CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57e688699e740489288b456e/real-horor-story-quotrel-kereta-api-angkerquot

REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"

WELCOME TO MY THREAD
REAL HOROR STORY

REL KERETA API ANGKER

Quote:

Quote:

Quote:

AGAN MINTA UPDATE!!! ANE CUMA MINTA emoticon-Blue Guy Cendol (L)DAN emoticon-Rate 5 Star BIAR ANE SEMANGAT GANSIS

BAGI YANG SUDAH TAHU TKP PLEASE UNTUK DIAMTAATILAH RULES SFTH!!! NO KEPO!!! AGAN KEPO ANE KENTANG


Quote:

Quote:


Quote:

Quote:


DISINI TIDAK ADA BUMBU PENYEDAP, GARAM, FORMALIN DAN SEBAGAINYAKARENA INI ADALAH SEBUAH THREAD KISAH NYATA... BUKAN MASAKAN!!!NO ALAY LANGUAGE!!!


PROLOG

Quote:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
Shawty.vhee dan 66 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tyazscream
67
Thread sudah digembok
PART 22: 31 OKTOBER 2016

Sorry sebelumnya kalau dalam part ini gak ada serem-seremnya dan terlalu singkat karena ane gak bisa ngarang atau menambah-nambahi kata biar seram, Ane berusaha mengungkapkan penulisan secara real, karena cerita ini masih berkaitan dengan part sebelumnya khususnya tentang sosok penampakan wanita yang hamil tua yang kecelakaan kereta api, hingga perutnya terurai janinnya keluar. Kejadian ini terjadi malam 31 Oktober 2016 kemarin, makanya ane kasih judul itu aja. Tentang sosok penampakannya adalah sosok mbak rina.

Quote:


Quote:


Ternyata suara ini juga terdengar jelas oleh tetangga depan rumah ane, karena kebetulan kejadian itu lebih dekat, kurang lebih 20 meter an.
Tempat itu pastilah feeling ane gak ada kata lain selain sosok penampakan mbak rina, Sebelumnya ane pernah setelah update, ane mengambil air minum dari kulkas depan, karena diruang tengah yang kebetulan ane bisa liat jalan menuju rel dibalik korden jendela. Sosok itu menampakkan diri dibawah pohon. Ane masih bersyukur karena ane tidak mendapati keusilan khusus untuk ditempat itu. hanya sekedar titipan bungkusan, dan mengetuk pintu rumah. Ane anggap biasa!!! Sedangkan ditempat itu Ane pernah mendapati tiga kali orang yang tergeletak tewas setelah tertabrak dibawah saluran irigasi itu.

Quote:


Ane dapat cerita ini dari depan rumah ane, dia seorang laki-laki yang kebetulan sedang naik sepeda, sebenarnya gak ada keinginan untuk membelokkan ke jalan arah rel, cuma karena dia mendengar suara tangis suara bayi. Dia pun membelokkan setang sepedanya menuju ke jalan menuju rel kereta api, sepinya malam itu membuat suara tangis bayi terdengar jelas.

Dia pikir, ada seseorang yang membuang bayi gan, makanya dia nampak simpati dengan suara tangisan tersebut, Walaupun padahal suara tersebut pancingan mahluk penunggu disitu untuk menarik mangsa. Mulailah dia mencari darimana sumber suara itu berasal. Laki-laki itu menajamkan pendengarannya dan memakirkan sepedanya untuk segera berjalan kaki menuju kiri jalan rel.

“Ada suara tangis bayi dan kelihatannya bukan dari dalam rumah.”

“Siapa yang tega malam-malam gini membuang bayi?”

Dalam hati laki-laki tua tersebut.


Langkahnya terhenti diantara semak-semak ilalang yang lebat tepat dibawah saluran terowongan, menurut ane hebat sekali orang itu sampai turun dibawah rel diantara semak-semak saluran irigasi, kurang lebih tempatnya seperti lorong penampakan anak kecil bedanya dialiri oleh air irigasi bukan jalan.

Setelah laki-laki itu turun, dia nampak kaget sekali ketika dia melihat sosok penampakkan wanita yang berdiri dengan menggendong bayi yang sedang menangis, hingga tak lama kemudian sosok wanita itu membalikkan badannya menghadap seorang laki-laki itu dengan wajah yang bengis!! Timing yang membuat lelaki itu kaget.

“Hshhhshsshss..” Suara dari sosok penampakan wanita itu

Sosok penampakan wanita yang sedang menggendong bayi yang sedang menangis itu seperti penampakan lainnya yang wajahnya hancur, berdarah dan tidak utuh, termasuk juga bayinya yang sama seperti sosok itu dan seperti berbicara kepada laki-laki tersebut gan, kurang lebih suaranya sosok perempuan itu mirip babi hutan yang ngos-ngosan.

Hingga selanjutnya seorang laki-laki yang itu berteriak keras dan lari menuju ke jalan raya, kemudian tetangga rumah ane terbangun dan segera menemui seorang lelaki itu karena penasaran, akhirnya lelaki itu baru mengatakan bahwa dia telah melihat sosok penampakan wanita yang wajahnya hancur sedang menggendong bayi yang sedang menangis kemudian sosok itu terbang seperti berjalan gan menuju pohon yang ane ceritakan dan pernah ane melihat sosok mbak rina disitu.

Kebetulan ada dua warga yang menolong lelaki tersebut, dua warga itu saudara ane tepatnya depan rumah ane, mereka lari menuju ke lelaki yang telah melihat sosok wanita yang sedang menggendong bayi, yang bikin ketakutan dari seorang lelaki tersebut adalah ketika dia lari sosok tersebut disamping lelaki yang terbang rendah seperti berjalan. sosoknya hampir seperti kuntilanak yang sedang menggendong bayi, tapi sosoknya lebih seram karena wajahnya sangatlah hancur, berdarah, ada beberapa bagian badannya yang hancur terutama diperutnya.

Banyak warga yang mengatakan bahwa sosok itu adalah mbak rina termasuk ane, soalnya ane sudah tahu karena sosok penampakan yang muncul disitu dengan membawa bayi kecil dengan menangis gak ada kata lain selain sosok penampakan mbak rina.

Sedangkan untuk kejadian kecelakaan yang bekas jasadnya yang dikasih jeruk nipis, nanti ane berusaha ceritakan dipart, ane masih mengumpulakan materi, karena kejadian ini sudah lama waktu single track, orangnya pun sekarang sudah diluar kota, tapi ane masih ada saksi hidup yang kebetulan dekat dengan ane, dia salah satu teman kostnya. memang tidak ada keusilan tapi untuk menghantui hampir setiap hari, kurang lebih seperti jaelangkung yang gak mau ketempat asalnya, dia selalu mengikuti dimana si pemberi jeruk nipis itu.

Note: Untuk part ini ane langsung ketik jadi kalau ada salah ketikan atau terkesan tergesa-gesa. ane minta maaf.. sekali lagi serem gak serem yang penting real.

profile-picture
profile-picture
PenomES dan masbambang88 memberi reputasi
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di