KOMUNITAS
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Geger Blokir Sana-sini Berujung Kantor Kominfo 'Disiram Air Seni'
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/62e7f20bfb3f332e8a08ea91/geger-blokir-sana-sini-berujung-kantor-kominfo-disiram-air-seni

Geger Blokir Sana-sini Berujung Kantor Kominfo 'Disiram Air Seni'

Geger Blokir Sana-sini Berujung Kantor Kominfo 'Disiram Air Seni'
Foto: Aksi di depan Kominfo (Silvia-detikcom)
Jakarta - Blok Politik Pelajar menggelar aksi 'siram air pipis' yang dilakukan secara simbolis ke Gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo). Aksi itu dilakukan sebagai protes terhadap pemblokiran PayPal hingga Steam.

Dirangkum detikcom, Senin (1/8/2022), pada 30 Juli 2022 pukul 00.00 WIB, Kominfo memblokir beberapa Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) yang belum melakukan pendaftaran, di antaranya permainan daring Dota, Counter Strike, Origin, dan platform distribusi game Epic dan Steam. Selain itu, Kominfo juga memblokir Yahoo dan platform pembayaran PayPal.


Kominfo pun menjelaskan alasan PayPal ini diblokir. Kominfo menegaskan PayPal memang belum melakukan pendaftaran Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat sehingga diblokir. Bahkan, tidak mengurus izin di Bank Indonesia (BI).

"Belum! (PayPal mendaftar PSE), bukan hanya belum mendaftar, dua loh dia tidak mendapatkan izin dari BI kemudian juga karena dia termasuk payment gateway juga sistem keuangan OJK," kata Dirjen Aptika Kementerian Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan kepada detikcom, Sabtu (30/7).

Ia menegaskan memang setiap payment system online, bahkan layanan keuangan sekalipun wajib berizin di BI dan terdaftar sebagai PSE. Keduanya ditegaskan oleh pria yang akrab disapa Sammy itu, wajib dilakukan oleh setiap pemilik platform dari luar negeri.

"Jadi 'dan' ya bukan 'atau' izin BI dan PSE itu wajib harus dilakukan sebagai penyelenggara layanan keuangan. Layanan keuangan di setiap negara itu ya diatur kok. Jadi saya juga sangat-sangat menyesalkan juga," tuturnya kepada detikFinance.

Pemblokiran sejumlah PSE ini pun mendapatkan reaksi dari warga, terutama mereka yang menggunakan platform tersebut. Salah satu keluhan itu datang dari freelancer.

"Kalau PayPal sampai diblokir gini apa ga kepikiran nasib orang-orang yang kerjanya freelance atau di perusahaan luar yang akses transaksi ke bank di Indonesianya terbatas?," tulis seorang netizen di Twitter, seperti dilihat, Sabtu (30/7).

"Masa paypal diblokir? Pikir dong, gua ini freelance editor. Org luar indo ada yg pkai jasa sy dan dananya itu di paypal yg notabene lumayan banyak. Jgn mempersulit situasi bagi freelancer lah, apalagi Steam sy gimnya berjuta-juta sdh," tulis yang lainnya.

Setelah ramai diprotes, Kominfo membuka sementara akses ke PayPal. Hal ini diutarakan oleh Dirjen Aptika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan dalam konferensi pers yang digelar Minggu (31/7). Menurutnya, langkah ini diambil Kominfo setelah mendengarkan masukan dari masyarakat, karena PayPal banyak digunakan oleh masyarakat.

"Untuk itu kami menerapkan kebijakan baru kami membuka sementara per jam 8 tadi pagi tadi, mungkin sekarang sudah bisa diakses kembali, paling lambat nanti jam 10," jelas Semmy, sapaannya.

"Kami harapkan, kami membuka untuk memberikan kesempatan masyarakat untuk melakukan migrasi agar uangnya tidak hilang. Karena sampai saat ini kami belum berhasil menghubungi PayPal," tambahnya.

Semmy mengharapkan masyarakat memanfaatkan kesempatan yang berlaku selama lima hari kerja ini untuk memigrasi dananya dari PayPal.


Aksi 'Lempar Air Pipis'

Pemblokiran itu juga mendapatkan protes dari Blok Politik Pelajar. Melalui akun Instagramnya, Blok Politik Pelajar menyerukan aksi itu.

Pantauan detikcom di Jalan Medan Merdeka Barat, Senin (1/8), tampak aksi simbolis dilakukan dengan menuang botol berisi air ke tulisan Kementerian Kominfo.

Juru Bicara Blok Politik Pelajar, Ahmad, mengatakan pihaknya hanya menggelar aksi simbolis karena masih ada advokasi dari sejumlah LSM terkait Permenkominfo tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

"Kami sebenarnya mengurungkan niat kami untuk aksi ramai-ramai, maka kami akan aksi simbolik hari ini, karena kami menghargai advokasi yang sedang dilakukan oleh teman-teman koalisi NGO dalam menolak Permenkominfo," kata Ahmad.

"Maka dari itu, hari ini, kita mau simbolik aja teman-teman jurnalis, mohon maaf juga, karena ini kita biar tetap kondusif, maka saya akan melakukan aksi simbolik dengan menyiram pipis di Kemenkominfo," sambungnya.

Dia mengatakan aksi 'lempar botol pipis' ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap aturan yang dibuat Kominfo. Menurut dia, Permenkominfo yang diterbitkan itu merugikan beberapa elemen masyarakat.

"Kekecewaan kami terhadap Kominfo sebagai aktor, dan Permenkominfo yang dikeluarkan sebagai produknya, karena ternyata itu merugikan beberapa elemen masyarakat, gamers, ya kan, konten kreator, bahkan para freelance journalist dan lain-lain," ujarnya.

Menkominfo Jelaskan soal Pemblokiran

Menkominfo Johnny G Plate telah buka suara soal langkah memblokir PayPal, Steam, hingga Epic Games karena permasalahan pendaftaran PSE Lingkup Privat. Johnny G Plate menyebut pihaknya memerhatikan pendapat masyarakat dan telah melakukan normalisasi terhadap sejumlah layanan.

Hal ini disampaikan Johnny G Plate menjawab pertanyaan wartawan usai pendaftaran Pemilu 2024 di KPU, Jakarta, Senin (1/8). Johnny mulanya menjelaskan tentang tugas Kementerian Kominfo menegakkan aturan PSE yang tertuang dalam PP No 71/2019 tentang Penyelenggara Sistem dan Transaksi Elektronik, serta Pemenkominfo No 5/2020 tentang Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) Lingkup Privat.

Johnny menyinggung 7 perusahaan yang belum melakukan pendaftaran sembari menekankan pihaknya telah mencoba berkomunikasi dengan perusahaan tersebut maupun kedutaan negara sahabat. Untuk PayPal dan Steam, Johnny menyebut pihaknya sudah menormalisasi dengan catatan.

"Dari sekian banyak PSE terdapat 7 PSE yang perlu dilakukan proses komunikasi, ya, dan komunikasinya sudah dilakukan, baik langsung dengan perusahaan-perusahaan tersebut maupun melalui kedutaan besar negara-negara sahabat kita yang menurut Kominfo, ya, kantor pusat PSE tersebut berada. Yang hingga saat ini, termasuk PayPal dan Steam, kami telah melakukan normalisasi kegiatan di dalam ruang digital dengan catatan ya, PSE tersebut tetap harus memenuhi kewajiban pendaftarannya," kata Johnny Plate.

https://news.detik.com/berita/d-6211...iram-air-seni.

aksi pengecaman terus berlangsung hingga sekarang. dari pekerja di Kominfo tidak kompeten, pemalas, hanya biasa blokir, tak bisa kerja dan sebagainya


pihak yang setuju atas argumen Kominfo diklaim penghisap kelamin Kominfo  padahal perspektif orang berbeda-beda. 

Saya sih sebenarnya setuju dengan pemblokiran temporal ini karena setiap negara memiliki aturan sendiri dalam mengatur regulasi digital seperti Uni Eropa yang mengatur regulasi digitalnya

https://digital-strategy.ec.europa.e...s-act-package?

Paypal pun sebenarnya bukan satu-satunya akses transaksi . Ada juga stripe yang sepertinya tak kena masalah karena tidak terkenal. Ada juga Wise (dikasih tahu temen).
Itu air kencing beneran atau air minuk Extrajoss? Berpotensi digugat 

profile-picture
profile-picture
profile-picture
accretia8 dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh mabdulkarim
Halaman 1 dari 2
Post ini telah dihapus
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
flush water art emoticon-Cool
Masih mending cuma air seni, belum air mani emoticon-Betty
air seni emoticon-Thinking

Btw ampe skr gw masih kga ngarti ngapa di sebutnya
air seni, krn air itu sumpah dah
kga ada seni-seninya acan emoticon-Thinking



Spoiler for :
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Mulungin receh buat ikn gini ama emoticon-Malu
ah, ane pikir bakalan ada lempar air kencing ke semua yang ada di lingkup kemenkominfo…ternyata cuma guyur tulisannya doang…
Yang dilempar muka Menterinya bre, jangan tulisan papan nama di depan kantornya. Itu kagak ngaruh bre.

emoticon-Leh Uga
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 1 balasan
Quote:


Air Seni

Karena warna air yang di buang warnanya antara jernih, kekuningan, sampai seperti kuning teh! Bahkan pada kasus tertentu keluar pasir atau batu ginjal dan berwarna merah darah karena ada luka

profile-picture
gomamon. memberi reputasi
Except, aturan buatan Kominfo nabrak aturan data privat Uni Eropa yg ente sendiri sebut.

I'm not all about shifting to communism, deal with it. And I'm definitely not going to defend some old fossils who literally cut my job off as digital artist.
profile-picture
profile-picture
profile-picture
mudokons dan 3 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh lupineprince
Ts,,anda tau film 1984 atau udah pernah langsung baca novelnya George Orwell 1984?,,apa yang dilakukan Kominfo dan Jokowi bukanlah sebuah bentuk kedaulatan negara tapi aksi nyata dari oligarchical collectivism,, paham otoriter yg jauh lebih parah dari pada khilafah dan komunisme,, kalo ts bilang hal yg dilakukan Johnny Plate adalah benar berarti ente gak paham dampak dari pembiaran kelakuan Kominfo apalagi mengingat posisi Indonesia terbukti sangat lemah dalam ranah digital,, kalo nekat bersikap otoriter tanpa peduliin nasib rakyat pengguna produk digital ya siap2 aja kiamat ekonomi,, apalagi di dunia digital kita punya para pahlawan devisa yg bekerja di mana saja tanpa perlu jadi tki/tkw tapi bawa dollar/euro/crypto ke dalam negeri yg pasti membawa banyak keuntungan buat negara,,tapi terserah ts juga sih masih mau bela yg salah,, toh kalau para pahlawan devisa ini ternyata punya banyak uang dolar/euro marah besar dan punya keinginan untuk keluar dari Indonesia karena sejatinya mereka emang dapat rezeki dari negeri seberang ya memang sudah sepatutnya mereka pindah kewarganegaraan karena mereka ngerasa gak dihargai dan jadi korban aturan2 ngaco nan otoriter di negeri sendiri,,emoticon-Angkat Beer
profile-picture
profile-picture
muhamad.hanif.2 dan vlad.eisenhauer memberi reputasi
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 2 balasan
Gampang, semua keluarga karyawan di keminfo kita bully aja, termasuk ortunya dan anak2nya.
Bahkan keluarga johnny g plate juga kita bully.
Siapa suruh jadi orang bodoh.
profile-picture
bukan.bomat memberi reputasi
Post ini telah dihapus
Emang bahlul pemblokiran paypal (kalau steam dll sih memang harus mengikuti aturan lah karena ada transaksi jual beli), ngasih kerjaan ga bisa, malah mempersulit para freelancer... Emang di indo ada aplikasi serupa yang diterima di luar negeri kayak paypal, maen blokir aja...
profile-picture
profile-picture
profile-picture
gomamon. dan 3 lainnya memberi reputasi
Lihat 4 balasan
Memuat data ...
1 - 0 dari 4 balasan
Yg ngomong alternatif paypal mending searching dulu ga semua tempat kerja nerima alat pembayaran duit selain paypal

Contoh tempat gw kerja desain itu cuma nerima paypal doang. Terus solusinya gw disuruh cari kerjaan lain?

Buat para penjilat yg enteng bener ngomong, elu elu skrg belum kena dampak ini aturan koplak. Giliran suatu saat lu kena, gw orang pertama yg ngetawain elu pada

Pantas dilempar air seni kalo gini
profile-picture
profile-picture
profile-picture
akubebe dan 2 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh kazuraba

Langsung dah ente2 pada. emoticon-Traveller



Geger Blokir Sana-sini Berujung Kantor Kominfo 'Disiram Air Seni'


emoticon-Ngakak emoticon-Leh Uga
profile-picture
gomamon. memberi reputasi
Diubah oleh qavir
Quote:


Uni Eropa membuat regulasi untuk melindungi privasi warganya, sedangkan PSE Kominfo idiot itu malah sebaliknya.
Sebagian besar situs2 yang digunakan freelance hanya menerima PayPal untuk user di luar US.
profile-picture
profile-picture
akubebe dan gomamon. memberi reputasi
yang digaji pake paypal pada ngencing masal
Post ini telah dihapus
positif thinking aja. coba diteliti dulu siapa tau itu kencing onta. kan bisa diminum buat kesehatan. mungkin yang nyiram itu justru pendukung kominfo.
Halaman 1 dari 2


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di