Apa yang nampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya\ntiada lain daripada ambisi yang terselubung, yang mengabaikan\nkepentingan-kepentingan kecil untuk mengejar kepentingan-\nkepentingan yang lebih besar
Jangan biarkan kelelahan menghujamkan keunggulan anda.\nAmbillah nafas dalam-dalam. Tenangkan semua alam raya yang\nada dalam benak anda. Lalu temukan lagi secercah sinar di\nbalik awan galaksi. Dan, mulailah ambil langkah baru.
Apa yang nampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya\ntiada lain daripada ambisi yang terselubung, yang mengabaikan\nkepentingan-kepentingan kecil untuk mengejar kepentingan-\nkepentingan yang lebih besar.
Belajarlah dari penambang yang tekun mencari emas. Ditimbanya\nberliter-liter tanah keruh dari sungai. Ia saring lumpur dari\npasir. Ia sisir pasir dari logam. Tak jemu ia lakukan hingga\ntampaklah butiran emas berkilauan. Begitulah semestinya anda\nmemperlakukan kegagalan. Kegaga...
Berhentilah mencari suatu alasan untuk\nmenutupi kegagalan. Mulailah bertindak untuk meraih keberhasilan.