KOMUNITAS
Home / FORUM / All / Story / ... / Stories from the Heart /
Kuharap Kau Selalu Ada Disini
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000010775386/kuharap-kau-selalu-ada-disini

Kuharap Kau Selalu Ada Disini

permisi para sesepuh dan para penghuni SFTH maupun yang baca kisah ini...
gw mau berbagi cerita. Sebelumnya maaf ya kalo tulisannya acak-acakan. jujur gw emang nggak begitu pinter buat nulis sebuah cerita

Spoiler for :


"lagu ini lagi...ffuuhhtt"keluh gw sambil menghembuskan asap rokok ini

kenapa setiap gw denger lagu ini selalu teringat ketika gw bersama dia. itu semuakan udah berlalu.

"masa lalu kan nggak akan merubah masa sekarang maupun masa depan. kecuali kalau kita belajar dari masa lalu, baru bisa merubah masa depan maupun sekarang." kata gw dalem hati

oh ya nama gw sonny. kisah ini berawal pas gw masuk salah satu SMA Negeri di Kota TANG***NG tahun ajaran baru 2006. sekolah gw ngadain MOS buat anak-anak baru 3 hari.


Quote:


To be Continued


terima kasih ya sudah mau mampir ke kisah ini.

kalau nggak keberatan sih di comment or emoticon-Rate 5 Star ataupun emoticon-Blue Guy Cendol (L) , itu yang bikin gw jadi lebih semangat buat ngelanjutin kisah ini emoticon-Toast

sekali lagi terima kasih sudah menyempatkan waktunya buat membaca kisah ini emoticon-Toast




enjoy with my story emoticon-Angkat Beer







emoticon-Shakehand2
SEKIAN&TERIMAKASIH;
profile-picture
anasabila memberi reputasi
Diubah oleh ghighe
Part 34

Menit-menit berikutnya hanya suara angin yang menyibakan rambut panjang milik rina tergerai kemana-mana. Kami masih diam membisu seperti mencoba untuk mengerti kembali ucapan-ucapan yang telah kami keluarkan dimenit-menit sebelumnya. emoticon-Cape d... (S)

“"tadi barusan lu ngomong apaan son??" ”tanya rina

"Wwuaannjjrriiittt.." emoticon-Kagets
Ngomong begitu aja gw udah pake keberanian maksimal, sekarang disuruh ngomong begitu lagi. emoticon-Gila

“"lu nggak denger tadi gw bilang apa??" ”tanya gw balik emoticon-Nohope emoticon-Cape d... (S)

"“bukannya nggak denger, tapi Cuma mau mastiin aja koq yang gw denger tadi." ”jawab dia malu-malu

Akhirnya gw coba untuk mengumpulkan keberanian lagi untuk menyatakan perasaan gw ke rina.

“"rina, inti daripada yang tadi gw bilang itu gw sayang sama lu.” " emoticon-Cool

"“oouuhh...ternyata pendengaran gw nggak salah ya.”" balas dia sambil mesem-mesem

"“hah??”" hanya itu yang bisa gw ucapkan begitu ketika mendengarkan balasan dari rina. emoticon-Thinking

"‘adooh rina, masa gw ngumpulin keberanian gw sampe tingkat tinggi tapi jawaban lu Cuma gitu doang. Apa gw salah ngomong ya, atau waktunya nggak tepat.‘ "kata gw dalam hati emoticon-Frown

"“lu kenapa son??koq kaget gitu sih??ada yang salah ya??”" tanya dia melihat gw yang langsung berubah jadi aneh

"“nggak..nggak apa-apa koq rin.”" jawab gw pelan emoticon-Belo

"“lu sakit ya son??pulang aja yuk, ntar kalo sakit gw lagi yang disalahin." ”ajak rina

"“yaudah deh..”" emoticon-Nohope

Akhirnya kami pulang dari tempat itu. Ternyata ungkapan perasaan gw nggak dapet respon yang positif dari rina. Selama perjalanan pulang gw yang ngeboncengin rina udah lemes banget gara-gara kejadian tadi, tapi untungnya masih bisa konsen ngendarain motornya. Sedangkan rina entah dia ngoceh-ngoceh apa dibelakang, gw nggak bisa denger dengan jelas. Cuma ada beberapa kalimat yang gw tangkep dari ocehannya, bahwa gw disuruh cepet sembuh dan jangan sampai sakit. emoticon-Embarrassment

Sesampai didepan rumah rina gw masih aja susah buat mengucapkan kata-kata ke dia.

"“nanti sampai dirumah minum obat ya son. Ini lagi musim pancaroba nih, makanya jaga kesehatan ya”." pinta dia kepada gw yang masih kelihatan lemes

"“iya,iya.. siap ibu dokter." ”kata gw coba bercanda sedikit emoticon-Roll Eyes (Sarcastic):

"“pokoknya harus minum obat. Kalo perlu pas lagi minum obat lu harus foto pake hp aja, biar ada bukti lu minum obat. Kao nggak dilakuin besok disekolah gw jewer lu ya."”

‘"waduh nih anak perhatian banget dah ke gw. gw beginikan bukan karena sakit, tapi karena kejadian tadi tw.’"kata gw didalam hati emoticon-Belo

"“beres bu”." jawab gw singkat

"“yaudah gw masuk dulu ya, hati-hati dijalan”." kata rina sambil melambaikan tangannya ke gw

Gw pun akhirnya pulang dengan pikiran-pikiran yang bikin gw jadi begini. Masih terbayang-bayang bagaimana rina tadi menjawab ungkapan hati gw ke dia. sudah gw disuruh ngungkapin perasaan gw(malahan sampe 2x emoticon-Frown ) lalu tidak mendapat jawaban yang kurang respon dari dia. kenapa hari ini terasa begitu lambat ya sejak kejadian tadi emoticon-Frown
Diubah oleh ghighe
×
© 2023 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di