Quote:Original Posted By samanosuke20

Jadi pertama sekali yang harus dilakukan TS adalah membuktikan klaim yang dibawakan terutamanya pihak barat dengan verifikasi informasi dari timur tengah juga, dari kitab para ulamanya

Karena penggabungan salafi wahabi sendiri sudah merupakan suatu kesalahan, istilah wahabi sendiri sudah ada jauh dari jaman sebelum Muhammad Abdul Wahab ada


sebenarnya TS sangat menghindari perspektif agama sebagai dasar argumen , karena dalil , ayat & kitab agama yang ditulis ulama bukan rujukan valid / sah untuk penelitian ilmiah..

tapi karena TS selalu dipaksa dan dipojokkan untuk memberikan nya , dan karena TS menghargai permintaan dari agan admin , maka sekali ini TS akan meladeni permintaan tsb..

* juga agar wawasan TS juga jangan selalu diremehkan (perlu diketahui, TS adalah mantan Muslim yang juga seorang pegiat Sejarah yang rajin melakukan riset & membaca)

1. KITAB Fatawa Nur ala ad-Darb no.6

XYZ of War (Semua yang Ditutupi dari Perang)
Fatawa Nur ala ad-Darb no.6 PDF: http://islamhouse.com/en/books/402983/

dalam KITAB-nya yang berjudul Fatawa Nur ala ad-Darb no.6

Mufti Saudi Sheikh Abdul Aziz ibn Abdullah ibn Bazz berkata,


"Ulama tauhid di Najd (Saudi) yang menisbatkan dirinya kepada al-Imam Muhammad Bin Abd Wahhab R.A., maka pengikutnya dan yang mengikuti dakwahnya disebut al-Wahabi."

"Wahhabi" adalah pengikut
Muhammad ibn Abd Wahhab


2. KITAB al-Suhub al-Wabilah ‘ala Dharaih al-Hanabilah

XYZ of War (Semua yang Ditutupi dari Perang)

dalam KITAB-nya al-Suhub al-Wabilah ‘ala Dharaih al-Hanabilah,

Ulama madzhab Hanbali, al-Imam Muhammad bin Abdullah bin Humaid al-Najdi menjelaskan,


عَبْدُ الْوَهابِ بْنُ سُلَيْمَانَ التمِيْمِي النجْدِي وَهُوَ وَالِدُ صَاحِبِ الدعْوَةِ التِيْ انْتَشَرَشَرَرُهَا فِي اْلأَفَاقِ لَكِنْ بَيْنَهُمَا تَبَايُنٌ مَعَ أَن مُحَمدًا لَمْ يَتَظَاهَرْ بِالدعْوَةِ إِلا بَعْدَمَوْتِ وَالِدِهِ وَأَخْبَرَنِيْ بَعْضُ مَنْ لَقِيْتُهُ عَنْ بَعْضِ أَهْلِ الْعِلْمِ عَمنْ عَاصَرَ الشيْخَ عَبْدَالْوَهابِ هَذَا أَنهُ كَانَ غَاضِبًا عَلىَ وَلَدِهِ مُحَمدٍ لِكَوْنِهِ لَمْ يَرْضَ أَنْ يَشْتَغِلَ بِالْفِقْهِكَأَسْلاَفِهِ وَأَهْلِ جِهَتِهِ وَيَتَفَرسُ فِيْه أَنهُ يَحْدُثُ مِنْهُ أَمْرٌ .فَكَانَ يَقُوْلُ لِلناسِ: يَا مَا تَرَوْنَ مِنْ مُحَمدٍ مِنَ الشر فَقَدرَ اللهُ أَنْ صَارَ مَاصَارَ وَكَذَلِكَ ابْنُهُ سُلَيْمَانُ أَخُوْ مُحَمدٍ كَانَ مُنَافِيًا لَهُ فِيْ دَعْوَتِهِ وَرَد عَلَيْهِ رَدا جَيداًبِاْلآَياَتِ وَاْلآَثاَرِ وَسَمى الشيْخُ سُلَيْمَانُ رَدهُ عَلَيْهِ ( فَصْلُ الْخِطَابِ فِي الرد عَلىَمُحَمدِ بْنِ عَبْدِ الْوَهابِ ) وَسَلمَهُ اللهُ مِنْ شَرهِ وَمَكْرِهِ مَعَ تِلْكَ الصوْلَةِ الْهَائِلَةِ التِيْأَرْعَبَتِ اْلأَبَاعِدَ فَإِنهُ كَانَ إِذَا بَايَنَهُ أَحَدٌ وَرَد عَلَيْهِ وَلَمْ يَقْدِرْ عَلَى قَتْلِهِ مُجَاهَرَةًيُرْسِلُ إِلَيْهِ مَنْ يَغْتَالُهُ فِيْ فِرَاشِهِ أَوْ فِي السوْقِ لَيْلاً لِقَوْلِهِ بِتَكْفِيْرِ مَنْ خَالَفَهُوَاسْتِحْلاَلِ قَتْلِهِ. اهـ (ابن حميد النجدي، السحب الوابلة على ضرائح الحنابلة، ٢٧٥).

"Abdul Wahhab bin Sulaiman al-Tamimi al-Najdi, adalah ayah pembawa dakwah Wahhabiyah, yang percikan apinya telah tersebar di berbagai penjuru. Akan tetapi antara keduanya terdapat perbedaan." (Kitab al-Suhub al-Wabilah ‘ala Dharaih al-Hanabilah, Ibn Humaid al-Najdi, hal. 275)

* Muhammad bin ʿAbd al-Wahhāb memiliki nama lengkap Muhammad bin ʿAbd al-Wahhāb bin Sulaiman at-Tamimi an-Najdi.

Muhammad ibn Abd Wahhab
adalah Bapak "Wahhabiyah"


3. KITAB as Syekh Muhammad ibn Abdul Wahhab - Aqidatuh as Salafiyyah Wa Da’watuh al Islamiyyah

XYZ of War (Semua yang Ditutupi dari Perang)

dalam KITAB "as Syekh Muhammad ibn Abdil Wahhab"
Aqidatuh as Salafiyyah Wa Da’watuh al Islamiyyah.

Ulama Salafi Ahmad bin Hajar Al Buthami Al bin Ali menuliskan,


استطاع الوهابيون أن يقيموا الدولة الإسلامية على أساس من المبادئ الوهابية

“… orang-orang Wahabi mampu mendirikan Dawlah Islamiyyah di atas dasar ajaran-ajaran Wahabiyah”

يدينون الإسلام على المذهب الوهابي

“Mereka (orang-orang Wahabi) beragama Islam di atas madzhab Wahabi...”. (Kitab as Syekh Muhammad ibn Abdil Wahhab , Aqidatuh as Salafiyyah Wa Da’watuh al Islamiyyah , hal. 105)

* KITAB ini juga digunakan Mufti Saudi Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz (dicetak tahun 1393 H, penerbit Syarikat Mathabi’ al Jazirah)

Aqidatuh Salafiyah (Akidah Salafi) berdasarkan
ajaran Syaikhul Muhammad ibn Abdul Wahhab


4. KITAB Wattuh fatul Wahabiyyatin Najdiyah

XYZ of War (Semua yang Ditutupi dari Perang)

dalam KITAB Wattuh fatul Wahabiyyatin Najdiyah

Ulama Salafi Sulaiman ibn Sahman al-Najdi menyatakan,


وهابي نسبة إلى الوهاب
محمد بن عبد الوهاب‎


“Nama Wahabi adalah disandarkan kepada al Wahhab" (Muhammad ibn Abdul Wahab, bapak Salafiyah Wahabiyyah)

Salafiyah Wahabiyah dari Najdiyah (Saudi)
berdasarkan Muhammad ibn Abdul Wahab


5. KITAB as-Sowaikhul illahiyah Firroddi Alal Wahabiyyah, volume 3

XYZ of War (Semua yang Ditutupi dari Perang)

KITAB as-Sowaikhul illahiyah Firroddi Alal Wahabiyyah, volume 3

ditulis oleh Ulama Salaf Syekh Sulaiman bin Abdul Wahab al-Najdi


Ulama Salaf sendiri yang menggunakan
istilah "Wahabiyah" untuk pengikut Salaf


6. KITAB al-Tawhid, Ibn Abd al-Wahhab

XYZ of War (Semua yang Ditutupi dari Perang)
(KITAB al-Tawhid, Ibn Abd al-Wahhab, terbitan Darussalam 2003)

Pada Buku Penjelasan KITAB al-Tawhid, Ibn Abd al-Wahhab

disusun Ulama Salaf Allama Abd-Rahman Al-Sadi, menuliskan,


Karya-karya ibn Taymiyyah adalah inspirasi utama bagi Muhammad ibn Abd al-Wahhab, juga menjadi pedoman bagi pengikut Salafiyyah Wahabiyyah. Bahkan istilah "Manhaj Salaf" terinspirasi dari salah satu kitab ibn Taymiyyah yang berjudul "Minhaj as-Sunnah". (Kitab al-Tawhid, Ibn Abd al-Wahhab, BAB 9, hal. 51)

Salafiyyah Wahabiyyah pengikut M. ibn Abd al-Wahhab
berpedoman kepada banyak Kitab-Kitab Ibn Taymiyyah


7. KITAB Majmu’ Al-Fatawa, Ibn Taymiyyah

XYZ of War (Semua yang Ditutupi dari Perang)
KITAB Majmu’ Al-Fatawa, Ibn Taymiyyah

Termasuk Fatwa Takfir , sebuah fatwa yang diterbitkan oleh Ibn Taymiyyah , yang melegalkan mengkafirkan orang, tak hanya non-muslim, tapi juga mengkafirkan sesama muslim, dan menghalalkan darahnya

Fatwa Takfir inilah yang digunakan sebagai dasar "jihad" oleh Osama Bin Laden , Al-Qaeda , Amrozi dan ISIS (Daulah Islam) yang beraliran Salafiyyah Wahabiyyah.

Dari Kitab Majmu’ Al-Fatawa, Ibn Taymiyyah:

وَقَررْته أَيْضًا فِي أَصْلِ ” التكْفِيرِ وَالتفْسِيقِ ” الْمَبْنِي عَلَى أَصْلِ الْوَعِيدِ. فَإِن نُصُوصَ ” الْوَعِيدِ ” التِي فِي الْكِتَابِ وَالسنةِ

"dan telah aku tetapkan juga pada prinsip Takfir yang dibangun di atas dasar dalil-dalil ancaman. Berdasarkan teks-teks ancaman yang terdapat dalam Al-Qur’an." (Kitab Majmu’ Al-Fatawa, 10/372)

Dalil ancaman (ayat Al-Quran) yang dimaksud Ibn Taymiyyah:

الحُرُمُ فَاقتُلُوا المُشرِكينَ حَيثُ وَجَدتُموهُم

“…maka bunuhlah orang-orang Musyrik itu dimana saja kamu jumpai mereka” (QS. At Taubah 9:5 )

Beberapa kategori "Kafir" menurut Ibn Taymiyyah:

مَنْ نَقَصَ الرسُولَ صَلى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلمَ أَوْ تَكَلمَ بِمَا يَدُل عَلَى نَقْصِ الرسُولِ كَفَرَ

1. “Barang siapa menghina Rasulullah, atau melecehkan beliau maka ia KAFIR" (Majmu' Al-Fatawa, 35/99)
2. "Barang siapa berdoa kepada orang mati (menyembah selain Allah) maka ia KAFIR" (halal darahnya)
3. "Barang siapa tidak tunduk / patuh pada (aturan) Khilafah setempat maka ia KAFIR" (halal darahnya)
4. "Barang siapa tidak berbaiat / kepada Khalifah setempat maka ia KAFIR" (halal darahnya)
* dan masih banyak lagi (tidak mungkin ditulis satu per satu)

Fatwa Takfir inilah yang digunakan oleh Jihadis Salafiyyah Wahabiyyah Osama Bin Laden , Amrozi , ISIS (Daulah Islam) untuk pembenaran membunuh sipil, rakyat biasa, bahkan sesama Muslim.

XYZ of War (Semua yang Ditutupi dari Perang)

Fatwa Takfir diterbitkan oleh ibn Taymiyyah (tahun 1200-1300), belum ada pada era Nabi / Sahabat. Fatwa tersebut diterbitkan dalam masa darurat perang (saat itu Timur Tengah sedang menghadapi invasi bangsa Mongol).

Klaim fatwa Takfir sudah ada sejak jaman Sahabat berasal dari kisah sahabat Nabi Abu Bakar R.A. yang ingin menindak beberapa klan Arab yang tidak mau membayar ZAKAT.

Abu Bakar R.A. berkata, "Demi Allah, saya akan memerangi orang yang memisahkan Shalat dan Zakat (sholat tapi tidak berzakat). Allah saksinya, saya akan memerangi siapapun jika mereka menolak untuk memberikan Zakat (retribusi kekayaan). Allah saksinya, sungguh saya akan perangi!"

Abu Bakar tidak pernah gunakan kata "Kafir" dalam niatnya memerangi sesama Muslim. Klaim Fatwa Takfir sudah ada sejak jaman Nabi adalah HOAX karena Abu Bakar R.A. tidak pernah gunakan kata "Kafir".


Fatwa Takfir sudah ada pada jaman Nabi / Sahabat adalah HOAX

SUMBER:
1. KITAB al-Tawhid, Ibn Abd al-Wahhab, BAB 9, hal. 51
2. KITAB Majmu al-Fatwa al-Kubra, Ibn Taymiyyah, 36 VOLUME
3. KITAB Majmu al-Fatwa, Ibn Taymiyyah, VOL. 10, hal. 372
4. KITAB Majmu al-Fatwa, Ibn Taymiyyah, VOL. 35, hal. 99


8. KITAB al-Tawhid, Imam Muhammad Ibn Abd al-Wahhab, pedoman negara Daulah Islam (ISIS)

XYZ of War (Semua yang Ditutupi dari Perang)

Buku pedoman wajib di negara Daulah Islamiyah ISIS

Kitabut al-Tawhid oleh al-Imam Muhammad ibn Abdul Wahhab


ISIS menggunakan Kitab al-Tawhid
M. ibn Abdul Wahhab sebagai pedoman


ISIS juga menyebut M. ibn Abdul Wahhab sebagai "IMAM"

ISIS beraliran Salafiyyah Wahabiyyah adalah sebuah fakta yang tak terbantahkan emoticon-Blue Guy Peace

XYZ of War (Semua yang Ditutupi dari Perang)
meme dapet nemu dari forum debat agama
XYZ of War (Semua yang Ditutupi dari Perang)
meme dapet nemu dari forum debat agama

Quote:Original Posted By samanosuke20

Jadi pertama sekali yang harus dilakukan TS adalah membuktikan klaim yang dibawakan terutamanya pihak barat dengan verifikasi informasi dari timur tengah juga, dari kitab para ulamanya


agan admin yang baik & terhomat.. TS sudah meladeni permintaan agan admin untuk menggunakan Kitab para Ulama Salafiyyah

mohon (teramat sangat) dibaca dengan pikiran & hati terbuka emoticon-Kiss

dan mohon jangan memusuhi informasi baru hanya karena informasi tersebut tidak sesuai dengan keyakinan / kepercayaan agan admin selama ini emoticon-Blue Guy Peace

sekali lagi, TS adalah seorang seorang pegiat sejarah yang selalu melakukan riset , tidak pernah gegabah & sembrono dalam memberikan analisa

TS juga seorang Free Thinker yang tidak mewakili kepentingan golongan aliran agama apapun. hanya semata2 memaparkan fakta dari sumber kredibel dalam semangat kajian ilmiah

semoga paparan kajian ilmiah dari TS tidak disikapi dengan permusuhan emoticon-Shakehand2