CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/57e688699e740489288b456e/real-horor-story-quotrel-kereta-api-angkerquot

REAL HOROR STORY "Rel Kereta Api Angker"

WELCOME TO MY THREAD
REAL HOROR STORY

REL KERETA API ANGKER

Quote:

Quote:

Quote:

AGAN MINTA UPDATE!!! ANE CUMA MINTA emoticon-Blue Guy Cendol (L)DAN emoticon-Rate 5 Star BIAR ANE SEMANGAT GANSIS

BAGI YANG SUDAH TAHU TKP PLEASE UNTUK DIAMTAATILAH RULES SFTH!!! NO KEPO!!! AGAN KEPO ANE KENTANG


Quote:

Quote:


Quote:

Quote:


DISINI TIDAK ADA BUMBU PENYEDAP, GARAM, FORMALIN DAN SEBAGAINYAKARENA INI ADALAH SEBUAH THREAD KISAH NYATA... BUKAN MASAKAN!!!NO ALAY LANGUAGE!!!


PROLOG

Quote:


profile-picture
profile-picture
profile-picture
Shawty.vhee dan 66 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tyazscream
67
Thread sudah digembok
PART 15: MALAM TAHUN BARU BERSAMA PENAMPAKAN

Sebelum ane menceritakan pengalaman ane di part ini, ane mau menjelaskan tentang beberapa PM dari para reader KEPOWER tentang penerawangan someone, tempat itu energinya kuat, yaah.. banyak yang membenarkan, tentang penerawangan ada tugu. Ane benarkan keberadaannya! Terus latar belakang tugu itu apa? Dulu ane inget waktu SD ane pernah maen ditempat itu, dan ane pernah tanya sama bapak ane, ternyata disitu dulunya digunakan untuk pembantaian pada jaman penajajahan belanda.

Ane ambil dari berbagai sumber yang dipercaya, tugu itu prasasti yang terletak sekitar 50 meter disekitar rel. Pada jaman penjajahan belanda, ditempat itu pernah menjadi eksekusi pemenggalan kepala (pancung). Proses pemenggalan kepala itu dilakukan sebagai contoh bagi tawanan dan orang-orang yang membangkang dalam pemerintahan belanda.

Konon potongan tubuh tanpa kepala itu dibuang di kali, kemudian dikarenakan pada waktu banyak yang percaya pada hal-hal yang gaib, kepala yang terpisah itu digunakan sebagai ritual pembangunan jembatan. Dalam ritual tersebut tidak kurang empat puluh kepala digunakan sebagai tumbal. Hal itu digunakan sebagai tumbal demi kelancaran pembangunan. Kepala-kepala tersebut ditanamkan dipasak-pasak beton jembatan.

Mitos: setiap malam satu suro sering digunakan ritual tapa untuk melihat kejadian-kejadian masa lalu, dengan membuka pagar gaib, arak-arakan hewan laut seperti buaya, ular besar sebesar pohon kelapa (temen ane pernah lihat sendiri), bulus kaji (haji) karena diatas kepalanya terdapat peci putih.
Spoiler for "Foto tugu":


Karena ane disini bercerita real dan gak mau berbicara mitos atau konon-kononan, maka lanjut ke fokus judul part.

Menuju ke kejadian 1 KM ke timur jembatan. Sore itu ane janjian sama temen sekaligus tetangga ane, Rudi. Rumah dia gak jauh dari ane, sekitar 10 menit kalau jalan kaki lewat rel. Karena malam tahun baru kita berencana pergi sekedar merayakan malam tahun baru pada waktu itu, kita pun janjian dengan 2 teman kita, Andi dan Huda. Setelah beberapa jam kemudian mereka pun datang dengan pasangan mereka masing-masing. karena pada waktu itu ane masih jones, ane pun berboncengan sama rudi.

Kita menuju ke kota sekedar meramaikan tahun baru nonton konser, tapi karena untuk jalan naik motor saja macet. Huda pun mempunyai ide untuk memutuskan bakar ikan, malam itu juga masih sore, huda yang kebetulan rumahnya di dekat dengan laut, akhirnya kita putuskan membeli ikan dengan ide dia. Ane dkk. Cuma mengiyakan aja.

Kita pun kembali ke tempatnya rudi untuk mempersiapkan perlengkapannya, sementara itu huda meminta ijin untuk membeli ikan, sedangkan ane membeli kecap dll. Siska bersama ane dan rudi. Sedangkan andi meminta ijin keluar dulu bersama ceweknya.

Setelah beberapa jam kemudian andi dan ceweknya datang, sementara itu kita menunggu huda pulang membawa ikan. Rumah rudi itu selisih tiga rumah dari saudara ane yang di part 1. Halaman belakang rumah rudi masih kelihatan rel keretanya, karena rel ditempat ane lebih tinggi dari rumah warga, cuma dibatasi pagar bilik bambu.

Hingga akhirnya gerimis pun mulai menghiasi malam itu. Malam itu mulai dingin, yang tadinya rame warga yang lewat sudah mulai sepi.

“Hujan nihh.. Huda bakalan lama!” Ucap ane

“Paling gak lama lagi datang.” Jawab rudi

Sementara andi dengan ceweknya masih duduk berduaan dikursi teras rumah, dan siska terlihat membantu meracik bahan-bahannya. Ane pun kemudian menyalakan api dengan rudi, karena ane dan rudi termasuk tuan rumah, ane dan rudi yang sibuk sendiri. Sementara siska mulai mencuci bahan yang diracik,

“Rud, nyucinya dimana?” tampak dia sedang membawa cabe dll.

“Belakang, masuk aja!”jawab rudi

Sementara gerimis sudah mulai reda, huda belum kunjung datang. Setelah ane selesai menyalakan api, dan ngobrol dengan rudi,

“Siska kemana kok lama?” tanya rudi

“Kan tadi di belakang?” jawab ane

Ane tengok ke teras, andi sama ceweknya masih asyik ngobrol, dan ane gak melihat siska, sekitar setengah jam setelah dia ijin kebelakang, akhirnya ane menuju ke belakang ane gak melihat siska, ane menemukan cabe yang sudah dicuci, kembalilah ane ke depan.

“Kok siska gak ada?” tanya ane

“Liat siska gak ndi?” tanya ane ke andi (biasa lah gan, kalau kita bekumpul dengan temen-temen terus bawa cewek dan anatara cewek yg lainya gak saling kenal, mereka biasanya asik sendiri dengan cowoknya)

Akhirnya ane ajak rudi kebelakang buat cari siska, kita gak melihat siska,

“Apa dia dikamar mandi kali ya?” tanya ane ke rudi

“Coba kamu cek rud!!” Pinta ane ke rudi

“Ndi, coba km cari siska mungkin aja disamping!” Suruh ane

Akhirnya rudi memanggil ane, dia melihat siska sedang duduk di rel gan. Dia seperti ngobrol dengan seseorang. Padahal dia sendirian. Ane berpikiran pasti acara ini bakalan gak beres.

Rudi pun memanggil siska,

“Siskaaa!!!” Ucap rudi

Siska sama sekali gak menoleh ke kita, bahkan ane sempat melempar dia dengan serpihan genteng yang ada dibelakang rudi, dia tetep aja gak menoleh.

“Rud, cepet km kesana. Seret aja dia!!!” pinta ane

Rudi pun akhirnya menuju ke rel gan, dia langsung menyeret siska dan langsung menuju ke rumah.

“Km ngapain kesana?” tanya rudi,

“Aku sama cewek kok lagi ngobrol.” Jawab siska dengan muka sedih

“Ohh.. ya udh ayo kedepan.” Kata ane sambil ngasih kode ke rudi agar gak usah dijelasin

Gak lama kemudian huda pun datang, katanya ditempatnya hujan deras, jadi agak terlambat. Kita pun merayakannya dengan senang, tapi dalam kesenangan ane ada ketakutan dan penasaran siapa sosok yang menemani siska, ane dan rudi gak lihat apa-apa. Tapi ane dan rudi sepakat gak mau menceritakan perihal tersebut.

Hingga waktu sudah menunjukkan jam 12 malam, akhirnya andi dan huda mengantar pulang ceweknya masing-masing, kami sepakat untuk nginep dirumahnya rudi. Akhirnya mereka pun pulang meninggalkan ane dan rudi mengantarkan ceweknya pulang.

“Rud, kira-kira siapa sosok yang menemani siska?” Tanya ane

“Gak tau.. Gak usah pikiran yang aneh-aneh!” Rudi menjawab

Setelah beberapa jam kemudian huda pun tiba, sedangkan andi belum datang. Rumah huda sama andi lebih deket andi. Huda ngobrol dengan ceweknya, dan ceweknya menangis.

“Siska ngomog sama siapa kok tadi nangis?” tanya huda

“Hahhhh..” Ane dan huda bengong

“Emang kenapa hud?” Tanya ane.

“Dia ngomong katanya curhat sama wanita, katanya lagi dia kesusahan, dia sedih meninggalkan anaknya sendirian, dia seperti kebingungan dan minta ditemani.” Kata huda

Ane dan rudi saling melihat. Ane bener-bener gak habis pikir, mungkin kalau rudi telat sedikit saja menemukan siska. Ane gak tau mungkin aja siska jadi korban kecelakaan.


“Oh... mungkin tetangga sebelah hud, soalnya dia kayaknya diem, karena gak ada yang diajak ngobrol, sementara andi asyik dengan ceweknya diteras.” Jawab rudi

Waktu sudah menunjukkan jam 1.30 sementara ane, rudi dan huda menunggu masuk didalam.

“Mungkin aja Andi gak kesini.” Ucap ane. pikir ane rumah huda lebih jauh dengan andi, jadi gak mungkin kalau balik kerumah rudi lagi,

“Ya udah masuk aja.” Jawab rudi

Setelah beberapa menit kemudian, ada telepon masuk dari hp ane. ternyata itu andi, ane pikir andi mau ngomong kalau dia gak bisa nginep dirumah rudi.

Ternyata dia ngomong sambil terbata-bata kalau ceweknya pingsan gan!!!

“Tolong yas, toloong..” Kata andi dalam telepon

“Km dmn sekarang?” tanya ane

Rudi dan huda langsung melihat wajah ane dengan penasaran, ada masalah apa?

“Cewekku pingsan.” Jawab andi.

“km dmn sekarang?” tanya ane lagi

“aku di pos dipos deket!” jawab dia terbata-bata

Ane paham kalau dipos, itu berarti sekitar 100 meteran dari rumah ane, dan tandanya gak ada 50 meter dari rel. Ane langsung ngomong sama rudi dan huda untuk ke pos. Ane pun naik motor bertiga. Hingga sampailah kita disana. Kita menemukan andi sedang menggigil ketakutan, sedangkan disampingnya ada ceweknya yang pingsan.

Bersambung besok yah gan.. sambil ane edit lagi
profile-picture
profile-picture
profile-picture
indrag057 dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh tyazscream
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di