CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / Food & Travel / Outdoor Adventure & Nature Clubs /
Cerita pengalaman ikut open trip mendaki gunung Sumbing.
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/613d85791d6161511c600753/cerita-pengalaman-ikut-open-trip-mendaki-gunung-sumbing

Cerita pengalaman ikut open trip mendaki gunung Sumbing.

Tampilkan isi Thread
Halaman 2 dari 2
Mantap gan. Btw foto nya kurang banyak gan 😁
profile-picture
liliumsanguine memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
di atas permukaan laut kali gan 🤭
profile-picture
liliumsanguine memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Baca komentar rata" pernah daki gunung...
Bersyukur yg punya fisik kuat bisa daki gunung... 👍👍
profile-picture
liliumsanguine memberi reputasi
Ninggal jejak from plat-H
profile-picture
liliumsanguine memberi reputasi
Naik gunung cari gebetan doang bre emoticon-Leh Uga
profile-picture
liliumsanguine memberi reputasi
Diubah oleh r1pper
Ane sekali kalinya gan naek gunung , ngga mau lagi dah cape emoticon-Malu
profile-picture
liliumsanguine memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Masih belon kesampean mendaki gunung (beneran) emoticon-Malu
profile-picture
liliumsanguine memberi reputasi
K-E-R-E-N
profile-picture
liliumsanguine memberi reputasi
nyetting dulu gans
profile-picture
liliumsanguine memberi reputasi
2. Dibekali oleh pihak basecamp

Ketika hendak memulai pendakian, pihak basecamp Bowongso bakal membekali Anda dengan peta rute, radio HT, dan sekantong santan serta kopi.

Peta rute akan membantu Anda dalam mengenali percabangan jalur, sedangkan radio HT berguna untuk mempermudah komunikasi dengan pihak basecamp. Anda juga akan diminta untuk rutin melapor di setiap pos yang Anda singgahi.

Sementara itu, santan dan kopi merupakan bekal yang berkaitan dengan upaya antisipasi hal-hal gaib dan mitos lokal.

sini
profile-picture
profile-picture
liliumsanguine dan jamesbondan007 memberi reputasi
Diubah oleh cortezgolan7
Waaaaa menarik nih
Habis berapa gan
profile-picture
liliumsanguine memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
seru ngeliat cerita2 naik gunung, karna ane belom pernah ngerasain sih :*
profile-picture
liliumsanguine memberi reputasi
bener tu kata agan diatas.
tisu magic buat bius betis kaki biar gak kerasa pegel.
trik lain , minum oskadon sp setengah jam sebelom nanjak.

PUNCAK SEJATI TAK DAPAT KU RAIH , PUNCAK RAJAWALI TAK DAPAT KU GAPAI

Hallo agan agan , ane mohon maaf dikarenakan sibuk kerja. Baru hari ini bisa ngelanjutin thread ane.




Dengan sisa-sisa tenaga dan mental yang udah tidak setebal ketika memulai perjalanan. Kita melanjutkan perjalanan menuju puncak. Sunyi, hanya suara desiran angin lembah yang terdengar. Kita semua lebih banyak diam dengan fikiran masing-masing , sambil kaki tetap melangkah mengikuti jalur yang tak pernah memberi kepastian kapan puncak itu datang.


Waktu mulai menunjukan pukul 11.00 siang. Udah hampir tengah hari kita berjalan menuju puncak. Artinya sudah kurang lebih 5 jam. Ditengah perjalanan, kita bertemu Izhar yang ternyata sudah lebih dulu sampai puncak."Ayo semangat ya kalian, puncak dikit lagi ko" celoteh Izhar yang ucapannya sama seperti pendaki pendaki lain yang ketika ditanya puncak berapa lama lagi, jawabannya selalu sebentar lagi. Padahal masih jauh emoticon-Big Grin


Akhirnya setelah lama kami berjalan , sejauh mata memandang ane melihat samar-samar ada orang berdiri di ujung jalur dengan membawa bendera merah putih. Sambil berteriak sayup-sayup" ayo semangat puncak puncak nih "
Ane yang sadar ternyata kalo puncak bener-bener udah tinggal sedikit lagi , langsung kasih tau ke temen-temen rombongan ane. Senyum mulai sedikit-sedikit terlukis di masing-masing bibir mereka. Akhirnya perjuangan kami gak sia-sia dan ane ikut seneng melihat temen-temen ane mulai semangat melanjutkan langkah.


Sekitar 10 menitkami berjalan melewati kontur jalur yang mayoritas berupa batu-batu , kontur yang umum ada di hampir semua gunung ketika ingin menuju puncak. Kami sampai di puncak gunung Sumbing.
Senang dan puas yang waktu itu ane rasain dan mungkin temen rombongan ane juga rasain.
Ane masih gak percaya , selama ane mendaki ane selalu dengan temen-temen yang ane kenal. Kita yang dari tempat camp jalan masing-masing dan tidak mengenal satu sama lain , dipertemukan di Pos Tanjakan PHP yang pada akhirnya mantap memutuskan melanjutkan menuju puncak.


Kondisi puncak yang tidak terlalu ramai hanya ada beberapa kelompok jadi menambah suasana tenang dan damai. Belum lagi pemandangan samudera awan yang indah dan cantik walaupun kondisi ane sampai puncak itu kurang lebih sudah pukul 12 siang. Dan juga pemandangan kawah gunung Sumbing yang luar biasa luas , menambah rasa kagum ane.





Cerita pengalaman ikut open trip mendaki gunung Sumbing.
Ane dan samudera awan Gunung Sumbing




Cerita pengalaman ikut open trip mendaki gunung Sumbing.
Kawah Gunung Sumbing yang masih mengeluarkan asap




Di tengah euphoria ane dan temen-temen yang lain karna berhasil mencapai puncak , kami diingatkan bahwa puncak yang saat ini kita gapai bukanlah puncak Sejati ataupun puncak Rajawali. Jadi Gunung Sumbing itu ternyata ada 3 puncak yang dimana puncak tertinggi nya adalah puncak Rajawali (CMIIW) dan diapit oleh puncak Sejati dan puncak Buntu yang ketinggiannya lebih rendah. Ane menebak mungkin ane dan temen-temen sedang ada di puncak Buntu. Menurut pendaki yang lain jika harus menuju puncak Rajawali dan Sejati , harus melewati tebing batu yang cukup tinggi. Dan medannya juga terbilang tidak mudah karna sampai harus memakai alat bantu tali untuk bisa sampai ke sana.
Kondisi ane dan temen-temen yang bisa dibilang sudah mencapai batas dan juga karna kurangnya persediaan makanan. Akhirnya kita sepakat untuk hanya sampai di puncak buntu saja. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kami tidak mengikuti ego untuk bisa sampai ke puncak Sejati ataupun Rajawali. Dan untungnya rombongan ane tidak ada yang egois , jadi semua langsung setuju jika perjalanan hanya sampai sini saja.




Kurang lebih 30 menitlamanya ane dan temen-temen berada di puncak , ane sendiri lebih suka menikmati pemandangan tapi ane jarang foto-foto pemandangan di sekitar sana. Jadi ane mohon maaf jika di thread ini ane kurang banyak masukin gambar-gambar pemandangan. Tapi jujur pemandangan di sana bagus banget dan bener-bener manjain mata. Pokoknya jika ada kesempatan agan harus mencoba jalur Bowongso ini.

Beda dengan ane , temen yang lain malah menikmati puncak dengan tidur. Mungkin karna rasa lelah yang hebat dan kurang tidur juga. Tapi sebenernya ini kurang bagus juga dilakuin ketika dipuncak. Karna dengan pakaian sederhana dan kurang terlindungi dari rasa dingin. Akan sangat bahaya jika kita tertidur apalagi di puncak yang dimana anginnya lebih besar daripada di bawah. Bisa beresiko terkena hipotermia.

Dan ada satu kejadian yang paling ane inget selama di puncak , ada rombongan pendaki lain yang berbagi makanan dengan rombongan ane. Mungkin karna mereka melihat rombongan ane sudah tidak ada sisa persediaan makanan dan hanya tersisa satu botol air mineral itupun tidak penuh. Itulah gunung , dimana orang-orang di sana walaupun tidak saling mengenal , tetap saja seperti sodara yang sudi berbagi makanan dan minuman. Yang ketika di Kota , mungkin akan sangat jarang kita temui.


#BERSAMBUNG
Halaman 2 dari 2


×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di