Quote:Original Posted By Andi_irawan
ane coba jwb nomer 1 yaa Gan/Sis
Panas Hidrasi terjadi akibat adanya reaksi kimia antara Semen dgn Air,..panas hidrasi yang berlebih di hindari karena bisa mengakibatkan kurangnya ikatan antar melekul Mix tadi,wujud nyatanya bisa berupa pecah2 rambut,...seumpama kasusnya adalah pada saat proses pengecoran,..maka cara mengatasinya adalah dengan menyiram permukaan cor tadi,ato biasanya dilapangan dengan cara melapisi dengan Karung Goni basah yang ditaruh diatas permukaan Cor beton,..istilah teknisnya biasa disebut Curring Beton,..klo gk salah,dah lama gk makan bangku kuliah niee Gan yaa agak lupa,...


ealah mksdnya curing beton tah, klo ane sih biasanya curing G pake karung goni tp pake Geotextile (Geotekstil).
Civil Engineering Civil Engineering
Quote:
Spoiler for sedikit penjelasan:


PERAWATAN Proses curing (perawatan) pada beton memainkan peran penting pada pengembangan kekuatan dan daya tahan beton , proses curing dilaksanakan segera setelah proses pencetakan selesai. Proses curing ini meliputi pemeliharaan kelembaban dan kondisi suhu, baik dalam beton maupun di permukaan beton dalam periode waktu tertentu . Proses curing pada beton bertujuan memberikan kelembaban yang cukup pada proses hidrasi lanjutan dan pengembangan kekuatan, stabilitas volume, ketahanan terhadap pembekuan dan pencairan serta abrasi.

Lamanya proses curing tergantung pada faktor-faktor sebagai berikut :

1. Jenis semen yang digunakan
2. Proporsi dari campuran
3. Ukuran dan bentuk daripada beton
4. Kondisi cuaca disekitarnya
5. Kondisi cuaca setelahnya

Beton di tanah (misalnya trotoar, tempat parkir, jalanan, lantai, pelapis saluran) dan beton struktur (misalnya deck jembatan, dermaga, kolom, balok, lempengan) membutuhkan waktu curing minimal tujuh hari dengan suhu sekitar 5 ° C diatas suhu sekitarnya.

Institut Beton Amerika (American Concrete Institute-ACI) merekomendasikan jangka waktu minimum curing, proses curing dilakukan minimum hingga mencapai kekuatan 70 % dari kekuatan yang direncanakan.

70 % kekuatan dapat dicapai dengan cepat apabila curing dilakukan pada temperatur yang tinggi dan atau dengan penggunaan bahan kimia tambahan yang digunakan untuk mempercepat perkembangan kuat tekan.

Komite Institut Beton Amerika merekomendasikan waktu minimum curing sbb :

1. ASTM C 150 semen tipe I, waktu minimum curing 7 hari
2. ASTM C 150 semen tipe II, waktu minimum curing 10 hari
3. ASTM C 150 semen tipe III, waktu minimum curing 3 hari
4. ASTM C 150 semen tipe IV atau V minimum curing 14 hari
5. ASTM C 595, C 845, C 1157 waktu curing bervariasi

Grafik pengaruh waktu curing terhadap perkembangan kuat tekan
Civil Engineering

Temperatur curing yang tinggi dapat membantu perkembangan kuatan tekan awal beton tetapi dapat menurunkan kekuatan pada umur 28 hari.

Grafik pengaruh temperatur curing terhadap perkembangan kuat tekan
Civil Engineering
Sumber : http://www.cement.org