Mnsukra
TS
Mnsukra
3 Game ini Pernah di Banned di Indonesia, Salah Satunya Nggak Nyangka Banget


Sebagian besar dari kita mungkin adalah penikmat game, baik tua atau muda semua suka main game. 


Terlepas dari bagaimana perkembangan zaman terus memunculkan berbagai inovasi terbaru dari sebuah game. 


Tentu, itu semua dibuat dengan tujuan agar game tersebut dapat dinikmati dan dimainkan oleh para mereka yang hobi ngegame ataupun hanya sekedar penikmat biasa.


Ya, hitung-hitung bisa nge-relaksasi segala keruwetan duniawi yang penuh akan taburan materi yang masih dicari-cari. 


Selain untuk menghilangkan rasa penat atau bosan, beberapa penikmat justru sangat menggemari game. 


Namun, apa jadinya jika game yang disukai atau baru terbit justru mengalami penolakan hingga dilarang rilis di Indonesia.


Sangat tidak mengenakkan bukan? Apalagi itu terjadi sama game kesukaan kita.


Kemudian, mulai penasaran kok bisa sampai dilarang rilis di Indonesia, lantas kenapa dan bagaimana?


Nah, kasus 3 game berikut ini kemungkinan dapat menjawab rasa penasaran kalian kenapa game tersebut bisa dilarang atau di banned di Indonesia. 


1. Mortal Kombat 11



Game Franchise Mortal Kombat sudah ada pada tahun 1992, yang mana dahulu dimainkan mirip seperti Street Fighter dan Tekken. 


Namun, seiring berkembangnya waktu Mortal Kombat dimainkan dengan beragam variasi, tidak monoton seperti duel satu lawan satu. 


Dari mulai arcade, petualangan, multiplayer hingga versi balapan pun sempat dimunculkan di seri Mortal Kombat. 


Plot ceritanya pun semakin berkembang dengan memperkenalkan karakter-karakter baru yang unik dan kuat. 


Apalagi Franchise Mortal Kombat ini ceritanya sudah pernah beberapa kali diangkat di layar kaca Bioskop; Mortal Kombat 1997 hingga Mortal Kombat 2021 dan beberapa seri lainnya. 


Meski begitu, game Mortal Kombat 11 yang rilis 2019 lalu sempat menuai kontroversi dan dilarang di Indonesia. 


Dimana ada satu karakternya yang disinyalir menyerupai lambang komunis yakni palu dan arit dimiliki oleh karakter bernama Scarlet. 

Foto Scarlet


Scarlet sendiri adalah karakter wanita Penyihir darah yang diciptakan oleh Shao Kahn. Kepribadiannya setia dan haus akan pujian terhadap tuannya menjadikan dia sosok yang mematikan dalam pertarungan. 


Kontroversi desain kostum karakter Scarlet inilah yang dinilai membawa logo atau simbol dari lambang Komunis, dimana ini tentu tidak relevan dengan Indonesia sebagai Negara Demokratis. 


Apalagi terkait kisah masa lalu bangsa Indonesia yang kelam pada peristiwa G30S PKI. Hal inilah yang dikhawatirkan akan menimbulkan perkembangan paham Komunis kembali terjadi di Indonesia. 



2. Fight of God


Bisa kita pahami dari nama game ini yang kontroversial "Pertarungan Tuhan" dimana menyajikan beberapa tokoh atau karakter terkemuka dari agama dan kepercayaan.   


Bahkan secara menohok memperlihatkan, sosok diduga Yesus Kristus, Buddha, Moses, Zeus dan beberapa karakter lainnya. 


Game Fight of God berasal dari perusahaan pengembang independen asal Taiwan yang dirilis pada tahun 2017. 


Entah apa alasan dari si pembuat game ini, tapi yang pasti game ini secara terang-terangan dan jelas memperlihatkan sebuah tontonan yang tidak sesuai dengan norma-norma di Indonesia. 


Jadi, memang pantas game ini dicekal atau dilarang peredarannya di Indonesia, bahkan mungkin tidak hanya Indonesia, semua negara yang memiliki paham agama dan kepercayaan yang kuat juga akan melarang game ini.



3. Far Cry 3 

Game bernuansa perang dan petualangan yang secara permainan mirip seperti Counter Strike ini dikembangkan oleh Perusahaan Ubisoft, yang dirilis tahun 2012 lalu. 


Game ini memperlihatkan seorang karakter utama dengan senjata api berada di satu kawasan tropis. 


Tokoh utama yaitu, Jason Brody ditugaskan dalam misi untuk menyelamatkan teman-temannya yang diculik oleh kelompok Bajak Laut di suatu pulau. 


Meski begitu, disepanjang game Far Cry 3 ini kita akan menemukan kesamaan yang jelas terkait penduduk pulau dan beberapa detail-detail lainnya yang mirip dengan Indonesia. 


Adanya bahasa Indonesia, kesamaan satwa dan fauna serta tempat yang mirip Indonesia.


Seolah-olah game ini sengaja memasukan unsur Indonesia, yang mana pada cerita game ini menyiratkan kesan buruk terhadap Indonesia secara tidak langsung. 


Oleh karena itulah game ini dicekal beredar di Indonesia, tapi pihak pengembang sendiri menyatakan bahwa game ini terinspirasi dari Afrika. 


Nah, dari ketiga game di atas bagaimana menurut agan dan sista? 


Game atau permainan yang difungsikan untuk senang-senang atau menghindari rasa bosan justru disusupi nilai-nilai yang tak sesuai dengan norma bangsa.


Atau jangan-jangan tanpa kita sadari game yang kita mainkan dan telah beredar saat ini mungkin juga mengandung unsur yang tidak semestinya? 


Hmmm, entahlah?


Sumber pixabay dan google
ipanpunalifrian.provocator.3301
provocator.3301 dan 4 lainnya memberi reputasi
5
2.8K
22
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Urutan
Terbaru
Terlama
Berikan Komentar
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Komunitas Pilihan