CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Entertainment / The Lounge /
kami (para wanita) tidak matre. akan kami beberkan kenapa kami benci cowok kere. - Part 1
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000010877878/kami-para-wanita-tidak-matre-akan-kami-beberkan-kenapa-kami-benci-cowok-kere---part-1

kami (para wanita) tidak matre. akan kami beberkan kenapa kami benci cowok kere.

jangan salah paham. yang dimaksud kere bukanlah miskin, tapi kere = ga punya uang. orang miskin belum tentu kere, tapi orang yang ortunya kaya bisa aja kere karena boros.


----------


untuk kami para perempuan dewasa dan bukan ababil, yg tidak hanya punya hati tapi logika, pria kere bukanlah pilihan hidup.

kenapa?

jawabanya simple. pria kere = pria yang tidak bertanggung jawab.

sebenarnya kami, para wanita adalah mahluk yang lebih menggunakan hati dibandingkan logika. tapi apa yang membuat kami mengikuti logika kami dengan memilih pria yang tidak kere?

jawabanya jg sangat simple. kami sudah entah pernah menjalani atau menyaksikan hubungan dengan pria yang kere (baca kere: tidak punya tanggung jawab) dan berakhir menghancurkan mental, fisik, serta hati hancur berkeping keping.

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
mengapa kami bilang pria kere = pria tak bertanggung jawab?
coba anda saksikan percakapan berikut:

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

cecep: yem kita jalan jalan yuk cari angin
sutiyem: mau ke mana yank?
cecep: kemana aja deh kaki melangkah. yg penting bisa berduaan sama kamu.

1 jam kemudian

sutiyem: yang kita udah jalan kaki dari tadi, aku haus nih
cecep: maaf yang aku ga punya uang buat beliin kamu air
sutiyem: ya udah gapapa aku yang beliin deh...

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
atau percakapan berikut
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

ayu: cin, aku laper nih, pulang sekolah kita ke kantin dulu yuk?
deni: duh cin, gue bokek nih kemaren gue kalah nih taruhan bola
ayu: ah kamu cieh taruhan bola mulu. bete ahh...
deni: yaudalah ngutang aja dulu deh ama ibu kantin besok aku bayar

besoknya

ayu: den dicariin tuh ama ibu kantin
deni: duh beb kamu bayarin dulu deh gue ga ketemu bokap tadi pagi ga sempet minta
ayu: yaudah deh gapapa

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

atau mungkin percakapan begini

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

meilina: gimana hari ini kamu keterima kerja?
andy: belum hon, aku tungguin dirumah tadi ga ada tlp, email, atau surat panggiln kerja
meilina: aduh kasian kamu...
andy: maaf ya hon aku ga punya uang paling bisa ajak kamu jalan jalan ke taman surapati
meilina:emang mobil akmu ada bensinya?
andy: bensin sih ada, pake mobil nyokap bensin full. tapi ga punya uang buat beliin kamu makan minum
meilina: aku juga ga punya uang....

1 tahun kemudian

meilina: masih belum ada panggilan kerja? jadi malam mingguan ke taman lagi?
andy: tapi ga ada bensin, mobil bonyok lagi dipake... jalan kaki aja ya

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


seperti percakapan diatas yang biasa terjadi di masyarakat (mungkin agan sekalian pernah mengalami) ujung ujungnya perempuan yang jadi korban. perempuan sudah harus melayani suami, mengurus rumah tangga, bertarung nyawa melahirkan anak untuk suami, membesarkan anak sebaiknya, menyusui anak dan mengajari anak, masih harus cari uang juga untuk suami?

anda mengatakan kami berhati dingin tidak mau menerima apa adanya, tapi bukankah sebenarnya anda yang berhati dingin setega itu membiarkan kami wanita menjadi ibu untuk anak anak juga ibu untuk suami kere yang masih harus dinafkahi dengan banting tulang?

dan setelah kami banting tulang menafkahi kalian dan anak apa kalian akan makin giat mencari kerja?
tidak, kalian akan keenakan dengan gaya hidup malas dan terus hidup bergantung istri.
sekarang kalian mengatakan tidak akan seperti itu tapi faktanya menurut sebuat majalah tabloid wanita, hasil survey hanya 2 dari 300 pria yang yang tidak akan seperti itu, sementara sisanya akan menjadi suami pemalas yang kerjaanya nonton dirumah, atau suami kasar yang kerjanya hanya mukulin istri dan mabuk mabukan.

dan untuk saya menjelaskan lebih dalam ijinkan saya bertanya kepada anda para lelaki. mengapa kami menyebut lelaki kere adalah lelaki tidak bertanggung jawab? bukankah kalian sudah berusaha untuk mencari uang/pekerjaan?

jawabanya?

apa kalian yakin kalian sudah berusaha?
banyak jalan menuju roma, banyak cara mencari uang.


-yang punya motor walau bokek bisa ngojek atau minjem motor temen ngojek.
-yang punya sim A bisa jadi supir Taxi
-yang masih sekolah bisa berhemat atau bisa jualan disekolah.
-bisa jualan mie ayam depan rumah
-bisa banyak lagi yang bisa dilakukan

kalian lelaki kere cuma modal motor, nanti malam mau kencan ga ada uang. apa yang akan dilakukan? ngutang kanan kiri atau pasrah menunggu nasib?
ckckckckckckckkk..
kalian kan bisa ngojek biar malam nanti ada uang buat kencan.
apa menurut kalian lelaki ngojek itu merendahkan harga diri?
kenapa pemikiran kalian begitu? kan ngojek halal. lebih baik mengojek dari pada sudah ngajak kencan lepas tanggung jawab ga punya uang.
atau bahkan lebih baik jangan mengajak kami kencan kalau tidak punya uang. itu kan yang dinamakan bertanggung jawab.

jadi pada intinya kami wanita buka mencari pria kaya dan kami bukan meremehkan pria kere. tapi kami hanya mencari pria bertanggung jawab.
pria yang bisa mempertanggung jawabkan segala perbuatanya dan bisa melindungi kami. karena wanita hanyalah seorang wanita yang sekuat apapun hanya setangkai bunga yang rapuh sehingga perlu dijaga keindahanya.

itulah penjelasan sederhana dari kami untuk para pria.
bila anda menginginkan kami, maka jadilah sesosok pria penuh tanggung jawab, maka kami akan menerima anda apa adanya.
jadilah imam yang bisa membimbing kami dan memenuhi segala keperluan kami lahir dan batin.

1 lagi terakhir carilah perempuan yang sesuai dari kalian. jangan muluk muluk, ok emoticon-Big Grin




Quote:


nah agan salah, apa agan pernah liat cowok berbakti seperti diatas kekurangan cewek? jangan salah mereka cowok yang diperebutkan oleh wanita.
yang kita maksud kere bukan cowok seperti itu.
cowok kere itu cowok yang ga punya uang sama sekali. kere ama miskin beda loh, jangan disamakan.

cowok miskin belum tentu kere. dia ga punya uang sepeserpun tapi dia rajin kuliah, mati2an kerja buat kuliah.
ini yang kita cari

cowok miskin belum tentu kere. dia bantu2 orang tua jualan, sangat berbakti dan memiliki penghasilan sendiri walau hanya dari bantu orang tua jualan. ini yang dicari

cowok yang dibilang cewek kere dan dijauhi:
1. cowok yang sudah miskin ga punya kerjaan pula.
2. cowok yang pelit meski banyak uang tapi maunya hidup dari uang perempuan
3. cowok yang terlalu muluk. misalnya kenek angkot ngejar2 paris hilton buat dipacarin. sudah tentu dipandang kere sama paris hilton anak milyuner dunia. mana doyan doi makan nasi goreng tek tek?
sekalipun dia mau ama situ apa situ bisa menuhin keperluan dia? keperluan cewek sekaliber sosialita kelas atas banyak dan menghabiskan hingga miliaran dalam sebulan. apa situ sanggup bayarin?

jangan anda salah, ada juga cewek yang bener2 matre. misalnya pembokat yang ngincernya anak presiden, ogah ama tukang ojek atau cewek yang ogah ama seorang cowok karena dia kere, walaupun cowok itu seorang yang giat kerja.

tapi anda juga jangan salah paham!

saat kami mengatakan "kami bukan cewek matre tapi kami tidak mau dengan cowok kere" = kami memang benar2 tidak matre. kami memikirkan masa depan kami. jadi jangan salah paham, memukul ratakan dan menyamakan kami dengan cewek yang benar2 matre.






sambungan ke2: dibawah
sambungan ke3: http://www.kaskus.co.id/showpost.php...postcount=9963
Thread sudah digembok
coba deh lo imaginasiin:
cowok miskin yang ga pernah mau ceweknya keluar duit seperakpun dan dia selalu berusaha keras agar bisa sukses dan bertanggung jawab ama ceweknya. agar ga malu sebagai laki laki agar bisa membahagiakan wanita yg dicintainya.
berusaha semampu mungkin agar ceweknya ga kesusahan

nah apa yg lo pikir tentang cowok ini? what a man!!! iya kan?



nah sekarang lo bayangin
cowok bermobil, kuliah ngaret alesanya bisnis padahal maen maen aja emoticon-Ngakak:
kemana2 pake mobil tapi suka minta dibayarin bensin ama suka minta ditraktir makan ama ceweknya.
dikit2 kerjaanya minta duit ama mama
kalau mamanya keluar kota ga ninggalin duit bergantung deh hidupnya ngeretin ceweknya

nah apa yg lo pikir tentang cowok ini? dasar kere!!!! najis cuih bukan laki laki


dan sekarang saya umumkan kebanyakan lelaki thread ini adalah tipe ke 2
tapi untuk mempertahankan harga dirinya dibilang kere jadi alesan macem2 dagh emoticon-Ngakak:

dan sadly saya umumkan juga ada beberapa cewek di thread ini kayak yang kayak cewek tipe ke 2, cinta buta mau mauan digituin ama lakinya emoticon-Ngakak:




liat laki laki yang gigih berjuang demi bertanggung jawab pada orang yang dicintainya itu memukau lagi.... serasa dicintaiii bnaget walau tanpa kata kata gombal emoticon-Malu

jauh lebih memukau drpada cowok ganteng gombal bermobil yang kerjaaanya "mama minta duiittt, yayang lu bayarin makan yah, ga ada duit gue sekalian bensinin emoticon-Cape d... (S)"










nahhhhh buat lu yg kere, yang bisanya minta ditraktir ama cewek....
atau udah tua keladi masih minta duit ama mamih papih
pengangguran abadi banyak gengsi...
mau kerja males, mau usaha ga ada modal

gue ada solusinya! cari uang praktis ga cape cuma joged ama nyanyi dapet duit banyak emoticon-Ngakak:
ni orang duidnya banyak banget loh diundang kemana2 emoticon-Big Grin
sehari 5 jeti mah ada







gue aja demen ama ni orang lucu banget emoticon-Big Grin
emoticon-Najisemoticon-Najisemoticon-Najis
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di