CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Hobby / ... / Vaporizer /
DIY E-JUICE/LIQUID
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/54b76d75a2cb177b138b456e/diy-e-juice-liquid

DIY E-JUICE

ATURAN MAIN

  • Thread ini untuk diskusi tentang DIY Liquid, apapun itu yang bersangkutan dengan DIY liquid, kalo OOT di PV Lounge aja ya mas/mbak.
  • Bertanyalah karena bertanya tidak dilarang, tapi bila jawabannya sudah ada di thread maka pertanyaannya tidak dijawab, jadi budayakan membaca sebelum bertanya, post yang tidak dijawab akan di delete.
  • Pertanyaan tentang clone recipe tidak akan dijawab, hargailah hak cipta brewer, pertanyaan tentang recipe akan di delete.
  • Gunakan multi quote untuk mereply postingan yang sangat banyak, biar tidak berkesan kejar postingan.
  • Debat? Sudah ada trit nya di kamar sebelah, disini kita diskusi.
  • Flaming / nyinyir / ngeledek / bikin rusuh, dipastikan banned permanent dan post nya di delete
  • Bila melanggar aturan main, dipastikan jadi anak band di kamar sebelah dan post nya dihapus.

Tujuan re-opening thread, supaya DIY'ers belajar dengan cara yang benar karena DIY itu mudah kalo mau praktek, kalo cuma nanya dan nanya tanpa mau praktek dipastikan tidak akan pernah bisa.
Hint: hanya pertanyaan yang disertai foto barang bukti yang akan dijawab, walaupun tidak ada jaminan kalo pertanyaannya akan dijawab, mungkin jawabannya sudah ditulis sebelumnya di thread.
DIY
Do It Yourself alias kerjakan sendiri.
Konteks kita sekarang dalam hal juice, liquid untuk vaporizer.

Caranya mudah, hanya mencampurkan VG + PG + Concentrates, dihomogenkan lalu di steep.

1. Persiapan bahan
Siapkan semua bahan antara lain Concentrate(s), PG, VG, gelas ukur/gelas takar, wadah untuk mencampur.
Cuci tangan dan pastikan tangan tidak berminyak.
Masing-masing concentrate memiliki karakter dan rasa yang unik, silahkan baca keterangan di web nya atau nanya sellernya untuk mengetahui berapa persen concentrates yang harus dipakai untuk DIY.
Masukan semua bahan2 diatas sesuai dengan takaran yang anda semua inginkan, tentunya anda harus sudah punya resep yang benar atau apabila belum punya resep, dalam artian masih mau coba2 membuat batch / mencari angka prosentase yang tepat

2. Homogen
Setelah semua bahan tercampur (belum sempurna), ada 3 teknik menghomogenkan semua campuran diatas, silahkan pilih mau pakai cara yang mana.
A. KOCOK MANUAL
Campur semua bahan, concentrate + PG. Kocok sampai tercampur rata, lalu masukan ke VG. Kocok sampai tercampur semua (agak lamaan), lalu rendam botolnya di air panas kurang lebih 90 celcius. Selang 15 menit kocok lagi, rendam lagi sampai airnya hangat menuju dingin.
Waktu ngocoknya ya gan, kocok aja, berbuih atau tidak, pokoknya kocok !

B. MAGNETIC STIRRER
Concentrate + PG + VG, diaduk dengan alat namanya Magnetic Stirrer, lamanya proses dengan magnetic stirrer ini bergantung kepada jumlah yang diaduk, antara 1 jam sampai dengan 24 jam. Hasil akhir yang mau dicapai adalah supaya semua bahan menjadi satu dengan tingkat kekentalan yang sama.

C. SLOW COOK

3. Steeping
Setelah melalui salah satu dari proses diatas kemudian steep/diamkan liquid selama 2-3 minggu ditempat yang tidak kena cahaya.
Bila campuran liquid anda mengandung banyak concentrates creamy, masa steeping minimum 3 minggu.
Bila campuran liquid anda mengandung banyak concentrates fruity, masa steeping minimum 2 minggu.
Kurang dari waktu yang sudah ditulis, kemungkinan besar concentrates belum blending dengan sempurna, flavor gak keluar.

4. Vitamin N
Kalo mau pake Vitamin N alias nicotine, campurkan nicotine dengan liquid yang sudah selesai di steeping, aduk dengan magnetic stirrer atau kocok tangan, hindari slow cook di tahap ini karena akan mengakibatkan nicotine rusak, harsh dan gak bisa dinikmati. Lama pengadukan tergantung berapa quantity liquid yang anda aduk, tetapi sebagai gambaran kalo liquid 100ml ngaduknya hanya 10 menit. Kalo gak pake Vitamin N, yah silahkan lanjut ke nomer 5.

5. Vape
Liquid anda sudah siap dinikmati.
Mengapa magnetic stirrer?
Biar merata mas/mbak, kalo kocok tangan kan pegel.
Tapi kalo cuma 10ml ya kocok tangan aja biar gampang.

Gak bisa menentukan berapa % concentrate yang mau dipakai?
Pake batch. Tujuan batching adalah trial error untuk mengetahui kekuatan concentrate dan menemukan sampai dimana karakter rasa yang mau dicapai.

Contoh, kita mau buat 10ml juice rasa strawberry

Batch 1, concentrate 10%
Batch 2, concentrate 15%
Batch 3, concentrate 20%
Batch 4, concentrate 25%

Dari 4 botol/batch yang dibuat, setelah steep 2-3 minggu, silahkan dicoba sendiri, mana yang rasanya paling enak, berarti batch itu lah yang berhasil dan silahkan dijadikan rumus untuk concentrate Strawberry.

Karena, untuk concentrates lainnya ada rumusnya sendiri dan anda harus cari tau sendiri menurut taste anda sendiri untuk mendapatkan rasa yang enak menurut anda, ingat bahwa selera setiap orang berbeda.

Dan untuk batch yang gagal, jangan dibuang, bisa ditambahkan menthol/koolada concentrate antara 0.1-1% supaya juice nya jadi dingin/cool effect dan bisa dinikmati.
Dari DIY yang anda kerjakan, nanti anda akan mengetahui sendiri karakter dari masing2 concentrate.
Calculator buat ngitungnya ada di: http://www.e-liquid-recipes.com/create
Pertanyaan yang paling sering ditanyakan, apakah waktu steeping / mixing botolnya dibuka atau ditutup? Jawabannya, DITUTUP, karena kalo dibuka nanti aromanya berkurang dan ada kemungkinan kemasukan debu.
TFA, FA, Cap seller:
Jenderalvapers: www*tokopedia*com/jenderalvapers (bintangnya diganti titik).

VG organic & Nicotine seller: www*tokopedia*com/rebornvapor (bintangnya diganti titik)
Concentrate yang saya pake dari merk TFA, Capella, Juice Factory, FA.

Saya ga pernah pake essence yang beli di toko kue, karena hasilnya tidak akan pernah enak, NEVER !
Thread ini saya buat untuk berbagi cara2 DIY liquid berdasarkan yang saya tau dan praktek langsung, karena buat saya vaping itu menyenangkan, jauh lebih enak daripada ngerokok dan akan lebih murah lagi kalo liquidnya bikin sendiri, mau campur apapun juga toh akhirnya saya tau yang dimasukin apa aja.POST PENTING
Acetyl Pyrazine
Break The Rules
Citric Acid
Drop Volt
Dosis dan Karakter Rasa
Essence vs Concentrate
Extreme Dry Burn by DVJ
First Step
Flavor Penunjang
Menthol Liquid
Metode Pengurangan Nicotine
Max VG
Nicotine
Prosentase Concentrate(s)
Proses Extract
Proses perjalanan mixing dari NOL
Selera Itu Subjective
Standar "Lab"

Ada yang mau tau tentang bagaimana proses pembuatan concentrate?

Mari baca DISINI gan, biar lebih jelas, mungkin ente berminat untuk membuat concentrate sendiri.
Jangan lupa emoticon-Rate 5 Starya gan




Work hard - Vape harder - Mix even harder

Hasil lulusan thread DIY yang liquidnya dah masuk pasar lokal, murah enak dan bikin nagih:

DjamzVape
Refresher
Van Dennis
Master of Clouds

Silahkan di PM (bukan kirim PM ke saya) untuk mendapatkan liquid murni hasil DIY, harga miring, flavor lezatos, dijamin nagih.

Harga maximum 100rb rupiah per 30ml.

Pesan TS kepada DIY’ers dimanapun anda berada, gagal mendapatkan liquid enak bukan berarti kiamat, karena kesuksesan sebetulnya adalah pengulangan dari berkali2 kegagalan, tetap semangat dan pantang menyerah.


Liquidnya TS, bukan sembarang nulis teknik tapi udah ada buktinya dan beredar di Paris van Java
Quote:


profile-picture
coasiek memberi reputasi
Diubah oleh mejiig
@mejiig

sorry puh, gw tau ini bakal OOT. tapi kebetulan memang ini bersinggungan sama kerjaan gw sehari2, gw ngerasa senang kalo bisa bantu kasi info yg membantu. seandainya lu berpendapat lain, let me know, gw ndiri ntar yg posting di tret post bermasalah minta post ini diapus emoticon-shakehand


Quote:


lu sebutin aja dulu 'standar' nya apaan, semua orang punya 'standar' nya masing2 emoticon-Big Grin

maunya 'standar' yg diakuin didunia donk ya? OK... tapi kita jangan sebut tempat brewer itu "Lab", menurut gw itu udah salah kaprah.... "Lab" itu tempat lu testing.... brewer tu punya nya "production facility". jangan salah kaprah hanya karena alat yg digunakan dan hygiene itu tempat. percaya lah, kalo gw kasih ke elu foto production facility nya perusahaan farmasi sama foto lab batubara, tanpa bilang ke elu itu apa dan gw tanya, "mana yg lab, mana yg production facility?", gw rasa lu bakal salah jawab emoticon-Big Grin

lantas, adakah standar international untuk production facility? ada, namanya GMP (Good Manufacturing Practice), biasa untuk pabrik2 skala gede, digandengin sama HACCP (Hazardous Analytical Critical Control Point).

bisa ga Certificate GMP buat production facility nya brewer? bisa banget... tapi, economics of scale nya masuk ga? maksudnya, lu punya bisnis dengan profit cukup ga buat cert GMP?

gw vaper, jd otomatis brewer kuanggap pren lah emoticon-Big Grin kasi harga murah laa, initial inspection and certification, gw kasi di US$3.500,- lah (exclude transport & accomodation gw dan 10%VAT). bilang lah lu dapet, setelah ngikutin semua yg gw bawel'in mulai dari pertanyaan, "alat pemadam kebakaran luh mana?" ampe ke detail2 kek mana lu bersihin equiment lu, kek mana lu storage product, maintenance production equipment, etc.

here comes the bad news... itu cert umurnya 3 taon, dan lu tadi cuman bayar buat taon pertama, taon kedua dan ketiga gw kudu dateng lagi buat mastiin lu masi ngikutin prosedur... harga pren laa... gw kasi US$ 1.500,-/visit (lagi2, ni diluar ongkos gw jalan dan pajak ya).

bisa lu itung kira2 berapa lu abis setaon buat certificate sbiji? itu udeh harga 'pren' lho gw kasi, 'berry gut pren' malahan emoticon-Big Grin

IMHO, 'standar' yg paling cocok buat brewer lokal saat ini adalah 'standar' masing2. buat brewer lokal, gw lebih berharap sama 'standar' pribadi yg tinggi, quality control yg tinggi. apa lu pernah cicipin liquid lokal, trus rasanya cem obat? pas ditanya ke seller, die jawab "lu steeping aja dulu bro barang seminggu baru coba lagi".

pernah ga? gw dah 2x... 2-2nya gw buang ditempat sampah tu liquid... gw kecewa, apa si produsen sendiri ga mastiin itu ready to consume sebelon die lepas kepasar? seandainya dia berkilah, "yaa, gw prediksi tadinya dengan lamanya waktu dijalan dan diem ditoko, pas nyampe di consumer, dah ready to vape". gw bakal jawab, mestinya lu taro dilabel kemasan lu, "Best use between 10 May 2016 to 10 December 2016" lah misalnya.

btw, sekedar sharing ke DIYers yg mo go public, gw hari jumat minggu lalu ada kontak ke salah satu 'up&coming local brewer', minta 30ml liquid dia buat tester... gw dah siap langsung bayar.... tau die jawab apa? "bntar gan, masih sementara steeping, saya masukin list yaa"

wah gw senengnya ruar binasa... now that's a 'standard'! emoticon-thumbsup

dibanding die maen asal kirim ke gw trus abis itu die suru gw yg steeping? forget 'bout it! bakal gw buang tempat sampah lagi emoticon-Mad

have your own standard, do not deviate, make the best product you can, have a strict quality control before you send out product... stand tall and call it your own emoticon-thumbsup
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di