CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
Pandangan Berbeda Kasus Ibu Eni yang Barang dagangannya disita Satpol PP Serang
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/575cd6a5dac13e06098b4568/pandangan-berbeda-kasus-ibu-eni-yang-barang-dagangannya-disita-satpol-pp-serang

Pandangan Berbeda Kasus Ibu Eni yang Barang dagangannya disita Satpol PP Serang

assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

baru ini sedan heboh kasus Ibu Eni yang Barang dagangannya disita Satpol PP Serang
untuk beritanya

Spoiler for berita:


sumber http://daerah.sindonews.com/read/111...dia-1465646092

saya memandang dari 2 sisi

sisi satunya satpol PP terlalu berlebihan karena
mengambil barang dagangan ibu eni, seharusnya cukup ditegur
tidak usah sampai mengambil semua barang dagangannya,

sisi ibu eni, saya ibaratkan seperti hotel melati. memang menyewakan kamar
merupakan hal yang baik, tapi banyak juga yang menyewa hotel untuk keperluan "pemuas nafsu".
otomatis semua yang terlibat di hotel kena getah atau dosanya jugakan karena memfasilitasi.
kasusnya mirip dengan ibu eni, memang menjual makanan merupakan hal yang baik tapi banyak
juga orang yang seharusnya wajib puasa, malah tidak berpuasa dikarenakan sudah difasilitasi
oleh ibu eni.
ingat semua yang kita lakukan akan dipertanggungjawabkan. mungkin nanti dipengadilan akhirat
kelak, si Yang tidak berpuasa ini akan ditanya "kenapa engkau tak berpuasa?" kemudian dia bisa
saja menyalahkan anda karena memfasilitasinya. repot, bukan?

jauh lebih baikkan kalau ibu berjualan mendekati berbuka atau sahur,
lebih Berkah, bukan?



Quote:


komentar seperti agan sering banget muncul di media.
oke saya jawab
coba kita analogikan misal dalam suatu lingkungan terdapat kepala keluarga yang sedang membetulkan
rumah, rumahnya kebetulan disamping masjid. kemudian datang waktu sholat. Dengan rasa cuek si bapak
tetap membenarkan rumah, diantara jamaah sholat ada yang khusuk karena keimanannya kuat.
banyak juga yang tidak khusuk karena keimananya tidak kuat dan keganggu suara bising yang ditimbulkan,bukan?

kemudian di pengadilan akhirat nanti, jammah yang tidak khusuk di tanya "kenapa anda tidak khusuk waktu
sholat?" dan bisa saja jammah itu menjawab karena bapak itu membetulkan rumah.
wah bisa kelimpungan bapak itu diminta pertanggunjawabannya.

oke itu kalau itu diakhirat. bagaimana didunia. kemungkinan besar jamaah yang keganggu paling tidak akan
sinis kan? jadi pekerjaan bapak itu cuma mendapatkan hasil untuk dirinya sendiri. dengan catatan di sinis in
oranglain, apakah berkah seperti itu?

kalo misal si bapak kemudian memberhentikan sejenak untuk beberapa saat saja pada waktu datang sholat. untuk
menghormati sholat berjamaah di masjid. toh sholat, ataupun dalam kasus ini
puasa hanya sejenak tidak sampai 24 jam atau setiap harikan, hanya disaat-saat tertentu.
dan mungkin diantara banyak jammah, ada yang menyadari perbuatan baik yang telah dilakukan.
insyaallah jammah itu paling tidak akan menegur sapa dan mungkin saja akan membantu si bapak kan?.
karakter seperti ini memperkuat tali silahturahmi dan mendatangkan keberkahan. percuma kalo kita melakukan
sesuatu tetapi hanya mendatangkan manfaat untuk diri sendiri saja dan mungkin juga beserta ke Sinis an orang lain yang tidak suka.
tapi akan jauh lebih baik jika melakukan sesuatu bisa mendatangkan manfaat tidak hanya diri sendiri tapi juga
manfaat terhadap orang lain serta dapat menghormati yang lain. lebih Berkah bukan?
Diubah oleh zarkdrak
Quote:

puasa kn menahan hawa nafsu bukan ngancurin usaha orang. Tipikal orang indonesia mkin dilarang ya mkin ngalunjak.

GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di