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di