CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
hey gadis horor(I LOVE YOU)#true story
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/56729288c2cb17c73a8b4569/hey-gadis-horori-love-youtrue-story

hey gadis horor(I LOVE YOU)#true story

Salam sejahtera untuk kaskuser semua, gw nubi, dan gw bukan kaskuser adict, jadi banyak gk ngerti istilah kaskus, gw coba pake bahasa biasa. gw di sini akan menceritakan true story, kisah percintaan gw dengan satu wanita yang memiliki masa suram, sesuram - suramnya. Maaf jika ada mengandung konten yg agak dewasa, karena gw akan bercerita apa adanya. Oke sebelum lebih jauh perkenalkan gw gilang, profesi gw pengamen tp pengamen keren ya(ngarep!), gw ngamen dari kafe ke kafe, hotel, bar. gw drumer itu alasannya id kaskus gw men.in.back, karena selalu di belakang, jarang kepoto, jarang keliatan, tapi dentumannya bisa bikin semua cewek muntah, sory maksud gw kesemsem(ngunyah botol!).. Oia gw hanya menggunakan ponsell, jadi seadanya ya kaskuser semua..

Enjoy!


Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
pras219 dan 58 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh men.in.back
Chapter 10

Kembali hening..

Terdengar isak tangis dari arah dapur kos. Gw penasaran (sungguh mati aku jadi penasaran sampai matipun akan kuperjuangkaaaann. :hamer: ). Gak, ini gw lagi serius. Gw mengendap-endap dan mengintip dapur yg tertutup pintu sliding. Pintu terbuka, gw tercengang nyaris lompat.

"lo ngapain?" Tanya olive menyelidik.

"eh itu.. Ehh. Oh gw mau ambil minum haus banget."

"oh, ydh lo duduk aja, gw ambilin."

"eh gak usah biar gw sendiri, lo duduk aja gih, kesian gw liat lo bulak balik terus."

Dia menyiritkan dahi. "oh oke, gelasnya di lemari gantung sebelah kanan ya."

"sip!"

Gw berjalan tergesa-gesa, karena sport jantung ketahuan nguping, tanpa sengaja menyenggol bahunya. Olive terhuyung-huyung dan kehilangan keseimbangan, dan gw reflex karena berada di dekatnya, meraih tubuhnya. (reader taukan posisi orang modus di senetron2) olive membelalakkan matanya karena terkejut, sambil melingkarkan tangannya di leher gw, nafasnya memburu (ane juga gan emoticon-Frown kebayangkan kalo jatoh terus patah lagi?). Kita terdiam untuk beberapa saat.

Dan.

Olive mengencangkan pelukannya, menarik leher gw dengan pelukannya. Dan mendekatkan wajah gw ke wajahnya.

Bibir gw tersentuh oleh kehangatan bibir olive.

Sampai beberapa detik. Dia melepaskan, dan tersenyum manis lalu memandang mata gw dengan pandangan teduh. (gw ngerasa lumer pada saat itu)

Seperti tak ingin berakhir. Ia memejamkan mata dan menarik leher gw lagi..

Dan..

"uk!" (cegukan gw gan emoticon-Frown ) kan belum minum lupa.

Olive membuka mata, dan tertawa geli.

"minum dulu gih." Ujarnya.

"uk..!" Cegukan lagi. Gw mengangguk, mampet banget antara tenggorokan ame perut. Bergegas gw minum satu gelas air putih, ahh.. Sepertinya cegukan langsung hilang terbawa air putih yang masuk ke lambung gw.

Gw liat olive masih cekikikan.

Duh, gw melewatkan moment berharga gara2 cegukan. Sial. Bathin gw.

Gw kembali ke sofa setelah si cegukan hilang. Suasana berubah kikuk.

"jalan yu?" Ujarnya. Seakan membuka jalan dari kekikukan ini.

"eh? Kemana?"

"ke lapangan ren*n, pagi2 gini udaranya enak disana."

"hmm.. Boleh, tapi gw mandi besar dulu ya!?" Kata gw ngasal.

"eh emang lo gw apain?"

"becanda, gw ganti baju dulu."

Olive mengangguk dan tersenyum.

"jangan lama ya!?" Pintanya.

"ok!" Jawab gw sambil ngabur.

D kamar gw.

Gw senyum2 sendiri. Ko bisa ya secepet ini dia cium gw?

Daku salah apa? emoticon-Hammer

Kalo gak cegukan tadi, gw pasti gak akan minum dulu, biar bekas ciumannya gak ilang emoticon-Ngakak (S)

Gw kembali ke kamar maya. Gw tercengang, olive menggunakan sweater sport warna hitam dan celana pendek motif simba (macan), dengan rambut di gelung ke atas. 2 kata untuk olive, sporty dan imut.

"mau lari non?" Goda gw.

"iya bang emoticon-Embarrassment " balesnya sok genit.

"lari2 di pikiran abang boleh emoticon-Embarrassment ??" Tambahnya, sambil mengedipkan mata.

Gw "haishhh.. Apaan si liv"

"yok?" Ajaknya.

Akhirnya kitapun melunjur ke lapangan ren*n. Sekilas tentang lapangan renon, menurut gw inilah paru-paru kota denpasar, udara sejuk karena banyak pepohonan rindang. Merupakan alun-alunnya denpasar, rata2 orang datang ke tempat ini untuk berolah raga, lari, maen bola, voli, ada juga yang sekedar nongkrong, pacaran, poto2, mojok dll. Kalo minggu pagi begini pasti ramai, ramai juga penjual jajanan dsb.

Setibanya di lapangan ren*n. Gw langsung membantu olive, memapahnya, lalu duduk di atas motor gw. Pandangannya berkeliling, sambil senyum2 sendiri. Keknya damai banget liat mukanya. Walaupun agak sembap. Gw baru inget, dia tadi nangis di dapur, kenapa ya? Bathin gw.

“udaranya enak banget ya? Seandainya aja udara selalu sejuk seperti ini, pasti dunia damai? Gak ada yang teriak2 di jalan karena panas macet, gak ada yang ribut2 di pasar karena kepanasan sedek2an, gada balita nangis juga karena kepanasan emoticon-Smilie ) duh gw ngomong apa sih?” katanya ngomong sendiri.

Gw hanya memandanginya.

“makasih ya lang. Lo dah nyelamatin gw waktu kemaren kecelakaan. Karena berapa kali pun gw ucapkan terimakasih itu gak akan cukup untuk balas ketulusan lo waktu itu.” Sambungnya.

“Tuhan yang menolong lo, melalui gw, lo harus berterima kasih, ama Tuhan emoticon-Smilie “ ujar gw.

Ponsel olive berdering lagi.

“ya may!?” sapanya kepada si penelpon.

Oh. Maya. Bathin gw.

“di lapangan ren*n gw, iya ama gilang.. Oh yauda kesini aja”

“bye!” katanya mengakhiri telepon.

“maya mau kesini katanya. Ada yg mau di bahas ama gw penting.” Jelasnya ke gw.

“lo berantem ama maya..?”

“ya biasa, ngambek2an cewek.”

“ohh..”

Setelah 30 menit berbincang, bidadari kardus tiba (dengan iringan musik orkestra dan penyanyi seriosa, ngamplong). Ni orang gak bisa atau gak punya pakaian sopan sih? Celana selutut sih, tapi kaos ngatung udel masuk angin emoticon-Big Grin .

Ini kejadian lucu, ada cowo ngeliatin maya lekat, sampe nabrak gerobak siomay, orang tu gendut banget, gerobak siomay segede itu roboh emoticon-Ngakak (S) . Semua orang yg melihat terpingkal-pingkal di buatnya, termasuk gw dan olive, maya malah bengong2.

“apaan sih?” kata maya penasaran.

“gara2 lo tu may.” Kata olive. Masih terpingkal.

Gw masi ngakak.

“apasih emoticon-Frown “ maya masi penasaran.

“cowo itu nabrak grobak siomay gara2 Mandangin lo!” jawab gw.

“emang gw kenapa emoticon-Frown

“balik yu?” ujarnya ke Olive.

“yu.”

“yah, terus gw?” tanya gw.

“ya ayok balik bareng gw bawa minuman enak!” ujarnya tersenyum penuh arti.”

Olive cuman senyum2.

Gw bingung.

Dan kami bertiga pun balik ke kos. Dengan olive tetap berboncengan dengan gw. Maya dengan motornya sendiri, sempet bingung tadi di parkiran, hampir salah motor lagi, dia si, pikun di ciptain sendiri.

Skip!

Sesampainya di kosan. Gw langsung menuju kamar maya, sambil membantu olive berjalan. Sampai kamar.

“Taraaaaaa... “ teriaknya dengan semangat sambil memegang sebotol minuman.

“yee.. Kita seneng2 malem ini,” timpal Olive.












profile-picture
profile-picture
profile-picture
masmas222 dan 6 lainnya memberi reputasi
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di