Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

si.matamalaikatAvatar border
TS
si.matamalaikat
Ambyar Lagi, F-35 Jatuh saat Hendak Lepas Landas
Quote:


Kabar buruk kembali menimpa keluarga besar F-35 nih Gan, pada hari Selasa (28/05/2024), sebuah F-35 jatuh di daerah New Mexico pada pukul 13:48. Pilot berhasil menyelamatkan diri memakai kursi lontar, sementara pesawatnya meledak dan terbakar seperti tampak pada foto di atas. Menurut keterangan petugas pemadam kebakaran, pilot mengalami cedera serius dan langsung dibawa ke rumah sakit. Syukurnya saat ini kondisi pilot sudah membaik dan stabil.

Menurut informasi dari The War Zoneyang telah menghubungi pihak Lockheed Martin selaku pembuat pesawart, varian F-35 yang jatuh adalah F-35B yang digunakan oleh Korps Marinir AS (USMC). Menurut Lockheed, F-35B tersebut adalah pesawat yang digunakan sebagai pesawat uji. F-35B berangkat dari pabrik Lockheed di Fort Worth, Texas, ke Pangkalan Angkatan Udara Edwards, California.

Pesawat tempur itu berhenti sejenak untuk mengisi bahan bakar di Pangkalan Angkatan Udara Kirtland, New Mexico. Setelah pengisian bahan bakar selesai, pesawat hendak melanjutkan perjalanan. Tapi, tak lama setelah lepas landas, F-35 malah jatuh. Sementara itu, Lockheed belum mengkonfirmasi secara rinci uji coba macam apa yang dilakukan pesawat tersebut. Foto detik-detik terakhir sebelum pesawat jatuh berhasil dijepret warga sekitar dan telah dibagikan di Facebook dan X. Untuk fotonya bisa Agan lihat dibawah ini.

Quote:


Dari foto dan video yang beredar, dipastikan jika F-35B dikonfirmasi total lost.Istilah untuk menyebut pesawat militer yang mengalami kecelakaan dan tidak bisa diperbaiki lagi. Meski hanya pesawat uji, tapi kecelakaan ini tetap berdampak buruk bagi reputasi F-35 yang dikenal sudah sering mengalami kecelakaan fatal.

Kehilangan satu pesawat uji F-35 adalah pukulan telak bagi Lockheed Martin, yang sebelumnya dilaporkan telah kekurangan pesawat uji F-35 yang digunakan untuk program pengembangan versi upgarade yang dikenal sebagai TR-3. Jatuhnya pesawat tersebut juga akan berdampak pada proses upgrade F-35, khususnya pada varian F-35B yang dijadwalkan bakal melakukan uji coba senjata ekesternal yang dipasang pada bagian bawah sayap pesawat.


Quote:


Kecelakaan terkahir F-35B terjadi pada 17 September 2023, ketika F-35B milik Korps Marinir AS jatuh di Carolina Selatan. Ketika pilot berhasil menyelamatkan diri, pesawat terus terbang sekitar 96 km sebelum jatuh di sebuah lapangan dekat Indiantown, Carolina Selatan. Insiden tersebut menyebabkan pencarian puing-puing selama sehari, puing pesawat ditemukan pada keeseokan harinya tanggal 18 September 2023.

Total sudah ada 17 kecelakaan F-35, termasuk kecelakaan F-35 pada Selasa kemarin, Amerika menjadi negara yang paling banyak alami kecelakaan F-35. Di luar Amerika, ada Inggris yang mengalami 2 kali kecelakaan F-35 dan Jepang dengan satu kali kecelakaan. Meski sering celaka, F-35 adalah tulang punggung pesawat tempur Blok Barat. Amerika sendiri saat ini mengoperasikan sekitar 630 unit F-35A, B dan C. Masing-masing varian ini dibagi rata untuk Angkatan Udara AS, Korps Marinir AS serta Angkatan Laut AS.

Quote:


Sementara itu, F-35B adalah varian paling unik dari keluarga F-35, karena pesawat punya kemampuan lepas landas dan mendarat vertikal seperti layaknya helikopter. Untuk melakukan hal tersebut pesawat dibekali sebuah kipas besar di belakang kokpit untuk membantu mengangkat pesawat secara vertikal ke atas. F-35B biasanya dioperasikan di kapal induk helikopter (LHD: Landing Helicopter Dock) serta kapal induk yang memakai landasan ski-jump seperti HMS Queen Elizabeth milik Inggris.

F-35B di Amerika dioperasikan oleh Korps Marinir AS (USMC) di Inggris F-35B dioperasikan dari kapal induk HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales serta dioperasikan oleh Angkatan Udara Inggris. Di Jepang F-35B dipoperasikan oleh Pasukan Beladiri Udara Jepang (JASDF), jet tempur ini juga dipersiapkan beroperasi di kapal induk JS Izumo dan JS Kaga.

Amerika sendiri sebagai produsen akan memborong 2.500 unit F-35, diharapkan pada tahun 2040-an pesanan tersebut sudah diterima semuanya. Sementara itu, Amerika akan menghabiskan US$2 triliun untuk pembelian, perawatan dan operasional tiga varian F-35 sampai tahun 2088. Dengan masa dinas yang masih panjang, tentu yang sudah membeli dan calon pembeli berharap tidak ada lagi masalah pada pesawat mahal yang per bijinya dibanderol sekitar Rp 1,6 triliun tersebut.



--------------




Referensi Tulisan: The War Zone& The Avaitionist
Sumber Foto: sudah tertera
agusn6778
bang.toyip
dodolaje
dodolaje dan 8 lainnya memberi reputasi
9
1.5K
34
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Komentar yang asik ya
Komunitas Pilihan