CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Sejarah Asal Usul Jember Seharusnya Bermula Sejak Pra Majapahit
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6135bd7c28a3210eca25c0d2/sejarah-asal-usul-jember-seharusnya-bermula-sejak-pra-majapahit

Sejarah Asal Usul Jember Seharusnya Bermula Sejak Pra Majapahit

Sejarah Asal Usul Jember Seharusnya Bermula Sejak Pra Majapahit

Kondisi topografi Jember masa lalu besar merupakan daerah dataran rendah yang subur dan perang. Mengarahkan berupa belantara berawa sehingga memunculkan istilah 'moeras' yang memiliki konotasi bergantung pada berlumpur. Tak pelak banyak desa dan dusun yang namanya berkaitan dengan udara atau curah seperti Curah Nangka, Curah Lele, Curah Kates, Curah Mluwo dan Rawa/ Rowo seperti Rawatamtu, Rawatengah, Rawatengu, dan lainnya. Jember sendiri bisa berarti becek.

Pada masa kerajaan Singhasari abad 13, wilayah yang kini disebut Jember merupakan bagian dari Lamajang (Lumajang) dan Tigang Juru . Hutannya lebat dan berawa-rawa sehingga berfungsi sebagai buffer zone dan benteng alam dengan kerajaan di Bali. Selain sebagai tempat berburu, wilayah ini sering dikunjungi kaum bangsawan untuk berbagai kegiatan ritual.

Pada masa Majapahit Jember mengemuka sebagai tempat tirthayatra/ ziarah Hayam Wuruk tahun 1359 M. Terdapat sebanyak 25 titik 'tetirah' sebagaimana disuratkan oleh Prapanca dalam naskah Desawarnana atau yang lebih dikenal sebagai Negarakretagama, diantaranya yakni Kasogatan Bajraka, Renes, Tampahing, Palumbon, Kunir Basini , Sarampwan, Rabut Lawang, Balater, Sadeng, Kutha Bacok, Balung, Tumbu, Habet, Galagah, dll.

Beberapa tahun sebelumnya berkecamuk Pasadeng (Perang Sadeng) di Puger dan Ketha di Panarukan, pasukan penyerbu dari Majapahit diperkirakan menetapkan basis pertahanan di wilayah ini.

Pada Perang Paregreg (1401-1406 M) kawasan Jember juga menjadi medan laga dan area pergerakan pasukan. Jember juga muncul pada ekspedisi Adityawarman dan Gajah Mada saat menyerbu Bali.

Pada masa selanjutnya yakni masa kolonial, kawasan ini disebut sebagai Java's Oosthoek yang merupakan cikal bakal lahirnya Jawa Timur. Penguasa Mataram Pakubuwono II yang terdesak menghadapi perlawanan pemberontak Untung Suropati dan Trunojoyo, menggadaikan wilayah ini pada VOC. Mataram mengklaim Jawa bagian timur, terutama Malang hingga Blambangan sebagai bagian wilayahnya. Pengaruhnya sebenarnya tidak terlalu kuat sehingga rakyat di daerah ini acap kali diperhadapkan dengan Mataram. Lagi pula wilayah 'Brang Wetan' atau 'Mancanegara Timur' ini adalah tempat persembunyian favorit para pembangkang VOC maupun Mataram.

Pada masa Perang Puputan Bayu (1771-1774) daerah Puger, Kedawung dan Nusa Barong di Jember menjadi dasar pertahanan melawan VOC.

Ketika di Belanda golongan liberal dengan Open Door Policy nya berkuasa, Jember mengubah menjadi lahan perkebunan (afdeling) untuk komoditas tembakau, lalu kopi, kakao,dan karet selama berpuluh-puluh tahun. Jejak masa perkebunan tembakau ini berisi cerita khasanah sejarah Jember hingga sekarang.

Melalui Staatblad No. 322 tentang Bestuurshervorming, Decentralisastie Regentscappen Oost Java , yang mulai berlaku tanggal 1 Januari 1929, pemerintah kolonial Belanda menetapkan wilayah ini menjadi regentschap (setingkat Kabupaten).

Lagi-lagi, fenomena catut dokumen pemerintah kolonial berulang. Tanpa keinginan yang memuaskan, tanggal tersebut kini dijadikan penetapan hari jadi kota Jember. Padahal Jember sudah ada jauh sebelum Belanda datang.

Salah satu yang penting bagi pemerhati sejarah Jember dewasa adalah masih belum mencukupinya upaya penelusuran tentang-usul Jember. Cerita yang berkembang dalam masyarakat terkesan kusut, janggal dan kurang pas. Ada yang mempertanyakan mengapa tidak berasal dari kata jembar yang artinya luas yang secara konotasi lebih banyak didengar dari jember yang berarti becek.

Bahkan ada satu kisah tentang nama Djember yang terlanjur populer walaupun tidak dapat ditemukan dari data tertulis yang dapat dituliskan. Cukup menggelikan karena nama Jember konon katanya berasal dari istilah “Tanah Birnie”, penyebutan yang berasal dari nama orang Skotlandia George Birnie yang merupakan salah seorang pengelola perkebunan.

Konon George Birnie (?) menikah dengan wanita setempat yang bernama Djemilah, pendatang yang berasal dari etnis Madura. Birnie sangat diperhatikan olehnya, sehingga ketika wanita itu meninggal dibuatlah kuburan yang cukup mentereng ala mussoleum yang cukup megah pada jamannya. Model kuburan tidak menggunakan model tradisi cungkup dengan dua nisan kuburan Islam setempat, tapi meniru bentuk kuburan bergaya Eropa dengan penulisan huruf latin dengan menyebutkan nama dan tahun yang dikebumikan di situ.

Sejak saat itu muncullah istilah “Djembir”, yakni perpaduan kata Djemilah dan Birnie, yang karena pengaruh aksen dan logat setempat lalu berubah menjadi Djember.

Jelas hasil olah othak-athik gathuk yang lucu dan ahistoris.

Sumber: Sejarah Jember, Sebuah Keniscayaan (Revisi) tulisan Zainollah, S.Pd dan Heru Santoso, S.Pd dari komunitas sejarah Bhattara Saptaprabhu
Gambar penutup: Alun-alun Jember 1920.


Quote:
profile-picture
profile-picture
profile-picture
Syncdevil dan 23 lainnya memberi reputasi
Halaman 1 dari 2
Amankan
profile-picture
69banditos memberi reputasi
profile-picture
69banditos memberi reputasi
Diubah oleh volcom77
emoticon-Cool
Dimari ada pabrik cerutu kualits dunia
Anak perusahan PTPN X

emoticon-Cool



Edit sepi bee
emoticon-Hammer2
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Diubah oleh yunda.me
[URL=]Terdapat sebanyak 25 titik 'tetirah' sebagaimana disuratkan oleh Prapanca dalam naskah Desawarnana atau yang lebih dikenal sebagai Negarakretagama[/URL]

tempat tetirahnya berbentuk gmn gan
Google translate?
emoticon-Bingung
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Post ini telah dihapus
Mmbingungkan..... Bagaimana org skotlandia bs datang ke tanah di kawasan jawa timur, ya.........
Jember didirikan oleh orang romawi timur:Jembre. Sebelum orang jawa mengenal tulisan, saat semua nusantara masih hutan belantara.
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Nitip sandal klo rame ane ambil lg
Panjang sekali sejarahnya ya
/:wow/
Diubah oleh kaliitem
Bukanya berasal dari kata Jembrek ya
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Ane pernah tinggal di Jember hampir dua tahun, enak kotanya.
Banyak asal usul mengenai kota itu, salah satunya dari putra mahkota dari banyuwangi bernama tawang alun yg menemukan tanah luas untuk istirahat.
Asal mula Jembar= luas
Sampe jadi jember
profile-picture
muhamad.hanif.2 memberi reputasi
Klo baca ttg sejarah serasa masuk time traveler... emoticon-Jempol
jember kukir dr bahasa jawa jembar yg artinya luas
pantesan di Jember banyak banget perkebunannya emoticon-Matabelo
Okey.. jd menik dr jaman dlu udh joss yak emoticon-Leh Uga

Bule aj klepek2 emoticon-Ngakak
Amankan dulu page one emoticon-pencet
Quote:
Halaman 1 dari 2


×
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di