https://s.kaskus.id/images/2023/08/29/9887214_20230829083225.jpeg
1/1
dimaskwayangan
TS
dimaskwayangan
Rusaknya Generasi Muda Di Era Digital
Era digital adalah era keterbukaan. Beragam informasi dapat diakses hanya dengan smartphone atau gadget masing-masing. Tidak seperti era anak-anak tahun 90-an 80-an, dan generasi dibawahnya, anak zaman sekarang hampir semuanya memiliki gadget. Gadget menjadi barang biasa di era sekarang. Bukan lagi si kaya yang bisa memilikinya, tetapi si miskin juga bisa memiliki.

Berdasarkan data dari databoks, presentase penduduk Indonesia yang memiliki gadget dari tahun 2011-2021 terus mengalami tren peningkatan yang signifikan. Tahun 2011 presentase hanya 39,19%, namun di tahun 2021 mengalami peningkatan menjadi 65,87%. Kemudian menurut laporan di laman resmi Kementerian Kominfo tahun 2015, pengguna gadget di Indonesia di tahun 2018 diperkirakan mencapai 100 juta. Menurut laporan dari riset Data Reportal di awal tahun 2022, jumlah perangkat seluler terkoneksi di Indonesia meningkat 3,6% dari periode sebelumnya (periode yang sama), angka tersebut mencapai 370,1 juta.

Pesatnya perkembangan teknologi saat ini memicu para konten kreator untuk memberikan informasi berupa konten yang beraneka ragam. Ada konten untuk anak-anak dan ada juga konten untuk orang dewasa. Berbagai macam konten ini bagus bagi keterbukaan informasi, karena kita memiliki pilihan akses yang beraneka ragam. Namun hal ini menjadi negative ketika akses konten bisa dilakukan oleh semua kalangan asalkan memiliki akun gmail yang aktif. Kalaupun tidak memiliki akun gmail masih tetap dapat mengakses. Untuk fitur peringatan konten 18+ hanya sebatas tekstual saja, kita tetap bisa mengakses hanya dengan klik “saya sudah dewasa”. Entah yang melakukan benar-benar orang dewasa atau anak kecil.
0
662
1
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Urutan
Terbaru
Terlama
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Komunitas Pilihan