KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Rediscovering Memories
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57037fb498e31b984a8b4567/rediscovering-memories

Rediscovering Memories



A truly amazing cover design thanks to quatzlcoatl


Rediscovering Memories


Setiap orang pasti memiliki kenangan. Entah itu pahit atau pun manis. Semua yang kita alami setiap detiknya akan terekam dengan sendirinya didalam kepala kita, beberapa begitu membekas dalam ingatan entah itu karena hal baik atau buruknya, seberapa besarnya perubahan yang terjadi dalam kehidupan kita tidak akan pernah bisa merubah apa yang sudah tertanam dalam bentuk ingatan itu. Disini gue akan mencoba menelusuri kembali ingatan gue selama beberapa tahun ke belakang, memproyeksikan kembali kenangan kenangan yang begitu membekas dalam ingatan gue dalam sebuah bentuk tulisan tangan. Kenangan tentang seseorang yang begitu berarti untuk gue..seseorang yang selalu mengisi hari hari gue..seseorang yang selalu ada disamping gue, melukiskan senyumnya untuk menghangatkan hari hari gue, menitihkan air matanya untuk menangisi gue, sebuah kenangan yang selamanya akan selalu mengiringi langkah gue.


"Good times come and go, but the memories wont seem to let me walk away"


Spoiler for Index:


Spoiler for Side Story:


"The only reason people hold on to memories so tight is because memories are the only things that don't change when everything else does"

profile-picture
profile-picture
profile-picture
sseeenv dan 8 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh fastestracer
Part 56

Pukul 5 pagi hari ini gue udah duduk bersama Lexa, Rayi dan Nadia, ya, Nadia itu pacar barunya Rayi. Kami duduk disebuah restoran fastfood menikmati breakfast menu nya untuk sekedar mengisi perut sebelum keberangkatan. Gue sengaja memesan kopi hitam tanpa gue gula, karena gue ngantuk banget, efek dari begadang nemenin Lexa packing sampe jam 2 pagi! Ya! Jam 2 pagi dari jam 10 malem itu keterlaluan!! Sementara gue cuman butuh 15 menit buat mindahin barang-barang gue dari lemari ke tas ransel gue.

Mata gue rasanya pedih karena efek mengantuk, mungkin gue hanya tidur sekitar satu atau dua jam saja, sementara gue lirik cewe gue yang sedang asik melahap pancake dengan siraman maple syrupnya, ga ada perbedaan yang berarti, ibarat kalo jaman sekarang, Lexa itu fast charging, yang penting tidur minimal 20 menit dan voila…dia udah bisa pecicilan seperti sedia kala, hebat kan? Hebat lah! Cewe gue! Hahaha..

“Muka lu kenapa sepet banget gitu men?? Hahaha” ejek Rayi yang menyadari tampang menyedihkan gue

“Kurang tidur..” jawab gue singkat

“Kamu sih disuruh tidur susah, bukannya tidur malah nonton tv..” Celetuk Lexa sambil mengunyah pancake nya

Dalem hati gue nih ya, gimana mau tidur, orang setiap mata gue mau merem, tiba-tiba Lexa menghampiri gue untuk menanyakan sesuatu yang gak penting seperti…

“Bas bagusan lengan panjang apa lengan pendek yang aku bawa?” Tanya Lexa sambil menjinjing 2 buah kaos lengan panjang dan pendek

“Huaah…apa..kenapa?” gue yang kaget karena baru merem sepersekian detik berusaha mencerna pertanyaan Lexa

“iiihh dengerin dong makanya, bagusan lengan panjang apa pendek?” sahut Lexa dongkol

“eemm…pendek aja..” balas gue singkat

“Disana tapikan panas ya? Nanti aku item lagi..panjang aja kali ya Bas?” Tanya nya lagi

“yaudah panjang deh..” gue iyain biar cepet

“Tapi aku juga pengen pake kaos yg pendek ini sih…” Lexa Nampak menimbang-nimbang

Gue cuman menaikan alis gue menatapnya

“Yaudah deh dua-duanya aja aku bawa..” Lexa tersenyum puas menemukan jalan tengahnya

“TERUS NGAPAIN NANYA..!??” Gue timpuk Lexa pake kulkas dua pintu

****


Kurang lebih seperti itulah malam yang gue lalui, yang gue ceritakan diatas cuman salah satunya aja. Tanpa terasa 55 menit sudah gue lalui, kini gue sudah mendarat di Yogyakarta! Kedatangan gue disambut oleh Dewo, temen tongkrongan gue dulu, salah satu temen akrab gue karena kita berdua sama sama pecinta mobil klasik eropa, dan kita berdua juga pernah tergabung dalam satu Automotive Club yang sama.

“Weyy! Apa kabar lo berdua?! Anjir baru sekarang lo main kesini!?” Sapa Dewo antusias sambil ngeplak pala gue dan Rayi

“Anjrit, santai aja napa Wo, segitu kangen nya lu sama gue sampe main keplak aja..” balas gue menjabat tangan Dewo

“Tau nih bewok, kangen lu ya sama kita..” Timpal Rayi

“Wak wok wak wok, muka lo juga buluan begitu Ray, ngaca napa! Hahaha..” balas Dewo yang juga bewokan

“Oh iya, kenalin nih Wo cewe gue..” ujar gue memperkenalkan Lexa yang daritadi ngumpet dibelakang gue

“Oh iya kenalin juga cewe gue nih wo..” timpal Rayi

Lexa dan Nadia pun memperkenalkan diri dan bersalaman dengan Dewo yang nampak mupeng ngeliatin cewe-cewe

“Eh Bas, Ray, oper oper lah dari Jakarta yang model-model begini hehehe…” Bisik Dewo ke gue dan Rayi

“Lah, gue aja impor dari Sumatera Wo hahahaha…” balas gue

Kami bertiga pun tertawa sambil berjalan menuju ke Mobil

“ih pada ngomongin aku ya?!” ucap Lexa tiba-tiba nimbrung

“Ge-er!! Hahahaha” sahut kami bertiga bersamaan

Lexa manyun, alamat di rajam dah gue

Sampai di jogja kami ngga langsung ke rumah kontrakan Dewo, tapi menuju pantai! Ya pantai yang terletak di balik gunung……gunung….di jogja yg ada pantainya tuh dibalik gunung apa ya? Kidul bukan ya? Lupa hahaha..pokoknya saat tengah hari, gue udah tiba di pantai Indrayanti.

Setiba nya disana, gue langsung berinisiatif menyewa tenda untuk kami bersantai-santai, dan tidur tentunya! Gue merebahkan diri di tenda, mengambil posisi untuk tidur, sementara Lexa, Rayi dan Nadia memilih untuk bermain air dipinggir pantai

“Bas lo ngga ikut nih?” Tanya Rayi sambil mencari-cari kacamata hitamnya di tas kecilnya

“Tau nih bastian gak asik, bukannya main malah tidur...” Lexa manyun menggoyang-goyangkan badan gue

“Nanti aku nyusul, rebahan dulu sebentar..”

“Huuuh..yaudah deh, awas aja kalo jelalatan liatin cewe-cewe pake bikini ya!!” ultimatum lexa

“He ehhh…”

“Wo lo ngga ikut juga?” Tanya Rayi

“Gue nanti deh, jagain barang, kali aja si Bastian ketiduran..” balas Dewo

“Sipp”

Mereka bertiga pun berjalan menjauhi gue dan Dewo, yang lagi asik rebahan..haahh..akhirnya bisa rebahan juga gue
Tanpa sadar gue terlelap selama satu jam, ketika gue membuka mata, Dewo dengan manisnya menawarkan gue es kelapa dan gue terima dengan suka cita

“Tidur mulu lo Bas, ngga nyamperin anak anak tuh..?” Tanya Dewo sambil mengepulkan asap putih dari mulutnya

“engga deh, capek gue wo, pada kemana emang mereka?”

“Engga tau juga sih, berenang kali ya? Hehe..”

Benar dugaan Dewo, ngga lama mereka semua balik ke tenda dalam keadaan basah.

“Makaaaannn yukkkkkk…laperrrrr…” rengek Lexa yang menjatuhkan diri disebelah gue

“Makan mulu..makan muluu…gendut deh lama lama..” sahut gue

“Heh?! Emang aku gendut..?? emang aku gendut Nad..?” Tanya Lexa kepada Nadia, meminta perlindungan

Nadia cuman menggeleng sambil tersenyum. Nadia ini gak kaya Lexa, dia kalem tapi bukan pendiem, jadi masih asik kalo diajak ngobrol. Nampaknya mereka udah mulai akrab.

“Tuh kan ngga gendut..sini bagi es kelapa..” Lexa pun merebut paksa es kelapa dari tangan gue dan langsung meminumnya

Enggeh Ndoro, kata gue dalem hati

Setelah beristirahat dan yang pada berenang selesai mandi serta ganti pakaian, kami langsung menghinggapi tempat makan sekitar untuk mengisi perut dengan hidangan-hidangan laut. Selesai makan dan bersantai-santai, kami memutuskan untuk kembali ke kota karena hari sudah menjelang sore, gue dan Rayi memutuskan untuk mampir ke malioboro sejenak karena pengen beli cerutu di mirota, biar kaya mafia-mafia gitu hehehe..

Setelah mendapat apa yang gue cari, kami segera menuju kerumah kontrakan Dewo di daerah Kaliurang…kalo ngga salah…pokoknya dataran tinggi deh hehehe..Sebenernya Dewo ngga sendiri ngontrak dirumah ini, dia ngontrak berempat dengan kawan-kawan gue yg dari Jakarta juga, hanya pada saat ini mereka sedang kembali ke Jakarta dan Dewo tinggal untuk mengurus mobilnya disini.
Pada pukul 11 malam, kami tiba di sebuah komplek perumahan yang menurut gue cukup bagus, kaya komplek villa-villa di puncak, dan ngga lama tiba lah kami di rumah kontrakan Dewo, sedikit deskripsi, rumahnya itu satu lantai namun cukup besar, garasi nya muat untuk dua mobil dan dihalaman depannya terdapat pohon mangga yang cukup besar, menambah kesan adem, dan dirumahnya terdapat jendela-jendela besar yang menghadap ke jalan.

Gue membangunkan Lexa untuk memberitahukan bahwa kita sudah sampai, dan satu persatu anak anak pun turun dari mobil yg diparkir didepan rumah. Saat giliran gue turun dari mobil, ada bau wangi yang begitu menyengat hinggap ke hidung gue, sambil menurunkan barang-barang bawaan dari mobil gue melihat sekeliling mencari asal wangi tersebut. Gue yakin kalo ini adalah wangi bunga melati yang sering gue hirup aromanya kalo dateng ke nikahan-nikahan.

Gue memperhatikan rumah Dewo, ngga ada pohon melati, cuman ada pohon mangga di halaman depannya. Gue semakin penasaran, sementara yang lain menuju kerumah, gue memutuskan untuk berkeliling ke rumah-rumah terdekat dari sini untuk mencari asal wangi tersebut.

“Mau kemana lu Bas? Rumah nya yang ini..” ujar Dewo yang melihat gue berjalan menjauhi rumah

“Muter doang bentar…” jawab gue singkat

Gue berjalan dua rumah ke kanan dan kiri dari rumah Dewo, namun tidak ada pohon melati, jadi gue memutuskan untuk tidak mempedulikan dan menuju kerumah menyusul yang lain.

“Kamu abis ngapain sih Bas..?” Tanya Lexa heran

“Muter muter hehehe..” gue cengengesan

“Tidur gih Lex dikamar, mata kamu udah riyep banget gitu..” ujar gue melihat Lexa power level Lexa yg udah tinggal 10%

“Iyanih, aku tidur duluan deh ya..Dadah bas..” Lexa pun berlalu menuju kamar yg sudah disiapkan Dewo

Sementara gue, Rayi dan Dewo bersiap untuk mencoba cerutu yang kami beli tadi sore. Kami duduk-duduk diruang tamu dengan pintu terbuka, mempersilahkan angin malam masuk untuk menyejukan ruangan dan agar asap tembakau ini tidak terkunci didalam rumah

“Eh iya Wo, lo apa tetangga lo ada yang melihara bunga melati ya? Wangi banget didepan rumah tadi..” celetuk gue sambil berusaha membakar cerutu

“Bas..lo nyium melati didepan rumah?” Tanya Dewo yang nampak terkejut, Rayi dan Nadia pun langsung menatap gue bersamaan
profile-picture
profile-picture
sseeenv dan ainulyaqin14 memberi reputasi
GDP Network
© 2019 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di