selanjutnya lanjutan postingan diatas ..
source: Iwan Mahmoed Al Fattah Azmatkhan Al Husaini (FB)

WAJAH ASLI DEDENGKOT PITUNG (FAKTA JIKA CERITA PITUNG BUKAN LEGENDA)

Maqom Si Pitung

INILAH WAJAH ASLI DEDENGKOTNYA PITUNG, BELIAU ADALAH K.H. RATU BAGUS AHMAD SYAR'I MERTAKUSUMA, PEMIMPIN GERAKAN PITUNG SEJAK TAHUN 1890an S/D TAHUN 1926 menggantikan posisi RATU BAGUS ROJI'IH yang gugur tertembak. INILAH DEDENGKOT PITUNG YANG PALING DICARI CARI PENJAJAH, Berkali-kali lolos, sempat tertangkap namun berhasil meloloskan diri dari penjara. BELIAULAH YANG SELAMA INI memegang sejarah asli Jayakarta, Sejarah Pitung berhasil diselamatkan oleh beliau...INILAH ANGGOTA PITUNG TULEN. Watak beliau keras dan tegas terhadap penjajah, sepanjang hidupnya beliau ini merupakan orang yang paling benci dengan penjajah, sebagai musuh besar penjajah, keberadaan beliau selalu bergerak dari satu tempat ketempat yang lain. DIDEPAN LAYAR, Perjuangan ditahun 1910 s/d 1940 an beliau amanatkan kepada keponakannya yang juga pahlawan besar Betawi yaitu Muhammad Husni Thamrin, sedangkan beliau lebih bergerak dibelakang layar.
Versi sejarah Pitung yang asli yang baru beredar setelah tahun 1986 adalah berkat jasa keturunan beliau ini. Selama ini beberapa versi yang beredar mengenai Sejarah Pitung adalah versi sejarah yang berasal dari Penjajah.
Beliau berasal dari Keturunan Aria Jipang/Aria Penangsang dari Jipang Panolan (kini masuk wilayah Cepu Jawa Tengah).Aria Penangsang sendiri mempunyai 38 orang anak, diantara anaknya yang di Jayakarta adalah Pangeran Kawisa Adimerta atau Raden Mandurugo. Pangeran Kawisa Adimerta atau Raden Mandurogo mempunyai anak dua orang yaitu :
1. Pangeran Mertakusuma (makam di Masjid Angke Jakarta Barat) beliaulah leluhur dari KH Ahmad Syar'i Mertakusuma
2. Pangeran Nitikusuma I
Adapun nasab leluhur beliau adalah sebagai berikut :
Pangeran Arya Penangsang/Aria Jipang/Sayyid Husein (makam di Palembang) bin Pangeran Sekar Seda Lepen/Raden Bagus Surowiyoto/Sayyid Ali (makam di demak) bin Raden Fattah/Sultan Demak/Sayyid Hasan (Makam di Demak) bin Sultan Abdullah Umdatuddin/Syarif Abdullah/Sultan Champa (Makam di Lampung) bin Ali Nurul Alam/Maulana Malik Israil/Arya Gajah Mada (makam di Cilegon Banten) bin Husein Jamaluddin/Syekh Jumadhil Kubro (makam di Wajo Makasar) bin Sultan Ahmad Syah Jalaluddin (makam di India) bin Al Amir Abdullah (makam di India) bin Imam Abdul Malik Azmatkhan (Makam di India) bin Imam Alwi Ammul Faqih (Makam di Hadramaut) bin Imam Muhammad Shohib Marbath bin Imam Ali Kholi' Qosam bin Imam Alwi Atsani bin Imam Muhammad Maula Ashouma'ah bin Imam Alwi Al Mubtakir bin Imam Ubaidhillah bin Imam Ahmad Al Muhajir bin Imam Isa Arrumi bin Imam Muhammad An-Naqib bin Imam Ali Al Uraidhi bin Imam Jakfar As-Shoqiq bin Imam Muhammad AL Baqir bin Imam Ali Zaenal Abidin bin Imam Husein As-Shibti binti Sayyidah Fatimah binti Muhammad Rasulullah SAW. Leluhur Beliau ini berasal dari keluarga besar Azmatkhan Al Husaini.
Jelas dari rincian nasab ini keluarga besar Pitung adalah keluarga yang berasal dari Dzuriyyahnya Rasulullah SAW.
Inilah Dedengkot PItung yang Asli! beliau wafat ditahun 1954 dalam usia 84 tahun di Palembang. Beliau hijrah ke Palembang karena beliau adalah buruan penjajah dan dianggap sebagai biang keladi perlawanan dibawah tanah beberapa pejuang Betawi.
Mohon izin Bang Indra Rizki.....foto beliau saya share, ini penting agar generasi muda jakarta tidak melupakan orang-orang yang pernah berjasa kepada Jayakarta.Jakarta