machinAvatar border
TS
machin
Mahasiswa & Mahasiswi di Afghanistan Dipisah Sesuai Gender, di Indonesia?! Banyak.
Selamat siang agan aganwati. Sehat dan bahagia selalu.

sumber

Semenjak pemerintahan Afghanistan diambil alih oleh Taliban secara penuh, pada tanggal 6 September 2021 kemarin aktivitas belajar mengajar sudah kembali dilakukan. Namun, harus mematuhi secara penuh tatanan dari pemerintahan Taliban. 
Kabar berita yang menarik perhatian internasional adalah adanya peraturan yang menurut mereka atau bahkan dunia, adalah peraturan yang baru. Dimana para mahasiswa dan mahasiswi boleh melanjutkan aktivitas belajar mengajar dengan syarat, mereka yang di dalam kelas harus dipisahkan antara perempuan dan laki-laki. Pemisah tersebut adalah gorden yang dipasang di tengah ruangan kelas.



Terlepas dari berita itu adalah berita yang sebenarnya atau bukan. Karena saat ini aku semakin meragukan dengan berita yang ada di media sebelum benar-benar ada banyak media yang membenarkan informasi tersebut, fenomena pemisahan pelajar berdasarkan gender yang terjadi di Kabul, Kandahar dan Herat bukanlah suatu hal yang aneh bagiku. Bahkan bagi orang Indonesia kebanyakan.
Foto yang dibagikan oleh Universitas Avicenna di Kabul dan secara cepat tersebar di berbagai media sosial tersebut nampak pembagian area antara wanita dan laki-laki. Meskipun dipisah yang sebenarnya menurutku itu tidak benar-benar dipisah, para wanita yang berada tepat di sebelahnya juga tidak menggunakan penutup wajah. Jadi ya seperti percuma saja itu gorden, tinggal menyingkap saja sudah bisa kelihatan semua sisi.
Meskipun begitu, ada rencana untuk benar-benar memisahkan aktivitas belajar mengajar di sana. Satu jam mengajar wanita, satu jamnya lagi mengajar para laki-laki.
Dengan banyaknya peraturan yang sangat baru bagi penduduk Afghanistan, banyak guru dan dosen yang melarikan diri dari Afghanistan demi mendapatkan perlindungan hak dan jiwa mereka dari ketakutan yang terjadi di negara asalnya.[1]
Namun, kenapa aturan ini menjadi sangat heboh di dunia maya? Padahal di Indonesia, peraturan ini sangat-sangat biasa saja untuk beberapa tempat belajar mengajar. Bahkan, beberapa sekolah yang ada di Indonesia, melakukan pemisahan kelas antara laki-laki dan perempuan. Bukan hanya disekat menggunakan tirai. Mungkin beberapa dari agan aganwati berpikiran, bahwa peraturan itu hanya ada di Aceh? Oh, tidak. Peraturan itu ada banyak di beberapa lembaga pendidikan di Jawa. Dan peraturan itu benar-benar ada. Aku tidak akan menunjukkan foto dan ilustrasinya, silahkan agan aganwati browsing sendiri ya.

google image

Quote:

Namun dari sisi lainnya yang tidak ada sangkut pautnya dengan aktivtias belajar mengajar, aku tidak mau berkomentar. Silahkan didiskusikan saja di kolom komentar. Hehe
--
Terimakasih sudah membaca thread  sederhana nan ringan ini.
Seperti biasa, sehat dan bahagia selalu.emoticon-rose
Sumber terlampir & opri.


red23rd
abcdewa
agusrezapratam4
agusrezapratam4 dan 26 lainnya memberi reputasi
23
9K
241
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Komunitas Pilihan