KOMUNITAS
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Warga Diperbolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan,Menkes:Proses Transisi Pandemi ke
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6283c3b8b7d8171fd708aa3d/warga-diperbolehkan-lepas-masker-di-luar-ruanganmenkesproses-transisi-pandemi-ke

Warga Diperbolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan,Menkes:Proses Transisi Pandemi ke

Warga Diperbolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan, Menkes: Proses Transisi Pandemi ke EndemiWarga Diperbolehkan Lepas Masker di Luar Ruangan,Menkes:Proses Transisi Pandemi ke

Suara.com - Presiden Joko Widodo memperbolehkan masayrakat untuk tidak mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Keputusan tersebut dianggap sebagai upaya dalam proses transisi dari pandemi ke endemi.

"Itu merupakan salah satu bagian dari program transisi yang pemerintah siapkan secara bertahap dari pandemi ke kondisi endemi," kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (17/5/2022).

Menurut Budi suksesnya negara bertransisi dari pandemi ke endemi itu bukan hanya melihat data-data secara ilmu pengetahuan saja. Akan tetapi juga pemahaman masyarakat yang juga tidak kalah penting. Masyarakat harus bisa bertanggung jawab atas kesehatan diri masing-masing.

"Jadi sekuat apapun negara mencoba mengatur masyarakatnya untuk berperilaku hidup sehat, tetap yang paling baik adalah kesadaran untuk berperilaku hidup sehat ada di masing-masing individu," ujarnya.

Budi lantas menerangkan kalau transisi pada pandemi itu bisa dilakukan apabila masyarakat sudah menyadari bagaimana melakukan protokol hidup yang sehat baik untuk diri sendiri maupun keluarganya masing-masing.

Antibodi Masyarakat Tinggi

Budi menjelaskan bahwa pada dasarnya, masyarakat Indonesia memiliki antibodi yang sangat baik dalam menangkis penyebaran virus Covid-19.

Ia menyebut kalau saat ini masih ada beberapa negara seperti Amerika Serikat, Jepang, Taiwan dan China yang mengalami kenaikan kasus akibat adanya penyebaran varian baru yakni Omicron BA.2. Varian baru tersebut juga sudah masuk ke Indonesia dan India.

Meski sudah masuk, namun penyebaran varian BA.2 tidak membuat kasus Covid-19 di Tanah Air menajdi meningkat.

"Berbeda dengan negara-negara lain seperti China dan Amerika, kita tidak mengamati adanya kenaikan kasus yang tinggi dengan adanya varian baru. Jadi relatif Indonesia dan India imunitas dari masyarakatnya terhadap varian baru sudah relatif cukup baik," kata Budi.

Hal tersebut berdasarkan data hasil sero survei yang dilakukan pemerintah untuk melihat kadar dari antibodi yang ada di masyarakat khususnya di Jawa-Bali. Pada sero survei yang dilakukan pertama kalinya, hasil menunjukan sebanyak 93 persen masyarakat sudah memiliki antibodi.

Sebagai catatan, antibodi itu berasal dari vaksinasi maupun hasil infeksi. Sero survei kemudian kembali dilakukan oleh pemerintah sebelum masa mudik Lebaran 2022.

"Ternyata naik dari 93 persen menjadi 99,2 persen, ini disebabkan kombinasi sekali lagi karena adanya percepatan dari vaksinasi, tapi juga penularan Omicron yang jauh lebih tinggi dari Delta. 20 persenan di atas di atas Delta," tuturnya.

"Sehingga banyak masyarakat kita yang tertular. Sehingga memiliki antibodi yang berasal dari infeksi," tambahnya.

Selain itu, Budi juga menuturkan kalau rata-rata kadar antibodi masyarakat terus meningkat. Kalau melihat hasil tersebut, Budi menilai kalau masyarakat Indonesia bukan hanya memiliki antibodi yang tumbuh lebih banyak, tetapi juga kadarnya naik lebih tinggi.

"Hasil riset di seluruh dunia menunjukkan bahwa kombinasi dari vaksinasi ditambah dengan infeksi membentuk apa yang di kalangan sains disebut super immunity. Jadi kekebalannya atau kadar antibodinya itu tinggi dan bisa bertahan lama," ucapnya.

Boleh Lepas Masker di Luar Ruangan


Sebelumnya, Presiden Jokowi mengumumkan bagi masyarakat yang berada di ruang terbuka dan tidak padat orang, maka diperkenankan untuk tidak menggunakan masker. Hal tersebut dikarenakan penanganan pandemi Covid-19 di Tanah Air yang semakin terkendali.

"Pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker. Sehinggga masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang maka diperbolehkan untuk tidak menggunakan masker," kata Jokowi.

Meski begitu, penggunaan masker masih harus tetap dilakukan oleh masyarakat apabila berada di ruangan tertutup atau di dalam transportasi publik.


Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyarankan bagi masyarakat yang masuk ke dalam kategori rentan, lanjut usia atau memiliki penyakit komorbid untuk tetap mengenakan masker saat beraktivitas.

"Demikian juga bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek maka tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas," ujarnya.

https://www.suara.com/news/2022/05/1...-endemi?page=3

Ane pribadi tetap memilih memakai masker bila beraktivitas di luar rumah.

Ini bkn hanya soal covid aja, tapi bakteri, kuman, another virus dan polusi ttp mengancam kesehatan kita.

Dengan demikian kita berusaha melindungi org2 yg kita cintai yg ada di rumah.

Berusaha tidak menjadi penyebar penyakit di dalam rumah.
emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
valkyr9 dan 5 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh samsol...
Astaghfirullah.

Ibarat lepas penutup aurat ga nih? emoticon-Marah
Lepas pelan-pelan ya... emoticon-Malu

Please, be gentle... emoticon-Malu

I'm scared.
I'm so embrassed... emoticon-Malu
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Kebiasaan baik karena pandemi:
1. Rajin cuci tangan
2. Yg sakit ada kesadaran pakai masker
profile-picture
profile-picture
caerbannogrbbt dan imaginaerum memberi reputasi
Diubah oleh matcha.tea.1402
ah gmn ya pak, sdh nyaman pakai maskeremoticon-Malu (S)
pejwanemoticon-Cool
Ane tetep masker sih.

Karena ane keliatan lebih ganteng kalau make masker..
emoticon-Cool
profile-picture
profile-picture
profile-picture
qavir dan 2 lainnya memberi reputasi
Alhamdulillah


×
© 2022 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di