CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Sains & Teknologi /
Tidak Runtuhnya Teori Evolusi Dalam 20 Jawaban
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000012241700/tidak-runtuhnya-teori-evolusi-dalam-20-jawaban

Tidak Runtuhnya Teori Evolusi Dalam 20 Jawaban

Berdasar pengalaman selama menanggapi masalah teori evolusi, umumnya kreasionis yang membantah teori evolusi selalu saja membawa dan mengutip tulisan Harun yahya. Mereka tak peduli jika HY bukan ahli di bidang biologi, dan tak punya kompetensi di bidang tersebut.

Thread ini khusus untuk menanggapi karya HY, 'runtuhnya teori evolusi dalam 20 pertanyaan', yang bisa dibilang cukup dasar. Jadi hal-hal di luar itu kemungkinan tak dibahas.

Dari pengantar dulu

Quote:


Tanggapan:
Teori evolusi tak pernah bicara soal 'kebetulan', kecuali kita mau mengatakan setiap fenomena alami yang terjadi di alam adalah 'kebetulan'. Proses evolusi adalah proses alami yang terjadi di alam. Dan ilmu biologi umumnya memang mengklasifikasikan manusia dalam taksonomi sebagai anggota dari keluarga (gamily) kera besar, dimana anggota keluarga lain diantaranya gorilla, orang utan dan simpanse. Monyet tidak termasuk keluarga kera besar.

1. Teori evolusi adalah teori ilmiah part 1, part 2
2. Teori Evolusi vs Opini Penciptaan part 1, part 2
3. Usia Umat Manusia part 1, part 2
4. Teori Evolusi dan Biologi part 1
5. Ras Manusia dan Evolusi part 1
6. Kesamaan Genom manusia dan Simpanse part 1
7. Evolusi burung part 1, part 2, part 3
8. Haeckel dan Embrio manusia part 1
9 Kloning dan Teori Evolusi part 1
10. Kehidupan Berasal dari Luar Angkasa part 1
11. Usia Bumi dan Evolusi part 1
12. Organ Vestigial dan Evolusi Part 1
13. Makhluk Hidup Purba dan Evolusi Part 1
14. Evolusi, Perkembangan dan Kemajuan Part 1
15. Tuhan dan Evolusi Part 1
16. Kebenaran teori evolusi Part 1
17. Metamorfosis dan Evolusi Part 1
18. DNA dan Evolusi Part 1
19. Kekebalan Bakteri dan Evolusi Part 1
20. Sains, Evolusi dan Penciptaan Part 1

Lalu, sekalian, menanggapi black campaign maupun pandangan salah seputar evolusi. Khususnya yang sering muncul di forum ini maupun di forum lain.
1. Monyetisme Part 1

FAQs
1. Kenapa kera tak berevolusi?
2. Coelacanth tak berevolusi?
profile-picture
profile-picture
pakisal212 dan Teodoremuantavv memberi reputasi
Diubah oleh Pi-One
Thread sudah digembok

6. Kesamaan Genome Manusia dan Simpanse

Dalam biologi, simpanse (dan bonobo) yang masuk genus pan adalah kerabat terdekat kita yang masih hidup hingga kini. Uji molekuler menunjukkan dna kita paling mirip dengan mereka ketimbang makhluk hidup lain. Lalu berapa nilai kemiripan tersebut?

Ini bergantung pada metode yang digunakan dan apa yang diperbandingkan. Jika kita membandingkan keseluruhan dna, kita akan temukan nilai 95-96 persen kemiripan. Dan jika kita batasi hanya pada dna yang menyandi protein, maka perbedaan akan menyusut hingga tinggal 1-2 persen. Ini karena sebagian besar perbedaan antara dna manusia dan simpanse terletak pada bagian yang tak menyandi protein, atau sring kali disebut 'junk dna'. Metode yang digunakan untuk menghasilkan nilai perbedaan 1,4-1,5 persen adalah metode yang disebut single base substitutions.

Harun Yahya mengklaim bahwa perbedaan nilai kemiripan dna adalah propaganda menyesatkan, dan ia mengambil referensi dari New Scientist, sebagaimana diungkap Roy Britten dari California Institute of Technology. Namun ada satu hal yang tak ia ungkap: metode single base substitutions yang menghasilkan nilai tersebut justru dikembangkan oleh Roy Britten (bersama koleganya Dave Kohne) sendiri!

Apakah bisa disebut propaganda menyesatkan, jika pihak yang mengembangkan metode dan pihak yang mengoreksinya adalah sosok yang sama? emoticon-Smilie

Code:
http://www.newscientist.com/article/dn2833-humanchimp-dna-difference-trebled.html
http://www.sciencedaily.com/releases/2006/10/061013104633.htm


Jika metode yang digunakan sama, maka hasil analisa dna akan menunjukkan nilai kemiripan dna simpanse dengan manusia akan lebih tinggi ketimbang cacing, ayam, tikus atau babi. Dan hingga kini ilmuwan terus mempelajari bagian mana dari dna kita yang menyebabkan perbedaan tersebut.
×
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di