CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / Berita dan Politik /
Viral RSUD BDH Surabaya Digeruduk Sekelompok Orang, Ancam Bakar-Intimidasi Nakes
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/6109067ae177792759098572/viral-rsud-bdh-surabaya-digeruduk-sekelompok-orang-ancam-bakar-intimidasi-nakes

Viral RSUD BDH Surabaya Digeruduk Sekelompok Orang, Ancam Bakar-Intimidasi Nakes

Viral RSUD BDH Surabaya Digeruduk Sekelompok Orang, Ancam Bakar-Intimidasi Nakes

Surabaya -
Sejumlah orang memprotes sebuah rumah sakit di Surabaya. Mereka mengancam akan membakar rumah sakit hingga mengintimidasi nakes. Video kejadian itu viral.
Video berdurasi 2.41 menit itu memperlihatkan beberapa orang masuk ke sebuah rumah sakit. Sambil mengambil gambar, si perekam terdengar berkata sambil marah-marah.
"Kalian kurang ajar, kalian ni bisnis, saya bakar rumah sakit ini ya. Kurang ajar kalian," kata si perekam dalam video yang dilihat detikcom, Selasa (3/8/2021).


Video sempat menyorot nama rumah sakit yang ternyata adalah RSUD Bhakti Dharma Husada. Orang-orang itu kemudian masuk ke suatu ruangan

"Hei telepon media..media," kata si perekam. 


Di ruangan itu ada seorang nakes berseragam hijau sedang duduk di depan meja. Salah satu dari kelompok itu menggoyang-goyangkan layar monitor milik yang ada di atas meja. Si nakes terlihat hanya diam saja.

"Hei saya bakar rumah sakit ya, saya masuk penjara, saya bertanggung jawab. Kita ini berduka, kurang ajar," kata si perekam lagi.

Salah satu dari kelompok itu kemudian terlihat menampar nakes lain yang menggunakan jaket hitam. Nakes itu berusaha menutupi mukanya. Nakes itu kemudian dijambak rambutnya dan saat ditarik kepalanya membentur dinding.
Video tersebut dibingkai dalam sebuah frame. Pada bagian atas frame tertulis 'RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya Jawa Timur'. Pada bagian samping tertulis huruf kapital berukuran besar berwarna merah 'BISNIS COVID19'.


Dan di bawahnya tertulis keterangan 'Rata rata rumah sakit begini semua kelakuannya,,seenaknya orang yg meninggal didlm.rumah sakit di ponis Covid19.. padahal penyakit bawaan dr dulu emg sdh didetita pasien. Apkah tidak cukup gaji yang kalian terima sehingga orang meninggal pun kalin bisniskan ingat kalian itu bukan binatang kalian itu punya otak ayo jangan bertingkah seperti anjing'
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya Febria Rachmanita membenarkan kejadian yang ada di video tersebut. Namun pejabat yang akrab disapa Fenny ini tak menjelaskan lebih lanjut tentang kejadian itu.

Yang pasti Fenny mengatakan kejadian itu sudah diurus oleh polisi karena telah dilaporkan ke Polsek Benowo.
"Iya, ini sudah diproses di polsek. Karena melakukan kekerasan kepada SDM RSUD BDH," kata Febria.


https://news.detik.com/berita-jawa-t...timidasi-nakes
profile-picture
profile-picture
profile-picture
garukdengkul dan 3 lainnya memberi reputasi
Masuk penjara? Kalau sampai bakar beneran dan banyak yang jadi korban hukuman mati lah...

Pasal pembunuhan masal berencana ada ga tuh?
profile-picture
profile-picture
profile-picture
lenktaywonk dan 2 lainnya memberi reputasi
profile-picture
gabener.edan memberi reputasi
Tetap salah jkw...karna rezim ini blablablablaemoticon-Wakaka


Padahal di masyarakat banyak golongan tertentu yg tdk percaya koronak dan banyak buktinya bertebaran dimana2 tapi ttp salah rezim karna kurang sosialisasi padahal pandemi ini udah jalan setahun lebih emoticon-Wakakaemoticon-Wakakaemoticon-Wakaka

Bak manusia hidup di tempurungemoticon-Kalah

Jutaan manusia di dunia dah selesai gara2 nih virus eh masih aja di bilang hoaxemoticon-Wakaka
profile-picture
profile-picture
lenktaywonk dan pilotugal2an541 memberi reputasi
Diubah oleh gabener.edan
Lokasi di sby
Palingan juga penduduk distrik somalia
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Walaupun penggerudukan rumah sakit dan menampar nakes tidak dibenarkan, namun kita pun tidak bisa memungkiri ada kasus kasus RS nakal yg sengaja meng covid kan
Nakes yg ngebisnisin dari covid paling juga ada, mungkin dikit. Klo managemen RSnya baru deh lebih masuk akal.
kayak relawan nga dapat jabatan aja marah marah...
ini RSUD, nggak ada faedahnya 'bisnis covid' wong sehari2 aja RSUD itu penuh pasien & bukan BUMD yang cari untung. lagi bagaimana mau 'bisnis' wong untuk bisa disebut covid yang dirawat di RS itu harus PCR (+). hasil lab ini yang susah dimanipulasi. lab yang mengerjakan PCR nggak ada urusan mau (+) atau (-) karena bayarnya sama aja.
profile-picture
dennyfw memberi reputasi
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
di share biodata pelaku dong. sering banget nih idiot2 model gini
oooo orang indonesia timur, udah bertamu, gak tau diri
RSUD ngapain bisnis covid-19 emoticon-Wakaka

Klo swasta gw percaya dah. Ini sama aja bilang pemerintah bohong soal covid-19 klo RSUD bisnis ini emoticon-Wakaka
yang bilang bisnis covid, kasih bukti mana bisnisnya ?
kasi bukti kalo yg meninggal enda covid, tapi ditulis covid

jangan gembar - gembor bisbis covid cuma bekal katanya, katanya,
terus tulisan orang gila di medsos dibawa - bawa
Paling dari ras teloklemak lagi
Kaga heran, giliran d serok...... Nanges

emoticon-Mewek
profile-picture
Lt.Evans memberi reputasi
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Tangkap, suntik covid, isolasi terpadu di sel. Jangan di obatin. Kalo sembuh bebas, kalo mati ya dikubur.
Pulau sebelah?

Kalau bener mega harus tanggung jawab.
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Mungkin harus di tingkatkan lagi edukasi ke masyarakat paling bawah bahwa covid itu sangat menular, dan belom tentu cuman sesak aja

Jangan pake istilah aneh aneh kayak komorbid gtu, mereka belom tentu paham. Ngomong aja penyakit lain2 bawaan dari sebelumnya. Jadi kalo ada yg meninggal karena jantung, lambung atau lain2 bisa positif covid karena covid bisa memperparah penyakit itu
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Parah ni sampai begitu memang maklum mereka belum merasakan saja jadi nakes jadinya mentang-mentang sok benar, yang protes kemungkinan besar komunitas tetangga pulau sebelah yah..
Orang yang meninggal bukan covid tapi diperlakukan dengan prosedur covid, itu bukan dicovidkan. Di masa pandemi ini RS skrg menerapkan prosedur covid untuk semua pasien yang memiliki kriteria keluhan yang menyerupai gejala covid demi keselamatan nakes dan pasien lainnya. Jika di kemudian hari diketahui bukan covid maka akan diperlakukan sesuai sakitnya si pasien. Sialnya, seringkali si pasien ini kemudian kondisinya memburuk atau, lebih buruk lagi, meninggal duluan baru hasil tes PCR-nya keluar belakangan dan ternyata bukan covid. Ini lah yang kerap dianggap orang sebagai "dicovidkan" tadi.

Mengenai tuduhan orang yang tadinya bukan covid tapi akhirnya jadi covid karena masuk rumah sakit, lagi-lagi, ini lah resiko dari kondisi pandemi dengan jenis penyakit yang airborne macam covid-19 ini. Penyebarannya sangat cepat dan mudah menulari orang, apalagi orang yang sedang sakit karena imunnya sedang lemah. Jadi dengan pasien datang ke rumah sakit yang kebetulan mengurus pasien covid-19, si pasien ini sendiri meningkatkan potensi terkena covid-19, baik kemungkinan tertular di jalan menuju ke rumah sakit maupun saat di rumah sakitnya. Ini memang hal yang ditakutkan nakes sejak lama, sejak awal pandemi.

Jadi orang-orang yang melakukan penyerangan macam ini jelas orang goblok. Putus asa lalu membabi buta. Disalahkan rumah sakitnya. Padahal dia pun gak mengerti apa-apa mengenai prosedur rumah sakit maupun covid-19 itu sendiri. RS sekarang ini justru berusaha menghindari ngurus covid-19 kalau bisa, karena biayanya ditanggung sendiri dan baru nanti diganti pemerintah. Orang yang pernah berurusan keuangan dengan pemerintah pasti ngerti lah betapa menjengkelkannya berurusan keuangan dengan pemerintah. Panjang dan lama, duitnya pun bisa kurang karena koreksi macam-macam. Memang ada RS atau nakes di RS yang cari duit dari kondisi ini, tapi lu musti buktikan itu dulu, jangan asal serang membabi buta begitu.

profile-picture
profile-picture
saktihikari dan pilotugal2an541 memberi reputasi
Kalo udah tahu penyakit bawaan dari dulu ngapain dibawa ke Rumah Sakit, rawat sendiri aja di rumah.

Aneh nggak percaya sama nakes kok sakit dibawa ke rumah sakit, kenapa nggak di rumah aja.
emoticon-Ngacir
profile-picture
pilotugal2an541 memberi reputasi


×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di