CARI
KATEGORI
KATEGORI
Home / FORUM / All / News / ... / Sejarah & Xenology /
Perjalanan Sastra Awal Abad Pertengahan Eropa dan Berkembangnya Kisah Arthurian
KASKUS
51
244
https://www.kaskus.co.id/thread/60f14cc001c1391fd54b2ee2/perjalanan-sastra-awal-abad-pertengahan-eropa-dan-berkembangnya-kisah-arthurian

Perjalanan Sastra Awal Abad Pertengahan Eropa dan Berkembangnya Kisah Arthurian

Quote:

Perjalanan Sastra Awal Abad Pertengahan Eropa dan Berkembangnya Kisah ArthurianSebagian besar literatur abad pertengahan awal ditulis dalam bahasa Latin. Bahasa Latin adalah bahasa (baik lisan maupun tulisan) kaum terpelajar selama Abad Pertengahan Awal (Early Middle Ages). Sebagian besar buku ditulis dengan tangan dalam jangka waktu yang lama, sampai seorang pria bernama Johannes Gutenberg menemukan mesin cetak pada awal 1400-an dan membuat segalanya jauh lebih mudah. Buku dapat diproduksi lebih cepat dari sebelumnya, meskipun huruf-hurufnya harus diatur dengan hati-hati sebelum dicetak ke halaman, dan ini juga memakan waktu yang cukup lama. Tapi kisah apa yang berasal dari periode abad pertengahan?

Definisi

Medieval Literature didefinisikan secara luas sebagai setiap karya yang ditulis dalam bahasa Latin atau bahasa daerah antara tahun 476-1500 M, termasuk filsafat, agama, hukum, serta karya fiksi. Meskipun mungkin tampak aneh untuk menemukan sejarah dalam bentuk fiksi, namun banyak 'sejarah' Abad Pertengahan mengandung unsur mitos, fabel, dan legenda dalam beberapa kasus yang sebagian besar merupakan produk dari penulis imajinatif.

Meskipun tidak ada konsensus resmi mengenai awal dan akhir yang tepat dari Periode Abad Pertengahan, periode awalnya sering dikaitkan dengan runtuhnya Kekaisaran Romawi, sekitar abad ke-5 sampai abad ke-15 yang secara luas dianggap puncak Periode Renaisans. Abad Pertengahan umumnya dianggap oleh para pemikir Renaisans sebagai "Abad Kegelapan", Renaisans sendiri sering disebut sebagai abad pencerahan Eropa.

Abad Pertengahan dapat dibagi menjadi tiga periode : Awal (the Early Middle Ages), Tengah (the High Middle Ages), dan Akhir (the Late Middle Ages).


Early Middle Ages (450-1000 M)

Suku Anglo-Saxon datang ke Inggris sekitar tahun 450 dan mereka memiliki pengaruh besar pada sastra abad pertengahan. Bahasa mereka diklasifikasikan sebagai bahasa Inggris Kuno.

Bahasa Inggris Kuno disimpan dalam sejumlah manuskrip atau tulisan tangan dan buku. Karena mesin cetak tidak ditemukan sampai abad ke-15, semua teks beredar baik secara lisan dan aural atau dalam bentuk manuskrip. Literasi adalah teknologi yang dikembangkan oleh gereja, dipinjam dari budaya Mediterania seperti Yunani dan Roma. Karena buku terbuat dari kulit binatang, atau perkamen, dan disalin satu per satu dengan tangan, maka harganya sangat mahal dan langka. Umumnya hanya biara, katedral, atau gereja atau bangsawan yang memiliki buku.

Karya sastra awalnya disusun dalam bahasa Latin, tetapi penyair mulai menulis dalam bahasa daerah pada awal abad ke-7. Sastra daerah selanjutnya dipopulerkan di Inggris di Kerajaan Wessex oleh Alfred the Great yang memerintah 871-899 M dalam upaya untuk mendorong masyarakat melek huruf, dan negara-negara lain kemudian mengikutinya.

Sejarah Early Middle Ages sering kali mengandalkan fabel dan mitos untuk melengkapi dan mengembangkan cerita mereka. Karya-karya sejarawan seperti Gildas (500-570 M), Bede (673-735 M), dan Nennius (abad ke-9 M) di Inggris semuanya mengandung unsur mitos dan dongeng berulang.

Meski begitu, karya yang paling populer dan berpengaruh adalah kisah-kisah yang diceritakan dalam syair. Syair paling awal dalam bahasa Inggris Kuno yang pengarangnya dikenal adalah Caedmon's Hymn (abad ke-7 M) yang berisikan himne (puji-pujian) sederhana yang memuji Tuhan yang disusun oleh seorang gembala yang buta huruf bernama Caedmon. Syairnya ditulis dalam bahasa Inggris Kuno oleh juru tulis yang tidak disebutkan namanya di Biara Whitby Abbey, Northumbria. Keindahan sederhana dari syair awal ini menjadi standar puisi Inggris Kuno dan terbukti dalam karya-karya seperti The Dream of the Rood (abad ke-7 M) dan kemudian The Battle of Maldon (akhir abad ke-10 M).

Sastra daerah abad pertengahan berevolusi secara alami dari cerita rakyat yang merupakan cerita yang dibacakan, karena harga buku yang mahal dan kebanyakan orang buta huruf, maka pendongeng yang bercerita di depan penonton. Banyak dari rakyat mendengarkan cerita yang dibacakan dengan lantang oleh pendongen yang kemudian diteruskan dari desa ke desa dengan cara yang sama. Orang-orang menyukai cerita selama abad pertengahan dan seiring berjalannya waktu, buku-buku mulai ditulis bukan dalam bahasa latin, tetapi dengan bahasa yang paling sering digunakan oleh orang-orang. 
Quote:

Karya-karya seperti Beowulf merupakan puisi epik yang menceritakan kisah prajurit Beowulf. Beowulf membantu seorang raja, melawan monster, kisah ini seluruhnya ditulis dalam bahasa Inggris Kuno. Para sarjana telah menerjemahkannya untuk pembaca modern, jadi kita dapat membacanya hari ini.

High Middle Ages

Penaklukan Inggris oleh Norman adalah invasi dan pendudukan Inggris yang dilancarkan oleh pasukan Normandia, Breton, dan Prancis yang dipimpin oleh Duke of Normandia William II pada abad ke-11 tepatnya tahun 1066. Penaklukan ini mengubah bahasa Inggris dari Old English (Inggris Kuno) yang digunakan tahun 500 M sampai 1100 M ke Middle English yang digunakan tahun 1100 M sampai 1500 M. Cerita-cerita yang ditulis selama kedua era (Early dan High) ini pada awalnya adalah cerita rakyat, cerita-cerita yang disampaikan secara lisan, dan karena sebagian besar penduduk buta huruf, buku-buku terus dibacakan dengan lantang kepada pendengar.

Karya Prancis The Song of Roland (abad ke-11 M), adalah epik lain yang mengeksplorasi tema yang sama dengan kisah Beowulf. Namun dalam karya Prancis, 'monster' diberi bentuk manusia berupa orang-orang Saracen yang mengancam kehidupan dan budaya Kristen . Roland, ksatria besar Charlemagne akhirnya melawan musuh yang maju dan memberikan nyawanya untuk melindungi raja, negara dan rekan-rekannya dari monster. Puisi itu sangat populer sehingga konon dinyanyikan oleh pasukan Norman pada Pertempuran Hastings pada 1066 M untuk meningkatkan moral pasukannya.

Quote:

Karya "sejarah" Geoffrey of Monmouth, History of the Kings of Britain (1136 M) yang ditulis dalam bahasa Latin. Geoffrey mengaku menerjemahkan sebuah karya sejarah kuno yang dia temukan, padahal sebenarnya dia membuat sebagian besar 'sejarah' dari imajinasinya sendiri dan meminjam potongan-potongan dalam sejarah aktual yang lebih tua untuk diadopsi pada kisah yang ingin dia ceritakan. Visi besarnya tentang raja-raja awal Inggris sebagian besar berfokus pada kisah Arthur yang heroik dan karena alasan inilah Geoffrey of Monmouth diakui sebagai Bapak Legenda Arthurian.

Romansa kemudian menjadi cukup populer di kalangan bangsawan Eropa, mulai berkembang pada abad ke-12 M di Prancis selatan. Chretien de Troyes, penyair istana Marie de Champagne adalah penyair romantis yang paling terkenal dan tentu saja di antara yang paling berpengaruh. Puisi Chretien tentang gadis dalam kesusahan dan ksatria pemberani yang harus menyelamatkannya menjadi sangat populer dan berkontribusi pada pengembangan legenda Raja Arthur dan Ksatria Meja Bundarnya, yang akhirnya akan sepenuhnya direalisasikan oleh Malory.

Quote:

Kehadiran ksatria dalam masyarakat Abad Pertengahan yang dengan cepat menghuni sastra saat itu. Ksatria dengan moral, atau lebih tepatnya, kode etik yang terikat pada tugas, kehormatan, dan keadilan. Tercermin dalam teks-teks di mana karakter dipengaruhi oleh kesetiaan, tugas, dan kehormatan kesatria. Kehadiran ksatria dalam Budaya Abad Pertengahan dicontohkan dalam representasi seorang ksatria yang adil dan bermoral menghadapi godaan dan konflik Sir Gawain and the Green Knight. Sebagai hasil dari kehadiran ksatria, muncul sastra Courty Love dengan kontemplasi prosa romantis.

Peningkatan peran tokoh wanita di dunia fiktif dengan ksatria mulai memengaruhi cara wanita dipersepsikan, setidaknya di kelas atas dalam kehidupan sehari-hari kala itu. Wanita muncul dalam karya Chretien sebagai individu yang kuat di abad ke-12 M yang paling terkenal adalah karakter Guinevere dalam puisi Lancelot atau Knight of the Cart.

Courtly Love menjadi genre paling populer pada periode High Middle Ages memiliki struktur cerita tertentu yang menggambarkan integrasi, disintegrasi, dan reintegrasi pahlawan sentral. Biasanya sang pahlawan menjalani ujian atau tantangan yang mengasingkan mereka dari masyarakat. Ane juga sudah membuat trit tentang Courty Love 
di sini.

Genre ini dikembangkan lebih lanjut pada abad ke-12 dan ke-13 M oleh penyair seperti Robert de Boron, Beroul, dan Thomas Of England, dan seniman besar Jerman Wolfram von Eschenbach dan Gottried von Strassburg yang semuanya menyumbangkan aspek penting pada legenda Arthurian.

Legenda Arthurian, yang dikembangkan dari abad ke-12 M dan seterusnya, diterjemahkan dalam bentuk prosa dalam Siklus Vulgata antara (1215-1235 M) dan versi yang diedit dikenal sebagai Siklus Pasca-Vulgata (1240-1250 M) yang menjadi dasar bagi Malory. Le Morte D'Arthur karya Malory menyusun ulang Legenda Arthurian yang kemudian disempurnakan dan dikerjakan ulang oleh penulis-penulis selanjutnya dan terus memberikan pengaruh hingga saat ini.

Quote:

Kemudian ada Fabel (cerita hewan yang berprilaku manusia) hampir selalu menampilkan hewan antropomorfis (sifat manusia dalam karakter bukan manusia) sebagai karakter dalam menyampaikan beberapa pelajaran moral, menyindir beberapa aspek kemanusiaan, atau mendorong standar perilaku.

Fabel yang paling populer dan berpengaruh adalah yang menampilkan Reynard the Fox abad ke-12 M yang petualangannya sering membawanya ke konflik dengan Isengrim the Wolf. Reynard adalah penipu yang mengandalkan akalnya untuk mengeluarkannya dari masalah atau untuk mendapatkan keuntungan.


Dalam satu kisah, Isengrim menantang Reynard untuk bertarung sampai mati untuk memenangkan hati raja. Reynard tahu dia tidak bisa menang tetapi juga tidak bisa menolak jadi dia meminta bantuan bibinya. Dia mencukur semua bulunya dan melapisinya dengan lemak licin dan dia akhirnya menang karena serigala tidak bisa menangkapnya. Fabel berakhir dengan Reynard dipuji oleh raja. Seperti kebanyakan dongeng, yang diunggulkan keluar sebagai pemenang melawan peluang yang luar biasa kecilnya, dan tema ini membuat kisah Reynard the Fox, dan karakter serupa lainnya, sangat populer.
Quote:

profile-picture
profile-picture
profile-picture
LordFaries4.0 dan 19 lainnya memberi reputasi
Diubah oleh raeuki
emoticon-nulisah
profile-picture
Siege memberi reputasi
Hmmmm ini lebih ke sejarah sastra inggris yah ?
Bagi kalangan eropa jaman bahuelah.... bhs inggris ini unik sih.... akar bahasanya memang germanik tapi ngga punya akar ke bhs latin seperti negara2 eropa daratan
profile-picture
Gttkaca2 memberi reputasi
Quote:


Quote:


Ia gan lebih ke sastra inggris. Walau emang ada jermanik dan prancis yang sastranya juga sangat berpengaruh ...
Cuma ya bahasa Inggris yang kemudian disebut2 sebagai bahasa internasional ...
Lihat 2 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 2 balasan
Apakah kronologi cerita karya sastra jaman itu mirip dengan kronologi cerita karya sastra Indonesia jaman Siti Nurhaliza....eehh Nurbaya ?

Diawali dari masa kecil bapaknya Siti Nurbaya, dewasa, kemudian baru karakter utama, Siti Nurbaya muncul di mulai masa kanak-kanak


* Heran dengan namanya puisi, syair kok banyak yang menganggap bagus, aku sendiri berkali-kali baca gak ngerti 😅 bagusnya di mana
Lain dengan lagu
Lihat 3 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 3 balasan
Sejarah yang menarik
Menarik sekali emoticon-Cendol Gan
Ya ampun males banget baca timeline ginian
Numpang komeng aja deh
Ogut males nambah wawasan tentang prehistoric atau middle age
Gak kepake di kehidupan ogut
profile-picture
grisnaldy memberi reputasi
Hmm, perkembangan sejarah sastra di daratan eropa, pd saat itu, apa terpengaruh kuat dgn sastra dr wilayah arab, gan...... emoticon-Big Grin
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
bookmark dulu gan, nanti ane baca sebelum bobo

ane rate 5 bintang dolo
Lucu ya.. disaat eropa barat hilang karena runtuhnya romawi barat, dinasty dan kerajaan2 di Asia sedang dalam puncak kejayaannya... Bahkan bukan tidak mungkin suku inca, aztec dan maya di amerika juga sedang berada dalam phncak keemasan nya...
Ada 2 hal dlm belajar sastra antara merasa seru dan bosan emoticon-Leh Uga

Pernah belajar english literature dan pas ujian isi kertas jawaban mengarang bebas semua emoticon-Leh Ugaemoticon-Leh Uga
Legenda Arthurian selalu mengingatkan pada Monty Python and the Holy Grail
emoticon-Big Kiss emoticon-Blue Guy Bata (L) emoticon-Ultah emoticon-Hammer2
Kren gan....
Pada tahun 450 beras udah ada apa belum?emoticon-Ngakak
Lihat 5 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 5 balasan
Ane taunya arthur morgan
Ane kenalnya Arturo Babaev gan emoticon-Cool
Lihat 1 balasan
Memuat data ...
Menampilkan 1 - 0 dari 1 balasan
Perjalanan Sastra Awal Abad Pertengahan Eropa dan Berkembangnya Kisah ArthurianKing Arthur? Ini karya sastra favorit saya. Ini famous Quotes nya:

1. We are the knights who say ni!
2. How could a 5-ounce bird possibly carry a 1-pound coconut?
3 Strange Women Lyin' In Ponds Distributin' Swords Is No System For A Basis Of Government." - Dennis
4. "You're Arm's Off!" - King Arthur "No, It Isn't." - The Black Knight
5. "Are You Suggesting That Coconuts Migrate?" - Castle Guard

It's so memorable.....
profile-picture
raeuki memberi reputasi
Diubah oleh Yuwen
king Arthur, dulu nonton kartun itu ada king Arthur

terus series Merlin ada king Arthur sebelum jadi raja, calon istrinya Guinevere
bantu up gan sampe ht emoticon-Paw
bengek hal yang baru ane tau ni, thanks emoticon-Perancis


×
GDP Network
© 2021 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved
Ikuti KASKUS di