Kaskus

News

mabdulkarimAvatar border
TS
mabdulkarim
Remaja Putri yang Disekap 3 Hari di Bantargebang Bekasi Ditemukan dalam Kondisi Lemah
Remaja Putri yang Disekap 3 Hari di Bantargebang Bekasi Ditemukan dalam Kondisi Lemah
Remaja Putri yang Disekap 3 Hari di Bantargebang Bekasi Ditemukan dalam Kondisi Lemah
Jumat 14 Nov 2025, 13:18 WIB

Tampang JN, Kuli terpal TPST Bantargebang, yang menjadi pelaku penculikan dan pemerkosaan anak di bawah umur. (Sumber: Istimewa)

BANTARGEBANG, POSKOTA.CO.ID – Seorang remaja putri berinisial D, 16 tahun, ditemukan dalam kondisi lemah di sebuah kontrakan di Ciketing Udik, Bantargebang, Bekasi, Kamis, 13 November 2025, dini hari.

D sebelumnya dilaporkan hilang sejak Senin, 11 November 2025, lalu. Ketua RT Ciketing Udik, Wahyu, mengatakan warga ikut membantu pencarian setelah keluarga menyebarkan informasi kehilangan, termasuk melalui aplikasi pertemanan karena muncul dugaan korban diperdagangkan lewat platform tersebut.

“Anak-anak muda di sini mencoba mencari lewat aplikasi cari teman, dan akhirnya menemukan akun korban. Setelah video call, terlihat jelas itu memang korban,” ujar Wahyu, Jumat, 14 November 2025.

Mengetahui lokasi korban masih di sekitar Ciketing Udik, warga dan keluarga mendatangi kontrakan yang diduga ditempati pelaku.

Korban ditemukan dalam kondisi syok dan sempat pingsan, sementara pelaku tidak berada di lokasi.

“Kami langsung ke lokasi karena khawatir korban dipindahkan. Korban ternyata dikunci dari luar dan dalam keadaan trauma. Saat kami tanya di depan kontrakan, korban sampai pingsan,” ungkapnya.

Wahyu menjelaskan D adalah anak berkebutuhan khusus yang mengalami hambatan komunikasi. Ia diduga mendapat perlakuan tidak layak selama tiga hari berada di kontrakan tersebut.

“Kondisinya tidak memungkinkan untuk ditanya banyak. Yang pasti, dia mengalami trauma berat,” jelasnya.

Pelaku berinisial JN disebut sudah berkeluarga, namun istrinya sedang tidak berada di Bekasi. JN sempat mengaku hanya menolong korban, namun keterangannya dianggap tidak konsisten.

“Pelaku mengakui keberadaannya bersama korban, tapi alasannya banyak yang janggal. Ada dugaan satu terduga pelaku lainnya, namun belum tertangkap,” katanya.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Anton, menyebut korban sempat tidak pulang setelah bermain di Polder Cimuning lalu dibawa seseorang ke kontrakan selama tiga hari. “Korban ini tidak pulang lebih dari 24 jam. Ternyata anak ini dibawa oleh seseorang dan disekap di rumah kontrakan selama 3 hari. Ada persetubuhan ya oleh si penyekap ini. Inisialnya JN,” ujar Anton.

Anton juga mengungkap adanya dugaan eksploitasi melalui aplikasi daring serta kemungkinan keterlibatan pelaku lain.

“Dugaan itu masih didalami. Korban sempat diberi minuman dan tidak sadarkan diri,” ungkapnya.

Korban ditemukan dalam kondisi memprihatinkan dan langsung dibawa ke RSUD Kota Bekasi.

“Kami dan keluarga melakukan pendampingan. Korban sedang menjalani pemeriksaan medis dan pendalaman terkait dugaan kekerasan terhadap anak. Kami harap pelaku dihukum seberat-beratnya,” tegas Anton.

Saat ini, JN telah ditahan di Polres Metro Bekasi Kota untuk pemeriksaan lebih lanjut. (cr-3)

https://www.poskota.co.id/2025/11/14...emah?halaman=2








Bocah Bantargebang Diduga Disekap dan Disetubuhi Kuli TPA, DPRD Dampingi Korban ke KPAD
Tayang: Jumat, 14 November 2025 13:01 WIB
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Mohamad Yusuf
0
0
zoom-inlihat fotoBocah Bantargebang Diduga Disekap dan Disetubuhi Kuli TPA, DPRD Dampingi Korban ke KPAD
shutterstock via Kompas.com
PENCULIKAN ANAK - Ilustrasi DPRD Bekasi dampingi keluarga bocah Bantargebang korban dugaan penculikan dan kekerasan, kasus dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota.

TRIBUNBEKASI.COM, BANTARGEBANG - Suasana haru menyelimuti keluarga DZ, bocah perempuan berusia 16 tahun asal Bantargebang yang diduga menjadi korban kekejian seorang kuli berinisial JN.

Kasus ini terus bergulir dan kini masuk dalam pendampingan resmi anggota DPRD Kota Bekasi.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Anton, mengatakan pihaknya akan mendampingi keluarga DZ ke Komisi Perlindungan Anak Daerah.

“Kami akan datang ke KPAD. Saya akan mendampingi keluarga untuk ke KPAD, di antaranya untuk meminta juga pendampingan,” kata Anton, Jumat (14/11/2025).

Setelah itu, pihaknya juga akan mendampingi keluarga menerima hasil visum dari RSUD Kota Bekasi.

“Nanti dokter yang mengurusi hasil visum tapi ini tindak kekerasan kepada anak. Mudah-mudahan dihukum seberat-beratnya,” ujarnya.

Anton menyebut keluarga DZ telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Metro Bekasi Kota pada Kamis.

Laporan diawali dugaan penculikan saat DZ disebut pergi bermain ke Polder Cimuning namun tidak kembali ke rumah.

Ibunya, RHO, panik karena DZ tidak pulang selama lebih dari 24 jam.

RHO kemudian melapor ke Polsek Bantargebang dan mulai melacak keberadaan sang anak melalui email yang tersambung ke gawai DZ.

Upaya itu berhasil. DZ ditemukan di sebuah kontrakan di kawasan Ciketing Udik. “DZ ditemukan pertama oleh Satpam di kontrakan. JN diduga menyulik DZ lalu menyekap di kontrakan hingga tiga hari dan disetubuhi,” ucapnya.

Saat ditemukan, DZ langsung dipeluk erat oleh ibunya. Anton menyebut kondisi DZ masih diliputi trauma. “Tadi dia aja ketemu orang sedikit masih takut,” ucapnya.

JN yang berada di lokasi langsung diamankan ke Polres Metro Bekasi Kota.
Anton berharap pelaku dihukum maksimal. “Ini tindak pidana kepada anak, harus dihukum seberat-beratnya karena anak ini harus dilindungi,” katanya.

Anton juga menjelaskan hasil pemeriksaan sementara terhadap JN. Pelaku diduga warga Pandegelang, Banten, yang bekerja sebagai kuli di Tempat Pembuangan Akhir.

Ia bertugas melipat terpal truk sampah DKI. Diduga ada satu pelaku lainnya yang belum tertangkap.

“JN dan DZ tidak saling mengenal. Mereka bertemu ketika DZ berada di Polder Cimuning. Diduga ada satu pelaku lainnya, kuli juga, tapi yang baru dapat JN,” katanya.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Braiel Arnold Rondonuwu, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan.

“Kami tengah melakukan penyelidikan, informasi masih kami dalami,” ujarnya singkat.


https://bekasi.tribunnews.com/kota-b...kpad?page=all.

kasihan korban


nikmatulsiti319Avatar border
MemoryExpressAvatar border
nowbitoolAvatar border
nowbitool dan 2 lainnya memberi reputasi
3
453
19
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan