CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Debate Club /
[CLEAN] Convert apa alasannya?
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000013863862/clean-convert-apa-alasannya

[CLEAN] Convert apa alasannya?

Mengingat DC ini sebagai wadah para free thinker dan FOS. Gw ingin menanyakan pertanyaan yg tabu di dunia nyata yaitu alasan convert (pindah keyakinan). Biasanya alasan klasik kan karena kebelet kimpoi, tapi yg gw lihat banyak juga di DC ini yg pindah dgn alasan kuat, baik menjadi atheis / agnostik (kebanyakan sih ini) atau pindah agama lain.

Agama sebelumnya apa?
Alasan pindah apa?
Apa lu menemukan kepuasan batin di ajaran yg lu anut sekarang?

Itu pertanyaan buat orang2 yg udah convert. Buat orang2 yg masih memegang teguh ajaran orang tuanya mungkin bisa mendebat kekecewaan dari para converter itu.....

Quote:




----------------------------

katolik -> atheis
islam -> atheis
katolik -> budha
kristen kharismatik -> non-kharismatik
atheis -> kristen
atheis -> Islam
katolik -> budha
rekonstruksi pemikiran Islam
Islam abangan -> Quranist
katolik -> kopimism
profile-picture
anakjahanam722 memberi reputasi
-1
Thread sudah digembok
Quote:


Invisible shoulder to cry on?..

Hahaha..

Emang lo kira secetek itu prop.
Tapi dari jawaban lo aja gw mengerti, prinsip elo adalah : I'm strong, I don't need GOD.

Si prop sang pemberani hah?.. emoticon-Big Grin

Klo lo melihat lebih dalam sebenarnya itu adalah bentuk kepengecutan yang nyata.

Ketakutan untuk menerima kemungkinan bahwa Tuhan bisa ada.
Afraid to admit, jika dalam perjalanan lo menemukan Tuhan, bahwa Tuhan itu ada.

Dan itulah diri elo prop, PENGECUT. emoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

Sedang gw...gw berani untuk mengakui bahwa gw tidak bisa membohongi diri gw bahwa Tuhan mungkin ada, dan setelah melewati pikiran yang dalam, gw sampai sebegitu yakinnya klo Tuhan ada dan kemudian meletakkan "taruhan" gw sebagai seorang KRISTEN.

Beda dengan elo yang gw rasa cara berpikirnya pastilah pendek. emoticon-Peace
Cara gw berpikir, selalu melihat dari berbagai sudut, menganalisa dari berbagai celah, dan selalu berani untuk terjun kedalam suatu pemikiran baik dari dalam ataupun luar.

Dan saat menemukan pemikiran/cerita itu bullshit.. Gw akan berani untuk berkata bullshit. Saat gw menemukan hal tersebut tidak benar, gw akan berani bilang itu tidak benar.

Waktu usia gw, 15 tahun gw berani berkata kepada orang tua, kakak gw, adek gw, bahkan pendeta, bahwa It's bullshit that Jesus is GOD.
Dan hanya dalam beberapa waktu kemudian, gw berani berkata, bahwa semua agama adalah produk pemikiran manusia.
Gw mempelajari alquran dan keluar dengan kesimpulan, "Bagaimana bisa orang mempercayai agama ini".
Gw melihat agama hindu, dan langsung memutuskan that it is a fairy tale.
Gw mempelajari budha, dan kemudian menemukan bahwa sidharta adalah seorang yang mulia, yang sama sekali tidak menyebutkan tentang Tuhan.

At that point, I do believe that even an atheist, pasti bisa dapat menjalani kehidupan dengan moral yang baik.

Disaat itu, gw mengambil kesimpulan, WTF!! Religion is not needed.

Didalam perjalanan gw, gw selalu terlibat dalam perdebatan ini, dengan teman-teman gw, di internet, dan dengan kepintaran gw berpikir, pengetahuan gw dengan bangga gw mengatakan they cannot defeat me.

Didalam perjalanan gw itu, gw hidup sebagai seorang ateis yang hidup bahagia, tapi sifat gw yang selalu berani menerima resiko pemikiran, gw ga pernah menjadi apa yang disebut sebagai ateis sejati. Karena gw selalu berani membuka pikiran gw akan kemungkinan keadaan Tuhan.

Karena itulah sebenarnya, gw bukanlah ateis melainkan seorang agnostic atheis. I'm a weak atheist. emoticon-Big Grin

I'm a weak atheist, karena didalam diri gw, didalam pemikiran gw, gw ga bisa membohongi diri gw, bahwa gw setuju untuk mengatakan cara Yesus adalah the ultimate way untuk peradaban manusia.

Gw terus memikirkan hal ini,.... At that moment, gw membandingkan Yesus dengan sidharta, dengan zoroaster, confutse..ect..

Dan dari sekian tokoh itu, gw selalu jatuh pada kesimpulan bahwa Sidharta dan Yesus adalah yang paling istimewa diantara semuanya. Sidharta adalah manusia, maka Yesus juga pastilah cuma seorang manusia. Manusia-manusia dengan cara berpikir yang luar biasa.

Tapi diantara ke-duanya gw selalu menemukan bahwa hanya Yesus, yang bukan cuma menyampaikan pesan KASIH, melainkan juga menjadi simbol PERJUANGAN KASIH itu sendiri.

Dia mati di kayu salib, untuk suatu IDE untuk suatu perjuangan agar pesan KASIH terdengar keseluruh penjuru, terlihat sampai beberapa jaman.

Tindakan praktek itu setelah beberapa ribu tahun, masih membuat orang terhentak, membuat gandhi menjadi kagum, membuat para ateis selalu setuju untuk mengatakan Yesus adalah GREAT TEACHER. Kematiannya di Kayu Salib tidak membuat pesan itu mati, tapi malah membuat pesan itu semakin KUAT.

Dan pada saat itu, gw selalu terganggu bahwa ada fakta tertulis yang menunjukkan bahwa dia HARUS MATI agar semua TERGENAPI dan akan mati di Kayu Salib.

Tentu saja orang yang kritis seperti gw merasa terganggu, karena melihat hal ini gw menjadi mengerti kenapa Yesus harus MATI.

Gw melihat lagi ayat yang pernah ditawarkan ke gw mengenai ramalan kematian anak manusia, and at that point my friend, gw harus jujur untuk mengakui bahwa hanya ada 2 kemungkinan yang paling mungkin, bahwa DIVINE BEING sedang bekerja, atau ini semua adalah ONE WHOLE GREAT CONSPIRACY.

Dan pada saat itu teman, pemikiran itu seperti kartu domino yang jatuh berurutan, membawa gw berpikir kenapa kristen yang pada awalnya dikejar untuk dimusnahkan tapi malah menjadi agama terbesar, kenapa saat gereja mengalami jaman dark age muncul kembali orang yang membawa ke jalur, ketika alkitab di set menjadi dominasi milik golongan tertentu tapi kemudian muncul orang yang menterjemahkannya sehingga dapat dimengerti banyak orang.....

Membuat gw berpikir, bahwa ada sesuatu yang bekerja pada agama ini, ada yang bekerja dalam pesan Yesus, dan itu bukanlah sesuatu yang biasa.

Gw melihat bagaimana hukum sekarang ini, mulai mengacu pada basis kemanusiaan seperti yang ditunjukkan Yesus..

Pemikiran-pemikiran ini, membuat gw hanya jatuh pada kemungkinan, bahwa ini semua adalah kebetulan yang LUAR BIASA, atau memang ada yang bekerja didalamnya...

Gw kemudian mulai melihat diri gw, kehidupan gw, semua perdebatan gw, dan menemukan bahwa semua itu terjadi untuk pembentukan gw. Cara berpikir gw dan semua perjalanan perdebatan itu untuk membekali gw, untuk membentuk gw, untuk menjadikan gw sebagai seorang Pengikut KRISTUS, yang akan berkoar tentang dirinya.

Dan pada saat itu teman, gw merasakan "kopi nikmat", gw kemudian merewind pikiran gw tentang alkitab dan akhirnya menemukan dan mengaku bahwa Jalan Yesus adalah Jalan Keselamatan, Bahwa Yesus adalah FIRMAN, FIRMAN itu bersama-sama dengan Allah, dan FIRMAN itu adalah ALLAH.

And that's the story my friend, I finnaly back at home.

emoticon-Big Grinemoticon-Big Grinemoticon-Big Grin

And I bet you will join us prop, sooner or later.
emoticon-Peace
GDP Network
© 2020 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di