Hai Fe....:) Baru beres marathon baca per page. Biasanya aku suka jadi SR di SFTH cuman gatel aja pengen ikut nimbrung disini. Hehe. Seneng sekali aku baca cerita kamu, terlebih lagi kita sepertinya seumuran dan sama-sama urang Bandung juga. Kamu sepertinya deket banget ya sama ibu kamu kalau di
Kuingin ku mati saja Tuhan !!! Aku lelah dengan hidup ini... Kenapa aku tercipta jika harus merasakan ombang-ambing perasaan Aku tak punya siapa-siapa Aku sendiri Aku lebih baik mati !
Haha, sista high quality ya :malus disini "menarik" itu sebenarnya luas, ane tau para kaskuser cerdas2 jadi ane hanya perlu menjelaskan secara implisit haha, ada benernya juga sih sis mustahil, tapi polling sementara menunjukkan masih banyaknya orang yang ga skeptis dan percaya ada cewek
Serius sis? emang sista "menarik"? ahahahahahaha :ngakaks :ngakaks :ngakaks iya makasih banyak komennya sis, sedikit membantu ane yang rada skeptis kadang2 hahaha Iya thread ini mencoba melihat sisi lain mitos "cewek menarik tidak ada yang tidak punya medsos" hehehe Masalahnya
aku masuk gak yah? :o hahaha. Bukan gak punya medsos sih (semua orang pasti pernah nyoba atau punya namanya medsos baik dari FS, FB, Myspace, Plurk, dll), Aplikasi chat macem (MIRC, YM!, BBM, Whatsapp, sampai sekarang Line), model medsos macem Snapchat, IG, Path, dll. Semua yang bersentuhan intern
Tuhan.... kenapa engkau begitu membenci diriku ? Apakah masih ada rasa sayang-Mu kepada diriku ini ? Kenapa Tuhan? Kenapa ? Kenapa hidupku terus dibolak-balikan diombang-ambingkan dengan sandiwara-Mu ini... Setiap detik, menit, jam, hari selama berat nafasku ini aku mengingat Engkau karena betapa s
Tuhan... Apa salahku dan keluargaku sehingga engkau memberikan cobaang yang tidak ada henti-hentinya kepada kami dan bahkan cobaan yang kau berikan semakin berat :'( Tuhan... Apakah aku begitu berdosa atau bersalah di delan mata-Mu sehingga membuat kau murka... Aku tidak mengerti tuhan dimana leta
5 Tahun yang lalu. Aku gugup, detak jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya. Semua orang melihat kepadaku dan juga dia. Aku berdiri di belakang, sedangkan seisi kelas, teman-temanku pergi keluar menontonku di dalam. Hanya aku dan dia yang berada di kelas. Ya, dia seoang anak laki-laki berjalan
Aku masih teregeletak setengah sadar di sebuah ruangan yang aku rasa memang ini kamarku. Dinding ruangan kupajang poster Nirvana dan Marlyn Monrooe. Ah apa daya aku masih mengantuk, aku masih berbaring malas sampai akhirnya aku membuka mata melihat jam dinding. Mati Aku. Jam menunjukan pukul 09.14
“Maya Ardiani, is that you?” “David?” Kumatikan rokok miliku. “Haha syukurlah masih inget.” “Hahahaha.” David adalah temanku dari kecil dan dia juga adalah mantan Vira ketika SMA. Perawakanya tegap, rambutnya cepak. Kita sangat akrab karena kita berteman sejak sekolah dasar.
Aku langsung bangun dan bakar rokok. Persoalan hidup yang terus membanjiriku. Pertengkaran orang tua, ekonomi sulit, pengkhianatan, ditinggalkan, dan apa yang telah aku lakukan kepada Vira membuatku stres. Aku merokok, tapi bukan pecandu. Aku merokok ketika aku ingin dan stres. Satu batang kuhabis
wah ada cerita baru rajin update ya gan salken salken juga ganssssss update lagi dong sis maya:mewek iya ini upadte, setelah lama gak buka kaskus ternyata pernah buat cerita disni haha wooow... cerita baru... dua orang sahabat yang mencintai seorang lelaki.... pasti bikin mengganjal banget. dekat...
"Ran, aku ingin mengakhiri ini semua." "Tolong jangan hubungi aku lagi, Ran." Pintaku kepada Randi di telepon. "Tapi May, aku suka kamu." "Tolonglah Ran, mengertilah. Aku sudah temenan dengan Vira sejak kecil. Jadi tolong, jangan hubungi aku lagi." "
Pagi ini aku lewati dengan secangkir kopi. Semalaman aku insomnia. Sementara Vira, teman sekamarku masih tertidur pulas. Dibalik jendela kamar, aku menerawang keluar. Seakan terhipnotis, hujan bisa membuatku meresonansi kenangan masa lalu. Beginilah aku, aku orang yang terikat masa lalu, seorang ya
“Pecel ayamnya satu, soto ayam satu.” “Dibungkus, mbak?” “Ah..engak, makan disini aja.” “Minumanya?” “Air putih saja 2.” Setelah memesan makanan aku kembali duduk, bersama teman kecilku, Vira. Dia adalah temanku dari SD sampai sekarang. SD, SMP, SMA, dan kuliahan kami selal
Aku pas bayi. Ada yang bilang aku pas bayi itu gendut banget. Kata mama aku lahir dengan berat 5,3kg. Besar banget katanya, dan diprediksi aku akan jadi gendut pas udah gede nantinya. Padahal, mama aku langsing dan cantik, cuman papaku aja yang buncit perutnya. Tapi, alhamdulillah sekarang aku gak